Iklan Tutup X
Tampilkan postingan dengan label Joan Mir. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Joan Mir. Tampilkan semua postingan

Jumat, 15 Mei 2026

Joan Mir Dipastikan Tinggalkan Honda pada 2027, Berpotensi Reuni dengan Frankie Carchedi di Gresini Ducati

Joan Mir dipastikan meninggalkan Honda pada MotoGP 2027 dan kini dikabarkan semakin dekat bergabung dengan Gresini Ducati untuk musim depan.
Joan Mir dipastikan meninggalkan Honda pada MotoGP 2027 dan kini dikabarkan semakin dekat bergabung dengan Gresini Ducati untuk musim depan.

JAKARTA - Mantan juara dunia MotoGP, Joan Mir, dipastikan tidak akan lagi membela tim pabrikan Honda pada musim 2027. Kepastian itu disampaikan manajernya, Paco Sanchez, pada Jumat, di tengah rumor kepindahan Mir ke Gresini Ducati.

Keputusan tersebut muncul setelah Honda disebut belum memberikan kejelasan terkait masa depan Mir bersama tim pabrikan HRC. Situasi itu membuat pembalap asal Spanyol tersebut mulai mencari proyek baru sejak seri Jerez.

Awalnya, Mir sempat dikaitkan dengan Trackhouse Aprilia untuk bereuni dengan eks bos Suzuki-nya, Davide Brivio. Namun, laporan terbaru menyebut Mir justru semakin dekat menuju Gresini Ducati.

Jika transfer itu terwujud, Mir berpeluang kembali bekerja sama dengan Frankie Carchedi, crew chief yang membantunya meraih gelar MotoGP 2020 bersama Suzuki.

Perubahan komposisi pembalap juga diperkirakan terjadi di Gresini. Fermin Aldeguer disebut bakal pindah ke VR46 untuk menyambut era baru MotoGP 850cc, sementara Alex Marquez dikabarkan menuju KTM pabrikan.

Moto2 rider Dani Holgado juga masuk radar untuk mengisi salah satu kursi di Gresini musim depan.

Paco Sanchez menegaskan keputusan Mir meninggalkan Honda sudah dibuat sejak seri Jerez.

“Karena belum ada perkembangan dari HRC terkait masa depannya, Joan memutuskan di Jerez untuk meninggalkan Honda di akhir musim dan meminta saya mencarikan proyek yang bagus,” kata Sanchez kepada Crash.net.

Ia menambahkan negosiasi dengan tim baru berjalan positif, meski belum ada kesepakatan final.

“Satu hal yang pasti, Joan tidak akan menjadi pembalap Honda pada 2027,” ujarnya.

Mir bergabung dengan Honda setelah Suzuki keluar dari MotoGP pada akhir 2022. Dalam dua musim awal yang sulit, pembalap berusia 28 tahun itu akhirnya mampu meraih podium pertamanya bersama Honda di Motegi dan Sepang musim lalu.

Pada musim 2026, Mir masih kerap mengalami insiden balapan, tetapi tetap menunjukkan kecepatan kompetitif. Ia sempat start dari posisi kelima di COTA dan finis keenam pada Sprint Race Le Mans sebelum terjatuh di balapan utama saat berada di posisi yang sama.

Sementara itu, Honda juga dirumorkan menyiapkan susunan pembalap baru untuk musim depan dengan membidik Fabio Quartararo dan David Alonso.

Minggu, 20 Juli 2025

Joan Mir Frustrasi Gagal Manfaatkan Peluang di Sprint MotoGP Brno Gara-Gara Masalah Teknis dan Ban Dingin

Joan Mir Frustrasi Gagal Manfaatkan Peluang di Sprint MotoGP Brno Gara-Gara Masalah Teknis dan Ban Dingin
Joan Mir Frustrasi Gagal Manfaatkan Peluang di Sprint MotoGP Brno Gara-Gara Masalah Teknis dan Ban Dingin.

JAKARTA - Akhir pekan Joan Mir di Sprint MotoGP Brno harus berakhir dengan kekecewaan, meskipun awalnya terlihat sangat menjanjikan. Pembalap Honda HRC Castrol ini sebenarnya tampil meyakinkan saat sesi kualifikasi Sabtu pagi dengan start dari posisi kelima, namun justru terpuruk ke posisi ke-19 saat balapan Sprint. Apa yang sebenarnya terjadi?

“Jujur, saya sangat puas dengan hasil kualifikasi. Bisa start dari baris kedua itu bikin saya percaya diri buat Sprint,” ujar Mir.

Sayangnya, harapan tersebut pupus seketika begitu balapan dimulai. Dua kendala teknis langsung mempengaruhi performanya: masalah pada sistem launch control dan suhu ban belakang yang terlalu dingin.

“Saya pencet tombol launch control, tapi motor tidak merespons. Entah saya pencetnya kurang pas atau memang ada yang error, tapi saya langsung kehilangan beberapa posisi,” katanya.

Kondisi makin memburuk saat memasuki tikungan ketiga. Ban belakang yang belum mencapai suhu optimal membuat Mir kesulitan mengerem, dan ia terpaksa melebar untuk menghindari tabrakan dengan Johann Zarco.

“Saya benar-benar harus luruskan motor agar tidak menabrak Zarco. Akibatnya, saya langsung drop ke posisi terakhir,” jelasnya.

Mir mengaku butuh beberapa lap hanya untuk memanaskan ban belakang, dan baru bisa melaju dengan ritme normal di dua lap terakhir. Namun, semuanya sudah terlambat.

“Sebenarnya semua elemen untuk hasil bagus itu ada. Cuma sayangnya masalah teknis dan suhu ban merusak semuanya. Sekarang kami harus evaluasi total.”

Luca Marini: Performa Belum Maksimal, Tapi Kondisi Fisik Membaik

Sementara itu, rekan setim Mir, Luca Marini, mengalami hari yang sedikit lebih baik dibandingkan Jumat sebelumnya. Setelah jadi yang paling belakang di sesi latihan bebas, Marini setidaknya mampu menyelesaikan Sprint di posisi ke-15.

“Start saya di Sprint cukup oke, tapi kecepatannya belum cukup untuk bisa bersaing dengan rider seperti Pol Espargaro,” ungkap Marini.

Namun, ada hal positif yang dirasakan Marini: kondisi fisiknya yang mulai membaik pasca cedera. Ia sempat absen dari beberapa seri penting seperti Aragon, Mugello (Italia), dan Assen (Belanda).

“Dibanding Sachsenring minggu lalu, fisik saya sudah jauh lebih siap. Ini perkembangan yang penting dalam waktu singkat.”

Meski begitu, Marini mengakui hasil balapan masih jauh dari target. Ia dan tim Honda HRC berencana untuk mencari solusi teknis sebelum balapan utama.

“Biasanya kami bisa temukan setelan yang lebih baik buat hari Minggu. Brno ini trek yang panjang dan teknikal, jadi sangat kelihatan di mana kekurangan motor kami.”

“Saya tahu para insinyur HRC lagi kerja keras, tinggal butuh sedikit kesabaran,” pungkasnya.

Rabu, 23 April 2025

Honda Siapkan Pembaruan Besar di Uji Coba MotoGP Jerez: Marini dan Mir Punya Harapan Besar!

Honda Siapkan Pembaruan Besar di Uji Coba MotoGP Jerez Marini dan Mir Punya Harapan Besar!
Honda Siapkan Pembaruan Besar di Uji Coba MotoGP Jerez: Marini dan Mir Punya Harapan Besar!

JAKARTA - Jerez MotoGP akhir pekan ini jadi ajang yang sangat dinantikan, terutama bagi Honda yang punya misi besar. 

Ducati mungkin masih jadi penguasa, tapi Honda, lewat Luca Marini dan Joan Mir, siap memberikan kejutan di salah satu sirkuit paling ikonik di dunia ini.

Peluang di Jerez: Sirkuit yang Menantang!

Sirkuit Jerez di Spanyol memang terkenal dengan karakter tikungan yang tajam, dan ini bisa jadi keuntungan besar buat Honda. 

Biasanya, RC213V Honda dikenal memiliki kelemahan di sektor kecepatan maksimal, namun karakter sirkuit yang berkelok-kelok ini bisa membantu menutupi kelemahan tersebut. 

Ini jadi salah satu alasan mengapa Marini dan Mir optimis bisa memberikan performa terbaik mereka.

Test Besar di Jerez: Pembaruan Mesin yang Dinanti!

Namun, yang lebih menarik adalah uji coba resmi yang digelar pada hari Senin setelah balapan. 

Ini adalah kesempatan pertama bagi Honda untuk membawa pembaruan besar pada mesin mereka yang sudah lama dinantikan. 

Marini, saat diwawancarai di Qatar, menyebutkan, "Jika kamu harus melakukan sesuatu yang besar, waktu terbaik untuk mencobanya adalah saat uji coba, dan yang pertama adalah di Jerez."

Honda sendiri sudah mengonfirmasi bahwa uji coba di Jerez bakal menjadi kesempatan pertama bagi Marini dan Mir untuk mencoba berbagai pembaruan yang telah dikerjakan tim Honda HRC. 

Bahkan, test rider Aleix Espargaro juga akan hadir untuk memberikan feedback lebih awal mengenai bagian-bagian yang diperbarui.

Honda Jadi Pembenah Terbesar Tahun Ini!

Sejauh ini, Honda diam-diam telah menjadi salah satu tim dengan perkembangan tercepat musim ini. 

Mereka berhasil melompat dari posisi terakhir ke posisi kedua dalam klasemen konstruktor, hanya tertinggal dari Ducati. 

Meskipun kecepatan di lintasan lurus masih menjadi masalah, Marini menjelaskan bahwa masalah ini lebih kompleks dari sekadar mesin. 

"Kecepatan puncak bukan hanya masalah mesin," kata Marini. "Dari data, mesin kami sangat baik. Kami harus lebih teliti dalam memperbaiki setiap detail."

Marini dan Mir Siap Tampil Maksimal!

Meski ada kekurangan dalam kecepatan, Marini tetap optimis. Dia berhasil meraih tiga hasil top-ten berturut-turut dan merasa momentum positif sedang membangun menjelang balapan di Jerez. 

"Kami sudah memulai tahun dengan baik, dan kunci utama adalah kami bisa terus berkembang setiap akhir pekan," ujar Marini. 

"Sekarang kami datang ke Jerez, sirkuit yang banyak diketahui semua orang, dan di sini persaingan antar tim dan pembalap sangat ketat."

Untuk Joan Mir, setelah absen di Sprint Qatar karena sakit dan harus menarik diri di tengah balapan, Jerez jadi tempat yang spesial. 

Tahun lalu, Mir tampil impresif dengan meraih poin di kedua balapan Sprint dan GP, dan kini dia berharap bisa lebih baik dengan paket motor 2025 yang dirasa jauh lebih baik. 

"Saya merasa sangat baik sekarang, siap untuk memberikan yang terbaik di Jerez," kata Mir. "Jerez adalah salah satu pekan terbaik kami tahun lalu, dan dengan motor yang lebih baik dan cara mengendarai yang lebih baik, saya yakin kami bisa tampil maksimal."

Honda, dengan Marini dan Mir, punya harapan besar untuk uji coba dan balapan di Jerez. Dengan pembaruan mesin yang diharapkan bisa meningkatkan performa, dan dengan sirkuit yang cocok untuk mereka, Honda bisa jadi ancaman serius. 

Semoga balapan ini jadi titik balik bagi mereka untuk kembali bersaing ketat dengan tim-tim teratas lainnya.

Nah, buat kalian yang mengikuti MotoGP, Jerez minggu ini bakal seru banget nih! Apakah Honda bisa mengejutkan kita semua? Kita tunggu aja ya!