Iklan Tutup X
Tampilkan postingan dengan label Houston Stadium. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Houston Stadium. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 27 Juni 2026

Ditahan 0-0 Arab Saudi, Cape Verde Amankan Tiket ke Babak 32 Besar Piala Dunia

Cape Verde lolos ke babak 32 besar Piala Dunia usai bermain imbang 0-0 melawan Arab Saudi di Houston Stadium dan akan menghadapi Argentina pada fase gugur.
Cape Verde lolos ke babak 32 besar Piala Dunia usai bermain imbang 0-0 melawan Arab Saudi di Houston Stadium dan akan menghadapi Argentina pada fase gugur.

JAKARTA - Cape Verde memastikan langkah ke babak 32 besar Piala Dunia setelah bermain imbang tanpa gol melawan Arab Saudi pada laga terakhir Grup H di Houston Stadium. Hasil pertandingan yang berlangsung pada Jumat itu cukup mengantarkan tim debutan asal Afrika tersebut finis sebagai runner-up grup.

Cape Verde menutup fase grup dengan koleksi tiga poin. Raihan itu sudah cukup mengamankan posisi dua besar setelah Uruguay kalah dari juara Eropa, Spanyol, pada pertandingan lainnya.

Keberhasilan tersebut menjadi pencapaian bersejarah bagi Cape Verde yang menjalani debut di putaran final Piala Dunia. Pada babak 32 besar, mereka akan menghadapi juara bertahan Argentina di Miami Stadium pada 3 Juli.

Pertandingan berlangsung cukup lambat pada awal laga. Peluang pertama baru tercipta pada menit ke-18 ketika tendangan jarak dekat Salem Al Dawsari berhasil diblok Wagner Pina.

Cape Verde merespons lewat peluang Willy Semedo yang memaksa kiper Mohammed Al Owais melakukan penyelamatan penting di tiang dekat. Meski tampil lebih berani menyerang, Cape Verde kesulitan menciptakan peluang bersih hingga turun minum.

Semedo kembali mengancam melalui tembakan yang melebar tipis. Sementara Arab Saudi nyaris unggul menjelang jeda, tetapi sundulan Mohamed Kanno masih dapat diamankan kiper Vozinha.

Memasuki babak kedua, Cape Verde langsung menekan. Jamiro Monteiro menguji Al Owais, sedangkan tendangan jarak jauh Kevin Pina melenceng tipis dari sasaran.

Arab Saudi sempat memperoleh beberapa peluang melalui Mohammed Abu Al Shamat dan Abdullah Al Hamddan. Namun, penampilan gemilang Vozinha di bawah mistar membuat gawang Cape Verde tetap aman hingga peluit panjang berbunyi.

Cape Verde sebenarnya memiliki peluang lebih banyak sepanjang pertandingan. Mereka mencatat 15 percobaan dengan expected goals (xG) sebesar 1,52, sementara Arab Saudi hanya menghasilkan tujuh tembakan dengan xG 0,4.

Hasil imbang ini membuat Cape Verde mencatat sejarah sebagai tim debutan pertama yang lolos dari fase grup Piala Dunia sejak Slovakia pada 2010. Mereka juga menjadi negara Afrika pertama yang melakukannya sejak Ghana pada 2006.

Selain itu, Cape Verde menjadi tim debutan pertama yang tidak terkalahkan dalam tiga pertandingan fase grup sejak Senegal pada Piala Dunia 2002. Sebaliknya, Arab Saudi kembali gagal lolos dari fase grup dalam enam penampilan terakhir mereka di turnamen tersebut.

Penampilan kiper veteran Vozinha turut menjadi sorotan. Setelah kembali mencatat clean sheet di usia di atas 40 tahun, ia menjadi kiper ketiga yang mampu membukukan lebih dari satu nirbobol di Piala Dunia setelah Peter Shilton dan Dino Zoff.

Cape Verde akan menghadapi tantangan terbesar mereka saat bertemu juara bertahan Argentina pada babak 32 besar yang dijadwalkan berlangsung 3 Juli di Miami Stadium. Sementara itu, Arab Saudi harus mengakhiri perjalanan mereka setelah kembali gagal menembus fase gugur Piala Dunia.