Berita BorneoTribun hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

BERITA TERBARU

Berita Utama

Berita Hukum, Sepakbola, MotoGP, Peristiwa, Viral,Kesehatan, Opini,Otootif

BERITA TEKNO,SAINS,BISNIS

DUNIA

Lifestyle

Kamis, 23 April 2026

Pencegahan Stunting sebagai Gerakan Sosial, Bukan Sekadar Program Kesehatan

Kotim perkuat gerakan cegah stunting melalui 1000 HPK dengan edukasi dan intervensi gizi untuk menurunkan angka stunting hingga 17 persen pada 2026.
Kotim perkuat gerakan cegah stunting melalui 1000 HPK dengan edukasi dan intervensi gizi untuk menurunkan angka stunting hingga 17 persen pada 2026.

Kotim, Kalteng - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, memperkuat strategi penanganan stunting dengan pendekatan berbasis masyarakat yang menitikberatkan pada masa awal kehidupan anak, yakni 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

Upaya ini tidak hanya dipandang sebagai program kesehatan, tetapi juga sebagai gerakan kolektif yang melibatkan keluarga, tenaga kesehatan, hingga pemerintah di tingkat paling bawah.

Penjabat Sekretaris Daerah Kotim, Umar Kaderi, menegaskan bahwa kualitas generasi masa depan sangat ditentukan oleh pemenuhan gizi sejak dini, terutama sejak masa kehamilan.

“Anak-anak adalah aset bangsa. Mereka harus mendapatkan asupan gizi yang cukup dan seimbang agar tumbuh optimal,” ujar Umar saat kegiatan Gerakan Cegah Stunting Kotim 2026 di Puskesmas Baamang I, Kecamatan Baamang, Sampit, Rabu.

Program percepatan penurunan stunting di Kotim dilakukan secara berkelanjutan melalui edukasi dan pelibatan lintas sektor. Dinas Kesehatan setempat menggandeng camat, lurah, kepala desa, PKK, hingga kader posyandu untuk memastikan edukasi 1.000 HPK benar-benar dipahami masyarakat.

Menurut Umar, stunting tidak hanya terjadi setelah anak lahir, tetapi sudah dapat dimulai sejak masa kehamilan akibat kurangnya asupan gizi ibu.

“Karena itu intervensi harus dimulai dari keluarga. Edukasi menjadi kunci utama,” tegasnya.

Stunting masih menjadi salah satu tantangan utama pembangunan sumber daya manusia di Kotim. Dampaknya tidak hanya pada pertumbuhan fisik anak, tetapi juga pada perkembangan kognitif, produktivitas, hingga daya saing daerah di masa depan.

Data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) mencatat prevalensi stunting di Kotim berada di angka 21,6 persen. Pemerintah daerah menargetkan penurunan signifikan hingga sekitar 17 persen pada tahun 2026.

Untuk mencapai target tersebut, Pemkab Kotim mengombinasikan berbagai intervensi, termasuk pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil dan balita, serta penguatan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Penanganannya harus menyeluruh, terencana, dan berkelanjutan,” kata Umar yang juga Kepala Dinas Kesehatan Kotim.

FAQ

1. Apa itu program 1.000 HPK?
1.000 Hari Pertama Kehidupan adalah periode sejak kehamilan hingga anak berusia dua tahun yang sangat menentukan pertumbuhan dan perkembangan anak.

2. Berapa angka stunting di Kotawaringin Timur saat ini?
Berdasarkan SSGI, angka stunting di Kotim mencapai 21,6 persen.

3. Apa target pemerintah daerah?
Pemkab Kotim menargetkan penurunan stunting hingga sekitar 17 persen pada 2026.

4. Siapa saja yang terlibat dalam program ini?
Mulai dari tenaga kesehatan, camat, lurah, kepala desa, PKK, hingga kader posyandu.

5. Apa langkah utama yang dilakukan pemerintah?
Edukasi masyarakat, intervensi gizi, makanan tambahan, serta program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pemkab Barito Utara Genjot Transformasi Koperasi Desa Berbasis Digital

Barito Utara percepat digitalisasi koperasi desa Merah Putih untuk memperkuat ekonomi, swasembada pangan, dan transparansi pengelolaan koperasi berbasis teknologi.
Barito Utara percepat digitalisasi koperasi desa Merah Putih untuk memperkuat ekonomi, swasembada pangan, dan transparansi pengelolaan koperasi berbasis teknologi.

Barito Utara, Kalteng - Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, mempercepat transformasi koperasi desa dan kelurahan Merah Putih melalui digitalisasi. Langkah ini diarahkan untuk memperkuat peran koperasi sebagai penggerak swasembada pangan sekaligus mendorong hilirisasi produk lokal agar memiliki nilai tambah lebih tinggi.

Sekretaris Daerah Barito Utara, Muhlis, menegaskan bahwa digitalisasi koperasi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan di era saat ini.

“Digitalisasi menjadi harga mati. Amanat besar negara tidak akan tercapai jika koperasi masih dikelola secara tradisional,” ujar Muhlis saat membuka pelatihan digitalisasi koperasi di Muara Teweh, Rabu (21/4/2026).

Pelatihan ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang percepatan pembentukan koperasi desa dan kelurahan. Program ini juga menjadi bagian dari strategi pembangunan daerah Barito Utara yang menekankan pertumbuhan ekonomi berbasis teknologi dan pelayanan publik digital.

Muhlis menjelaskan, digitalisasi akan memperkuat transparansi dan akuntabilitas koperasi, terutama dalam pencatatan keuangan dan administrasi anggota.

“Dengan sistem digital, seluruh proses bisa dipantau secara terbuka oleh anggota, sekaligus menekan potensi penyimpangan,” katanya.

Pelatihan ini juga bertujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia pengelola koperasi, mulai dari pemanfaatan aplikasi digital, pengelolaan keuangan berbasis sistem, hingga pengembangan jaringan pemasaran produk secara lebih luas.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UKM Barito Utara, Mastur, menegaskan bahwa koperasi harus beradaptasi dengan perkembangan teknologi untuk meningkatkan daya saing.

“Koperasi tidak lagi bisa dikelola secara konvensional. Digitalisasi menjadi kunci efisiensi dan perluasan pasar,” ujarnya.

Ia menyebutkan, saat ini pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Barito Utara telah mencapai 100 persen dengan total 96 koperasi. Dari jumlah tersebut, 41 koperasi sudah memiliki kesiapan lahan, sementara 19 koperasi tengah membangun fasilitas fisik seperti gerai dan pergudangan.

Pemerintah daerah menargetkan pembangunan 30 koperasi dapat rampung hingga Juli 2026, sejalan dengan rencana nasional peluncuran 35.000 koperasi desa/kelurahan oleh pemerintah pusat pada peringatan Hari Kemerdekaan RI 2026.

Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari (21–23 April 2026) ini diikuti 50 peserta dari berbagai koperasi desa, dengan narasumber dari instansi teknis, aparat keamanan, perbankan pajak, hingga praktisi digital.

1.577 Jemaah Haji Kalteng Siap Berangkat, Ini Jadwal Lengkap Kloter

Kemenhaj Kalteng umumkan jadwal keberangkatan 1.577 jemaah haji 2026 melalui Embarkasi Banjarmasin mulai 29 April secara bertahap hingga 21 Mei. (Gambar ilustrasi)
Kemenhaj Kalteng umumkan jadwal keberangkatan 1.577 jemaah haji 2026 melalui Embarkasi Banjarmasin mulai 29 April secara bertahap hingga 21 Mei. (Gambar ilustrasi)

Palangka Raya - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umroh Kalimantan Tengah, Hasan Basri, menyampaikan bahwa keberangkatan jemaah haji reguler asal Kalimantan Tengah akan dimulai pada 29 April 2026 menuju Tanah Suci melalui Embarkasi Banjarmasin (BDJ), Kalimantan Selatan.

Menurut Hasan Basri, pemberangkatan dilakukan secara bertahap dalam beberapa kelompok terbang (kloter) dengan total ribuan jemaah dari berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Tengah.

Kloter Awal Berangkat 29 April

Kloter BDJ 4 menjadi rombongan pertama dengan total 360 orang. Rinciannya terdiri dari:

  • Kapuas: 233 jemaah

  • Murung Raya: 70 jemaah

  • Katingan: 49 jemaah

  • Barito Timur: 2 jemaah

  • Petugas kloter: 4 orang

  • Petugas Haji Daerah (PHD): 2 orang

Keberangkatan Berlanjut Hingga Awal Mei

Selanjutnya, Kloter BDJ 5 diberangkatkan pada 30 April dengan total 360 jemaah yang berasal dari Palangka Raya, Kotawaringin Barat, serta petugas haji dan pembimbing ibadah.

Pada 2 Mei, Kloter BDJ 6 kembali diberangkatkan dengan 360 jemaah dari Kotawaringin Timur, Seruyan, Kapuas, Lamandau, dan Pulang Pisau.

Kemudian Kloter BDJ 7 menyusul pada 3 Mei dengan 360 jemaah dari Barito Utara, Palangka Raya, Barito Timur, Sukamara, hingga Gunung Mas.

Sementara itu, Kloter BDJ 8 pada 4 Mei membawa 125 jemaah dari Barito Selatan, Kapuas, Barito Timur, dan Palangka Raya.

Pemberangkatan Terakhir 21 Mei

Rangkaian keberangkatan ditutup pada 21 Mei melalui Kloter BDJ 19 yang terdiri dari jemaah dengan jumlah terbatas dari Kotawaringin Timur, Sukamara, Pulang Pisau, dan Murung Raya.

Total 1.577 Jemaah Haji Kalteng

Hasan Basri menjelaskan, total keseluruhan jemaah haji asal Kalimantan Tengah tahun ini mencapai 1.577 orang, termasuk petugas haji dari 14 kabupaten/kota.

Ia juga menyoroti bahwa Kabupaten Gunung Mas menjadi daerah dengan jumlah jemaah paling sedikit, yakni hanya 15 orang.

Embarkasi Transit dan Imbauan Petugas

Hasan menegaskan bahwa pelepasan jemaah haji tidak dilakukan di Asrama Haji Al Mabrur Palangka Raya karena statusnya hanya sebagai embarkasi transit, bukan embarkasi penuh.

Ia turut mengimbau seluruh jemaah agar mengikuti arahan petugas selama proses keberangkatan hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci agar berjalan lancar, tertib, dan aman.

Lampu Motor Mati Diduga Picu Tabrakan Dua Kendaraan Di Jalan Merdeka Timur Sekadau

Usai laka truk beruntun, dua motor bertabrakan di Jalan Merdeka Timur Sekadau. Polisi ungkap kronologi, korban luka dirawat di RSUD Sekadau.
Usai laka truk beruntun, dua motor bertabrakan di Jalan Merdeka Timur Sekadau. Polisi ungkap kronologi, korban luka dirawat di RSUD Sekadau.

SEKADAU, KALBAR — Rangkaian kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, pada hari yang sama setelah insiden beruntun yang melibatkan truk angkutan barang di ruas Sekadau–Sanggau. Kali ini, dua sepeda motor terlibat tabrakan di kawasan dalam kota.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Merdeka Timur, tepatnya di depan Mita Mart, Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir, Rabu (22/4/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.

Kepolisian menyebut kecelakaan melibatkan sepeda motor Yamaha King yang dikendarai M (19) dan Honda Revo yang dikendarai J (21) dengan penumpang R (17).

Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Kasi Humas AKP Triyono menjelaskan, insiden bermula saat Yamaha King melaju dari arah Sekadau menuju Sintang. Saat mencoba mendahului kendaraan di depannya, dari arah berlawanan datang Honda Revo.

Lampu Motor Mati Diduga Picu Tabrakan Dua Kendaraan Di Jalan Merdeka Timur Sekadau
Usai laka truk beruntun, dua motor bertabrakan di Jalan Merdeka Timur Sekadau. Polisi ungkap kronologi, korban luka dirawat di RSUD Sekadau.

“Jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat. Selain itu, sepeda motor Honda Revo diketahui lampu utamanya tidak berfungsi optimal sehingga visibilitas terbatas,” kata AKP Triyono, Kamis (23/4/2026).

Benturan tak terhindarkan ketika kedua kendaraan berada pada posisi berhadapan di jalur yang sama.

Akibat kecelakaan tersebut, pengendara Yamaha King mengalami patah tulang pada paha kaki kanan.
Sementara pengendara Honda Revo mengalami luka robek dan patah pada jari kaki kanan, sedangkan penumpangnya juga mengalami luka robek di bagian jari kaki.

Seluruh korban telah dievakuasi ke RSUD Sekadau untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Unit Gakkum Satlantas Polres Sekadau segera turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan.

AKP Triyono menegaskan bahwa Jalan Merdeka Timur merupakan salah satu titik dengan intensitas lalu lintas tinggi di kawasan perkotaan Sekadau.

Lampu Motor Mati Diduga Picu Tabrakan Dua Kendaraan Di Jalan Merdeka Timur Sekadau
Usai laka truk beruntun, dua motor bertabrakan di Jalan Merdeka Timur Sekadau. Polisi ungkap kronologi, korban luka dirawat di RSUD Sekadau.

“Pengendara diimbau untuk selalu berhati-hati, memastikan kondisi kendaraan layak jalan, terutama lampu utama, serta melengkapi surat-surat dan helm standar,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama untuk mencegah kejadian serupa.

FAQ

1. Di mana lokasi kecelakaan terjadi?
Kecelakaan terjadi di Jalan Merdeka Timur, depan Mita Mart, Desa Sungai Ringin, Sekadau Hilir.

2. Kapan kejadian berlangsung?
Insiden terjadi pada Rabu malam, 22 April 2026 sekitar pukul 19.30 WIB.

3. Berapa kendaraan yang terlibat?
Dua sepeda motor, yakni Yamaha King dan Honda Revo.

4. Apa penyebab kecelakaan?
Diduga karena jarak terlalu dekat saat mendahului serta lampu motor Honda Revo yang tidak berfungsi optimal.

5. Bagaimana kondisi korban?
Tiga korban mengalami luka, termasuk satu pengendara yang mengalami patah tulang paha kaki.

6. Apakah korban sudah mendapat perawatan?
Ya, seluruh korban telah dibawa ke RSUD Sekadau.

Truk Sawit, Semen, Dan Kernel Tabrakan Di Sekadau, Jalur Sempat Macet

Tabrakan beruntun tiga truk di Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, menyebabkan dua orang terluka. Polisi mengungkap kronologi lengkap kecelakaan di jalur Sekadau–Sanggau. (Foto Humas Polres Sekadau)
Tabrakan beruntun tiga truk di Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, menyebabkan dua orang terluka. Polisi mengungkap kronologi lengkap kecelakaan di jalur Sekadau–Sanggau. (Foto Humas Polres Sekadau)

Sekadau, Kalbar - Kecelakaan lalu lintas beruntun melibatkan tiga kendaraan angkutan barang terjadi di ruas jalan Sekadau–Sanggau, tepatnya di Desa Ensalang, Kecamatan Sekadau Hilir, pada Rabu (22/4/2026) malam sekitar pukul 18.30 WIB.

Insiden tersebut melibatkan satu unit dump truck Isuzu bermuatan kelapa sawit dan dua unit light truck Mitsubishi yang masing-masing membawa muatan semen serta kernel. Peristiwa ini sempat menyebabkan arus lalu lintas tersendat karena posisi kendaraan menutup sebagian badan jalan.

Kasat Humas Polres Sekadau AKP Triyono menjelaskan, kecelakaan bermula saat light truck Mitsubishi bermuatan semen yang dikemudikan MO (28) melaju dari arah Sanggau menuju Sekadau bersama rekannya M (31).

Truk Sawit, Semen, Dan Kernel Tabrakan Di Sekadau, Jalur Sempat Macet
Tabrakan beruntun tiga truk di Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, menyebabkan dua orang terluka. Polisi mengungkap kronologi lengkap kecelakaan di jalur Sekadau–Sanggau. (Foto Humas Polres Sekadau)

Dari arah berlawanan, sebuah dump truck Isuzu yang dikemudikan KK (42) diduga keluar jalur hingga memasuki lajur kanan. Kondisi tersebut membuat jarak antar kendaraan sangat dekat dan benturan pertama tidak dapat dihindari.

“Benturan awal terjadi antara light truck dan dump truck yang diduga keluar jalur,” ujar AKP Triyono, Jumat (23/4/2026).

Tidak berhenti di situ, sesaat setelah tabrakan pertama, satu unit light truck Mitsubishi lain bermuatan kernel yang dikemudikan BW (25) datang dari arah Sekadau. Karena kondisi jalan yang sudah tertutup sebagian kendaraan, truk tersebut tidak sempat menghindar dan menabrak bagian belakang dump truck.

Benturan kedua inilah yang membuat kecelakaan menjadi beruntun dan lebih kompleks.

Akibat kejadian tersebut, dua orang mengalami luka-luka. Penumpang light truck pertama, M (31), mengalami luka pada pelipis kiri. Sementara pengemudi light truck kedua, BW (25), mengalami luka pada kedua kaki dan sempat terjepit di kabin kendaraan sebelum dievakuasi warga.

Dua pengemudi lainnya, MO dan KK, dilaporkan tidak mengalami luka serius.

Truk Sawit, Semen, Dan Kernel Tabrakan Di Sekadau, Jalur Sempat Macet
Tabrakan beruntun tiga truk di Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, menyebabkan dua orang terluka. Polisi mengungkap kronologi lengkap kecelakaan di jalur Sekadau–Sanggau. (Foto Humas Polres Sekadau)

Seluruh korban kemudian dievakuasi ke RSUD Sekadau untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Warga sekitar turut membantu proses evakuasi di lokasi kejadian sebelum petugas tiba.

Selain korban luka, tiga kendaraan mengalami kerusakan pada bagian bodi dengan estimasi kerugian materiel mencapai puluhan juta rupiah. Pihak kepolisian dari Satlantas Polres Sekadau telah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, serta mengatur arus lalu lintas agar kembali normal.

Polisi juga mengingatkan pengendara, terutama kendaraan berat, untuk lebih berhati-hati saat melintas di jalur Sekadau–Sanggau yang dikenal padat kendaraan angkutan barang dan minim penerangan pada malam hari.

FAQ

1. Di mana lokasi kecelakaan terjadi?
Kecelakaan terjadi di Desa Ensalang, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat.

2. Berapa kendaraan yang terlibat?
Terdapat tiga kendaraan truk angkutan barang yang terlibat dalam kecelakaan.

3. Apakah ada korban jiwa?
Tidak ada korban jiwa, namun dua orang mengalami luka-luka.

4. Apa penyebab kecelakaan?
Diduga salah satu truk keluar jalur hingga terjadi benturan awal yang memicu tabrakan beruntun.

5. Ke mana korban dibawa?
Korban dibawa ke RSUD Sekadau untuk mendapatkan perawatan medis.

Bupati Sujiwo: Tangani Stunting Butuh Keikhlasan Kader, Bukan Sekadar Insentif

Foto: Bupati Kubu Raya H. Sujiwo Pada Kegiatan Pembekalan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) lokal bagi balita dan ibu hamil yang digelar di Nordu Caffe, Kamis (23/4/2026)


KUBU RAYA - Bupati Kubu Raya H. Sujiwo menekankan pentingnya keikhlasan dan ketulusan para kader dalam menjalankan tugas membantu masyarakat, khususnya dalam penanganan stunting di daerah.

Hal itu disampaikannya saat kegiatan pembekalan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) lokal bagi balita dan ibu hamil yang digelar di Nordu Caffe, Kamis (23/4/2026).

Sujiwo mengungkapkan, peran kader tidak bisa diukur hanya dari insentif yang diterima. Menurutnya, meskipun insentif yang diberikan relatif kecil, nilai pengabdian dan keikhlasan jauh lebih besar.

“Kalau dilihat secara materi mungkin kecil, tetapi menjadi besar ketika kita memiliki keikhlasan untuk membantu generasi anak bangsa,” ujarnya.

Ia mengaku memahami beratnya tugas yang dijalankan para kader di lapangan. Namun demikian, ia berharap semangat pengabdian tetap dijaga demi masa depan anak-anak di Kubu Raya.

Sujiwo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama berkontribusi dalam menurunkan angka stunting, mengingat persoalan tersebut merupakan tanggung jawab bersama. (Jm)



Tahun Kedua Kepemimpinan Ria Norsan, Program PBP Kalbar Kini Jangkau Sekolah Swasta

Tahun Kedua Kepemimpinan Ria Norsan, Program PBP Kalbar Kini Jangkau Sekolah Swasta
Tahun Kedua Kepemimpinan Ria Norsan, Program PBP Kalbar Kini Jangkau Sekolah Swasta.
Pontianak - Memasuki tahun kedua kepemimpinan Gubernur Ria Norsan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat memperluas cakupan program Pembiayaan Beasiswa Pendidikan (PBP) hingga ke sekolah swasta. Kebijakan ini dilakukan untuk membuka akses pendidikan yang lebih merata bagi seluruh pelajar di Kalbar.

Sepanjang 2025, lebih dari 113 ribu siswa SMA, SMK, dan SLB telah menerima manfaat program tersebut, baik dari sekolah negeri maupun swasta. Berdasarkan data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalbar, sekitar 106 ribu siswa berasal dari sekolah negeri, 7.372 siswa SMA swasta, dan 586 siswa SLB swasta.

Perluasan penerima PBP menjadi salah satu kebijakan menonjol pada masa kepemimpinan Ria Norsan bersama Krisantus Kurniawan. Jika sebelumnya bantuan hanya difokuskan untuk sekolah negeri, kini sekolah swasta juga ikut menerima manfaatnya.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalbar, Syarif Faisal Indahmawan Alkadri, mengatakan ketika gubernur mulai menjabat pada awal 2025, program pendidikan pada dasarnya sudah berjalan sesuai APBD. Namun, perluasan sasaran penerima bantuan menjadi terobosan baru.

“Secara program tidak banyak berubah karena saat Gubernur mulai menjabat, APBD dan kegiatan sudah berjalan. Namun yang membedakan adalah jangkauan program yang diperluas. Jika sebelumnya hanya menjangkau sekolah negeri, kini diperluas hingga sekolah swasta,” ujarnya.

Menurutnya, kebijakan ini membawa dampak besar dalam menekan angka putus sekolah sekaligus membantu kebutuhan operasional sekolah.

“Dana BOS sering kali belum mencukupi, terutama bagi sekolah dengan jumlah siswa terbatas. Dengan adanya PBP, sekolah dapat memenuhi kebutuhan penting seperti akses internet untuk asesmen, transportasi kegiatan siswa, hingga mendukung kegiatan ekstrakurikuler,” katanya.

Perluasan PBP ini menjadi bukti komitmen Pemprov Kalbar dalam memperkuat sektor pendidikan sebagai fondasi peningkatan kualitas sumber daya manusia dan menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Sebanyak 3.935 Siswa SD Di Palangka Raya Ikuti TKA 2026 Dalam Empat Gelombang

Sebanyak 3.935 siswa SD di Palangka Raya mengikuti TKA 2026 yang digelar dalam empat gelombang untuk mengukur capaian akademik sebelum melanjutkan ke jenjang SMP. (ilustrasi)
Sebanyak 3.935 siswa SD di Palangka Raya mengikuti TKA 2026 yang digelar dalam empat gelombang untuk mengukur capaian akademik sebelum melanjutkan ke jenjang SMP. (ilustrasi)

Palangka Raya — Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, mencatat sebanyak 3.935 siswa sekolah dasar (SD) akan mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun 2026 yang dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah kota.

Pelaksanaan TKA dijadwalkan berlangsung pada 30 April 2026, dengan sistem pembagian menjadi empat gelombang guna memastikan proses ujian berjalan tertib dan sesuai kapasitas masing-masing sekolah.

Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Rachmad Winarso, menjelaskan pembagian jadwal menjadi beberapa gelombang dilakukan untuk menyesuaikan ketersediaan perangkat serta jumlah peserta di setiap satuan pendidikan.

Menurutnya, seluruh sekolah dasar di Kota Palangka Raya ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Data Dinas Pendidikan menunjukkan bahwa pelaksanaan TKA tahun ini melibatkan 122 sekolah dasar, baik negeri maupun swasta. Seluruh peserta merupakan siswa kelas VI yang akan segera menyelesaikan pendidikan di tingkat SD.

Dengan jumlah peserta yang cukup besar, pengaturan jadwal bertahap dinilai menjadi langkah strategis agar pelaksanaan ujian tetap kondusif dan terorganisasi.

TKA sendiri bertujuan untuk mengukur capaian akademik siswa pada sejumlah mata pelajaran inti sebelum melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Sebagai bagian dari persiapan, seluruh sekolah di Palangka Raya telah melaksanakan gladi bersih sebelum ujian utama dimulai.

Langkah ini bertujuan untuk memastikan kesiapan teknis maupun administratif, termasuk penggunaan perangkat ujian serta kesiapan peserta.

Dengan adanya simulasi sebelumnya, diharapkan pelaksanaan ujian dapat berlangsung tanpa hambatan yang berarti.

Dalam pelaksanaan TKA tahun ini, peserta akan mengikuti ujian pada dua mata pelajaran utama, yakni:

  • Bahasa Indonesia

  • Matematika

Setiap mata pelajaran dikerjakan dalam waktu terpisah, sehingga siswa hanya mengerjakan satu mata pelajaran per hari. Dengan skema tersebut, seluruh rangkaian TKA bagi setiap peserta berlangsung selama dua hari.

Selain ujian akademik, kegiatan ini juga terhubung dengan program asesmen nasional.

Para siswa turut diminta mengisi survei karakter dan survei lingkungan belajar sebagai bagian dari upaya evaluasi pendidikan secara menyeluruh.

Hasil TKA nantinya akan ditampilkan dalam bentuk nilai dan kategori capaian yang menunjukkan tingkat penguasaan materi siswa.

Setiap peserta yang menyelesaikan seluruh rangkaian ujian akan memperoleh sertifikat hasil TKA yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan. Pencetakan sertifikat dilakukan oleh masing-masing sekolah.

Nilai yang diperoleh siswa dapat dimanfaatkan sebagai salah satu persyaratan dalam penerimaan murid baru (PMB) jenjang SMP atau MTs, khususnya melalui jalur prestasi.

Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya berharap pelaksanaan TKA tingkat SD tahun 2026 dapat berjalan tertib hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.

Para siswa juga diimbau untuk mempersiapkan diri dengan baik, menjaga kesehatan, serta tetap percaya diri saat mengerjakan soal ujian.

Dengan kesiapan yang matang, diharapkan seluruh peserta dapat memperoleh hasil optimal sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Cegah Penyakit Menular, Asrama Haji Banjarbaru Jalani Fogging Massal

Asrama Haji Banjarbaru menjalani fogging massal untuk mencegah DBD jelang kedatangan jamaah haji kloter pertama Embarkasi Banjarmasin tahun 2026.
Asrama Haji Banjarbaru menjalani fogging massal untuk mencegah DBD jelang kedatangan jamaah haji kloter pertama Embarkasi Banjarmasin tahun 2026.

Banjarbaru, Kalsel - Menjelang kedatangan jamaah calon haji gelombang pertama, pengelola Embarkasi Banjarmasin meningkatkan langkah pencegahan penyakit di lingkungan asrama haji Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Langkah utama yang dilakukan adalah penyemprotan pengasapan atau fogging secara menyeluruh untuk menekan potensi penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang ditularkan nyamuk.

Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banjarmasin, Eddy Khairani, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari strategi pengamanan kesehatan jamaah sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.

Pengasapan dilakukan di berbagai area penting, mulai dari kamar jamaah, aula, ruang makan, ruang tunggu, hingga area luar bangunan yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.

Menurut Eddy, kebersihan dan keamanan lingkungan menjadi faktor penting dalam menjaga kondisi fisik jamaah selama berada di embarkasi. Ia menegaskan bahwa upaya ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan teknis yang telah disusun menjelang kedatangan kloter pertama yang dijadwalkan masuk asrama.

Selain fogging, pihak PPIH juga menggandeng Balai Karantina Kesehatan untuk memastikan standar sanitasi lingkungan terpenuhi. Pemeriksaan kualitas air bersih dilakukan secara berkala, disertai pengecekan kebersihan fasilitas umum yang akan digunakan jamaah.

Langkah lain yang disiapkan adalah penguatan layanan kesehatan di area embarkasi. Tenaga medis telah disiagakan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan awal, serta menangani kondisi darurat apabila ditemukan jamaah yang memerlukan perawatan lebih lanjut.

Petugas juga diminta aktif memberikan edukasi kepada jamaah terkait pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Edukasi ini diharapkan dapat membantu mencegah munculnya penyakit berbasis lingkungan selama masa tunggu keberangkatan.

PPIH menargetkan seluruh proses keberangkatan berjalan lancar dengan kondisi jamaah yang tetap sehat sejak berada di asrama hingga berangkat menuju Arab Saudi.

Pada musim haji 2026, Embarkasi Banjarmasin dijadwalkan melayani 19 kelompok terbang (kloter). Rinciannya terdiri dari 14 kloter asal Kalimantan Selatan dan lima kloter dari Kalimantan Tengah, dengan total jamaah mencapai 6.822 orang.

Dengan jumlah jamaah yang cukup besar, kesiapan fasilitas dan lingkungan menjadi salah satu faktor kunci dalam mendukung kelancaran pelaksanaan ibadah haji tahun ini.

Rabu, 22 April 2026

Keep the Kids Busy: How to Generate Endless Custom Coloring Pages with AI

Parents know the familiar challenge: the house is quiet, rain is pouring outside, and the children are growing restless. Finding engaging, screen-free activities often feels like an uphill battle. Traditional activity books are a classic solution, yet they inevitably run out of fresh pictures within a few days. Thankfully, modern tools offer a brilliant way to create unlimited, personalized art from scratch. Welcome to Kimg AI, where endless custom coloring pages are just a few simple keystrokes away, ready to spark imagination.

Keep the Kids Busy: How to Generate Endless Custom Coloring Pages with AI
Keep the Kids Busy: How to Generate Endless Custom Coloring Pages with AI.

I. The Struggle to Keep Children Entertained

Children possess boundless energy and an insatiable curiosity about their surroundings. Channelling that vibrant energy into quiet, focused tasks requires constant planning and resources.

  1. The Cost of Traditional Materials

Continually purchasing fresh activity books quickly turns into a noticeable expense. A highly motivated child might race through an entire booklet in a single weekend afternoon. This leaves parents constantly running back to the store or waiting anxiously for online deliveries to restock their art supplies. Furthermore, many pre-printed books contain dozens of filler pages that never get touched.

  1. Finding Highly Specific Themes

Young minds develop incredibly specific and niche passions that change almost daily. One week, the obsession might be deep-sea creatures; the following week, it could be knights riding modern motorcycles. Tracking down pre-made physical books that match these exact, fleeting interests is rarely possible. Parents often have to settle for generic themes that fail to capture the child's full attention.

  1. The Inevitable Cycle of Boredom

Even the thickest, most comprehensive activity books possess a strict physical limit. Once the final picture is fully colored, the book loses its purpose and adds to household clutter. This creates a never-ending cycle of needing more materials to prevent afternoon boredom. A lack of new, exciting pictures often leads right back to the television or tablet.

II. Enter the Magic of Custom Image Generation

Innovative technology now offers a magnificent alternative to standard, store-bought options. Generating custom line art entirely transforms how families approach indoor recreational activities.

  1. Tailored Interests for Every Single Child

Imagine typing a brief sentence and instantly receiving a unique drawing of a triceratops wearing a tiny chef's hat. Custom generation means parents can cater directly to whatever currently excites their children. The subject matter is entirely flexible, ensuring the artwork always resonates with the child's current favorite topics.

  1. Instant Access Without Leaving the House

Rainy weekends or unexpected sick days no longer require a frantic trip to the local craft store. Fresh, exciting coloring pages can be generated directly from a home computer or tablet at any moment. A brand new stack of engaging activities is always available on demand, right next to the home printer.

  1. Validating and Encouraging Creative Thinking

When children see their wildest spoken ideas turned into real, printable art, it strongly validates their imagination. They quickly learn that their thoughts can take tangible shape on paper. This positive reinforcement encourages them to dream up even more creative concepts, turning a passive activity into an interactive brainstorming session.

III. Getting Started with Your Custom Art Tool

Using the right interface makes the entire process incredibly effortless for busy parents. The environment within Kimg AI is beautifully designed to turn simple ideas into crisp, printable masterpieces.

  1. Harnessing Simple Text Prompts

Absolutely no technical design skills are required to begin making beautiful art. Users simply type a straightforward description of the desired scene. Simple, descriptive words like "clean black and white line art of a sleeping fluffy cat" consistently produce beautiful, easy-to-color results that children adore.

  1. Utilizing Up to Eight Reference Pictures

Sometimes words alone are not quite enough to capture a specific vision. Users have the powerful option to upload up to eight reference pictures to guide the final style or subject matter. This powerful feature ensures the output perfectly matches the exact visual concept that parents and kids have in mind.

  1. Delivering High-Quality 4K Output

Muddy, blurred, or heavily pixelated lines frustrate young artists who are trying hard to stay within the boundaries. The tool generates stunning 4K resolution images every single time. This impressive clarity guarantees that every printed page features incredibly sharp, clear lines ready for crayons, markers, or colored pencils.

IV. Creative Prompts for Magical Coloring Pages

Staring at an empty text box can sometimes feel slightly intimidating at first. Here are a few proven, highly effective ideas to spark immediate inspiration and generate fantastic results.

  1. Cute Animals Doing Human Jobs

Animals engaging in everyday tasks always captivate young children. Try requesting images of a friendly bear driving a city fire truck or a tiny rabbit baking loaves of bread. These whimsical, humorous scenarios provide plenty of delightful background details to keep children happily coloring for hours.

  1. Majestic Fantasy Castles and Dragons

Castles offer excellent practice with rigid geometric shapes, while dragons provide flowing, organic curves. A prompt asking for a smiling dragon guarding a tall stone tower yields a perfectly balanced, engaging picture. It remains a classic, universally loved theme that simply never gets old.

  1. Thrilling Outer Space Adventures

Intergalactic themes heavily encourage the bold use of bright, vibrant colors. Ask for brave astronauts planting flags on cheese-like moons or sleek rockets zooming past giant ringed planets. The expansive starry backgrounds give kids a wonderful excuse to finally use up their darkest blue and black crayons.

V. Turning Ideas into Masterpieces with Nano Banana Pro AI

Advanced image models ensure the creation process remains entirely smooth and highly reliable. By utilizing Nano Banana Pro AI, parents can consistently generate the perfect outlines needed for family craft time.

  1. Generating Clear, Distinct Line Art Styles

For traditional coloring, heavy shading and complex color gradients are completely unnecessary and often confusing. The Nano Banana Pro model truly excels at creating exceptionally clean, distinct outlines. This crisp style makes it incredibly easy for little hands to know exactly where to apply their chosen colors.

  1. Adjusting Complexity for Different Age Groups

Toddlers desperately need large, simple, and easily recognizable shapes. Conversely, older children often prefer intricate mandalas, detailed landscapes, or complex comic-book styles. By slightly adjusting the descriptive text prompt, the visual complexity of the output can be perfectly matched to the specific child's developmental skill level.

  1. Seamless Printing and Family Sharing

Once the brilliant 4K image is completely ready, it takes merely seconds to send it to the printer. Families can even bind these customized pages together to create deeply personalized gifts for grandparents or school friends. The creative possibilities extend far beyond a single, quiet afternoon at the kitchen table.

VI. The Educational Benefits of Custom Coloring

Beyond providing mere afternoon entertainment, this specific activity strongly supports crucial childhood developmental milestones. It serves as a highly productive, beneficial way to pass the time indoors.

  1. Enhancing Fine Motor Skill Development

Properly holding a crayon and learning to carefully control its physical movement strengthens vital hand muscles. This repetitive action directly prepares young children for the mechanics of handwriting. Furthermore, striving to stay within the clearly generated lines significantly improves essential hand-eye coordination over time.

  1. Learning About Fascinating New Subjects

Parents can purposefully generate pages based on famous historical figures, landmarks from different countries, or diverse animal species. As children carefully color the scenes, parents can share interesting, fun facts about the depicted subject. This naturally turns a quiet artistic activity into a valuable, engaging mini-lesson.

  1. Improving Color Recognition and Mental Focus

Actively selecting the correct shade for a forest leaf or a shiny sports car strongly reinforces basic color identification. Furthermore, successfully completing a highly complex custom page requires sustained, uninterrupted mental attention. It gently teaches children patience and the deep satisfaction of finishing a long-term project.

VII. Conclusion: Endless Fun Awaits Your Family

Keeping children actively engaged and happy does not have to be a constant source of daily stress. By utilizing Kimg AI, parents instantly unlock a boundless, reliable supply of customized, high-quality entertainment. The unique ability to generate flawless 4K resolution images from simple text descriptions or up to eight specific reference pictures ensures that the artistic fun simply never stops. Say a final goodbye to the frustration of running out of activity books, and welcome a home filled with infinite, personalized creative possibilities.