 |
| Libur sekolah di Kotawaringin Timur dimanfaatkan untuk menjelajahi Pantai Ujung Pandaran, Sungai Mentaya hingga Desa Lampuyang yang menawarkan wisata alam dan edukasi bagi keluarga. |
Libur Sekolah di Kotawaringin Timur, Pantai Ujung Pandaran hingga Desa Wisata Jadi Pilihan Liburan Keluarga
Kotawaringin Timur - Masa libur sekolah menjadi momen yang dimanfaatkan banyak keluarga untuk berwisata bersama. Di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, masyarakat tidak perlu pergi jauh ke luar daerah karena berbagai destinasi wisata lokal menawarkan pengalaman menarik yang cocok untuk seluruh anggota keluarga.
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kotim pun mengajak masyarakat memanfaatkan momentum liburan dengan mengunjungi sejumlah objek wisata yang ada di daerah tersebut.
Pilihan wisata yang tersedia cukup beragam, mulai dari wisata pantai, wisata sungai, hingga wisata edukasi yang dapat menjadi sarana belajar bagi anak-anak selama masa liburan.
Pantai Ujung Pandaran Masih Menjadi Destinasi Favorit
Kepala Disbudpar Kotim, Ramadansyah, mengatakan Pantai Ujung Pandaran di Kecamatan Teluk Sampit menjadi salah satu destinasi yang semakin ramai dikunjungi wisatawan.
Selain menawarkan pemandangan laut yang indah, kawasan wisata ini juga terus berkembang dengan hadirnya berbagai fasilitas pendukung dan penginapan yang semakin lengkap.
"Sekarang Ujung Pandaran sudah ramai dikunjungi, bahkan tidak hanya saat akhir pekan atau hari libur saja. Berbagai fasilitas pendukung juga mulai tersedia, termasuk wahana permainan air seperti jet ski," ujarnya.
Tidak hanya Pantai Ujung Pandaran, wisatawan yang datang ke kawasan pesisir selatan Kotim juga dapat menikmati Pantai Tebing Kalap, Pantai Kobes, hingga Pantai Jodoh yang memiliki daya tarik tersendiri.
Keberadaan sejumlah objek wisata tersebut menjadikan kawasan Teluk Sampit sebagai salah satu tujuan wisata unggulan di Kabupaten Kotawaringin Timur.
Wisata Sungai Mentaya Tawarkan Pengalaman Berbeda
Selain terkenal dengan wisata pantai, Kotawaringin Timur juga memiliki potensi wisata sungai yang menjadi ciri khas daerah.
Wisata susur Sungai Mentaya menuju Kota Besi hingga Pulau Hanibung menawarkan pengalaman berbeda bagi wisatawan.
Pemandangan alam yang masih asri serta kehidupan satwa liar khas Kalimantan menjadi daya tarik utama.
Menurut Ramadansyah, wisatawan yang beruntung dapat menyaksikan langsung berbagai satwa yang hidup di sekitar tepian sungai.
"Kalau beruntung, pengunjung bisa melihat bekantan, lutung merah hingga burung enggang atau rangkong di sepanjang tepian sungai. Ini menjadi keunggulan wisata alam yang kita miliki," katanya.
Keberadaan habitat alami tersebut menjadi nilai tambah yang sulit ditemukan di daerah lain dan menjadi potensi besar bagi pengembangan wisata berbasis alam di Kotim.
Libur Sekolah Bisa Menjadi Sarana Wisata Edukasi
Tidak hanya menawarkan hiburan, sejumlah destinasi wisata di Kotawaringin Timur juga memiliki nilai edukasi bagi anak-anak.
Beberapa lokasi seperti museum, Bundaran Belanga, Islamic Center, Kebun Raya Sampit hingga desa wisata dapat menjadi tempat belajar di luar ruang kelas.
Konsep wisata edukasi ini dinilai mampu memberikan pengalaman baru bagi anak-anak sekaligus memperkenalkan budaya serta kehidupan masyarakat lokal.
Desa Lampuyang Kenalkan Kehidupan Pedesaan kepada Anak-anak
Salah satu desa wisata yang mulai diperkenalkan kepada masyarakat adalah Desa Lampuyang di Kecamatan Teluk Sampit.
Desa ini menawarkan pengalaman unik berupa aktivitas pertanian dan kehidupan masyarakat pedesaan yang kini mulai jarang dijumpai oleh anak-anak perkotaan.
"Sekarang banyak anak-anak yang belum pernah melihat langsung proses bertanam padi maupun kehidupan masyarakat desa. Padahal itu bisa menjadi pengalaman belajar yang menarik dan bermanfaat," kata Ramadansyah.
Wisata desa dinilai mampu memperkenalkan nilai kebersamaan, budaya lokal, serta pentingnya sektor pertanian kepada generasi muda.
Pemerintah Terus Kembangkan Potensi Pariwisata Kotim
Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur terus mendorong pengembangan sektor pariwisata melalui pembentukan kelompok sadar wisata di berbagai wilayah.
Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat dapat terlibat langsung dalam pengelolaan dan pengembangan destinasi wisata yang ada.
Dengan kekayaan wisata pantai, sungai, hingga desa wisata, Kabupaten Kotawaringin Timur memiliki potensi besar menjadi tujuan wisata unggulan di Kalimantan Tengah.
Momentum libur sekolah menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menikmati keindahan daerah sendiri sekaligus mendukung pertumbuhan sektor pariwisata lokal yang terus berkembang.