Berita BorneoTribun hari ini

CSS/JS FIT

CSS IKLAN

BANNER - Geser keatas untuk melanjutkan
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.

BERITA TERBARU 1-13

TEMPAT CADANGAN

Berita 14-20

YOUTUBE

Berita 21-24

Berita 25-34

Berita 40-43

Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.

Rabu, 06 Mei 2026

BPJN Kalbar Segera Perbaiki Jalan Depan Kantor Bupati Landak

Foto Alat Berat Yang Akan Mengerjakan Box Culvert di Depan Kantor Bupati Landak.(6/5)
LANDAK -  Kerusakan parah Jalan Nasional di depan Kantor Bupati Landak, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, akan segera di perbaiki. Terlihat adanya alat berat yang sedang bersandar dan rambu informasi adanya pengerjaan Box culvert yang akan di mulai.

Menangapi hal tersebut Kepala Dinas PUPRPERA, Jamelius membenarkan, bahwa jalan yang berstatus nasional di depan kantor Bupati Landak tersebut saat ini benar telah dilakukan tahapan proses perbaikan oleh Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Kalbar.

"Iya bang dari pihak BPJN Kalbar sekarang lagi proses pembesian di jelimpo, semoga segera selesai dan di pasang untuk pembuatan box culvertnya," ujar Kadis PUPRPERA, Jamelius, saat di hubungi media ini. Rabu, 6 Mei 2026.

Pengerjaan Box Culvert tersebut akan di lakukan di dua titik berbeda, yakni di jalan nasional depan Citra Swalayan (Cs) dan depan kantor Bupati Landak.

"Kita juga berterima kasih kepada BPJN Kalbar yang telah mengakomodir permintaan kita dan masyarakat kabupaten Landak khususnya untuk perbaiknya, kita doakan saja semoga kegiatan pekerjaan ini berjalan dengan baik dan lancar," tutup Jamelius.

Sebelumnya, Warga Minta Jalan Nasional Depan Kantor Bupati Landak Segera di Perbaiki Sebelum  Ambruk Total

Kondisi ruas jalan nasional yang berada di depan kantor Bupati Landak, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat kini menjadi sorotan serius oleh masyarakat. Kerusakan jalan tersebut, dinilai semakin hari semakin parah bahkan disebut akan membahayakan keselamatan penguna jalan. Selasa, 21 April 2026.

Melki (28) salah satu warga pengguna jalan mengatakan, kerusakan jalan di depan kantor Bupati Landak tersebut harus segara di perbaiki, karena merupakan akses vital yang setiap hari di lalui berbagi jenis kendaraan.

"Saya takutnya bukan hanya di samping ini yang ambruk, sebab di tengah ini sudah ada keretakan dan untuk bandan jalan juga terlihat sudah turun pondasinya. Sewaktu waktu mobil muatan besar lewat atau mobil dump truck bawa sawit lewat saya yakin lama lama ambruk jalan ini," ungkapnya kepada Borneotribun.com. Selasa, 21 April 2026.

Melki juga mengingatkan, jika tidak segera ditangani, retakan berpotensi membesar dan memicu kerusakan lebih serius, terutama saat curah hujan tinggi yang dapat meningkatkan risiko longsor di sekitar badan jalan dan dapar membuat jalan tersebut ambruk.

"Tolonglah kepada Dinas PUPR Kabupaten, Provinsi maupun Pusat untuk memperhatikan jalan yang menjadi akses vital ini. Karna jalur ini ramai setiap hari digunakan untuk berbagai aktivitas, kalau nasib tidak baik ada yang lewat lalu ambruk kan jadi cerita nantinya," ujar Melki.

(RED)

Polres Sekadau Bongkar Modus Curanmor RX-King, Pelaku Residivis

Polres Sekadau Bongkar Modus Curanmor RX-King, Pelaku Residivis
Polres Sekadau Bongkar Modus Curanmor RX-King, Pelaku Residivis.
SEKADAU - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sekadau mengungkap modus operandi pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang dilakukan seorang pria berinisial LD (42), warga Kabupaten Sanggau.

Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Kasi Humas AKP Triyono menjelaskan, tersangka diketahui datang ke wilayah Kabupaten Sekadau dengan tujuan melakukan tindak pidana pencurian.

“Tersangka datang dari Kabupaten Sanggau menggunakan transportasi umum dan menginap di salah satu penginapan di kawasan terminal sejak 2 Mei 2026. Selanjutnya, tersangka melakukan pemantauan pada malam hari untuk mencari sasaran,” ujar AKP Triyono, Rabu (6/5/2026).

Aksi pencurian dilakukan pada Selasa (5/5) sekira pukul 03.30 WIB di Jalan Merdeka Barat Gang Barage, Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir, dengan jarak sekitar 3,5 kilometer dari lokasi penginapan tersangka.

Polres Sekadau Bongkar Modus Curanmor RX-King, Pelaku Residivis
Polres Sekadau Bongkar Modus Curanmor RX-King, Pelaku Residivis.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka tidak menentukan target secara khusus, melainkan memanfaatkan situasi saat menemukan kendaraan yang diparkir tanpa pengamanan tambahan.

“Modus yang digunakan tersangka yakni merusak bagian spidometer untuk menjangkau kabel kontak, kemudian menyambungkan arus listrik agar kendaraan dapat dihidupkan,” jelasnya.

Dalam melancarkan aksinya, tersangka menggunakan alat sederhana berupa satu buah pisau kecil dan sebatang kayu.

Setelah berhasil menguasai sepeda motor, tersangka berencana membawa kendaraan tersebut ke Kabupaten Sanggau untuk dijual. Apabila tidak berhasil, kendaraan akan dibawa ke wilayah lain.

Namun, rencana tersebut tidak terlaksana karena kendaraan kehabisan bahan bakar di tengah perjalanan.

Tersangka kemudian diamankan oleh warga setelah ditemukan bersama sepeda motor dalam kondisi mogok di Jalan Sekadau - Sanggau Km 6, Dusun Senuruk, Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir, sekira pukul 07.00 WIB, atau berjarak sekitar 3,6 kilometer dari lokasi kejadian.

“Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengakui perbuatannya dengan tujuan memperoleh keuntungan dari penjualan sepeda motor hasil curian. Tersangka juga mengincar jenis kendaraan tertentu yang dinilai memiliki nilai jual tinggi,” tambah AKP Triyono.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa tersangka merupakan residivis kasus pencurian dan penggelapan yang telah dua kali menjalani hukuman pidana pada tahun 2014 dan 2021 di wilayah hukum Polres Sanggau.

Saat ini, tersangka telah diamankan di Rutan Polres Sekadau untuk proses hukum lebih lanjut.

“Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp15 juta. Tersangka dijerat Pasal 477 ayat (1) huruf f subsider Pasal 476 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana,” ungkapnya.

“Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya dalam mengamankan kendaraan dengan kunci ganda serta memarkir di tempat yang aman guna mencegah tindak pidana pencurian,” pungkas AKP Triyono.

Curi RX-King, Residivis Sanggau Dibekuk Warga Saat Motor Mogok di Sekadau

Foto: Tersangka Residivis Pencurian Sepeda Motor RX-King Diamankan Beserta Barang Bukti 

SEKADAU - Aksi pencurian sepeda motor di Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, berhasil diungkap dalam waktu singkat. Pelaku berinisial LD (28), warga Kabupaten Sanggau, diamankan warga saat mengendarai motor hasil curian yang mogok di depan bengkel tambal ban, Selasa (5/5/2026).

Peristiwa dialami Hariyani (35), warga Jalan Merdeka Barat Gang Barage, Desa Sungai Ringin. Korban baru menyadari sepeda motor Yamaha RX-King warna biru miliknya hilang saat bangun sekitar pukul 06.25 WIB. Kendaraan sebelumnya diparkir di samping rumah.

“Sekitar pukul 03.30 WIB saya sempat mendengar anjing menggonggong dan suara kendaraan, namun tidak saya hiraukan karena masih tidur,” ujar Hariyani.

Setelah menanyakan kepada warga sekitar, korban menghubungi adik iparnya, Nanang (36), yang saat itu dalam perjalanan pulang dari Sanggau menuju Sekadau usai berjualan sayur.

Sekira pukul 07.00 WIB, Nanang menemukan sepeda motor milik korban bersama pelaku dalam kondisi mogok di depan bengkel tambal ban di Jalan Sekadau-Sanggau Km 6, Dusun Senuruk, Desa Sungai Ringin.

“Saya curiga karena motornya sama persis. Saat ditanya, orang itu mengaku motor miliknya, tetapi tidak dapat menunjukkan surat-surat,” kata Nanang.

Saat diminta menunjukkan identitas, pelaku sempat berusaha melarikan diri dan melakukan perlawanan. Namun, dengan bantuan warga sekitar, pelaku berhasil diamankan tanpa aksi main hakim sendiri. Nanang kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Tidak lama kemudian, petugas dari Samapta Polres Sekadau bersama piket fungsi dan personel Polsek Sekadau Hilir tiba di lokasi dan mengamankan pelaku beserta barang bukti.

Residivis Baru Bebas April 2026

Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Kasi Humas AKP Triyono membenarkan pengungkapan kasus tersebut. “Kasus ini telah dilakukan gelar perkara oleh Satreskrim Polres Sekadau dan memenuhi unsur tindak pidana pencurian. Saat ini telah ditingkatkan ke tahap penyidikan dan tersangka sudah diamankan,” ujar AKP Triyono, Rabu (6/5/2026).

AKP Triyono mengapresiasi peran aktif masyarakat yang tidak main hakim sendiri dan segera melaporkan kepada polisi. “Partisipasi masyarakat sangat membantu kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” tambahnya.

Ia mengungkapkan, pelaku LD merupakan residivis kasus pencurian dan penggelapan di wilayah Kabupaten Sanggau dan baru selesai menjalani hukuman di Rutan Sanggau pada April 2026.

“Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp15 juta. Saat ini, tersangka telah ditahan di Rutan Polres Sekadau dan dijerat Pasal 477 Ayat (1) huruf f sub Pasal 476 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana,” ungkapnya.

AKP Triyono mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat memarkir kendaraan pada malam hari, serta menggunakan kunci pengaman tambahan guna mencegah tindak pidana pencurian. (Red)

Motor RX-King Dicuri di Sekadau, Polisi: Pelaku Diamankan Warga Saat Motor Mogok

Motor RX-King Dicuri di Sekadau, Polisi: Pelaku Diamankan Warga Saat Motor Mogok
Motor RX-King Dicuri di Sekadau, Polisi: Pelaku Diamankan Warga Saat Motor Mogok.
SEKADAU - Aksi pencurian sepeda motor yang terjadi saat dini hari di Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, berhasil diungkap dalam waktu singkat. Pelaku berinisial LD (42), warga Kabupaten Sanggau, diamankan warga saat mengendarai motor hasil curian yang mogok di depan bengkel tambal ban.

Peristiwa tersebut dialami Hariyani (35), warga Jalan Merdeka Barat Gang Barage, Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir, pada Selasa (5/5/2026).

“Sekitar pukul 03.30 WIB saya sempat mendengar anjing menggonggong dan suara kendaraan, namun tidak saya hiraukan karena masih tidur,” ujar Hariani.

Motor RX-King Dicuri di Sekadau, Polisi: Pelaku Diamankan Warga Saat Motor Mogok
Motor RX-King Dicuri di Sekadau, Polisi: Pelaku Diamankan Warga Saat Motor Mogok.
Korban baru menyadari sepeda motor Yamaha RX-King warna biru miliknya hilang saat bangun sekitar pukul 06.25 WIB. Kendaraan tersebut sebelumnya diparkir di samping rumah.

Setelah sempat menanyakan kepada warga sekitar, korban kemudian menghubungi adik iparnya, Nanang (36), yang saat itu dalam perjalanan pulang dari arah Sanggau menuju Sekadau usai berjualan sayur.

Sekira pukul 07.00 WIB, dalam perjalanan tersebut, Nanang menemukan sepeda motor milik korban bersama pelaku dalam kondisi mogok di depan bengkel tambal ban di Jalan Sekadau - Sanggau Km 6, Dusun Senuruk, Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir.

“Saya curiga karena motornya sama persis. Saat ditanya, orang itu mengaku motor miliknya, tetapi tidak dapat menunjukkan surat-surat,” kata Nanang.

Kecurigaan tersebut terbukti. Saat diminta menunjukkan identitas, pelaku sempat berusaha melarikan diri dan melakukan perlawanan. Namun, dengan bantuan warga sekitar, pelaku berhasil diamankan.

Nanang kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Tidak lama kemudian, petugas dari Samapta Polres Sekadau bersama piket fungsi dan personel Polsek Sekadau Hilir tiba di lokasi dan mengamankan pelaku beserta barang bukti.

Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Kasi Humas AKP Triyono membenarkan pengungkapan kasus tersebut.

“Kasus ini telah dilakukan gelar perkara oleh Satreskrim Polres Sekadau dan memenuhi unsur tindak pidana pencurian. Saat ini telah ditingkatkan ke tahap penyidikan dan tersangka sudah diamankan,” ujar AKP Triyono, Rabu (6/5/2026).

Motor RX-King Dicuri di Sekadau, Polisi: Pelaku Diamankan Warga Saat Motor Mogok
Motor RX-King Dicuri di Sekadau, Polisi: Pelaku Diamankan Warga Saat Motor Mogok.
Ia juga mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam membantu pengungkapan kasus tersebut, khususnya dengan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian.

“Partisipasi masyarakat sangat membantu kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” tambahnya.

AKP Triyono mengungkapkan bahwa pelaku LD merupakan residivis kasus pencurian dan penggelapan di wilayah Kabupaten Sanggau dan baru selesai menjalani hukuman di Rutan Sanggau pada April 2026.

“Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp15 juta. Saat ini, tersangka telah ditahan di Rutan Polres Sekadau dan dijerat Pasal 477 Ayat (1) huruf f sub Pasal 476 Undang - Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana,” ungkapnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat memarkir kendaraan pada malam hari, serta menggunakan kunci pengaman tambahan guna mencegah tindak pidana pencurian.

Sumber: Humas Polres Sekadau

IRT di Ketapang Korban Penganiayaan Disulap Jadi Tersangka

SI (kanan kerudung putih) menunjukkan surat penetapan tersangka kepada dirinya 

Ketapang, BORNEOTRIBUN - Seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial SI (36) melaporkan dugaan penganiayaan yang dilakukan dua orang warga berinisial JN dan U. Alih-alih jadi korban, SI justru ditersangkakan oleh Polisi.

‎Berdasarkan keterangan SI, ia mengaku melaporkan kejadian yang disebagai korban dan telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian pada 5 Februari 2026 lalu.

‎Diketahui, terduga pelaku berinisial JN dan U. JN merupakan seorang guru di sebuah sekolah dasar (SD) yang ada di Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang.  

‎Mengacu pada laporan polisi, peristiwa itu terjadi pada Rabu, 4 Februari 2026, sekitar pukul 18.15 WIB.

‎Saat itu, SI sedang dalam perjalanan pulang menggunakan sepeda motor, di tengah perjalanan, ia berpapasan dengan JN. 

‎Dalam pertemuan tersebut, JN diduga melontarkan kata-kata yang dianggap sebagai hinaan oleh SI.

‎Keduanya sempat terlibat adu mulut singkat, setalah itu SI memilih melanjutkan perjalanan pulang ke rumah.

‎Setibanya di rumah, SI kemudian menghubungi suami JN untuk memberitahukan perihal ucapan yang ia terima.

‎Tak lama berselang, JN bersama suaminya, U, mendatangi rumah SI.

‎Di lokasi kejadian, U diduga mendorong bahu SI. Selanjutnya, JN diduga menjambak rambut SI hingga menyebabkan luka di bagian wajah.

‎Akibat kejadian tersebut, SI mengaku mengalami luka lebam di bawah mata serta bekas cakaran di wajah.

‎"Lukanya ada di bagian bawah mata, lebam waktu itu, sama bekas cakaran di muka. Bahkan sampai sekarang bekas luka cakaranya masih ada," ujar SI saat ditemui wartawan, Rabu 6 Mei 2026. 

‎Atas peristiwa itu, SI langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Ketapang.

‎Namun dalam proses penanganan perkara, SI yang semula berstatus sebagai korban justru lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka pada 15 April 2026, dalam kasus dugaan tindak pidana penganiayaan.

‎Dua hari kemudian, tepatnya 17 April 2026, barulah JN turut ditetapkan sebagai tersangka, sementara U tidak dikenakan status serupa.

‎Kondisi tersebut menimbulkan tanda tanya bagi SI, terlebih ia mengaku sebagai pihak yang lebih dahulu melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian.

‎"Saya setelah kejadian itu langsung melapor, tapi polisi menyuruh saya visum dulu. Setelah visum, saya melapor pada 5 Februari pagi. Yang jadi pertanyaan, kenapa saya ditetapkan sebagai tersangka lebih dulu, padahal laporan saya yang masuk lebih dulu," jelas SI.

‎SI menegaskan tidak melakukan penganiayaan terhadap JN maupun U. 

‎Ia mengaku hanya berusaha melindungi diri saat kejadian yang berlangsung di kediamannya.

‎Menurutnya, sebagai seorang perempuan yang memiliki anak kecil, ia berada dalam posisi terdesak saat menghadapi dua orang sekaligus. 

‎"Saya perempuan, ada anak kecil. Mereka berdua, laki-laki dan perempuan, kejadiannya juga dirumah saya. Saya cuma bisa bertahan melindungi muka saya. Tapi kenapa saya yang jadi tersangka dalam kasus penganiayaan," katanya.

‎SI pun mempertanyakan penetapan status tersangka terhadap dirinya, karena merasa tidak melakukan tindakan penyerangan, melainkan hanya berupaya menghindari dan menahan diri dari kekerasan yang dialaminya.

‎Ia berharap kasus yang dialaminya dapat ditangani secara adil, karena ia merasa sebagai korban, bukan pelaku.

‎"Saya yang diserang, saya dianiaya, saya dihina, masa saya jadi tersangka. Saya hanya berharap ada keadilan, bukan malah saya yang jadi tersangka," pungkasnya.

Warga Jelai Hulu Geram Dengan PT FAPE dan USP, Diduga Ingkar Kesepakatan

foto tangkapan layar video rapat masyarakat Jelai Hulu pada 5 Mei 2026 (muzahidin/ist)

Ketapang, BORNEOTRIBUN - Masyarakat Jelai Hulu geram dengan PT FAPE dan PT Umekah Sari Pratama (USP) yang mengabaikan aspirasi mereka. 

Sikap tegas bakal dilakukan masyarakat dengan berencana akan memportal jalan akses perusahaan kelapa sawit tersebut. 

Rencana portal jalan tersebut disebutkan dalam keterangan tertulis sebagai hasil rapat koordinasi pada 5 Mei 2026 dengan perusahaan yang tidak membuahkan hasil serta kesepakatan.

Berdasarkan notulen rapat tersebut dituliskan bahwa pemortalan jalan akan dilakukan sebanyak enam titik pada akses jalan perusahaan yang sudah ditentukan sesuai kesepakatan. 

Tetapi, sebelum warga bergerak untuk memasang portal dan menghindari persoalan lain, masyarakat akan mengampaikan surat pemberitahuan kepada Pemda Ketapang, dinas terkait termasuk perusahaan. 

Keputusan pemasangan portal jalan ini disepakati perwakilan sejumlah tokoh, seperti perwakilan DAD Jelai Hulu, perwakilan pengurus MABM, pengurus koperasi kemitraan, ketua BPD, kepala desa, ketua adat, tokoh masyarakat yang berada di konsesi PT FAPE dan USP.

foto tangkapan layar video rapat masyarakat Jelai Hulu pada 5 Mei 2026

Warga sebelumnya menuntut perusahaan diantaranya pertama, untuk adil dalam rekrutmen tenaga kerja, kedua menuntut pembangunan kebun plasma masyarakat.

Ketiga, pemberian dana corporate sosial responsibilty (CSR) yang transparan dan setara dan keempat, menuntut penghentian pemberian "uang tunggu" melalui koperasi karena dianggap membodohi masyarakat, perusahaan diminta mengubah aturan kerjasama kemitraan 20 persen menjadi 30 persen sesuai dengan aturan pemerintah. 

Warga menduga, perusahaan memanfaatkan koperasi sebagai bamper atas praktek kejahatan ekonomi. 

Tetapi aspirasi yang disampajkan warga tersebut terkesan diabaikan perusahaan sehingga warga berencana memasang portal jalan. 

Dugaan warga pun muncul atas sikap membangkang perusahaan ini. 

Diantaranya terkait persoalan Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan sudah mengambil hak-hak masyarakat adat setempat secara tidak memiliki dasar hukum. 

Dugaan lain yakni perusahaan tidak taat dalam mengelola limbah sawit mengakibatkan pencemaran aliran sungai dan lingkungan.

Microsoft Siapkan Windows 11 Versi Gaming Lebih Ringan Lewat Proyek K2

Microsoft siapkan Windows 11 versi lebih ringan dan cepat lewat Proyek K2 dengan fokus gaming, efisiensi sistem, dan pengurangan beban fitur.
Microsoft siapkan Windows 11 versi lebih ringan dan cepat lewat Proyek K2 dengan fokus gaming, efisiensi sistem, dan pengurangan beban fitur.

JAKRATA - Microsoft tengah mengembangkan langkah besar untuk menyempurnakan Windows 11 melalui proyek internal bernama K2. Inisiatif ini muncul sebagai respons atas berbagai keluhan pengguna terkait performa sistem, beban file yang berlebihan, hingga optimalisasi gaming yang dinilai masih tertinggal dibanding kompetitor.

Proyek K2 mulai berjalan sejak paruh kedua tahun lalu dan berfokus pada peningkatan efisiensi sistem operasi. Microsoft menargetkan pengurangan file tidak penting, peningkatan kecepatan sistem, serta pengalaman bermain game yang lebih stabil dan ringan.

Fokus Perbaikan Windows 11: Performa dan Efisiensi

Dalam pengembangan terbaru, Microsoft mengubah pendekatan rilis fitur yang sebelumnya cepat dan fleksibel menjadi lebih ketat dalam tahap pengujian. Perubahan ini dilakukan untuk mengurangi bug dan meningkatkan kualitas stabilitas sistem.

Sejumlah komponen Windows 11 juga menjadi perhatian, termasuk File Explorer (Penyimpanan File) yang dinilai masih kalah cepat dibanding Windows 10 dalam beberapa skenario penggunaan. Selain itu, performa gaming juga menjadi sorotan karena beberapa pengujian internal menunjukkan ketertinggalan dari sistem lama.

Windows 11 Arahkan Fokus ke Gamer

Microsoft secara khusus menempatkan gamer sebagai prioritas utama dalam proyek K2. Sistem operasi SteamOS milik Valve menjadi acuan pengembangan karena dianggap memiliki efisiensi tinggi untuk gaming.

Target besar Microsoft adalah tidak hanya menyamai, tetapi juga melampaui performa SteamOS dalam dua tahun ke depan melalui optimasi sistem inti dan pengurangan beban proses latar belakang.

Update Lebih Ringan dan Tidak Sering Restart

Salah satu perubahan paling signifikan adalah sistem pembaruan Windows Update. Microsoft berencana mengurangi frekuensi restart dengan target cukup satu kali restart per bulan, berbeda dari sistem saat ini yang lebih sering mengganggu aktivitas pengguna.

Selain itu, pengguna juga akan memiliki kontrol lebih besar terhadap driver, termasuk opsi untuk hanya menginstal driver yang benar-benar penting bagi sistem.

Pengurangan Beban RAM dan Fitur AI

Microsoft juga menargetkan penurunan konsumsi RAM dengan mengurangi fitur yang dianggap tidak esensial. Salah satunya adalah beberapa integrasi kecerdasan buatan (AI) yang sebelumnya mulai diperluas di Windows 11.

Contohnya, fitur AI agent di taskbar yang dinilai belum relevan untuk sebagian besar pengguna akan dikurangi atau disederhanakan untuk menjaga performa sistem tetap ringan.

Perubahan Menu Start dan Penghapusan Iklan

Windows 11 juga akan mengalami perubahan besar pada tampilan antarmuka. Menu Start dikabarkan akan berjalan hingga 60% lebih cepat dengan opsi kustomisasi lebih luas, seperti pengaturan ukuran dan penyembunyian elemen tertentu.

Microsoft juga mempertimbangkan penghapusan iklan di Menu Start serta mengurangi integrasi feed MSN pada widget agar pengalaman pengguna lebih bersih dan fokus.

Proyek K2 Bukan OS Baru

Microsoft menegaskan bahwa K2 bukan sistem operasi baru, melainkan rangkaian pembaruan besar untuk Windows 11. Tujuan utama proyek ini adalah menjadikan Windows 11 sebagai sistem operasi yang lebih ringan, cepat, dan stabil.

Perusahaan menargetkan peningkatan signifikan ini dapat tercapai secara bertahap hingga tahun 2026, meski belum ada jadwal final peluncuran fitur lengkapnya.

❓ FAQ

1. Apa itu proyek K2 di Windows 11?
Proyek K2 adalah inisiatif internal Microsoft untuk meningkatkan performa, efisiensi, dan pengalaman gaming di Windows 11.

2. Apakah K2 adalah sistem operasi baru?
Bukan. K2 adalah rangkaian update dan perbaikan untuk Windows 11.

3. Apa fokus utama proyek K2?
Fokus utama mencakup peningkatan performa gaming, pengurangan beban sistem, dan optimalisasi update Windows.

4. Apakah Windows 11 akan lebih ringan setelah K2?
Microsoft menargetkan penggunaan RAM lebih rendah dan sistem lebih efisien.

5. Kapan perubahan ini akan selesai?
Microsoft menargetkan penyempurnaan bertahap hingga sekitar tahun 2026.

Kota Kuno Maya Berlapis Ditemukan Di Hutan Meksiko, 80 Bangunan Teridentifikasi

Kompleks Maya berisi 80 bangunan ditemukan di hutan Meksiko. Struktur bertumpuk hingga 8 meter ini berasal dari periode 250–900 Masehi. Gambar sampul: tangkapan layar dari Videos DMC / YouTube
Kompleks Maya berisi 80 bangunan ditemukan di hutan Meksiko. Struktur bertumpuk hingga 8 meter ini berasal dari periode 250–900 Masehi. Gambar sampul: tangkapan layar dari Videos DMC / YouTube

JAKARTA - Penemuan besar kembali mengguncang dunia arkeologi setelah tim peneliti mengungkap keberadaan kompleks peradaban Maya tersembunyi di wilayah hutan lebat Meksiko. 

Situs tersebut dikenal dengan nama El Jefecino, dan diperkirakan menyimpan sedikitnya 80 struktur bangunan kuno yang selama ini tertutup vegetasi rapat.

Kota Kuno Maya Berlapis Ditemukan Di Hutan Meksiko, 80 Bangunan Teridentifikasi
Kompleks Maya berisi 80 bangunan ditemukan di hutan Meksiko. Struktur bertumpuk hingga 8 meter ini berasal dari periode 250–900 Masehi. Gambar sampul: tangkapan layar dari Videos DMC / YouTube

Hasil analisis awal menunjukkan bahwa kawasan tersebut bukan sekadar permukiman biasa, melainkan sebuah kota yang berkembang secara bertahap selama berabad-abad. 

Struktur bangunan di lokasi tersebut mengalami proses pembangunan ulang dan perluasan berulang kali, setidaknya empat hingga lima fase konstruksi berbeda.

Seiring waktu, kota ini tumbuh secara vertikal dan berlapis. Bagian tertua dari kompleks tersebut kini berada pada kedalaman sekitar delapan meter di bawah permukaan tanah, menunjukkan adanya akumulasi sejarah panjang dari aktivitas manusia di lokasi tersebut.

Kota Kuno Maya Berlapis Ditemukan Di Hutan Meksiko, 80 Bangunan Teridentifikasi
Kompleks Maya berisi 80 bangunan ditemukan di hutan Meksiko. Struktur bertumpuk hingga 8 meter ini berasal dari periode 250–900 Masehi. Gambar sampul: tangkapan layar dari Videos DMC / YouTube

Para ahli mengaitkan situs ini dengan gaya arsitektur Petén, yang dikenal sebagai salah satu ciri khas peradaban Maya pada periode klasik awal hingga akhir. 

Berdasarkan karakteristik tersebut, pembangunan kompleks diperkirakan berlangsung antara tahun 250 hingga 900 Masehi.

Dalam proses identifikasi awal, tim arkeologi menemukan elemen dekoratif berupa sisa plester dinding dengan warna putih, oranye, dan merah. 

Kota Kuno Maya Berlapis Ditemukan Di Hutan Meksiko, 80 Bangunan Teridentifikasi
Kompleks Maya berisi 80 bangunan ditemukan di hutan Meksiko. Struktur bertumpuk hingga 8 meter ini berasal dari periode 250–900 Masehi. Gambar sampul: tangkapan layar dari Videos DMC / YouTube

Selain itu, ditemukan pula fragmen tulang manusia yang masih memerlukan analisis lanjutan untuk menentukan konteks historisnya.

Salah satu temuan yang menarik perhatian adalah keberadaan tiga struktur berbentuk lengkungan seperti tabung di beberapa bangunan. 

Struktur tersebut masih dalam kondisi relatif utuh dan menjadi salah satu elemen arsitektur yang jarang ditemukan di situs Maya lainnya.

Meski temuan ini sangat signifikan, para peneliti menegaskan bahwa proses ekskavasi belum dilakukan secara menyeluruh. 

Saat ini, tim hanya melakukan pengukuran awal serta dokumentasi visual untuk pemetaan dasar kawasan.

Rencana berikutnya adalah penggunaan teknologi pemetaan LiDAR guna memetakan struktur yang masih tersembunyi di bawah vegetasi. 

Data tersebut akan menjadi dasar penting untuk penyusunan strategi konservasi dan penggalian lanjutan di masa mendatang.

Kota Kuno Maya Berlapis Ditemukan Di Hutan Meksiko, 80 Bangunan Teridentifikasi
Kompleks Maya berisi 80 bangunan ditemukan di hutan Meksiko. Struktur bertumpuk hingga 8 meter ini berasal dari periode 250–900 Masehi. Gambar sampul: tangkapan layar dari Videos DMC / YouTube

❓ FAQ

1. Apa itu kompleks El Jefecino?
El Jefecino adalah situs arkeologi Maya yang ditemukan di hutan Meksiko dengan sekitar 80 bangunan kuno.

2. Seberapa tua situs tersebut?
Diperkirakan berasal dari periode 250 hingga 900 Masehi pada era klasik peradaban Maya.

3. Mengapa disebut kota berlapis?
Karena bangunan di lokasi tersebut mengalami pembangunan ulang berkali-kali hingga membentuk struktur bertingkat secara vertikal.

4. Apa temuan paling penting di lokasi ini?
Selain 80 bangunan, ditemukan sisa dekorasi plester berwarna dan fragmen tulang manusia.

5. Apakah situs ini sudah digali sepenuhnya?
Belum. Penelitian masih tahap awal dan baru mencakup pemetaan serta dokumentasi.

Pakistan Bersiap Terima Jet Tempur Siluman J-35 Dari China Tahun 2026

Pakistan diprediksi akan menerima jet tempur siluman J-35 dari China pada 2026, langkah ini dinilai bisa mengubah kekuatan militer di kawasan Asia.
Pakistan diprediksi akan menerima jet tempur siluman J-35 dari China pada 2026, langkah ini dinilai bisa mengubah kekuatan militer di kawasan Asia.

PAKISTAN - Isu penguatan militer di kawasan Asia kembali jadi sorotan setelah muncul kabar bahwa Pakistan berpotensi menerima jet tempur siluman terbaru dari China dalam waktu dekat. Langkah ini dinilai bisa mengubah keseimbangan kekuatan udara di wilayah tersebut. Rabu, (6/5/2026)

Sejumlah pengamat militer menyebutkan bahwa Pakistan kemungkinan akan menerima batch pertama jet tempur generasi kelima J-35 pada tahun 2026. Pesawat ini dikenal sebagai salah satu andalan terbaru China dengan kemampuan stealth atau siluman yang membuatnya sulit terdeteksi radar.

Jika benar terealisasi, kehadiran J-35 akan menjadi lompatan besar bagi Angkatan Udara Pakistan. Selama ini, negara tersebut memang terus berupaya meningkatkan kekuatan militernya, terutama dalam menghadapi dinamika keamanan regional yang semakin kompleks.

Jet tempur J-35 disebut-sebut memiliki teknologi canggih seperti kemampuan tempur jarak jauh, sistem avionik modern, serta integrasi dengan berbagai jenis senjata pintar. Dengan fitur tersebut, pesawat ini bisa menjalankan berbagai misi mulai dari pengintaian hingga serangan presisi.

Para analis menilai bahwa kerja sama militer antara Pakistan dan China semakin erat dalam beberapa tahun terakhir. Selain pengadaan alutsista, kedua negara juga aktif dalam latihan militer bersama dan pengembangan teknologi pertahanan.

Di sisi lain, kabar ini juga memicu perhatian negara-negara lain di kawasan Asia Selatan. Modernisasi militer Pakistan berpotensi memicu respons serupa dari negara tetangga yang tidak ingin tertinggal dalam hal kekuatan pertahanan.

Meski begitu, hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi terkait jadwal pasti pengiriman jet tempur tersebut. Namun, sinyal yang muncul menunjukkan bahwa prosesnya sudah berada pada tahap yang cukup maju.

Bagi Pakistan, kehadiran J-35 bukan hanya soal kekuatan militer, tetapi juga simbol peningkatan posisi strategis di kawasan. Dengan teknologi terbaru di tangan, negara ini bisa memperkuat daya tawar dalam berbagai aspek, termasuk diplomasi dan keamanan regional.

Ke depan, perkembangan ini diprediksi akan terus menjadi perhatian global, terutama bagi negara-negara yang memiliki kepentingan di kawasan Asia. Apakah langkah ini akan membawa stabilitas atau justru meningkatkan tensi, semuanya masih perlu dilihat dalam beberapa tahun ke depan.

Kurang Dari 5 Tahun, Rusia Rampungkan Substitusi Impor Pesawat

Rusia berhasil menyelesaikan substitusi impor pesawat dalam kurang dari 5 tahun, memperkuat industri penerbangan domestik di tengah tekanan sanksi global.
Rusia berhasil menyelesaikan substitusi impor pesawat dalam kurang dari 5 tahun, memperkuat industri penerbangan domestik di tengah tekanan sanksi global.

RUSIA - Industri penerbangan Rusia mencatat langkah besar dalam memperkuat kemandirian teknologinya. Dalam waktu kurang dari lima tahun, negara tersebut dikabarkan berhasil menyelesaikan program substitusi impor untuk pesawat buatan dalam negeri. Pencapaian ini menjadi tonggak penting di tengah tekanan sanksi internasional yang membatasi akses terhadap komponen asing. Rabu, (6/5/2026)

Menteri Perdagangan Rusia menyampaikan bahwa upaya ini merupakan hasil kerja cepat dan terkoordinasi antara pemerintah, industri, serta sektor teknologi. Sebelumnya, banyak komponen penting pesawat Rusia masih bergantung pada impor, terutama dari negara Barat. Namun sejak sanksi diberlakukan, Rusia mulai mempercepat pengembangan teknologi lokal.

Program substitusi impor ini mencakup berbagai aspek penting, mulai dari mesin, avionik, hingga sistem navigasi. Pemerintah Rusia juga meningkatkan investasi pada riset dan pengembangan agar mampu menciptakan komponen berkualitas tinggi yang dapat bersaing secara global.

Menurut pernyataan resmi, percepatan ini bukan hanya soal bertahan dari tekanan eksternal, tetapi juga menjadi peluang untuk memperkuat industri dalam negeri. Dengan mengandalkan produksi lokal, Rusia berharap dapat mengurangi ketergantungan jangka panjang terhadap pihak asing sekaligus meningkatkan daya saing di pasar internasional.

Meski demikian, sejumlah pengamat menilai tantangan masih ada. Pengembangan teknologi penerbangan bukan hal sederhana, dan kualitas serta keamanan tetap menjadi prioritas utama. Namun pemerintah Rusia optimistis bahwa produk dalam negeri mampu memenuhi standar internasional.

Langkah ini juga berdampak pada sektor ekonomi yang lebih luas. Industri penerbangan yang mandiri dinilai dapat membuka lapangan kerja baru, memperkuat rantai pasok domestik, serta mendorong pertumbuhan industri teknologi lainnya.

Di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian, keberhasilan ini menjadi sinyal bahwa Rusia terus beradaptasi dan mencari cara untuk mempertahankan stabilitas industrinya. Ke depan, fokus akan diarahkan pada peningkatan produksi massal dan ekspansi pasar ke negara-negara mitra.

IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.
IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.