Iklan Tutup X

BERITA TERBARU 1-13

TEMPAT CADANGAN

Berita 15-21

YOUTUBE

Berita 22-25

Berita 25-34

Berita 40-43

Sabtu, 11 Juli 2026

Akhirnya Jebol, Polisi Resmi Menetapkan Febrie Tersangka Korupsi dan TPPU

Akhirnya Jebol, Polisi Resmi Menetapkan Febrie Tersangka Korupsi dan TPPU
Akhirnya Jebol, Polisi Resmi Menetapkan Febrie Tersangka Korupsi dan TPPU.
Wow, sebuah serangan mematikan dari cokelat muda. Panglima pemberantasan korupsi dari cokelat tua, Febrie resmi ditetapkan sebagai tersangka. Tak hanya satu tembakan, melainkan dua, yakni tersangka korupsi dan TPPU. Liga korupsi semakin panas, dan nikmati narasinya sambil seruput Koptagul, wak!

Sabtu, 11 Juli 2026, panggung hukum negeri MBG kembali berguncang. Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) itu resmi ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) oleh Kortastipidkor Polri. Pengumuman disampaikan langsung Irjen Pol. Totok Suharyanto. Rasanya seperti menonton film yang baru sepuluh menit lalu menampilkan tulisan The End, eh tiba-tiba muncul lagi, "Episode Selanjutnya."

Benar-benar plot twist yang membagongkan. Si Febrie mungkin siap-siap istirahat usai menyatakan mundur, eh malah menyandang status tersangka. Mirip seperti ia menjadikan para koruptor kakap tersangka juga. Sungguh epik, wak.

Ironinya benar-benar premium. Febrie bukan nama sembarangan. Lahir di Jakarta, 19 Februari 1968, lulusan Fakultas Hukum Universitas Jambi, lalu meraih gelar doktor di Universitas Airlangga dengan disertasi tentang penyitaan aset TPPU. Kariernya dimulai sebagai jaksa di Kejari Sungai Penuh pada 1996, lalu melesat menjadi Kajari Bandung, Aspidsus Kejati Jawa Timur, Wakajati Yogyakarta dan DKI Jakarta, Kajati NTT, Kajati DKI Jakarta, hingga akhirnya duduk di kursi Jampidsus pada Januari 2022.

Selama memimpin, ia menangani sederet perkara raksasa. Mulai Jiwasraya senilai Rp16,81 triliun, Asabri Rp22,78 triliun, BTS Kominfo yang menyeret Johnny G. Plate, tata niaga timah dengan kerugian lingkungan ratusan triliun, Garuda Indonesia, impor gula, Chromebook, dugaan MBG, hingga Satgas PKH yang menyetor triliunan rupiah ke kas negara.

Kalau dunia sepak bola punya Erling Haaland sebagai mesin gol, dunia pemberantasan korupsi pernah menganggap Febrie sebagai mesin pemburu koruptor.

Lalu pertandingan berubah arah.

Kalau Inggris menghadapi Norwegia pukul 02.00 subuh nanti adalah duel hidup-mati memperebutkan tiket semifinal Piala Dunia, maka drama hukum ini seperti Inggris sedang menyerang habis-habisan, tetapi bola malah masuk ke gawang sendiri. Stadion mendadak sunyi, komentator kehilangan kata-kata, sementara penonton sibuk memastikan skor di papan benar atau layar televisinya yang rusak.

Polri menetapkan Febrie sebagai tersangka setelah memeriksa 15 saksi, dua ahli, dan melakukan gelar perkara. Bersama FA, seorang pihak swasta berinisial DR juga ditetapkan sebagai tersangka dan telah ditahan di Rutan Polda Metro Jaya.

Babak berikutnya lebih membuat kalkulator mengundurkan diri. Di rumah Sentul yang diakui milik Febrie, penyidik menemukan 74 kilogram emas batangan, USD4.767.300, SGD14.083.800, dan uang tunai rupiah. Nilainya diperkirakan mencapai Rp476 miliar.

Belum cukup. Dari Cafe de'Clan Cipete, money changer, dan sejumlah lokasi lain, kembali disita berbagai mata uang asing dan rupiah sehingga total barang sitaan diperkirakan mencapai Rp541 miliar.

Itu bukan lagi angka fantastis. Itu angka membuat mesin penghitung uang minta pensiun dini. KPK juga menduga rumah mewah di Sentul tidak tercantum dalam LHKPN 2025 dan diduga menggunakan skema nominee. Sementara kekayaan yang dilaporkan sekitar Rp18,2 miliar. Dugaan tersebut masih menjadi bagian dari proses hukum yang berjalan.

Kini Komisi III DPR berencana membentuk Panja untuk mengawal perkara tersebut.

Seheboh apa pun tepuk tangan penonton terhadap plot twist hari ini, satu aturan tetap berlaku, Febrie Adriansyah tetap berhak atas asas praduga tak bersalah hingga ada putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap. Karena dalam pertandingan hukum, peluit akhir bukan ditiup netizen, melainkan hakim. Sampai tulisan ini dibuat, Febrie belum ditahan. Semoga saja tak seperti tersangka lain, sampai sekarang tidak pernah ditahan.

“Bang, berarti skornya menjadi 2-1. Cokelat muda sempat kebobolan dengan ditetapkannya Sony dan Lalu tersangka oleh Jampidsus. Sekarang Kortastipidkor menetapan Febrie tersangka. Apakah akan ada gol lagi tercipta?”

“Sepertinya akan ada lagi. Soalnya baru half time, wak” Ups

Foto Ai hanya ilustrasi
Rosadi Jamani
#camanewak
#jurnalismeyangmenyapa
#JYM

PWI Kalbar Gelar Silaturahmi dan Konsolidasi Pengurus

PWI Kalbar Gelar Silaturahmi dan Konsolidasi Pengurus
PWI Kalbar Gelar Silaturahmi dan Konsolidasi Pengurus.
PONTIANAK – Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalimantan Barat menggelar kegiatan Silaturahmi dan Konsolidasi di Pontianak, Sabtu (11/7/2026) disalah satu Hotel di Pontianak 

Kegiatan ini menjadi momentum mempererat kebersamaan sekaligus memperkuat soliditas organisasi dalam mewujudkan PWI Kalbar yang kompak, profesional, dan berkontribusi bagi pembangunan daerah.

Ketua PWI Kalbar, Kundori, mengatakan silaturahmi dan konsolidasi menjadi langkah penting untuk memperkuat persatuan seluruh pengurus dan anggota dalam menghadapi tantangan dunia pers yang terus berkembang.

"Melalui kegiatan ini kita ingin memperkuat komunikasi, menjaga kekompakan organisasi, meningkatkan profesionalisme, serta memastikan PWI Kalbar terus hadir memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan pembangunan daerah," ujar Kundori.

Sementara itu, Anggota Dewan Kehormatan PWI Kalbar, H. Holdi, menekankan pentingnya menjaga marwah organisasi dengan tetap menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia wartawan.

"Organisasi akan semakin kuat jika seluruh pengurus mampu menjaga kebersamaan, saling mendukung, dan terus meningkatkan kompetensi. Pers memiliki peran strategis sebagai penyampai informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab," kata H. Holdi.

Kegiatan yang mengusung tema "Melalui Silaturahmi dan Konsolidasi, Wujudkan PWI Kalbar yang Kompak, Profesional, dan Berkontribusi bagi Daerah" tersebut dihadiri Sekretaris PWI Kalbar Jauhari, Bendahara PWI Kalbar Wawan Suwandi, serta seluruh jajaran pengurus PWI Provinsi Kalimantan Barat.

Selain menjadi ajang mempererat silaturahmi, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai forum menyamakan visi, memperkuat koordinasi organisasi, serta membahas berbagai program kerja PWI Kalbar ke depan agar semakin memberikan manfaat bagi anggota, masyarakat, dan pembangunan Kalimantan Barat.

Program waktu dekat adalah persiapan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas)  di Lampung pada April 2027. Pelaksanan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) untuk anggota, pembentukan Kepengurusan PWI di Kabupaten dan pembenahan kesekretariatan.***

Pembangunan Jembatan Aramco Desa Riyai Kodim 1204/Sanggau Rampung 100 Persen

Pembangunan Jembatan Aramco Desa Riyai Kodim 1204/Sanggau Rampung 100 Persen
Pembangunan Jembatan Aramco Desa Riyai Kodim 1204/Sanggau Rampung 100 Persen.
SANGGAU – Pembangunan Jembatan Aramco di Desa Riyai, Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau yang dikerjakan oleh Kodim 1204/Sanggau telah rampung 100 persen. Keberhasilan ini menjadi wujud nyata komitmen TNI AD dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari program prioritas pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang dilaksanakan melalui TNI AD, khususnya Kodam XII/Tanjungpura. Kehadiran jembatan ini diharapkan mampu memperlancar akses transportasi masyarakat, mempercepat mobilitas hasil pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Desa Riyai dan sekitarnya.

Komandan Kodim 1204/Sanggau menyampaikan bahwa selesainya pembangunan Jembatan Aramco merupakan bukti nyata pengabdian TNI kepada rakyat. Melalui sinergi bersama pemerintah daerah dan masyarakat, pembangunan infrastruktur diharapkan dapat terus memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dengan rampungnya pembangunan Jembatan Aramco ini, masyarakat Desa Riyai kini memiliki akses yang lebih aman, nyaman, dan layak, sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Kecamatan Tayan Hulu.

(Pendim 1204/Sanggau)

Jumat, 10 Juli 2026

Kodim 1204/Sanggau Hadiri Penutupan Gawai Dayak Nosu Minu Podi XXII Kabupaten Sanggau 2026

Kodim 1204/Sanggau Hadiri Penutupan Gawai Dayak Nosu Minu Podi XXII Kabupaten Sanggau 2026
Kodim 1204/Sanggau Hadiri Penutupan Gawai Dayak Nosu Minu Podi XXII Kabupaten Sanggau 2026.
SANGGAU – Kodim 1204/Sanggau yang diwakili Pasi Pers Kapten Inf Y Santos menghadiri Penutupan Gawai Dayak Nosu Minu Podi XXII Kabupaten Sanggau Tahun 2026 yang berlangsung di Rumah Betang Raya Dori' Mpulor, Jalan Lintas Kalimantan Poros Tengah, Desa Sungai Mawang, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Kamis (9/7/2026) malam.

Kegiatan yang mengusung tema "Lestari dan Bermartabat" tersebut dihadiri Bupati Sanggau Drs. Yohanes Ontot, M.Si., Sekretaris Daerah Kabupaten Sanggau Drs. Aswin Khatib, Ketua DPRD Kabupaten Sanggau Hendrikus Hengki, S.T., unsur Forkopimda, Raja Sanggau Drs. Gusti Arman, Ketua DAD Kabupaten Sanggau Urbanus, S.Sos., Ketua Panitia Marselus Junihardi, S.Hut., para Ketua DAD Kecamatan, delegasi Dayak Sarawak Malaysia, pimpinan OPD, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Rangkaian acara penutupan diawali dengan sambutan Ketua Panitia Gawai Dayak Nosu Minu Podi XXII Kabupaten Sanggau, dilanjutkan pengumuman dan penyerahan piala bergilir juara umum, persembahan lagu oleh Bupati Sanggau, doa penutupan, serta hiburan budaya.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga seluruh rangkaian Gawai Dayak dapat terselenggara dengan aman, tertib, dan lancar. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, semangat gotong royong, serta melestarikan adat dan budaya Dayak sebagai identitas dan kebanggaan Kabupaten Sanggau.

Sementara itu, Bupati Sanggau menegaskan bahwa Gawai Dayak merupakan wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus sarana pelestarian budaya dan pewarisan nilai-nilai luhur kepada generasi muda. Pemerintah Kabupaten Sanggau, lanjutnya, berkomitmen mendukung pelestarian adat dan budaya sebagai bagian dari pembangunan daerah menuju visi "Sanggau Maju, Berkeadilan, dan Berkelanjutan." Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengajak seluruh masyarakat mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 sebagai bagian dari upaya mendorong pembangunan dan kemajuan ekonomi daerah.

Pengamanan kegiatan dilaksanakan secara terpadu oleh personel Polres Sanggau, Kodim 1204/Sanggau, Kompi A Brimob Sanggau, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta panitia penyelenggara sehingga seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Penutupan Gawai Dayak Nosu Minu Podi XXII Kabupaten Sanggau menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, mempererat kebersamaan, serta menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap adat dan budaya Dayak sebagai warisan luhur yang harus terus dijaga dan dilestarikan.

(Pendim 1204/Sanggau)

Kamis, 09 Juli 2026

AMSI Kalbar Gelar UKJ di Tengah Krisis Kepercayaan Media Global, Fokus pada Integritas dan Etika

AMSI Kalbar Gelar UKJ di Tengah Krisis Kepercayaan Media Global, Fokus pada Integritas dan Etika
AMSI Kalbar Gelar UKJ di Tengah Krisis Kepercayaan Media Global, Fokus pada Integritas dan Etika.
PONTIANAK – Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Kalimantan Barat resmi menyelenggarakan Uji Kompetensi Jurnalis (UKJ) tahun 2026 yang diikuti sebanyak 23 jurnalis di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, di Pontianak pada Kamis (9/7/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis para pekerja media di daerah untuk menjawab tantangan krisis kepercayaan terhadap institusi pers yang kini melanda dunia.

Ketua AMSI Kalbar, Muhlis Suhaeri, dalam sambutannya menegaskan bahwa UKJ adalah sarana bagi jurnalis untuk terus meningkatkan kapasitas diri agar tetap relevan sebagai pilar keempat demokrasi. Ia mengingatkan peran krusial jurnalis sebagai pengawas dalam kehidupan berbangsa.

"Kita sebagai jurnalis harus terus meneguhkan diri sebagai bagian dari empat pilar kebangsaan, empat pilar yang menjadi penjaga kekuasaan. Sehingga kita harus selalu memperbaharui diri, selalu meningkatkan kapasitas kita, selalu belajar hal-hal yang baru," ujar Muhlis.

Kondisi industri media saat ini memang sedang berada dalam situasi krusial. Ketua Penguji dari Lembaga Penguji Kompas, Johanes Heru Margianto, memaparkan data memprihatinkan dari laporan Reuters Digital Institute yang menunjukkan tingkat kepercayaan global terhadap media berada di bawah 50 persen. Di Indonesia, angkanya bahkan lebih rendah, yakni di kisaran 3,8 hingga 3,9.

Heru menyebutkan bahwa audiens kini mulai beralih ke media sosial, influencer, hingga teknologi Artificial Intelligence (AI) seperti Gemini dan Meta untuk mencari informasi. Oleh karena itu, integritas menjadi satu-satunya benteng terakhir bagi insan pers.

"Apa kemudian yang tersisa dari kita kalau kepercayaan terhadap media secara global maupun lokal itu tidak melebihi dari separuh. Yang bisa kita pertahankan adalah integritas dan kredibilitas," tegas Heru dalam sambutannya.

Menanggapi fenomena tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kalimantan Barat, Harisson, yang hadir membuka acara secara resmi, menekankan pentingnya standar profesi yang ketat. Ia membandingkan proses sertifikasi jurnalis dengan profesi kedokteran yang memerlukan tahapan panjang untuk memastikan layanan yang aman bagi masyarakat.

Harisson menyatakan bahwa di era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity) yang penuh ketidakpastian, masyarakat membutuhkan informasi yang benar-benar akurat dari sumber terpercaya.

"Begitu juga rekan-rekan wartawan. Wartawan ini harus memiliki benar-benar kompetensi. Jadi kalau misalnya pemberitaan untuk menginformasikan kepada masyarakat itu benar-benar yang namanya akurasi pemberitaan, kedalaman, dan etika dalam pemberitaan itu harus benar-benar terjaga. Jika Anda menjaga ini, maka kepercayaan masyarakat itu saya rasa akan tinggi," ungkap Harisson.

Kegiatan UKJ AMSI Kalbar 2026 ini menghadirkan lima penguji dari Kompas dan didukung oleh berbagai mitra strategis, termasuk Pemerintah Provinsi Kalbar, Polda Kalbar, BPJS Ketenagakerjaan, PT Dharma Inti Bersama (DIB), Sinar Mas Agribusiness and Food, PT. Well Harvest Winning Alumina Refinery (WHW), PLN, GAPKI Kalbar, PT Borneo Alumina Indonesia (BAI), Wilmar, Indosat, dan Aming Coffee.

Ratusan Massa BPM Kalbar Demo di Kantor PLN UID Kalbar, Desak Hentikan Pemadaman Bergilir

Foto: Massa BPM Kalbar Demo di Kantor PLN UID Kalbar

KUBU RAYA - Kekecewaan masyarakat terhadap pemadaman listrik bergilir di Kalimantan Barat memuncak. Ratusan massa Barisan Pemuda Melayu (BPM) Kalimantan Barat menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor PT PLN (Persero) UID Kalimantan Barat, Jalan Adisucipto KM 7, Desa Parit Baru, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Rabu 8 Juli 2026 sore.

Aksi yang dimulai sekitar pukul 15.05 WIB itu dipimpin Ketua Umum BPM DPP Provinsi Kalbar, Gusti Edy. Sekitar 200 massa menyampaikan orasi terkait dampak pemadaman terhadap roda ekonomi warga.

BPM Kalbar membawa empat tuntutan utama: 

1. Hentikan Pemadaman Brutal: Mendesak pemulihan total pasokan listrik tanpa penundaan.

2. Jangan Bebani Rakyat: Menolak kenaikan tarif di tengah pelayanan yang buruk. 

3. Kompensasi Nyata untuk UMKM dan Warga: Menuntut pembebasan biaya beban, potongan tarif, dan ganti rugi kerusakan alat elektronik milik warga, PKL, dan warung.

4. Jaminan Fasilitas Publik: Memastikan listrik untuk rumah sakit, tempat ibadah, dan instalasi pengolahan air bersih tidak terganggu.

Massa juga mendesak publikasi mekanisme kompensasi, evaluasi kinerja Manajer Komunikasi PLN UID Kalbar, pencopotan pimpinan PLN Kalbar oleh Pemerintah Pusat, serta pengusutan penyebab gangguan kelistrikan oleh APH dan Forkopimda.

Menanggapi aksi, manajemen PLN UID Kalbar menemui demonstran dan menjelaskan teknis gangguan, progres percepatan pemulihan sistem, serta rencana kompensasi bagi pelanggan terdampak.

Pengamanan aksi dilakukan 115 personel Polres Kubu Raya yang dipimpin Kabagops AKP Samidi. Pengamanan turut dibantu TNI, Ditpamobvit Polda Kalbar, Tim Tanggap Darurat PLN, dan PMI Kota Pontianak. 

Kabagops AKP Samidi melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ade menegaskan pendekatan humanis dikedepankan agar penyampaian aspirasi berjalan tertib. 

“Kami mengapresiasi kerja sama massa yang menjaga ketertiban. Alhamdulillah aksi selesai aman dan terkendali,” ujarnya. (Red/Jm)


Pembangunan Jalan Poros Desa Sungai Jawi Dimulai, Warga Batu Ampar Antusias

Foto: Progres pembangunan jalan poros kabupaten di Desa Sungai Jawi, Kecamatan Batu Ampar

KUBU RAYA - Kabar dimulainya pembangunan jalan poros kabupaten di Desa Sungai Jawi, Kecamatan Batu Ampar, disambut antusias masyarakat. Infrastruktur yang lama dinantikan warga pesisir itu diharapkan membuka akses transportasi sekaligus memperlancar roda perekonomian.

Salah seorang warga Desa Sungai Jawi, Sulaiman, menyampaikan apresiasi kepada Bupati Kubu Raya H. Sujiwo, S.E., M.Sos., atas realisasi pembangunan jalan tersebut.

“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Kubu Raya, H. Sujiwo. Jalan poros kabupaten di Desa Sungai Jawi tahun ini sudah mulai dikerjakan. Ini kabar sangat menggembirakan bagi masyarakat,” ujar Sulaiman, Rabu 8 Juli 2026.

Menurutnya, pembangunan jalan merupakan kebutuhan mendesak bagi masyarakat pesisir. Jalan tersebut akan memudahkan akses transportasi, mempercepat distribusi hasil pertanian, perkebunan, dan perikanan, serta meningkatkan aktivitas ekonomi warga.

Sulaiman juga mengajak masyarakat menjaga keamanan dan kelancaran proses pembangunan.

“Saya mengajak seluruh masyarakat Desa Sungai Jawi untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, serta material proyek. Mari dukung pembangunan ini agar berjalan lancar dan selesai tepat waktu,” katanya.

Ia menegaskan keberhasilan pembangunan tidak hanya tanggung jawab pemerintah dan kontraktor, tetapi juga butuh dukungan seluruh elemen masyarakat. Partisipasi warga penting agar proyek menghasilkan kualitas jalan yang baik dan manfaat jangka panjang bagi desa-desa pesisir di Batu Ampar.

“Jalan ini sudah lama jadi dambaan masyarakat pesisir. Kami berharap pembangunan sesuai target dan berkualitas sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan,” ungkapnya.

Warga berharap jalan poros ini menjadi awal pemerataan infrastruktur di wilayah pesisir Kubu Raya, sehingga konektivitas antarwilayah semakin baik dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat. (Tim/Jm)


Kantor PT KSP Agro di Sekadau Terbakar, Tidak Ada Korban Jiwa

Foto: Kantor PT KSP Agro di Maboh Permai Terbakar

SEKADAU - Kebakaran menghanguskan kantor PT KSP Agro (Kalimantan Sanggar Pusaka) di Desa Maboh Permai, Kecamatan Belitang, Kabupaten Sekadau, Rabu 8 Juli 2026 sekitar pukul 18.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kerugian material masih dalam proses pendataan dan penyelidikan.

Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Kapolsek Belitang IPDA Fahrurrazi mengatakan, personel Polsek Belitang segera ke lokasi setelah menerima laporan untuk mengamankan TKP dan meminta keterangan saksi.

“Berdasar keterangan karyawan, api pertama kali diketahui saat ia datang untuk absensi. Saat mendekati bangunan, api sudah membesar dan membakar kantor perusahaan,” kata IPDA Fahrurrazi, Kamis 9 Juli.

Saksi kemudian menghubungi pihak perusahaan. Bersama warga, karyawan berupaya memadamkan api menggunakan APAR milik perusahaan dan mesin pompa air milik warga. 

Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 22.00 WIB. Tidak ada korban jiwa maupun luka, namun bangunan kantor mengalami kerusakan.

IPDA Fahrurrazi menjelaskan, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting arus listrik. Namun penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan dan olah TKP.

“Personel Polsek Belitang telah mengamankan TKP dan meminta keterangan saksi. Olah TKP akan dilakukan bersama Unit Inafis Satreskrim Polres Sekadau untuk memastikan penyebab kebakaran,” tutupnya. (Rls)


Selasa, 07 Juli 2026

Pemerintah Kubu Raya Perkuat Peran FKUB dalam Menjaga Toleransi Antarumat Beragama

Foto: Bupati Kubu Raya, Sujiwo Jalin Komitmen Bersama Ketua FKUB Kubu Raya Ustaz K.H. Ahmad Sudi.

KUBU RAYA - Pengukuhan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Kubu Raya periode 2026–2031 di Ruang Rapat Bupati, Selasa 7 Juli 2026, menjadi komitmen bersama pemerintah daerah dan tokoh agama untuk memperkuat persatuan, toleransi, serta stabilitas sosial di Kubu Raya.

Bupati Kubu Raya H. Sujiwo, S.E., M.Sos., menegaskan Pemkab memberikan dukungan penuh kepada FKUB sebagai mitra strategis menciptakan kehidupan masyarakat yang damai dan harmonis.

“Pembangunan tidak akan berjalan optimal tanpa adanya persatuan dan kerukunan. Pemerintah akan terus mendukung program-program FKUB, termasuk penyediaan sarana pendukung dan operasional organisasi,” ujar Sujiwo.

Ketua FKUB Kabupaten Kubu Raya Ustaz K.H. Ahmad Sudi mengatakan kepengurusan baru akan mengedepankan komunikasi, dialog, dan penyelesaian persoalan melalui musyawarah. 

“FKUB hadir untuk seluruh umat beragama tanpa membedakan latar belakang,” katanya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kubu Raya Dr. M. H. Ekhsan, S.Ag., M.Si., menyampaikan penguatan moderasi beragama butuh kolaborasi seluruh pihak. Penyuluh agama yang tersebar di kecamatan menjadi ujung tombak menjaga kerukunan hingga tingkat desa.

“Kami berharap FKUB Kubu Raya mampu menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun kehidupan masyarakat yang rukun dan toleran,” ujarnya.

Kepala Badan Kesbangpol Kubu Raya Drs. Amini Maros, M.Si., menambahkan pembentukan kepengurusan FKUB telah sesuai Peraturan Menteri Agama dengan menyesuaikan komposisi jumlah pemeluk agama di Kubu Raya.

Pemkab Kubu Raya berharap FKUB semakin aktif dalam pembinaan, edukasi, mediasi, serta dialog lintas agama agar persatuan dan kerukunan tetap terjaga sebagai modal utama pembangunan daerah. (Jm)


Nelayan Pulau Pelapis Kayong Utara Dapat Bantuan dari PT DIB Penebang

Salah seorang nelayan Pulau Pelapis Kayong Utara menunjukan bantuan yang didapat dari PT DIB Penebang

KAYONG UTARA - PT Dharma Inti Bersama (DIB) dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat terutama bagi nelayan yang berada di wilayah terdekat operasional perusahaan kembali menyalurkan bantuan alat tangkap. 

Bantuan yang diberikan ini berupa jaring insang dan 2.500 kail pancing rawai kepada kelompok nelayan di Desa Pelapis, Kecamatan Kepulauan Karimata, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat. 

External Relation Manager PT DIB Sugeng Sulistiyo mengatakan bantuan alat tangkap. tersebut merupakan hasil komunikasi dan identifikasi kebutuhan masyarakat yang dilakukan tim CSR bersama kelompok nelayan Desa Pelapis.

"Program ini bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi menghadirkan alternatif alat tangkap yang dapat dimanfaatkan nelayan sesuai kondisi di lapangan. Selama ini sebagian besar nelayan masih bergantung pada kelong. Kami berharap jaring insang maupun pancing rawai dapat menjadi pilihan tambahan untuk meningkatkan hasil tangkapan sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi keluarga nelayan," ujar Sugeng Sulistiyo. 

Menurut Sugeng, bantuan tersebut diberikan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan sebagai upaya mendukung produktivitas dan ketahanan ekonomi masyarakat nelayan.

Penyaluran bantuan merupakan bagian dari Program Perikanan Tangkap CSR DIB yang menyasar masyarakat di sekitar Kawasan Industri Pulau Penebang (KIPP). 

Bantuan diserahkan kepada kelompok nelayan penerima jaring insang dan kelompok nelayan penerima pancing rawai sesuai kebutuhan yang telah diidentifikasi sebelumnya.

Menurut Sugeng, diversifikasi alat tangkap menjadi penting karena dapat memberikan pilihan bagi nelayan ketika kondisi cuaca tidak memungkinkan penggunaan metode tangkap tertentu. Dengan semakin banyak pilihan alat tangkap, nelayan diharapkan tetap dapat melaut dan memperoleh penghasilan.

la juga mengingatkan agar bantuan dimanfaatkan secara optimal, dirawat dengan baik, serta tidak dipindahtangankan maupun diperjualbelikan. 

Evaluasi terhadap pemanfaatan bantuan, lanjutnya, akan menjadi dasar penyusunan program pemberdayaan berikutnya.

"Kami berharap para nelayan juga dapat memberikan masukan mengenai manfaat bantuan ini. Evaluasi tersebut menjadi bekal bagi kami untuk terus menyusun program-program yang benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat. Komitmen kami adalah terus tumbuh dan melangkah bersama masyarakat Pelapis," tambah Sugeng. 

Jaring insang (gill net) merupakan alat tangkap berbentuk jaring yang dipasang secara vertikal di perairan untuk menangkap ikan yang melintas. 

Ketua kelompok nelayan penerima bantuan jaring insang, Hamsyah, mengatakan bantuan tersebut memberikan alternatif alat tangkap bagi kelompok nelayan yang selama ini hanya mengandalkan kelong.

"Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu. Dulu kami cuma punya satu cara menangkap ikan, pakai kelong. Sekarang kami punya cara lain dengan jaring insang sehingga peluang mendapat hasil tangkapan jadi lebih besar," ujarnya.

Selain membantu aktivitas penangkapan ikan, Hamsyah menilai berbagai program CSR DIB juga membuka ruang komunikasi yang lebih baik antara perusahaan dan masyarakat.

"Kami merasa lebih mudah berkomunikasi. Kalau ada kebutuhan atau usulan, sekarang ada tempat untuk menyampaikan. Kami merasakan perusahaan benar-benar hadir bersama masyarakat," katanya.

Hal senada disampaikan Ketua Kelompok Nelayan penerima bantuan pancing rawai, Sandi. la mengatakan bantuan tersebut merupakan hasil usulan bersama para nelayan yang membutuhkan alternatif alat tangkap di tengah kondisi cuaca yang sering berubah.

"Kami berterima kasih kepada CSR DIB yang sudah membantu kami. Selama ini kami lebih banyak menggunakan kelong, tetapi sekarang kami bisa mencoba metode lain dengan pancing rawai. Bantuan ini memang sesuai kebutuhan yang kami usulkan bersama," ungkapnya.

Menurut Sandi, keberadaan bantuan tersebut diharapkan mampu mendukung perekonomian rumah tangga para nelayan ketika kondisi laut tidak memungkinkan penggunaan alat tangkap yang biasa digunakan.

Program bantuan alat tangkap ini menjadi salah satu bentuk komitmen PT DIB dalam mendukung pemberdayaan masyarakat pesisir. Selain sektor perikanan tangkap, perusahaan juga menjalankan berbagai program CSR di bidang pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur bagi masyarakat di sekitar Kawasan Industri Pulau Penebang, Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dikelola PT Dharma Inti Bersama. (Jdn).