Ketua RT Diminta Jadi Garda Terdepan Pengentasan Kemiskinan di Malinau
![]() |
| Bupati Malinau Wempi W Mawa meminta 381 ketua RT fokus mengentaskan kemiskinan melalui pendataan akurat dan pelayanan masyarakat hingga tingkat lingkungan. |
MALINAU — Bupati Malinau Wempi W Mawa meminta 381 ketua rukun tetangga (RT) se-Kabupaten Malinau yang baru dilantik untuk memprioritaskan upaya pengentasan kemiskinan. Arahan itu disampaikan saat pembekalan kepada para ketua RT di Malinau, Kalimantan Utara, Selasa (10/6).
Wempi menegaskan ketua RT memiliki peran penting sebagai ujung tombak pemerintahan yang paling dekat dengan masyarakat. Karena itu, mereka diminta memahami secara detail kondisi warga di lingkungan masing-masing, terutama masyarakat yang masuk kategori miskin dan tidak mampu.
Menurutnya, data yang akurat menjadi kunci agar berbagai program bantuan pemerintah dapat tersalurkan tepat sasaran. Selain mendata warga miskin, ketua RT juga diminta aktif mengidentifikasi penyebab kemiskinan yang dialami masyarakat.
"Kita harus tahu siapa yang benar-benar miskin dan apa penyebabnya. Apakah karena tidak memiliki pekerjaan, sudah lanjut usia, sakit, atau faktor lainnya. Dari situ baru kita carikan jalan keluarnya," kata Wempi.
Ia menjelaskan, data yang valid akan membantu pemerintah menyalurkan berbagai program, mulai dari bantuan BPJS kesehatan, bantuan bagi lanjut usia, bantuan sosial, hingga program pemberdayaan ekonomi kepada warga yang berhak menerima.
Wempi bahkan menantang para ketua RT untuk menunjukkan hasil nyata selama masa jabatan mereka. Menurutnya, jumlah warga miskin di setiap lingkungan harus terus berkurang.
"Kalau hari ini ada sepuluh warga miskin di RT bapak dan ibu, maka setelah masa jabatan selesai jumlah itu harus berkurang, bahkan kalau bisa menjadi nol. Itu baru Ketua RT yang berhasil," ujarnya.
Selain menyoroti pengentasan kemiskinan, Wempi berharap para ketua RT hasil pemilihan serentak pada Mei lalu mampu menjalankan tugas sebagai mitra pemerintah sekaligus pelayan masyarakat yang memahami kebutuhan warga hingga tingkat paling bawah.
Ia juga menekankan pentingnya keteladanan seorang ketua RT dalam kehidupan sosial maupun keagamaan. Menurutnya, pemimpin lingkungan harus mampu menjadi penengah, menjaga kerukunan, serta menghadirkan solusi bagi masyarakat.
"Jangan meminta orang lain menjadi teladan kalau kita sendiri belum menjadi teladan. Ketua RT harus menjadi solusi, menjadi penengah, dan mampu menjaga kerukunan di tengah masyarakat," katanya.
Pada kesempatan itu, Bupati Malinau juga mengajak seluruh ketua RT memperkuat koordinasi dengan pemerintah desa, kecamatan, dan masyarakat. Langkah tersebut dinilai penting untuk mendukung pembangunan daerah serta mewujudkan Kabupaten Malinau yang aman, damai, nyaman, dan sejahtera.
Keberhasilan program pembangunan, menurut Wempi, sangat bergantung pada pelayanan dan kerja sama yang terbangun hingga tingkat RT sebagai garda terdepan pemerintahan.

