45 Pelajar Kaltara Jalani Seleksi Ketat Demi Lolos Paskibraka Nasional
![]() |
| 45 peserta dari lima kabupaten/kota mengikuti seleksi Paskibraka Kaltara 2026 di Tanjung Selor untuk memperebutkan posisi tingkat provinsi dan nasional. |
Seleksi Paskibraka Kaltara 2026 Jadi Ajang Mencari Putra-Putri Terbaik Daerah
TANJUNG SELOR - Sebanyak 45 pelajar terbaik dari lima kabupaten/kota di Kalimantan Utara mengikuti seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat provinsi tahun 2026 di Tanjung Selor. Seleksi berlangsung selama lima hari, mulai 18 hingga 22 Mei 2026.
Kegiatan ini bukan sekadar proses memilih petugas pengibar bendera untuk upacara kenegaraan. Bagi para peserta, seleksi Paskibraka menjadi ruang pembentukan karakter, disiplin, dan mental kepemimpinan sejak usia muda.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kaltara, Jonilius, mengatakan peserta seleksi terdiri dari 29 putra dan 16 putri yang mewakili daerah masing-masing di Kaltara.
Mereka akan menjalani berbagai tahapan penilaian, mulai dari kedisiplinan, kemampuan fisik, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental. Dari proses itu nantinya akan dipilih putra-putri terbaik yang berpeluang menjadi anggota Paskibraka tingkat provinsi maupun nasional.
Pembukaan seleksi dilakukan di Ruang Serbaguna Lantai I Kantor Gubernur Kaltara dan dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Kaltara Ingkong Ala.
Dalam arahannya, Ingkong Ala menekankan bahwa menjadi anggota Paskibraka tidak hanya soal kemampuan baris-berbaris. Menurutnya, anggota Paskibraka juga harus memiliki integritas, semangat kebangsaan, serta daya tahan mental yang kuat.
Ia meminta seluruh peserta mengikuti proses seleksi dengan serius dan penuh tanggung jawab. Sebab, para peserta yang lolos nantinya akan membawa nama daerah pada momentum penting peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Kita harus memastikan bahwa yang terpilih nantinya benar-benar merupakan putra-putri terbaik Kaltara,” tegasnya.
Pesan itu dinilai penting mengingat Kalimantan Utara merupakan wilayah perbatasan yang memiliki posisi strategis. Pembinaan generasi muda melalui kegiatan seperti Paskibraka menjadi salah satu cara menanamkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air sejak dini.
Selain peserta, panitia dan tim seleksi juga diminta menjaga objektivitas serta integritas selama proses berlangsung. Pemerintah daerah ingin memastikan seluruh tahapan berjalan transparan dan menghasilkan wakil terbaik untuk daerah.
Seleksi Paskibraka sendiri setiap tahun selalu menjadi perhatian di berbagai daerah. Tidak sedikit pelajar yang menjadikan kegiatan ini sebagai pengalaman berharga karena mampu membentuk kedisiplinan, kepercayaan diri, dan jiwa kepemimpinan.
Bagi para peserta di Kaltara, kesempatan mengikuti seleksi tingkat provinsi menjadi langkah awal menuju panggung nasional. Mereka bukan hanya membawa harapan sekolah atau keluarga, tetapi juga kebanggaan daerah masing-masing.










