Berita BorneoTribun Hari ini

Headline

Dunia

Hukum

Lifestyle

Minggu, 15 Maret 2026

KONI Kubu Raya Siap Hadapi Porprov Kalbar dengan Target Masuk 2 Besar

Foto: Bupati Kubu Raya, H. Sujiwo didampingi Ketua KONI Kalimantan Barat, Daud Jordan

KUBU RAYA - Bupati Kubu Raya, H. Sujiwo, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendorong kemajuan dunia olahraga di Kabupaten Kubu Raya. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan rapat terkait persiapan organisasi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kubu Raya yang berlangsung di Kantor Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Kubu Raya di Jalan Angkasa Pura, Minggu (15/3/2026).

Sujiwo mengatakan, perhatian terhadap dunia olahraga harus dilakukan secara serius, baik dari sisi pembinaan atlet maupun dukungan anggaran. Ia bahkan mengaku pernah turun langsung ke lapangan untuk merasakan kondisi para atlet saat berlatih.

“Saya merasakan langsung bagaimana kondisi di lapangan, menghadapi debu, asap dan panas yang bercampur menjadi satu. Tidak mudah menjadi seorang atlet, karena itu mereka harus mendapatkan perhatian yang layak,” ujarnya.

Menurut Sujiwo, kepengurusan KONI Kubu Raya yang baru nantinya akan menghadapi tantangan besar, terutama dalam meningkatkan prestasi olahraga daerah pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Barat.

Ia menargetkan posisi Kabupaten Kubu Raya yang saat ini berada di peringkat kedelapan dapat meningkat secara signifikan.

“Target minimal kita masuk dua besar. Untuk itu kita harus mampu mendulang medali, baik emas, perak maupun perunggu,” tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan, Sujiwo juga berencana memberikan bonus kepada atlet Kubu Raya yang berhasil meraih medali emas sebesar Rp17,5 juta. Ia menyatakan, penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap perjuangan para atlet.

“Walaupun kondisi keuangan daerah tidak terlalu baik, saya sudah memikirkan solusi. Jika memang harus merogoh kocek pribadi, saya siap melakukannya. Kita juga akan menggandeng pihak ketiga untuk membantu pembinaan olahraga,” katanya.

Sujiwo berharap kepengurusan KONI Kubu Raya yang akan terpilih melalui musyawarah luar biasa nantinya mampu melakukan pembinaan yang lebih baik serta melakukan pemetaan cabang olahraga yang berpotensi meraih prestasi.

“Saya berharap kita bisa menyatukan frekuensi untuk mengangkat marwah dan martabat Kabupaten Kubu Raya melalui dunia olahraga,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KONI Kalimantan Barat, Daud Jordan, menyampaikan bahwa pihaknya saat ini mengambil peran sebagai karateker untuk mempercepat proses musyawarah luar biasa dalam rangka pemilihan Ketua KONI Kabupaten Kubu Raya.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan mekanisme organisasi guna memastikan kepengurusan KONI di daerah dapat segera terbentuk.

“Kami bersama-sama melaksanakan rapat kerja daerah untuk menyusun aturan yang akan diberlakukan dalam proses pemilihan Ketua KONI Kubu Raya,” jelasnya.

Daud berharap proses pemilihan dapat berjalan lancar dan menghasilkan pemimpin yang mampu membawa olahraga Kubu Raya semakin maju.

“Saya berharap siapapun yang terpilih nantinya dapat menjalankan amanah dengan baik serta mampu meningkatkan prestasi olahraga di Kabupaten Kubu Raya,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa KONI Provinsi Kalimantan Barat akan terus memberikan dukungan terhadap pembinaan olahraga di daerah.

“Kami dari KONI provinsi tentu akan terus mendukung perkembangan olahraga di Kabupaten Kubu Raya agar semakin maju dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi,” pungkasnya. (Ms)

Bupati Kubu Raya Tinjau Progres Rumah Bu Sarinah, Target Ditempati Saat Lebaran

Foto: Bupati Kubu Raya Tinjau Progres Renovasi Rumah Bu Sarinah

KUBU RAYA - Bupati Kubu Raya H. Sujiwo meninjau langsung progres pembangunan rumah milik Bu Sarinah yang sedang direnovasi. Rumah tipe 27 ini sudah mencapai sekitar 80 persen dan ditargetkan selesai sebelum Lebaran.

"Alhamdulillah saya merasa bahagia melihat perkembangan pembangunan rumah ini. InsyaAllah saat Lebaran nanti Bu Sarinah sudah bisa menempati rumah ini," ujar Sujiwo.

Rumah ini dilengkapi kamar tidur, ruang tamu, dapur, dan toilet yang sedang dalam tahap penyelesaian. Sujiwo meminta para pekerja memastikan kualitas pekerjaan agar rumah nyaman ditempati.

Bantuan dari masyarakat juga berdatangan, mulai dari perabot rumah tangga hingga kebutuhan Lebaran. "Bukan soal jumlahnya, tapi yang membuat kita terharu adalah masih banyak tangan-tangan baik dan hati mulia yang ingin membantu," katanya.

Pemerintah daerah bersama relawan juga memproses renovasi rumah tidak layak huni lainnya di Kubu Raya. "Ini adalah wujud kebudayaan kita bersama untuk saling membantu," pungkas Sujiwo. (Ms)

Dari 1972 Hingga Sekarang, Batagor Yunus Bandung Tetap Jadi Favorit Pemudik

Batagor Yunus Bandung yang berdiri sejak 1972 kembali ramai diburu pemudik. Kuliner legendaris ini mampu menjual hingga ribuan porsi per hari dan jadi oleh-oleh favorit.
Batagor Yunus Bandung yang berdiri sejak 1972 kembali ramai diburu pemudik. Kuliner legendaris ini mampu menjual hingga ribuan porsi per hari dan jadi oleh-oleh favorit.

Batagor Yunus Bandung, Kuliner Legendaris Sejak 1972 Yang Selalu Diburu Pemudik

Bandung dikenal sebagai surga kuliner di Jawa Barat. Tidak hanya menyajikan makanan kekinian, kota ini juga memiliki banyak kuliner legendaris yang tetap bertahan puluhan tahun. Salah satunya adalah Batagor Yunus, yang hingga kini masih menjadi favorit wisatawan dan pemudik.

Bagi Anda yang melintas di Kota Bandung saat musim mudik Lebaran, tidak ada salahnya mampir sejenak untuk mencicipi batagor legendaris yang sudah ada sejak tahun 1972 ini.

Batagor Yunus berlokasi di Jalan Raya Kopo Nomor 68, Kota Bandung, tempat yang sama sejak pertama kali usaha ini dirintis oleh almarhum Yunus lebih dari lima dekade lalu.

Berawal Dari Gerobak Sederhana

Anak pemilik Batagor Yunus, Redi Gunawan, menceritakan bahwa usaha tersebut pertama kali dimulai oleh ayahnya dengan berjualan sederhana di kawasan Jalan Kopo.

“Almarhum bapak mulai jualan dari tahun 1972 di sini,” ujar Redi saat ditemui di Bandung.

Sejak saat itu, Batagor Yunus terus berkembang. Meski zaman berubah dan banyak pesaing bermunculan, cita rasa yang konsisten membuat tempat ini tetap ramai dikunjungi pelanggan.

Hingga saat ini, Batagor Yunus masih mempertahankan lokasi awalnya dan buka setiap hari mulai sekitar pukul 09.00 pagi hingga malam hari.

Ramai Saat Musim Mudik Lebaran

Menjelang musim mudik Lebaran, suasana di Batagor Yunus biasanya semakin ramai. Banyak pemudik yang sengaja mampir untuk membeli batagor sebagai oleh-oleh khas Bandung.

Menurut Redi, peningkatan penjualan sudah mulai terasa sejak pagi hari.

“Kalau musim Lebaran biasanya ramai. Kami buka jam 9 pagi, tapi biasanya sudah banyak yang pesan dari pagi,” katanya.

Tidak sedikit pembeli yang membeli dalam jumlah besar untuk dibawa pulang ke kampung halaman.

Bisa Dibawa Ke Luar Kota Bahkan Luar Negeri

Salah satu alasan Batagor Yunus banyak dijadikan oleh-oleh adalah daya tahannya yang cukup lama.

Batagor dengan kemasan biasa bisa bertahan sekitar dua hari pada suhu ruang. Jika disimpan di dalam kulkas, daya tahannya bisa mencapai tujuh hari.

Sementara itu, batagor yang dikemas secara vakum bisa bertahan sekitar empat hari di suhu ruang dan bahkan hingga tiga minggu jika disimpan di freezer.

Menariknya, pelanggan Batagor Yunus tidak hanya berasal dari dalam negeri.

“Ada yang bawa ke Jerman, Eropa, Amerika. Banyak juga yang beli untuk oleh-oleh umroh,” ungkap Redi.

Pengunjung Dari Berbagai Kota

Popularitas Batagor Yunus tidak hanya dikenal warga Bandung. Banyak pengunjung datang dari berbagai kota seperti Jabodetabek, Surabaya, Yogyakarta hingga Bali.

Bahkan beberapa wisatawan sengaja datang khusus untuk mencicipi batagor legendaris ini saat berkunjung ke Bandung.

Hal tersebut membuat tempat ini hampir tidak pernah sepi pengunjung, terutama saat akhir pekan dan musim liburan.

Ribuan Porsi Terjual Setiap Hari

Dalam kondisi normal, Batagor Yunus mampu menjual sekitar 2.000 porsi per hari.

Jumlah tersebut bisa meningkat menjadi 3.000 hingga 4.000 porsi saat akhir pekan.

Sementara pada musim liburan seperti Lebaran atau Tahun Baru, penjualan bisa melonjak hingga lebih dari 5.000 porsi dalam sehari.

Angka tersebut menunjukkan betapa kuatnya daya tarik kuliner legendaris ini di tengah persaingan kuliner modern.

Rahasia Kelezatan Batagor Yunus

Menurut Redi, salah satu kunci utama yang membuat Batagor Yunus tetap diminati hingga sekarang adalah kualitas bahan baku yang selalu dijaga.

Bahan utama seperti ikan tenggiri dan tepung kanji dipilih dengan standar tertentu agar menghasilkan tekstur dan rasa yang konsisten.

“Tidak semua ikan tenggiri bisa dipakai untuk batagor. Kami benar-benar memilih bahan yang berkualitas,” jelasnya.

Selain itu, proses produksi batagor juga dilakukan langsung di lokasi. Hal ini membuat pelanggan bisa menikmati batagor yang masih segar.

Tetap Bertahan Dengan Konsep Usaha Keluarga

Meski sudah terkenal hingga berbagai daerah, Batagor Yunus tetap mempertahankan konsep usaha keluarga.

Hingga saat ini mereka belum membuka cabang, walaupun banyak pihak yang menawarkan kerja sama waralaba.

Keputusan tersebut diambil untuk menjaga kualitas rasa serta mempertahankan identitas kuliner legendaris yang sudah dibangun sejak puluhan tahun lalu.

Harga Masih Ramah Di Kantong

Selain rasanya yang khas, harga Batagor Yunus juga masih cukup terjangkau.

Satu potong batagor dijual sekitar Rp6.000, sedangkan menu mie baso dibanderol mulai Rp20.000.

Dengan harga yang relatif terjangkau, tidak heran jika tempat ini selalu menjadi destinasi favorit para pecinta kuliner.

Kuliner Wajib Saat Berkunjung Ke Bandung

Jika Anda sedang berada di Bandung atau melintas saat perjalanan mudik, Batagor Yunus bisa menjadi salah satu destinasi kuliner yang wajib dicoba.

Rasa yang konsisten selama lebih dari 50 tahun, bahan berkualitas, serta reputasi yang sudah dikenal luas membuat Batagor Yunus tetap menjadi salah satu ikon kuliner legendaris Kota Bandung.

Sekali mencoba, banyak orang yang akhirnya kembali lagi hanya untuk menikmati gurihnya batagor khas yang satu ini.

Panic Buying Picu Antrean BBM Di Singkawang, Pemerintah Pastikan Pasokan Aman

Antrean panjang di SPBU Singkawang dipicu panic buying. Wali Kota memastikan stok BBM dari Pertamina aman dan distribusi berjalan normal.
Antrean panjang di SPBU Singkawang dipicu panic buying. Wali Kota memastikan stok BBM dari Pertamina aman dan distribusi berjalan normal.

Wali Kota Singkawang Minta Warga Tak Panic Buying, Stok BBM Dipastikan Aman Meski Antrean Mengular

SINGKAWANG -- Antrean panjang kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, dalam dua hari terakhir membuat masyarakat mulai khawatir akan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM). Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Kota Singkawang langsung turun tangan memastikan situasi sebenarnya di lapangan.

Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan atau panic buying. Ia menegaskan bahwa pasokan BBM di wilayah tersebut masih dalam kondisi aman.

Pernyataan itu disampaikan setelah pemerintah daerah melakukan peninjauan langsung ke sejumlah SPBU di Kota Singkawang pada Minggu. Langkah ini dilakukan untuk merespons keresahan masyarakat yang melihat antrean kendaraan cukup panjang di beberapa titik pengisian bahan bakar.

“Kami turun langsung untuk melihat kondisi di lapangan sekaligus memastikan bahwa ketersediaan BBM bagi masyarakat tetap aman,” ujar Tjhai Chui Mie.

Pemerintah Tinjau Sejumlah SPBU

Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota bersama sejumlah pejabat terkait mendatangi beberapa SPBU yang menjadi pusat antrean kendaraan. Beberapa di antaranya adalah SPBU Setapuk, SPBU Sungai Wie, SPBU Sedau, dan SPBU Pasiran.

Dari hasil pemantauan, pemerintah memastikan bahwa distribusi BBM dari Pertamina ke wilayah Singkawang berjalan normal tanpa gangguan.

Menurut Tjhai Chui Mie, tidak ada kendala dalam pasokan bahan bakar dari pihak perusahaan energi milik negara tersebut. Antrean panjang yang terjadi justru dipicu oleh meningkatnya jumlah pembelian masyarakat dalam waktu bersamaan.

“Stok BBM sebenarnya tersedia. Distribusinya juga normal. Namun karena masyarakat khawatir akan terjadi kelangkaan, banyak yang membeli dalam jumlah lebih banyak dari biasanya,” jelasnya.

Antrean Dipicu Kekhawatiran Warga

Fenomena panic buying kerap terjadi ketika muncul isu kelangkaan barang kebutuhan pokok, termasuk bahan bakar. Kondisi ini membuat masyarakat berlomba-lomba mengisi tangki kendaraan lebih awal atau bahkan menyimpan cadangan BBM.

Akibatnya, permintaan mendadak melonjak tajam dalam waktu singkat dan menyebabkan antrean panjang di SPBU.

Pemerintah daerah menilai situasi tersebut sebenarnya tidak perlu terjadi jika masyarakat tetap tenang dan membeli bahan bakar sesuai kebutuhan.

Tjhai Chui Mie mengingatkan bahwa panic buying justru dapat memperburuk situasi distribusi BBM di lapangan.

“Kalau semua membeli dalam jumlah berlebihan secara bersamaan, tentu antrean akan semakin panjang. Padahal stoknya cukup,” katanya.

Pemerintah Awasi Potensi Penimbunan BBM

Selain mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan, pemerintah juga memperingatkan adanya potensi penyalahgunaan situasi oleh oknum tertentu.

Wali Kota menegaskan pihaknya tidak akan mentoleransi praktik penimbunan BBM ataupun pembelian menggunakan jeriken untuk dijual kembali dengan harga lebih tinggi.

Menurutnya, aktivitas di SPBU kini dipantau melalui sistem kamera pengawas atau CCTV.

Jika ditemukan pelanggaran, baik dari pihak pembeli maupun pengelola SPBU yang melayani pembelian tidak sesuai aturan, pemerintah akan segera berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk menindak tegas.

“Kami memantau aktivitas di SPBU. Jika ada yang mencoba menimbun atau membeli untuk dijual kembali, tentu akan kami tindak sesuai aturan,” tegasnya.

Langkah pengawasan ini dilakukan untuk memastikan distribusi BBM tetap tepat sasaran dan dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat.

SPBU Tetap Layani Warga Selama 24 Jam

Sementara itu, pemilik SPBU Sungai Wie di Kecamatan Singkawang Tengah, Thony Haryadi, memastikan pasokan BBM dari Pertamina tetap berjalan lancar.

Ia menjelaskan bahwa distribusi bahan bakar ke SPBU tidak mengalami gangguan sama sekali.

Menurutnya, antrean panjang kendaraan terjadi karena masyarakat datang lebih awal untuk mengisi bahan bakar, bahkan sejak dini hari.

“Pasokan dari Pertamina tetap normal. Namun karena banyak masyarakat khawatir, mereka sudah datang sejak subuh untuk mengantre,” ujar Thony.

Meski demikian, pihak SPBU tetap berkomitmen memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

“Kami tetap melayani masyarakat selama 24 jam agar kebutuhan bahan bakar tetap terpenuhi,” katanya.

Pemerintah Minta Warga Tetap Tenang

Pemerintah Kota Singkawang kembali menegaskan bahwa tidak ada kelangkaan BBM di wilayah tersebut. Oleh karena itu, masyarakat diminta tidak mudah terpancing oleh isu yang belum tentu benar.

Dengan membeli BBM sesuai kebutuhan, distribusi bahan bakar dapat berjalan lebih lancar dan merata bagi semua pengguna.

Tjhai Chui Mie juga memastikan pemerintah daerah akan terus memantau situasi di lapangan untuk menjaga stabilitas pasokan BBM.

“Saya mengajak masyarakat tetap tenang. Stok BBM tersedia dan pemerintah akan terus mengawal agar distribusinya berjalan lancar,” ujarnya.

Imbauan ini diharapkan dapat meredakan kepanikan warga sekaligus mengurangi antrean kendaraan di SPBU yang sempat memicu kekhawatiran dalam beberapa hari terakhir.

545 Pemuda Kalimantan Barat Ikuti Seleksi Tamtama TNI AD 2026 Meski Ramadhan

Sebanyak 545 pemuda Kalimantan Barat mengikuti seleksi Cata PK TNI AD 2026 di Singkawang. Proses rekrutmen tetap berjalan meski berlangsung di bulan Ramadhan.
Sebanyak 545 pemuda Kalimantan Barat mengikuti seleksi Cata PK TNI AD 2026 di Singkawang. Proses rekrutmen tetap berjalan meski berlangsung di bulan Ramadhan.

545 Pemuda Kalimantan Barat Ikuti Seleksi Tamtama TNI AD 2026 Meski Ramadhan

PONTIANAK -- Sebanyak 545 pemuda dari berbagai daerah di Kalimantan Barat mengikuti Sidang Pemilihan Tingkat Pusat dalam proses penerimaan Calon Tamtama Prajurit Karier (Cata PK) TNI Angkatan Darat Gelombang I Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan tersebut digelar oleh Sub Panitia Pusat (Sub Panpus) Kodam XII/Tanjungpura di Kota Singkawang, Minggu. Meski berlangsung di tengah suasana bulan suci Ramadhan, proses seleksi tetap berjalan lancar dan penuh semangat dari para peserta.

Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito menyampaikan bahwa sidang ini merupakan tahap penting dalam menentukan calon prajurit TNI Angkatan Darat yang akan melanjutkan ke tahap pendidikan militer.

Menurutnya, proses seleksi harus dilakukan secara cermat agar dapat menghasilkan prajurit yang berkualitas dan siap menjalankan tugas negara.

“Melalui Sidang Tingkat Sub Panpus ini diharapkan dapat dihasilkan keputusan yang tepat dalam memilih calon prajurit Tamtama guna memenuhi kebutuhan organisasi, khususnya pada satuan teritorial pembangunan tahap IV,” ujar Pangdam.

Seleksi Ketat Untuk Menyaring Putra Terbaik Daerah

Mayjen TNI Novi Rubadi menjelaskan bahwa pelaksanaan seleksi tahun ini memiliki tantangan tersendiri karena bertepatan dengan bulan Ramadhan. Meski demikian, seluruh rangkaian kegiatan tetap dapat berjalan optimal berkat koordinasi yang baik antara panitia dan berbagai pihak terkait.

Ia menegaskan bahwa sidang pemilihan ini merupakan tahap penentu dalam menyaring putra-putra terbaik dari Kalimantan Barat yang nantinya akan dipersiapkan menjadi prajurit garda terdepan TNI Angkatan Darat.

Sebelum mencapai tahap sidang tingkat pusat, para peserta telah melewati berbagai tahapan seleksi di tingkat daerah yang cukup ketat.

Proses tersebut meliputi:

  • Pemeriksaan administrasi

  • Tes kesehatan

  • Uji kesamaptaan jasmani

Tahapan tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa setiap peserta memenuhi standar yang ditetapkan oleh TNI Angkatan Darat.

Peserta Lulus Akan Ikuti Pendidikan Pertama Tamtama

Bagi peserta yang dinyatakan lulus dalam sidang pemilihan ini, mereka akan melanjutkan ke tahap berikutnya yaitu Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata).

Program pendidikan ini bertujuan membentuk calon prajurit yang memiliki kemampuan militer dasar, disiplin tinggi, serta mental tangguh dalam menjalankan tugas pertahanan negara.

Dalam pendidikan tersebut, para calon prajurit akan mendapatkan berbagai pelatihan penting seperti:

  • pelatihan fisik dan ketahanan tubuh

  • pembentukan karakter dan kedisiplinan

  • dasar-dasar kemiliteran

  • penanaman nilai loyalitas kepada bangsa dan negara

Melalui proses pendidikan tersebut diharapkan lahir prajurit yang profesional, tangguh, dan siap ditempatkan di berbagai satuan TNI AD di seluruh Indonesia.

Pengawasan Ketat Demi Seleksi Transparan

Untuk menjaga objektivitas dan transparansi, kegiatan sidang pemilihan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat utama Kodam XII/Tanjungpura serta tim pengawas dari Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad).

Kehadiran tim pengawas bertujuan memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan sesuai aturan dan bebas dari praktik yang tidak sesuai ketentuan.

Dengan sistem seleksi yang transparan dan profesional, diharapkan rekrutmen ini benar-benar mampu menghasilkan prajurit yang memiliki integritas, kemampuan, dan dedikasi tinggi untuk menjaga kedaulatan negara.

Bagi para peserta, mengikuti seleksi ini bukan sekadar mengejar pekerjaan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mengabdikan diri kepada bangsa dan negara melalui TNI Angkatan Darat.

Semangat para pemuda yang tetap mengikuti seleksi di tengah bulan Ramadhan menjadi bukti bahwa minat generasi muda untuk menjadi prajurit TNI masih sangat tinggi.

Aksi Penimbunan BBM Terungkap Di Pontianak, Polisi Sita Puluhan Jerigen Pertalite

Polisi mengamankan lima pelaku penyalahgunaan BBM bersubsidi Pertalite di Pontianak. Puluhan jerigen dan motor bertangki modifikasi turut disita.
Polisi mengamankan lima pelaku penyalahgunaan BBM bersubsidi Pertalite di Pontianak. Puluhan jerigen dan motor bertangki modifikasi turut disita.

Polisi Amankan 5 Pelaku Penimbunan Pertalite Di Pontianak, Puluhan Jerigen BBM Disita

PONTIANAK -- Aksi dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi kembali terungkap di Kota Pontianak. Jajaran Unit Reserse Kriminal Polsek Pontianak Selatan bergerak cepat setelah menerima laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan yang diduga berkaitan dengan penimbunan BBM jenis Pertalite.

Dalam operasi tersebut, polisi berhasil mengamankan lima orang terduga pelaku yang kedapatan memindahkan BBM bersubsidi dari sepeda motor ke sejumlah jerigen.

Penangkapan Berawal Dari Laporan Warga

Kapolsek Pontianak Selatan AKP Inayatun Nurhasanah menjelaskan peristiwa itu terjadi pada Minggu sekitar pukul 04.00 WIB di Jalan Imam Bonjol Gang Haji Ali, Kelurahan Bansir Laut, Kecamatan Pontianak Tenggara, Kota Pontianak.

Menurutnya, pengungkapan kasus ini bermula dari laporan warga yang merasa curiga dengan aktivitas sekelompok orang yang terlihat memindahkan BBM dari kendaraan ke jerigen dalam jumlah banyak.

“Warga melaporkan adanya kegiatan mencurigakan berupa pemindahan BBM dari sepeda motor ke jerigen di lokasi tersebut,” ujar Inayatun di Pontianak.

Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh jajaran kepolisian.

Polisi Temukan Aktivitas Pemindahan BBM Di Lokasi

Panit Opsnal Unit Reskrim Polsek Pontianak Selatan IPDA Antonius Aris Hermawan bersama tim segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan.

Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas mendapati lima orang laki-laki yang tengah memindahkan BBM jenis Pertalite dari tangki sepeda motor ke beberapa jerigen yang telah disiapkan.

Melihat aktivitas tersebut, polisi langsung mengamankan para terduga pelaku beserta barang bukti yang ada di lokasi.

Puluhan Jerigen Dan Motor Bertangki Modifikasi Diamankan

Dalam penggerebekan itu, polisi juga menyita berbagai barang bukti yang diduga digunakan untuk menimbun BBM bersubsidi.

Barang bukti yang diamankan antara lain:

  • Satu unit sepeda motor Suzuki Thunder dengan tangki modifikasi berkapasitas sekitar 20 liter

  • Satu unit sepeda motor Suzuki Thunder dengan tangki standar berkapasitas 14 liter

  • Satu unit sepeda motor Yamaha Mio M3 yang digunakan untuk mengangkut jerigen

Selain kendaraan tersebut, polisi juga menemukan puluhan wadah penyimpanan BBM, di antaranya:

  • 11 jerigen berkapasitas 35 liter

  • 3 jerigen berkapasitas 30 liter, salah satunya terisi penuh Pertalite

  • 1 jerigen berkapasitas 10 liter

  • 4 galon berkapasitas 15 liter, dua di antaranya terisi penuh Pertalite

Seluruh barang bukti tersebut kemudian diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Pelaku Beli BBM Di SPBU Sebelum Dipindahkan

Dari hasil pemeriksaan awal, para terduga pelaku diketahui membeli BBM jenis Pertalite dari SPBU setempat menggunakan sepeda motor.

Setelah itu, BBM yang dibeli dipindahkan ke jerigen di lokasi berbeda dengan tujuan tertentu yang masih didalami oleh penyidik.

Saat ini kelima terduga pelaku telah dibawa ke Mapolsek Pontianak Selatan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik Unit Reskrim.

Terancam Hukuman Penjara Hingga 6 Tahun

Kapolresta Pontianak Kombes Pol Endang Tri Purwanto melalui Kapolsek Pontianak Selatan menegaskan bahwa jika terbukti bersalah, para pelaku dapat dijerat dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi.

Para pelaku dapat dikenakan Pasal 55 yang mengatur tentang penyalahgunaan pengangkutan atau niaga BBM bersubsidi menggunakan tangki modifikasi atau tambahan.

Ancaman hukumannya tidak main-main, yakni pidana penjara maksimal 6 tahun.

“Praktik seperti ini tidak hanya merugikan negara, tetapi juga berpotensi menyebabkan kelangkaan BBM di masyarakat,” jelasnya.

Berisiko Menimbulkan Bahaya Di SPBU

Selain berdampak pada distribusi BBM bersubsidi, aktivitas pemindahan BBM secara ilegal juga dinilai berbahaya.

Penggunaan tangki modifikasi dan penyimpanan BBM dalam jumlah besar di jerigen dapat meningkatkan risiko kebakaran atau ledakan, terutama jika dilakukan di area sekitar SPBU.

Karena itu, aparat kepolisian mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan praktik serupa.

Polisi Minta Masyarakat Aktif Melapor

Kepolisian juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif membantu pengawasan terhadap distribusi BBM bersubsidi.

Jika menemukan aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan penyalahgunaan BBM, masyarakat diminta segera melaporkannya kepada aparat kepolisian.

Langkah ini dinilai penting agar distribusi BBM bersubsidi tetap tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Motor Baru QJMOTOR Fort 180 Adventure Dan SRV 200 MT Resmi Meluncur Di Indonesia

QJMOTOR meluncurkan Fort 180 Adventure dan SRV 200 MT di Indonesia. Dua motor baru ini menyasar pasar premium dengan fitur modern dan harga mulai Rp32 jutaan.
QJMOTOR meluncurkan Fort 180 Adventure dan SRV 200 MT di Indonesia. Dua motor baru ini menyasar pasar premium dengan fitur modern dan harga mulai Rp32 jutaan.

QJMOTOR Resmi Luncurkan Fort 180 Adventure Dan SRV 200 MT Di Indonesia, Siap Ramaikan Pasar Motor Premium

BALI -- Produsen sepeda motor asal Tiongkok, QJMotor, kembali memperkuat kehadirannya di pasar otomotif Indonesia. Perusahaan ini resmi meluncurkan dua model motor terbaru yang menyasar segmen berbeda, yakni skuter matik petualang Fort 180 Adventure dan motor bergaya cruiser SRV 200 MT.

Peluncuran kedua model tersebut digelar dalam sebuah acara yang berlangsung di Living World Mall Denpasar pada Sabtu (14/3). Kehadiran dua motor baru ini disebut sebagai bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas pasar sepeda motor premium di Tanah Air.

Presiden Direktur PT QJMotor Industry Indonesia, Felix Huang, menjelaskan bahwa Indonesia merupakan pasar yang sangat potensial bagi industri sepeda motor, khususnya di segmen premium yang terus berkembang.

Menurut Felix, karakter pengendara motor di Indonesia sangat beragam. Ada yang menggunakan motor untuk aktivitas harian, tetapi ada pula yang membutuhkan kendaraan dengan performa dan ketangguhan untuk perjalanan jarak jauh.

“QJMOTOR masuk ke pasar motor premium di Indonesia karena ingin menjadi merek yang relevan dan dekat dengan pengendara roda dua di Tanah Air,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu.

Skuter Matik Petualang Fort 180 Adventure

Salah satu model yang menjadi sorotan dalam peluncuran tersebut adalah Fort 180 Adventure. Motor ini dirancang sebagai skuter matik dengan karakter petualang yang tetap nyaman digunakan untuk aktivitas sehari-hari.

Fort 180 Adventure dibekali mesin berkapasitas 175cc yang mengusung teknologi 4V SOHC berpendingin cairan. Mesin ini dirancang untuk memberikan keseimbangan antara performa dan efisiensi bahan bakar.

Tidak hanya itu, motor ini juga dilengkapi berbagai fitur modern untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan berkendara. Beberapa fitur yang disematkan antara lain:

  • Traction Control System (TCS) untuk menjaga traksi roda saat melaju di berbagai kondisi jalan

  • Sistem pengereman ABS pada varian tertinggi

  • Desain bodi yang tangguh dengan sentuhan gaya petualang

Kombinasi tersebut membuat Fort 180 Adventure tidak hanya cocok untuk perjalanan dalam kota, tetapi juga mampu melibas jalur ringan di luar jalan raya.

SRV 200 MT, Cruiser Dengan Gaya Santai

Selain skuter matik petualang, QJMOTOR juga memperkenalkan SRV 200 MT, motor bergaya cruiser yang dirancang untuk memberikan pengalaman berkendara santai.

Motor ini menggunakan mesin 197cc satu silinder berpendingin cairan yang dirancang untuk menghadirkan tenaga stabil dengan karakter berkendara yang halus.

Desainnya menonjolkan ciri khas motor cruiser, seperti:

  • Posisi duduk rendah

  • Stang lebar

  • Tampilan klasik yang elegan

Konsep tersebut membuat SRV 200 MT cocok bagi pengendara yang mengutamakan kenyamanan serta gaya berkendara santai, terutama untuk perjalanan jarak menengah hingga jauh.

Harga Resmi Di Indonesia

Untuk pasar Indonesia, QJMOTOR memasarkan kedua motor tersebut dengan harga yang masih tergolong kompetitif di kelasnya.

Berikut kisaran harga resminya:

  • Fort 180 Adventure: mulai dari Rp33,99 juta hingga Rp36,99 juta (on the road Jakarta)

  • SRV 200 MT: sekitar Rp32,99 juta

Harga tersebut menjadikan kedua motor ini sebagai alternatif baru bagi konsumen yang ingin mencoba produk di segmen premium dengan fitur modern.

Perkuat Jaringan Di Indonesia

Selain menghadirkan produk baru, QJMOTOR juga terus memperluas jaringan distribusi dan layanan purnajual di Indonesia.

Saat ini, perusahaan telah memiliki lebih dari 20 jaringan dealer serta layanan servis yang tersebar di berbagai daerah.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan konsumen mendapatkan layanan yang mudah diakses, mulai dari pembelian hingga perawatan kendaraan.

Felix menegaskan bahwa QJMOTOR tidak hanya ingin menjual produk, tetapi juga membangun hubungan jangka panjang dengan para pengendara di Indonesia.

“Kami hadir untuk menjawab keragaman kebutuhan pengendara Indonesia, bukan hanya untuk menjual motor, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan mereka,” katanya.

Dengan hadirnya Fort 180 Adventure dan SRV 200 MT, persaingan di pasar sepeda motor premium Indonesia diperkirakan akan semakin menarik dalam beberapa waktu ke depan.

Mie Kocok Mang Nanang Legendaris Di Bandung, Kuliner Wajib Disinggahi Saat Mudik Lebaran

Mie Kocok Mang Nanang di Bandung jadi kuliner legendaris sejak 1991. Dari jualan keliling hingga ramai dikunjungi pemudik, resep kuah kaldu dan kikilnya tetap dipertahankan.
Mie Kocok Mang Nanang di Bandung jadi kuliner legendaris sejak 1991. Dari jualan keliling hingga ramai dikunjungi pemudik, resep kuah kaldu dan kikilnya tetap dipertahankan.

Mie Kocok Mang Nanang Legendaris Di Bandung, Kuliner Wajib Disinggahi Saat Mudik

JAKARTA -- Perjalanan mudik sering kali melelahkan, apalagi jika menempuh jarak jauh. Karena itu, banyak pemudik memilih singgah sejenak untuk beristirahat sambil menikmati kuliner khas daerah yang dilewati. Bagi pemudik yang melintasi Kota Bandung, ada satu tempat makan legendaris yang sering menjadi tujuan: Mie Kocok Mang Nanang Tea.

Warung mie kocok yang sudah berdiri lebih dari tiga dekade ini dikenal luas oleh pecinta kuliner. Cita rasa kuah kaldu yang gurih serta kikil sapi yang lembut membuat banyak orang rela datang dari berbagai kota hanya untuk menikmati semangkuk mie kocok di tempat ini.

Berawal Dari Jualan Keliling Dengan Gerobak

Pemilik usaha, Nanang Supriyatna, menceritakan bahwa perjalanan bisnisnya dimulai sejak tahun 1991. Pada masa itu, ia berjualan mie kocok dengan cara berkeliling menggunakan gerobak dorong.

Ia mengaku pernah menyusuri berbagai kawasan di Bandung untuk menjajakan dagangannya.

“Dulu saya keliling dari daerah Jampelah sampai Pasar Baru. Kadang ada pegawai kantor yang memanggil, saya dorong lagi gerobaknya ke kantor mereka,” ujar Nanang saat ditemui di Bandung.

Perjalanan tersebut tentu tidak mudah. Namun berkat kerja keras dan konsistensi menjaga kualitas rasa, usahanya perlahan berkembang. Dari sekadar berjualan keliling, kini Mie Kocok Mang Nanang memiliki tempat tetap yang ramai didatangi pelanggan setiap hari.

Resep Tidak Pernah Diubah

Salah satu rahasia utama yang membuat mie kocok ini tetap diminati adalah konsistensi dalam menjaga resep.

Nanang menegaskan bahwa sejak awal berdiri hingga sekarang, ia tidak pernah mengubah racikan dasar mie kocoknya.

Menurutnya, menjaga rasa jauh lebih penting daripada sekadar menekan biaya produksi.

“Kalau harga bahan naik, lebih baik harga jualnya sedikit disesuaikan daripada resepnya diubah,” katanya.

Keputusan itu terbukti tepat. Pelanggan tetap datang karena mereka mendapatkan rasa yang sama seperti yang mereka nikmati bertahun-tahun lalu.

Kuah Kaldu Dimasak Berjam-Jam

Ciri khas utama mie kocok ini terletak pada kuah kaldunya yang kaya rasa. Kuah tersebut dimasak menggunakan tulang sapi dan membutuhkan waktu cukup lama untuk menghasilkan rasa gurih yang kuat.

Nanang menjelaskan bahwa proses memasak kuah kaldu bisa memakan waktu sekitar empat jam.

Selain kuah, bahan lain yang sangat dijaga kualitasnya adalah kikil sapi. Teksturnya yang lembut dan kenyal menjadi daya tarik utama dalam setiap porsi mie kocok.

Penjualan Bisa Capai 1.200 Porsi

Popularitas Mie Kocok Mang Nanang terlihat dari jumlah penjualan setiap harinya. Pada hari biasa, gerai ini bisa menjual sekitar 600 porsi mie kocok.

Namun saat akhir pekan atau ketika jumlah pengunjung meningkat, penjualan dapat melonjak hingga sekitar 1.200 porsi bahkan lebih.

Kondisi tersebut menunjukkan betapa besarnya minat masyarakat terhadap kuliner khas Bandung ini.

Pelanggan Datang Dari Berbagai Kota

Tidak hanya warga Bandung, banyak pelanggan yang datang dari luar kota untuk mencicipi mie kocok legendaris ini.

Nanang mengatakan pengunjung sering datang dari berbagai daerah seperti Bogor, Jakarta, hingga Cirebon.

Fenomena ini menunjukkan bahwa kuliner tradisional tetap memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat.

Harga Masih Terjangkau

Meski terkenal dan selalu ramai, harga seporsi mie kocok di tempat ini masih terbilang cukup terjangkau.

Satu porsi mie kocok dibanderol sekitar Rp37.000 hingga Rp47.000, tergantung pilihan isi yang dipesan.

Harga tersebut dianggap sepadan dengan porsi, kualitas bahan, dan rasa yang ditawarkan.

Lokasi Strategis Untuk Tempat Istirahat Pemudik

Bagi pemudik yang ingin singgah, warung Mie Kocok Mang Nanang berada di Jalan Ternate No. 2, Citarum, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung.

Tempat ini biasanya buka setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 17.30 WIB.

Lokasinya yang berada di pusat kota membuatnya mudah dijangkau oleh pengendara yang ingin beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan.

Cabang Buka Hingga Malam Hari

Bagi pengunjung yang ingin menikmati mie kocok pada malam hari, tersedia cabang lain yang berlokasi di Jalan Jawa No. 32, Merdeka, Kecamatan Sumur Bandung.

Cabang tersebut buka lebih lama, yakni hingga sekitar 22.00 WIB setiap hari.

Dengan pilihan waktu yang lebih fleksibel, para pecinta kuliner tetap bisa menikmati mie kocok legendaris ini kapan saja.

Kuliner Yang Selalu Dirindukan

Bagi banyak orang, perjalanan mudik bukan hanya soal pulang ke kampung halaman. Ada juga momen menikmati kuliner khas daerah yang dilewati.

Mie Kocok Mang Nanang menjadi salah satu destinasi kuliner yang sering dirindukan para pelintas Bandung. Rasanya yang autentik dan sejarah panjangnya membuat tempat ini tetap bertahan di tengah banyaknya kuliner baru yang bermunculan.

Jika Anda melewati Bandung saat mudik atau liburan, menyempatkan diri menikmati semangkuk mie kocok hangat di tempat ini bisa menjadi pengalaman kuliner yang tak terlupakan.

Lindungi Anak Di Dunia Digital, BPKN Dukung Pembatasan Akses Media Sosial

BPKN mendukung kebijakan pembatasan media sosial bagi anak yang digagas Komdigi demi melindungi generasi muda dari risiko konten negatif, kecanduan gawai, dan penyalahgunaan data pribadi. (Gambar ilustrasi AI)
BPKN mendukung kebijakan pembatasan media sosial bagi anak yang digagas Komdigi demi melindungi generasi muda dari risiko konten negatif, kecanduan gawai, dan penyalahgunaan data pribadi. (Gambar ilustrasi AI)

BPKN Dukung Pembatasan Media Sosial Untuk Anak Demi Lindungi Generasi Digital

JAKARTA – Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) menyatakan dukungannya terhadap rencana kebijakan pembatasan penggunaan media sosial bagi anak-anak yang tengah disiapkan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

Kebijakan tersebut dinilai sebagai langkah penting untuk melindungi generasi muda dari berbagai risiko yang muncul di ruang digital.

Ketua BPKN, Mufti Mubarok, menegaskan bahwa anak-anak saat ini tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga termasuk kelompok konsumen digital yang perlu mendapatkan perlindungan khusus.

Menurutnya, regulasi yang mengatur penggunaan media sosial bagi anak merupakan langkah preventif agar mereka tidak terpapar dampak negatif dunia digital secara berlebihan.

“Pembatasan penggunaan media sosial bagi anak merupakan upaya penting dalam melindungi mereka dari berbagai risiko di ruang siber,” ujar Mufti dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.

Risiko Dunia Digital Bagi Anak Semakin Nyata

Perkembangan teknologi digital yang sangat pesat memang membawa banyak manfaat bagi kehidupan masyarakat. Media sosial memudahkan komunikasi, akses informasi, hingga membuka peluang belajar yang lebih luas.

Namun di sisi lain, kemudahan tersebut juga menghadirkan tantangan baru, terutama bagi anak-anak yang masih dalam tahap perkembangan.

Mufti menilai, tanpa pengawasan yang memadai, anak-anak berpotensi terpapar berbagai konten yang tidak sesuai dengan usia mereka. Selain itu, penggunaan gawai yang berlebihan juga dapat memicu kecanduan digital yang berdampak pada kesehatan mental maupun perkembangan sosial anak.

Tidak hanya itu, risiko lain yang menjadi perhatian adalah potensi eksploitasi data pribadi pengguna anak oleh platform digital.

“Paparan konten yang tidak sesuai usia, potensi kecanduan gawai, hingga risiko penyalahgunaan data pribadi menjadi perhatian serius dalam perlindungan konsumen di era digital,” jelasnya.

Karena itu, menurut BPKN, negara memiliki peran penting untuk memastikan ruang digital tetap aman dan sehat bagi generasi muda.

Pemerintah Dorong Regulasi Penggunaan Media Sosial Anak

Kementerian Komunikasi dan Digital saat ini tengah mendorong kebijakan yang mengarah pada pembatasan akses media sosial bagi anak-anak di usia tertentu.

Kebijakan tersebut juga mencakup peningkatan pengawasan terhadap aktivitas digital anak serta mendorong keterlibatan orang tua dalam penggunaan teknologi oleh anak.

BPKN menilai langkah tersebut sejalan dengan prinsip perlindungan konsumen, terutama dalam melindungi kelompok rentan seperti anak-anak dari potensi eksploitasi oleh platform digital.

Pembatasan penggunaan media sosial juga diharapkan dapat membantu anak-anak menjaga keseimbangan antara aktivitas di dunia digital dengan interaksi sosial di kehidupan nyata.

Dengan kata lain, teknologi tetap bisa dimanfaatkan sebagai sarana belajar dan hiburan, namun tidak sampai mengganggu perkembangan sosial maupun psikologis anak.

Platform Digital Juga Punya Tanggung Jawab

Selain pemerintah dan keluarga, perusahaan teknologi juga dinilai memiliki peran besar dalam menciptakan lingkungan digital yang aman bagi anak.

BPKN menegaskan bahwa platform digital harus menghadirkan sistem perlindungan yang lebih kuat bagi pengguna anak.

Beberapa langkah yang dinilai penting antara lain:

Menurut Mufti, perusahaan teknologi tidak seharusnya hanya fokus pada peningkatan jumlah pengguna, tetapi juga harus memprioritaskan keselamatan dan kesejahteraan penggunanya, terutama anak-anak.

“Perusahaan teknologi perlu memastikan bahwa platform mereka aman digunakan oleh anak-anak dan tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan pengguna,” tegasnya.

Peran Orang Tua Sangat Penting

Meski regulasi tengah disiapkan pemerintah, BPKN menilai peran orang tua tetap menjadi kunci utama dalam melindungi anak di era digital.

Orang tua diharapkan aktif mendampingi anak ketika menggunakan internet serta memberikan pemahaman mengenai penggunaan teknologi yang sehat dan bertanggung jawab.

Edukasi digital kepada masyarakat juga dinilai sangat penting agar keluarga, guru, dan lingkungan sekitar mampu membimbing anak menghadapi perkembangan teknologi.

Dengan pemahaman yang baik, anak-anak tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkan internet secara positif.

Kolaborasi Untuk Ruang Digital Yang Lebih Aman

BPKN juga membuka peluang kerja sama dengan berbagai kementerian dan lembaga terkait untuk memperkuat ekosistem perlindungan konsumen digital di Indonesia.

Langkah tersebut termasuk pengawasan terhadap praktik bisnis platform digital yang berpotensi merugikan anak-anak.

Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah, lembaga perlindungan konsumen, perusahaan teknologi, serta masyarakat, diharapkan ruang digital dapat menjadi tempat yang aman bagi generasi muda.

Mufti berharap kebijakan pembatasan media sosial bagi anak dapat menjadi awal dari upaya membangun tata kelola ruang digital yang lebih sehat dan berkeadilan.

“Harapannya, kebijakan ini menjadi langkah awal dalam menciptakan ekosistem digital yang aman dan sehat bagi masyarakat, khususnya generasi muda sebagai penerus bangsa,” pungkasnya.

KPK ungkap dugaan pemerasan Bupati Cilacap target setoran Rp750 juta dari dinas hingga puskesmas

KPK mengungkap dugaan pemerasan Bupati Cilacap dengan target setoran Rp750 juta dari dinas hingga puskesmas untuk THR Forkopimda. (Gambar ilustrasi AI)
KPK mengungkap dugaan pemerasan Bupati Cilacap dengan target setoran Rp750 juta dari dinas hingga puskesmas untuk THR Forkopimda. (Gambar ilustrasi AI)

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan praktik pemerasan yang melibatkan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman. 

Dalam kasus ini, KPK menyebut adanya target setoran hingga Rp750 juta yang diminta kepada sejumlah dinas hingga puskesmas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap.

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu mengatakan target tersebut berkaitan dengan permintaan dana yang disebut untuk kebutuhan pemberian tunjangan hari raya (THR) kepada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

“Sejumlah uang dari tiap perangkat daerah di Kabupaten Cilacap dengan target setoran mencapai Rp750 juta,” kata Asep dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Sabtu (14/3/2026).

Menurut Asep, setiap satuan kerja (satker) di lingkungan pemerintah daerah awalnya diminta menyetor uang antara Rp75 juta hingga Rp100 juta. Permintaan tersebut ditujukan kepada berbagai instansi pemerintah daerah.

Kabupaten Cilacap diketahui memiliki sekitar 25 perangkat daerah, dua rumah sakit umum daerah, serta 20 puskesmas yang berada di bawah struktur pemerintahan kabupaten.

Namun dalam pelaksanaannya, jumlah setoran yang diterima disebut tidak selalu sesuai target. 

KPK mencatat nilai uang yang disetor dari masing-masing perangkat daerah bervariasi.

“Pada awalnya setiap satuan kerja ditargetkan menyetor Rp75 juta sampai Rp100 juta. Meski pada realisasinya, setoran yang diterima beragam mulai Rp3 juta hingga Rp100 juta per perangkat daerah,” ujar Asep.

KPK masih terus mendalami aliran dana serta pihak-pihak yang diduga terlibat dalam kasus tersebut. 

Penyelidikan dilakukan untuk memastikan konstruksi perkara serta kemungkinan adanya pihak lain yang turut berperan dalam praktik pemerasan tersebut.

Kasus ini kembali menyoroti pentingnya pengawasan terhadap penggunaan kewenangan di tingkat pemerintah daerah, khususnya terkait dugaan pemerasan Bupati Cilacap, target setoran Rp750 juta, dan dugaan penggunaan dana untuk THR Forkopimda.

Daerah

Nasional

Dunia

Hukum

Sepakbola

Lifestyle