Berita BorneoTribun hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan

Berita Utama

Nasional

Lifestyle

Senin, 20 April 2026

BMKG Ungkap Penyebab Dua Gempa Dangkal Beruntun Di Kalimantan Selatan

Dua gempa dangkal mengguncang Balangan dan Tabalong dalam selang enam menit. BMKG menyebut gempa dipicu sesar lokal dan meminta warga tetap waspada terhadap gempa susulan. (Ilustrasi)
Dua gempa dangkal mengguncang Balangan dan Tabalong dalam selang enam menit. BMKG menyebut gempa dipicu sesar lokal dan meminta warga tetap waspada terhadap gempa susulan. (Ilustrasi)

BANJARMASIN - Wilayah Balangan dan Tabalong di Kalimantan Selatan mengalami dua kali gempa bumi dalam waktu berdekatan pada Senin siang. Peristiwa tersebut tercatat oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebagai gempa dangkal yang terjadi dalam selang waktu hanya beberapa menit.

Berdasarkan data pemantauan seismik, gempa pertama terjadi pada pukul 12.24 Wita dengan kekuatan magnitudo 3,0. Titik pusat gempa berada di daratan, sekitar 18 kilometer barat laut Kabupaten Balangan dengan kedalaman sekitar 2 kilometer dari permukaan tanah.

Tidak lama berselang, tepatnya pada pukul 12.30 Wita, gempa kedua kembali terjadi dengan magnitudo 2,8. Lokasi pusat gempa kali ini berada sekitar 19 kilometer barat daya Kabupaten Tabalong dengan kedalaman 3 kilometer.

BMKG mengkategorikan kedua gempa tersebut sebagai gempa sangat dangkal karena kedalamannya kurang dari 5 kilometer. Kondisi ini memungkinkan getaran dirasakan lebih jelas oleh warga di sekitar pusat gempa, meskipun magnitudo yang tercatat tergolong kecil.

Gempa dengan kedalaman dangkal cenderung menghasilkan dampak getaran yang terasa di permukaan karena jarak antara sumber energi dan permukaan tanah sangat dekat. Hal ini berbeda dengan gempa yang memiliki kedalaman besar, di mana getaran biasanya melemah sebelum mencapai permukaan.

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa tersebut dipicu oleh pergerakan sesar lokal di wilayah tersebut. Aktivitas patahan berskala lokal seperti ini lazim terjadi di kawasan daratan yang memiliki struktur geologi aktif.

Pergerakan sesar lokal biasanya menghasilkan gempa berkekuatan kecil hingga menengah, namun tetap dapat dirasakan masyarakat terutama jika terjadi di kedalaman dangkal.

Hingga saat ini, belum ditemukan laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat dua kejadian gempa tersebut. Informasi dari lapangan masih terus dipantau untuk memastikan kondisi wilayah terdampak tetap aman.

Meskipun tidak menimbulkan dampak besar, kejadian gempa beruntun tetap menjadi perhatian karena berpotensi diikuti gempa susulan dengan karakteristik serupa.

BMKG mengimbau masyarakat di Balangan, Tabalong, dan wilayah sekitarnya untuk tidak panik dan tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.

Warga juga diminta memastikan informasi yang diterima berasal dari sumber resmi agar terhindar dari penyebaran informasi yang tidak benar. Edukasi kesiapsiagaan bencana dinilai penting untuk mengurangi risiko apabila gempa kembali terjadi.

FAQ

Apa penyebab dua gempa di Balangan dan Tabalong?
Gempa dipicu oleh aktivitas sesar atau patahan lokal di wilayah tersebut.

Mengapa gempa terasa meski magnitudo kecil?
Karena kedalaman gempa sangat dangkal, kurang dari 5 kilometer, sehingga getaran lebih mudah dirasakan.

Apakah ada kerusakan akibat gempa tersebut?
Hingga laporan terakhir, belum ada informasi mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa.

Apakah masih ada potensi gempa susulan?
Gempa susulan tetap mungkin terjadi, sehingga masyarakat diminta tetap waspada.

Apa yang harus dilakukan saat gempa terjadi?
Segera lindungi kepala, menjauh dari benda berbahaya, dan ikuti informasi resmi dari BMKG atau pihak berwenang.

Dua Kasus Kekerasan Dendam Terungkap, Air Keras dan Penikaman Jadi Sorotan

Dua kasus kekerasan berbasis dendam terungkap, penyiraman air keras terhadap aktivis dan penikaman tokoh politik jadi sorotan aparat. (Ilustrasi)
Dua kasus kekerasan berbasis dendam terungkap, penyiraman air keras terhadap aktivis dan penikaman tokoh politik jadi sorotan aparat. (Ilustrasi)

JAKARTA - Fenomena kekerasan berbasis dendam kembali menjadi perhatian publik setelah dua kasus berbeda di Indonesia terungkap dalam waktu berdekatan. Satu kasus berupa penyiraman air keras terhadap seorang aktivis, sementara kasus lain berujung penikaman yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Kedua peristiwa ini menunjukkan bagaimana konflik personal dan dendam lama dapat berkembang menjadi tindakan kriminal serius dengan dampak luas.

Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis, Motif Dendam Pribadi Terungkap

Kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus, Wakil Koordinator Komisi Untuk Orang Hilang Dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), sempat memicu spekulasi luas di masyarakat.

Sejak awal kejadian, berbagai dugaan bermunculan di ruang publik, termasuk kemungkinan adanya motif politik di balik serangan tersebut.

Namun, fakta hukum yang diungkap dalam proses persidangan menunjukkan arah berbeda.

Dalam sidang yang berlangsung di Pengadilan Militer II-08 Jakarta pada 16 April 2026, pihak Oditurat Militer II-07 Jakarta menyatakan bahwa penyiraman tersebut dipicu oleh dendam pribadi.

Empat prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) ditetapkan sebagai pelaku dalam kasus ini. Motif yang diungkap bukan terkait aktivitas korban sebagai aktivis, melainkan konflik personal yang berkembang menjadi rencana balas dendam.

Penggunaan air keras dalam serangan ini dinilai sebagai bentuk kekerasan yang berdampak permanen terhadap korban, baik secara fisik maupun psikologis.

Penikaman Di Maluku Diduga Berkaitan Dengan Konflik Lama

Kasus kedua terjadi di wilayah Maluku, di mana seorang tokoh politik daerah menjadi korban penikaman hingga meninggal dunia.

Korban diketahui merupakan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar di Maluku Tenggara.

Nama Nus Kei muncul dalam rangkaian penyelidikan kasus tersebut. Sosok ini diketahui memiliki rekam jejak panjang dalam sejumlah konflik di wilayah Maluku.

Pihak berwenang menduga penikaman ini tidak berdiri sendiri, melainkan berkaitan dengan konflik lama yang belum sepenuhnya terselesaikan.

Wilayah Maluku sendiri memiliki sejarah konflik sosial yang panjang, sehingga potensi munculnya kekerasan akibat dendam personal maupun kelompok tetap menjadi perhatian aparat keamanan.

Dendam Pribadi Masih Jadi Pemicu Utama Kekerasan

Dua kasus ini menunjukkan pola serupa, yakni konflik personal yang tidak terselesaikan berujung pada kekerasan.

Dalam banyak kasus kriminal, motif dendam sering kali berawal dari masalah kecil yang berkembang tanpa penyelesaian yang tepat.

Ahli kriminologi menilai bahwa tindakan balas dendam sering dipilih karena pelaku ingin memberikan dampak maksimal terhadap korban, baik secara fisik maupun emosional.

Penggunaan air keras dan senjata tajam merupakan dua metode kekerasan yang kerap digunakan karena efeknya yang besar dan cepat.

Proses hukum yang berjalan dalam dua kasus ini menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap sistem hukum.

Dalam kasus penyiraman air keras, proses peradilan militer menjadi mekanisme utama untuk menindak pelaku yang berasal dari institusi militer.

Sementara itu, dalam kasus penikaman di Maluku, aparat kepolisian terus melakukan penyelidikan guna mengungkap jaringan dan motif yang lebih luas.

Penegakan hukum yang tegas diharapkan mampu memberikan efek jera sekaligus mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa konflik personal yang tidak diselesaikan dapat berkembang menjadi tindakan ekstrem.

Upaya penyelesaian konflik melalui jalur hukum, mediasi, maupun komunikasi terbuka dinilai lebih efektif dalam mencegah eskalasi kekerasan.

Kesadaran masyarakat untuk menahan emosi serta mengedepankan penyelesaian damai juga menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman.

FAQ

1. Apa motif penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS?
Motif yang diungkap dalam persidangan adalah dendam pribadi, bukan motif politik atau organisasi.

2. Berapa jumlah pelaku dalam kasus penyiraman air keras?
Empat prajurit TNI ditetapkan sebagai pelaku dalam kasus tersebut.

3. Siapa korban dalam kasus penikaman di Maluku?
Korban merupakan Ketua DPD Partai Golkar di Maluku Tenggara.

4. Apakah kasus penikaman terkait konflik lama?
Penyelidikan awal menunjukkan kemungkinan keterkaitan dengan konflik lama di wilayah tersebut.

5. Mengapa kekerasan berbasis dendam masih sering terjadi?
Karena konflik personal yang tidak terselesaikan sering berkembang menjadi tindakan balas dendam.

Sumber Narasi

Foto AI hanya ilustrasi

Rosadi Jamani

Ketua Satupena Kalbar

#camanewak #jurnalismeyangmenyapa #JYM

Bidpropam Polda Kalbar Sidak Polsek Ngabang, Judi Online dan Narkoba Jadi Sorotan

Foto: Gaktibplin di Polsek Ngabang, Senin (20/4/2026)


LANDAK - Bidpropam Polda Kalbar menggelar Gaktibplin di Polsek Ngabang, Senin (20/4/2026). Kegiatan dipimpin Kaurbinplin Subbidprovos AKP Suryadi, S.H., M.A.P.

Dalam arahannya, Suryadi menekankan larangan keras narkoba dan judi online. “Kalau ditemukan main judol, akan saya tindak,” tegasnya.

Selain itu, personel diingatkan soal kerapian rambut, seragam, kebersihan senpi, dan kelengkapan data diri sesuai Perpol 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi Polri.

Gaktibplin mencakup pemeriksaan absensi, Gampol, sikap tampang, senpi, hingga ponsel. Personel yang belum lengkap didata dan diberi waktu melengkapi.

Kapolsek Ngabang AKP Zuanda, S.H. menambahkan, “Tertibkan dulu diri sendiri, baru bisa menertibkan masyarakat. Polri harus jadi teladan.”

Gaktibplin merupakan program rutin Bidpropam untuk mencegah perilaku menyimpang anggota.


Hat-trick Gibbs-White Jadi Titik Balik Forest Dalam Perburuan Bertahan Di Liga Inggris

Morgan Gibbs-White tampil gemilang lewat hat-trick untuk Nottingham Forest, memicu dukungan pelatih agar ia dipanggil ke skuad Timnas Inggris.
Morgan Gibbs-White tampil gemilang lewat hat-trick untuk Nottingham Forest, memicu dukungan pelatih agar ia dipanggil ke skuad Timnas Inggris.

JAKARTA - Performa gemilang ditunjukkan oleh gelandang serang Morgan Gibbs-White saat membantu Nottingham Forest meraih kemenangan penting dalam lanjutan Premier League.

Dalam laga menghadapi Burnley, Forest sempat tertinggal lebih dulu pada babak pertama. Namun, situasi berubah drastis setelah jeda ketika Gibbs-White mencetak tiga gol dalam rentang 15 menit yang mengubah jalannya pertandingan.

Kemenangan 4-1 tersebut menjadi momentum penting bagi Forest, yang kini berhasil menjauh lima poin dari zona degradasi. Hasil ini memperbesar peluang mereka untuk bertahan di kasta tertinggi sepak bola Inggris musim depan.

Pelatih Forest, Vitor Pereira, menilai performa Gibbs-White tidak hanya soal mencetak gol, tetapi juga kemampuan memimpin di lapangan.

Menurut Pereira, Gibbs-White memiliki karakter yang menonjol saat tim menghadapi tekanan. Ia disebut sebagai pemain yang tidak menghindari tanggung jawab dan justru aktif mencari bola ketika tim membutuhkan perubahan.

Selain itu, pelatih asal Portugal tersebut menilai Gibbs-White mampu memahami instruksi taktik dengan baik, baik ketika menyerang maupun bertahan. Hal ini membuatnya menjadi pemain serba guna yang penting dalam strategi tim.

Musim ini menjadi salah satu periode paling produktif bagi Gibbs-White. Ia telah mencetak 12 gol di liga, jumlah tertinggi sepanjang kariernya dalam satu musim kompetisi liga.

Tidak hanya itu, sejak awal Maret, Gibbs-White tercatat sebagai salah satu pemain paling tajam di Inggris dengan torehan tujuh gol di semua kompetisi.

Meski sedang dalam performa terbaik, namanya sempat tidak masuk dalam dua pemanggilan terakhir skuad tim nasional oleh pelatih Thomas Tuchel.

Namun, Pereira menilai performa dan kepemimpinan Gibbs-White membuatnya layak mendapatkan kesempatan kembali membela England national team, terutama menjelang turnamen besar mendatang di Amerika Serikat.

Hat-trick yang dicetak Gibbs-White juga menambah daftar sejarah pemain Forest yang mampu mencetak tiga gol dalam satu laga Premier League.

Sebelumnya, pencapaian serupa pernah diraih oleh Kevin Campbell pada 1996 serta Chris Wood pada 2023 dan 2025.

Catatan tersebut memperkuat posisi Gibbs-White sebagai salah satu pemain kunci dalam upaya Forest mempertahankan status mereka di liga.

Kemenangan atas Burnley tidak hanya berdampak pada moral tim, tetapi juga pada posisi klasemen yang semakin aman dari ancaman degradasi.

Dengan jarak lima poin dari zona merah, Forest kini memiliki ruang bernapas lebih lega dalam menghadapi sisa pertandingan musim ini.

Jika konsistensi performa dapat dipertahankan, peluang bertahan di Premier League akan semakin terbuka lebar.

FAQ

Siapa Morgan Gibbs-White?

Morgan Gibbs-White adalah gelandang serang asal Inggris yang bermain untuk Nottingham Forest dan dikenal dengan kemampuan menyerang serta kreativitas permainan.

Berapa gol yang dicetak Gibbs-White musim ini?

Ia telah mencetak 12 gol di Premier League musim ini, yang menjadi rekor terbaik dalam kariernya.

Mengapa pelatih Forest mendukung Gibbs-White ke Timnas Inggris?

Pelatih menilai Gibbs-White memiliki kualitas teknis, mental kepemimpinan, serta konsistensi performa yang layak untuk level internasional.

Apa dampak kemenangan atas Burnley bagi Nottingham Forest?

Kemenangan tersebut membuat Forest menjauh lima poin dari zona degradasi dan meningkatkan peluang bertahan di Premier League.

Apakah Gibbs-White masuk skuad Inggris terbaru?

Ia tidak masuk dalam dua pemanggilan terakhir skuad oleh pelatih Thomas Tuchel, namun peluang untuk dipanggil kembali masih terbuka.

Arsenal Diminta Tetap Percaya Diri Meski Gagal Raih Poin Di Kandang Manchester City

Odegaard meminta Arsenal tetap percaya diri setelah kalah dari Manchester City. Persaingan gelar Liga Inggris makin ketat jelang laga penting berikutnya.
Odegaard meminta Arsenal tetap percaya diri setelah kalah dari Manchester City. Persaingan gelar Liga Inggris makin ketat jelang laga penting berikutnya.

JAKARTA - Kapten Martin Ødegaard menegaskan pentingnya menjaga semangat tim setelah Arsenal FC mengalami kekalahan krusial dari Manchester City dalam lanjutan Premier League.

Pertandingan yang berlangsung di Etihad Stadium pada Minggu berakhir dengan skor 2-1 untuk tuan rumah. Hasil ini membuat posisi Arsenal dalam perebutan gelar semakin tertekan, terutama karena Manchester City berpeluang mengambil alih puncak klasemen jika meraih kemenangan pada laga berikutnya.

Dalam pertandingan tersebut, Arsenal sebenarnya mampu menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Berdasarkan data statistik pertandingan, tim London Utara mencatat nilai expected goals (xG) yang lebih tinggi dibandingkan Manchester City.

Ødegaard, yang baru kembali dari cedera, tampil aktif dengan menciptakan empat peluang penting sepanjang laga. Namun efektivitas penyelesaian akhir menjadi faktor yang membuat Arsenal gagal membawa pulang poin.

Kekalahan ini juga menandai dua kekalahan beruntun Arsenal di Liga Inggris, situasi yang terakhir kali terjadi pada akhir tahun 2023.

Tim asuhan Mikel Arteta mengalami penurunan performa dalam beberapa pertandingan terakhir. Dari enam laga di semua kompetisi, Arsenal hanya meraih satu kemenangan.

Rentetan hasil tersebut termasuk kekalahan pada final EFL Cup Final melawan Manchester City bulan lalu.

Padahal sebelumnya, Arsenal tampil konsisten sepanjang musim dengan hanya menelan sedikit kekalahan dalam puluhan pertandingan awal.

Meski hasil terbaru kurang memuaskan, peluang Arsenal untuk meraih gelar Liga Inggris masih terbuka lebar. Berdasarkan simulasi statistik, Arsenal tetap memiliki peluang lebih besar dibanding Manchester City dalam perebutan trofi musim ini.

Ødegaard menekankan pentingnya menjaga fokus serta kebersamaan tim hingga kompetisi berakhir.

Menurutnya, fase akhir musim justru menjadi momentum paling menentukan bagi setiap tim yang bersaing di papan atas.

Arsenal tidak memiliki banyak waktu untuk meratapi kekalahan. Mereka akan segera menghadapi laga kandang melawan Newcastle United dalam lanjutan Liga Inggris.

Setelah itu, tantangan yang lebih berat menanti, yakni pertandingan semifinal UEFA Champions League melawan Atlético Madrid.

Rangkaian pertandingan tersebut diperkirakan menjadi penentu arah musim Arsenal, baik di kompetisi domestik maupun Eropa.

FAQ

1. Mengapa kekalahan dari Manchester City penting bagi Arsenal?
Karena laga tersebut melibatkan pesaing langsung dalam perebutan gelar Liga Inggris, sehingga hasilnya sangat memengaruhi posisi klasemen.

2. Apakah Arsenal masih berpeluang menjadi juara Liga Inggris?
Ya, peluang masih terbuka karena selisih poin belum terlalu jauh dan kompetisi belum berakhir.

3. Siapa pemain yang paling menonjol dalam laga tersebut?
Martin Ødegaard tampil aktif dengan menciptakan empat peluang, meskipun timnya kalah.

4. Siapa lawan Arsenal selanjutnya?
Arsenal dijadwalkan menghadapi Newcastle United di Liga Inggris sebelum bertemu Atlético Madrid di Liga Champions.

5. Apa tantangan terbesar Arsenal saat ini?
Menjaga konsistensi performa dan memaksimalkan peluang di fase krusial akhir musim.

Hari Terakhir Olah TKP Helikopter PK-CFX, Mesin Dievakuasi Lewat Jalur Berat

Foto: Mesin Helikopter Airbus H-130T2 registrasi PK-CFX di Desa Tapang Tingang, Kecamatan Nanga Taman berhasil di evakuasi, Senin (20/4/2026)


SEKADAU - Hari terakhir olah TKP dan investigasi kecelakaan helikopter Airbus H-130T2 registrasi PK-CFX di Desa Tapang Tingang, Kecamatan Nanga Taman, Senin (20/4/2026), difokuskan pada evakuasi mesin helikopter. Proses ini dikawal langsung Polsek Nanga Taman, Polres Sekadau, Polda Kalbar.

Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Kasi Humas AKP Triyono menjelaskan, olah TKP dan investigasi berlangsung tiga hari, 18–20 April 2026, oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) bersama tim gabungan Basarnas, TNI, Polri, kru PT Matthew Air, serta masyarakat setempat.

“Pada hari terakhir, tim gabungan mengevakuasi komponen utama helikopter berupa mesin dari titik jatuh sebagai bagian tahapan lanjutan investigasi kecelakaan udara,” ujar AKP Triyono.

Dari unsur Polri, kegiatan dipimpin Kapolsek Nanga Taman Ipda Bari Candramedi bersama personel yang bertugas mengamankan lokasi serta mendampingi proses evakuasi.

Sekitar 15 warga Dusun Gandis, Desa Tapang Tingang, turut membantu pengangkatan mesin dari lokasi jatuh menuju akses darat yang dapat dijangkau kendaraan roda empat.

AKP Triyono menjelaskan, evakuasi dilakukan secara manual dengan memikul mesin melewati jalur yang cukup berat.

“Medan yang dilalui berupa tanjakan, turunan, dan akses terbatas, sehingga membutuhkan kerja sama seluruh tim serta partisipasi masyarakat sekitar,” jelasnya.

Ia menyampaikan apresiasi kepada warga yang ikut membantu seluruh rangkaian evakuasi.

“Kami mengapresiasi kepedulian dan partisipasi masyarakat setempat. Dukungan warga sangat membantu tim gabungan, terutama dalam pengangkatan mesin dari lokasi yang cukup sulit dijangkau,” tambah AKP Triyono.

Setelah dikeluarkan dari lokasi kejadian, mesin helikopter dibawa menggunakan kendaraan roda empat untuk dikirim ke kantor KNKT guna pemeriksaan dan analisis teknis lebih lanjut.

“Selama tiga hari olah TKP, tim gabungan telah melakukan dokumentasi, pengumpulan data, pengamanan dokumen penerbangan, pengambilan komponen penting, hingga evakuasi mesin sebagai bagian penting investigasi lanjutan,” pungkas AKP Triyono.


Wali Kota Pontianak Lepas Festival Budaya Dayak, Libatkan Peserta Malaysia

Foto: Wali Kota Pontianak Ir. H. Edi Rusdi Kamtono, M.M., M.T. secara resmi melepas rangkaian Festival Budaya Dayak di Rumah Adat Kota Pontianak, Senin (20/4/2026)

PONTIANAK – Wali Kota Pontianak Ir. H. Edi Rusdi Kamtono, M.M., M.T. secara resmi melepas rangkaian Festival Budaya Dayak di Rumah Adat Kota Pontianak, Senin (20/4/2026). Kegiatan berlangsung hingga 25 April dan menghadirkan berbagai pertunjukan budaya dengan melibatkan ratusan peserta, termasuk dari luar negeri.

Dalam keterangannya, Edi Rusdi Kamtono menyampaikan, festival ini menjadi momentum penting dalam pelestarian budaya sekaligus mempererat kebersamaan antar-etnis di Kota Pontianak.

“Festival ini diikuti kontingen dari seluruh kecamatan di Kota Pontianak, serta partisipasi dari Sarawak, Malaysia. Ini menunjukkan keberagaman yang harmonis dalam kehidupan masyarakat kita,” ujarnya.

Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kota Pontianak menambahkan, total peserta mencapai sekitar 900 orang, termasuk 84 peserta dari Malaysia. Selama festival hingga 24 April, terdapat tujuh cabang perlombaan yang digelar.

Festival ini juga diramaikan pameran budaya, stan kuliner khas, serta hiburan dari artis-artis Dayak di panggung utama.

Salah satu daya tarik utama adalah display budaya lintas etnis, yakni pertunjukan yang menampilkan ragam kebudayaan dari berbagai suku dalam satu panggung. Kegiatan ini menjadi simbol kuatnya toleransi dan keberagaman di Kota Pontianak.

“Display budaya lintas etnis merupakan bentuk pertunjukan dan pameran yang menampilkan ragam kebudayaan dari berbagai suku dalam satu waktu. Ini menggambarkan kekayaan budaya yang kita miliki bersama,” jelas panitia.

Terkait ikon budaya Dayak, Mandau, pihak DAD menegaskan bahwa benda tersebut merupakan bagian dari seni dan tradisi.

“Mandau itu 100 persen seni budaya. Walaupun bentuknya seperti senjata tajam, nilai utamanya adalah budaya. Untuk kepemilikan atau pembelian harus mengikuti aturan yang berlaku,” ungkapnya.

Pemerintah Kota Pontianak bersama panitia juga telah mengantisipasi aspek teknis, terutama kebersihan dan pengaturan parkir demi kenyamanan masyarakat.

“Kami sudah menyiapkan petugas untuk mengatur kebersihan dan parkir karena berkaitan dengan pengguna jalan. Semua sudah diantisipasi agar kegiatan berjalan lancar,” tambah Edi.

Festival Budaya Dayak ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga memperkuat pelestarian budaya serta menarik minat wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri. (Jm)

Transformasi Limbah Sawit Jadi Pupuk Organik Di Labangka Penajam Paser Utara

Desa Labangka bersama Uniba mengolah TKKS menjadi pupuk organik untuk meningkatkan ekonomi petani sawit sekaligus mengurangi limbah dan dampak lingkungan. (Ilustrasi)
Desa Labangka bersama Uniba mengolah TKKS menjadi pupuk organik untuk meningkatkan ekonomi petani sawit sekaligus mengurangi limbah dan dampak lingkungan. (Ilustrasi)

Petani Sawit Labangka Ubah Limbah TKKS Jadi Pupuk Organik Bernilai Ekonomi

PPU, Kaltim - Pemerintah Desa Labangka, Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, bersama Universitas Balikpapan (Uniba) mendorong transformasi pengelolaan perkebunan sawit melalui pemanfaatan tandan kosong kelapa sawit (TKKS) menjadi pupuk organik.

Langkah ini tidak hanya dipandang sebagai inovasi pertanian, tetapi juga strategi penguatan ekonomi desa berbasis ekonomi sirkular yang lebih ramah lingkungan.

Kepala Desa Labangka, Nasrudin, menegaskan bahwa keterlibatan perguruan tinggi menjadi faktor penting dalam meningkatkan kapasitas petani di tingkat desa.

“Pendampingan dari perguruan tinggi dibutuhkan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di desa,” ujar Nasrudin di Penajam, Minggu.

Ia juga menyebutkan bahwa masyarakat menyambut baik program ini karena memberikan solusi nyata terhadap persoalan limbah perkebunan yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.

Limbah Sawit Jadi Peluang Baru

Wakil Rektor III Uniba Bidang Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Merry Krisdawati Sipahutar, menjelaskan bahwa TKKS memiliki potensi besar sebagai bahan baku pupuk organik.

Menurutnya, sekitar 20 hingga 23 persen dari setiap tandan buah segar sawit menghasilkan limbah TKKS yang sebenarnya masih bernilai guna tinggi.

“Jika tidak dikelola, limbah ini berpotensi mencemari lingkungan. Namun jika dimanfaatkan, bisa menjadi sumber ekonomi baru bagi petani,” jelasnya.

Ia menambahkan, penggunaan pupuk organik juga membantu mengurangi ketergantungan petani terhadap pupuk kimia yang harganya semakin mahal, sekaligus memperbaiki struktur tanah yang menurun akibat penggunaan bahan kimia jangka panjang.

Dampak Ekonomi dan Lingkungan

Program ini diharapkan mampu menekan biaya produksi perkebunan sawit sekaligus meningkatkan hasil panen secara berkelanjutan.

Selain itu, model kerja sama ini juga diproyeksikan menjadi contoh pengelolaan limbah pertanian yang dapat diterapkan di desa-desa lain di Kabupaten Penajam Paser Utara.

FAQ

  1. Apa itu TKKS dalam perkebunan sawit?
    TKKS adalah tandan kosong kelapa sawit yang tersisa setelah proses panen dan pengolahan buah sawit.

  2. Mengapa TKKS bisa dijadikan pupuk organik?
    Karena mengandung unsur organik yang dapat memperbaiki struktur dan kesuburan tanah.

  3. Apa manfaat program ini bagi petani?
    Mengurangi biaya pupuk, meningkatkan hasil panen, dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.

  4. Siapa yang terlibat dalam program ini?
    Pemerintah Desa Labangka dan Universitas Balikpapan (Uniba).

  5. Apakah program ini bisa diterapkan di daerah lain?
    Ya, program ini berpotensi menjadi model percontohan untuk desa lain di wilayah Penajam Paser Utara.

Dapur MBG Polres Penajam Gunakan IPAL Standar BGN, Sempat Berhenti Operasi

Dapur MBG Polres Penajam Paser Utara kini gunakan IPAL standar BGN untuk memastikan pengolahan limbah lebih bersih, aman, dan ramah lingkungan sesuai aturan terbaru.
Dapur MBG Polres Penajam Paser Utara kini gunakan IPAL standar BGN untuk memastikan pengolahan limbah lebih bersih, aman, dan ramah lingkungan sesuai aturan terbaru.

Penajam Paser Utara – Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) milik Kepolisian Resor Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, kini menggunakan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang telah disesuaikan dengan standar Badan Gizi Nasional (BGN). Sistem tersebut mulai diterapkan sebagai upaya memperketat pengelolaan limbah sekaligus menjaga kualitas lingkungan.

Wakil Kepala Polres Penajam Paser Utara, Komisaris Polisi Awan Kurnianto, mengatakan IPAL yang digunakan merupakan sistem lengkap yang didatangkan dari Jakarta dan dirancang khusus sesuai ketentuan BGN.

“IPAL ini sudah menggunakan teknologi lengkap sesuai standar Badan Gizi Nasional,” kata Awan, Minggu.

Dilengkapi Aerator dan Zat Pengurai Limbah

Sistem IPAL tersebut dilengkapi mesin aerator yang berfungsi menghasilkan gelembung udara untuk mempercepat proses penguraian limbah. Selain itu, digunakan pula zat khusus yang membantu memecah kandungan limbah agar air yang dihasilkan lebih bersih.

Sebagai indikator sederhana, dilakukan uji biologis dengan menempatkan ikan pada bak penampungan akhir. Jika ikan dapat bertahan hidup, maka air hasil olahan dinilai telah aman bagi lingkungan.

Sampel Diuji Labkesda Kaltim

Untuk memastikan standar terpenuhi, Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kalimantan Timur telah mengambil sampel air dari instalasi tersebut. Hasil pengujian akan menjadi dasar evaluasi, termasuk dalam proses penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Hasil tersebut juga akan dilaporkan kepada Badan Gizi Nasional sebagai bagian dari proses supervisi sebelum operasional dapur kembali berjalan normal.

Sempat Dihentikan Karena Standar IPAL

Sebelumnya, operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Penajam sempat dihentikan sementara. Penghentian dilakukan karena sistem IPAL yang digunakan belum memenuhi standar terbaru yang kini diperketat oleh BGN.

Setelah dilakukan penyesuaian dan evaluasi, dapur MBG kini kembali mengarah pada pemenuhan standar yang ditetapkan.

Layani Ribuan Pelajar

Dapur MBG Polres Penajam Paser Utara saat ini melayani sedikitnya 1.189 peserta didik di wilayah Kecamatan Penajam. Para penerima manfaat berasal dari SD Negeri 008, SMP Negeri 21, dan SMA Negeri 8.

Pihak kepolisian menegaskan komitmennya untuk memastikan program pemenuhan gizi tersebut tidak hanya berjalan efektif, tetapi juga aman bagi lingkungan sekitar.

“Kami berupaya agar pengelolaan limbah di dapur MBG benar-benar bersih dan tidak mencemari lingkungan,” ujar Awan.

Tantangan Traceability Sawit RI, 42 Persen Kebun Dikelola Petani Kecil

Traceability sawit Indonesia menghadapi tantangan besar karena 42% kebun dikelola petani kecil, sementara EUDR Uni Eropa menuntut keterlacakan hingga asal kebun. (Ilustrasi)
Traceability sawit Indonesia menghadapi tantangan besar karena 42% kebun dikelola petani kecil, sementara EUDR Uni Eropa menuntut keterlacakan hingga asal kebun. (Ilustrasi)

Jakarta — Isu traceability atau ketertelusuran dalam industri kelapa sawit Indonesia kembali menjadi sorotan penting di tengah tekanan regulasi global, khususnya dari Uni Eropa. Sistem ini dinilai krusial untuk memastikan produk sawit dapat dilacak asal-usulnya hingga ke tingkat kebun, sekaligus menjaga akses pasar internasional.

Peneliti Strategic Advisor Center for Entrepreneurship, Change, and Third Sector (CECT) Sustainability Universitas Trisakti, Windrawan Inantha, menegaskan bahwa tantangan terbesar dalam implementasi traceability di Indonesia terletak pada struktur kepemilikan lahan yang didominasi petani kecil.

“Dalam konteks traceability, para petani kecil menjadi titik paling rapuh dalam rantai pasok,” ujarnya di Jakarta, Senin.

Tekanan Regulasi Uni Eropa Semakin Kuat

Uni Eropa melalui European Union Deforestation Regulation (EUDR) kini mewajibkan komoditas seperti kelapa sawit terbukti bebas deforestasi. Tidak hanya itu, produk juga harus bisa ditelusuri dari rak supermarket hingga kembali ke lokasi kebun asal.

Kebijakan ini menandai perubahan besar dalam perdagangan global, di mana Uni Eropa tidak lagi sekadar menjadi pembeli, tetapi juga penentu standar industri.

“Traceability sawit hari ini lebih banyak lahir dari tekanan akses pasar dan tata kelola global daripada dorongan konsumen domestik,” jelas Windrawan.

42 Persen Kebun Sawit Dikelola Petani Kecil

Data menunjukkan sekitar 42 persen areal kelapa sawit Indonesia dikelola oleh petani kecil. Kondisi ini menjadi tantangan serius karena banyak petani belum memiliki sistem administrasi dan teknologi yang memadai untuk mendukung keterlacakan.

Windrawan menjelaskan setidaknya ada lima tantangan utama, yaitu legalitas lahan, keterbatasan kapasitas teknis, lemahnya insentif ekonomi, tingginya biaya sertifikasi dan organisasi petani, serta minimnya SDM pendamping.

“Sistem yang menuntut geolokasi presisi, dokumen legal, pencatatan administrasi, dan koneksi digital akan selalu lebih mudah dijalankan oleh perusahaan besar,” katanya.

BPDP Didorong Jadi Motor Transformasi

Untuk menjawab tantangan tersebut, Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) didorong menjadi katalis utama transformasi industri sawit nasional.

Windrawan menilai BPDP perlu menjadikan kesiapan traceability sebagai syarat prioritas penerima manfaat program seperti peremajaan sawit, pelatihan, hingga bantuan sarana prasarana.

Selain itu, BPDP juga diharapkan mendanai infrastruktur data di tingkat petani, termasuk pemetaan kebun, digitalisasi kelompok tani, serta pelatihan penggunaan teknologi geolokasi.

“Insentif kebijakan harus terasa nyata di tingkat petani,” tegasnya.

Integrasi Data, Legalitas, dan Insentif Jadi Kunci

Menurut Windrawan, tanpa penyelesaian status lahan, sistem traceability tidak akan berjalan optimal. Oleh karena itu, kolaborasi lintas kementerian seperti ATR/BPN, Kementerian Kehutanan, hingga pemerintah daerah menjadi sangat penting.

Ia juga menekankan perlunya skema insentif ekonomi agar petani merasakan manfaat langsung dari sistem keterlacakan.

“Selama buah dari kebun yang tertelusuri dihargai sama dengan yang tidak tertelusuri, maka perubahan akan berjalan lambat,” ujarnya.

Arah Baru ISPO Berbasis Digital

Windrawan turut mengapresiasi langkah BPDP yang mulai mengembangkan sistem informasi ISPO berbasis WebGIS dan aplikasi mobile. Menurutnya, ini merupakan langkah positif menuju digitalisasi tata kelola sawit nasional.

Namun ia mengingatkan pentingnya integrasi antara riset, sistem digital, dan pembiayaan lapangan agar tidak berjalan sendiri-sendiri.

“Ini sinyal yang benar. Tantangannya sekarang adalah memastikan semuanya bergerak dalam satu arsitektur,” katanya.

FAQ

1. Apa itu traceability dalam industri sawit?
Traceability adalah sistem ketertelusuran yang memungkinkan produk sawit dilacak dari titik akhir hingga kebun asalnya.

2. Mengapa petani kecil menjadi tantangan utama?
Karena keterbatasan legalitas lahan, teknologi, dan kapasitas administrasi membuat mereka sulit memenuhi standar global.

3. Apa itu EUDR Uni Eropa?
EUDR adalah regulasi Uni Eropa yang mewajibkan produk bebas deforestasi dan dapat ditelusuri asal-usulnya.

4. Apa peran BPDP dalam isu ini?
BPDP diharapkan menjadi motor transformasi melalui pendanaan, pelatihan, dan penguatan data petani sawit.

5. Apa dampak jika traceability tidak terpenuhi?
Produk sawit Indonesia berisiko kehilangan akses ke pasar global, terutama Uni Eropa.