Iklan Tutup X
Tampilkan postingan dengan label Film Termahal Dunia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Film Termahal Dunia. Tampilkan semua postingan

Senin, 22 Juni 2026

Film Termahal Sepanjang Sejarah Tercatat, “Jurassic World: Dominion” Tembus Biaya Produksi Rp10 Triliun

Film Jurassic World: Dominion jadi film termahal sepanjang sejarah dengan biaya produksi 658,8 juta dolar AS berdasarkan dokumen finansial di Inggris.
Film Jurassic World: Dominion jadi film termahal sepanjang sejarah dengan biaya produksi 658,8 juta dolar AS berdasarkan dokumen finansial di Inggris.

JAKARTA - Film Jurassic World: Dominion resmi tercatat sebagai film termahal dalam sejarah perfilman setelah dokumen keuangan di Inggris mengungkap biaya produksinya mencapai 658,8 juta dolar AS. Data tersebut menunjukkan film ini diproduksi oleh Universal Pictures di Inggris dalam periode yang terdampak pandemi COVID-19.

Angka tersebut melampaui rekor sebelumnya yang dipegang oleh Star Wars: The Force Awakens dengan biaya produksi sekitar 638,9 juta dolar AS. Lonjakan anggaran terutama dipicu kondisi pandemi COVID-19 pada 2020, ketika proses syuting harus berjalan dengan pembatasan ketat dan beberapa kali mengalami penundaan.

Selama masa produksi, studio tetap menanggung biaya operasional seperti sewa studio, peralatan, keamanan set, hingga gaji kru meski produksi sempat terhenti. Selain itu, para pemain utama seperti Chris Pratt, Bryce Dallas Howard, Laura Dern, dan Jeff Goldblum juga menjalani masa karantina sekitar lima bulan di hotel dekat Pinewood Studios, Inggris, dengan biaya akomodasi mencapai lebih dari 600 dolar AS per malam.

Film Jurassic World: Dominion jadi film termahal sepanjang sejarah dengan biaya produksi 658,8 juta dolar AS berdasarkan dokumen finansial di Inggris.
Film Jurassic World: Dominion jadi film termahal sepanjang sejarah dengan biaya produksi 658,8 juta dolar AS berdasarkan dokumen finansial di Inggris.

Informasi biaya tersebut terungkap melalui sistem kompensasi pajak film di Inggris, di mana perusahaan produksi wajib membuka laporan keuangan untuk mendapatkan pengembalian sebagian biaya produksi. Perusahaan Arcadia Pictures yang menangani produksi film ini menjadi sumber data yang memunculkan angka final tersebut.

Tidak ada kutipan langsung dari pihak Universal Pictures dalam dokumen yang dipublikasikan. Namun, laporan keuangan yang dirilis menunjukkan Universal mendapatkan kompensasi dari pemerintah Inggris sekitar 127,8 juta dolar AS, sehingga biaya bersih produksi turun menjadi sekitar 531 juta dolar AS.

Meski mendapat penilaian 28 persen dari kritikus di Rotten Tomatoes, film ini tetap mencatat pendapatan global sekitar 1 miliar dolar AS di box office. Namun setelah pembagian dengan jaringan bioskop, keuntungan langsung dari penayangan disebut terbatas.

Pendapatan tambahan justru datang dari penjualan Blu-ray, layanan streaming, dan lisensi produk turunan. Universal juga telah menyiapkan kelanjutan franchise melalui film baru berjudul Jurassic World Rebirth, dengan kemungkinan produksi kembali dilakukan di Inggris mengikuti pola insentif pajak yang sama.