Iklan Tutup X
Tampilkan postingan dengan label Keselamatan Berkendara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Keselamatan Berkendara. Tampilkan semua postingan

Senin, 11 Mei 2026

Police Goes To School, Ditlantas Polda Kalsel Tanamkan Budaya Tertib Lalu Lintas pada Anak

Polda Kalsel menggelar Police Goes To School di SDIT Ukhuwah Banjarmasin untuk mengedukasi siswa tentang tertib berlalu lintas sejak dini melalui kegiatan interaktif.
Polda Kalsel menggelar Police Goes To School di SDIT Ukhuwah Banjarmasin untuk mengedukasi siswa tentang tertib berlalu lintas sejak dini melalui kegiatan interaktif.

BANJARMASIN - Direktorat Lalu Lintas Polda Kalimantan Selatan menggelar kegiatan “Police Goes To School” di SD Islam Terpadu Ukhuwah Banjarmasin, Senin, untuk mengedukasi siswa tentang pentingnya tertib berlalu lintas sejak usia dini.

Program bertajuk Polantas Sahabat Anak itu dikemas melalui permainan dan sesi interaktif agar materi keselamatan berkendara lebih mudah dipahami anak-anak.

Dirlantas Polda Kalsel Kombes Pol M Fahri Siregar mengatakan edukasi lalu lintas kepada anak menjadi langkah penting dalam membangun generasi yang sadar keselamatan di jalan raya.

“Hari ini kami menyapa anak-anak di SD Islam Terpadu Ukhuwah Banjarmasin untuk bermain ceria sembari belajar tertib,” kata Fahri di Banjarmasin.

Menurut dia, pengetahuan yang ditanamkan sejak kecil akan lebih mudah diingat hingga anak tumbuh dewasa. Karena itu, edukasi tertib berlalu lintas dinilai perlu diberikan sejak dini agar kelak mereka menjadi pelopor keselamatan berkendara.

Dalam kegiatan tersebut, polisi menyampaikan materi secara ringan dan diselingi berbagai permainan edukatif. Para siswa juga diajak menjawab pertanyaan seputar aturan lalu lintas.

Ditlantas Polda Kalsel turut membagikan hadiah dan bingkisan kepada siswa yang aktif selama kegiatan berlangsung.

Bingkisan yang diberikan antara lain alat tulis, buku, boneka Safety Driving Center (SDC), serta tumbler sebagai bagian dari kampanye pengurangan sampah plastik dari botol minuman sekali pakai.

Kepala SDIT Ukhuwah Banjarmasin Syaiful Rahman mengapresiasi kegiatan edukasi tersebut dan berharap program serupa dapat rutin digelar di lingkungan sekolah.

“Kami berharap kunjungan ke sekolah ini bisa rutin digelar mengingat pentingnya edukasi tertib berlalu lintas bagi anak, sekaligus melihat sosok polisi untuk role model bagi mereka yang bercita-cita menjadi polisi,” ujarnya.

Program edukasi lalu lintas ke sekolah menjadi salah satu upaya kepolisian menanamkan budaya disiplin dan keselamatan berkendara sejak dini. Selain memperkenalkan aturan lalu lintas, kegiatan itu juga membangun kedekatan antara polisi dan anak-anak melalui pendekatan yang ramah dan edukatif.

Jumat, 24 April 2026

Dalam Sehari Dua Laka Terjadi Di Sekadau, Polisi Tekankan Disiplin Berlalu Lintas

Dua kecelakaan terjadi dalam sehari di Sekadau. Polisi menyoroti pentingnya disiplin berlalu lintas dan kewaspadaan pengendara untuk mencegah kecelakaan di jalan raya.
Dua kecelakaan terjadi dalam sehari di Sekadau. Polisi menyoroti pentingnya disiplin berlalu lintas dan kewaspadaan pengendara untuk mencegah kecelakaan di jalan raya.

SEKADAU — Dua peristiwa kecelakaan lalu lintas yang terjadi dalam satu hari di Kabupaten Sekadau menjadi perhatian aparat kepolisian. Insiden tersebut dinilai sebagai sinyal penting agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan saat berkendara di jalan raya.

Kecelakaan pertama terjadi di ruas Jalan Sekadau–Sanggau, Rabu (22/4/2026), yang melibatkan tiga kendaraan angkutan barang dalam satu rangkaian kecelakaan beruntun. Insiden ini terjadi pada jalur antarwilayah yang dikenal memiliki arus kendaraan cukup padat, terutama kendaraan logistik.

Masih pada hari yang sama, kecelakaan lain terjadi di Jalan Merdeka Timur, Kecamatan Sekadau Hilir. Peristiwa tersebut melibatkan dua sepeda motor dan menyebabkan tiga orang mengalami luka-luka.

Kepala Kepolisian Resor Sekadau, AKBP Andhika Wiratama, melalui Kepala Seksi Humas AKP Triyono, menyampaikan bahwa meningkatnya mobilitas masyarakat harus diikuti dengan kesadaran keselamatan yang lebih tinggi.

Menurutnya, risiko kecelakaan tidak hanya dipengaruhi oleh kelalaian pengendara, tetapi juga berkaitan erat dengan kondisi kendaraan serta kesiapan pengendara menghadapi situasi lalu lintas.

“Kesadaran dan disiplin berlalu lintas sangat menentukan keselamatan di jalan. Pengendara perlu memastikan kendaraan dalam kondisi layak sebelum digunakan,” ujar AKP Triyono dalam keterangan tertulis, Kamis (23/4/2026).

Polisi menilai pemeriksaan kendaraan sebelum berkendara masih sering diabaikan oleh sebagian pengendara. Padahal, kondisi kendaraan yang tidak optimal dapat memperbesar risiko kecelakaan.

Beberapa komponen yang perlu diperhatikan antara lain:

  • Lampu utama kendaraan

  • Sistem pengereman

  • Kelengkapan surat kendaraan

  • Penggunaan helm standar

  • Kondisi ban kendaraan

Selain itu, faktor kelelahan dan rasa kantuk saat berkendara juga menjadi penyebab yang kerap memicu kecelakaan di jalan raya.

Sejumlah ruas jalan di wilayah Sekadau disebut memiliki tingkat kerawanan kecelakaan yang relatif tinggi, terutama pada jalur dalam kota maupun jalur penghubung antarwilayah.

Lokasi seperti Jalan Merdeka Timur yang memiliki aktivitas kendaraan cukup padat, serta jalur Sekadau–Sanggau yang sering dilalui kendaraan berat, menjadi area yang memerlukan kewaspadaan lebih dari pengendara.

Situasi berisiko biasanya terjadi pada beberapa kondisi berikut:

  • Saat mendahului kendaraan lain

  • Ketika melintasi persimpangan

  • Saat berkendara pada malam hari

  • Ketika arus lalu lintas meningkat

Kepolisian mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan aspek keselamatan, terutama dalam kondisi tubuh yang tidak prima.

Pengendara diimbau untuk:

  • Tidak memaksakan diri berkendara saat lelah

  • Menjaga kecepatan sesuai kondisi jalan

  • Mematuhi rambu lalu lintas

  • Selalu menggunakan perlengkapan keselamatan

Polisi menegaskan bahwa tindakan sederhana seperti memeriksa lampu kendaraan dan mengenakan helm dapat berperan besar dalam mencegah kecelakaan.

“Hal-hal kecil sering dianggap sepele, padahal sangat menentukan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” ujar AKP Triyono.

FAQ

1. Berapa jumlah kecelakaan yang terjadi di Sekadau dalam satu hari?

Terdapat dua kecelakaan lalu lintas yang terjadi dalam satu hari di wilayah Kabupaten Sekadau.

2. Di mana saja lokasi kecelakaan tersebut terjadi?

Kecelakaan terjadi di Jalan Sekadau–Sanggau dan Jalan Merdeka Timur di Kecamatan Sekadau Hilir.

3. Apa penyebab utama kecelakaan menurut polisi?

Selain kelalaian pengendara, faktor lain meliputi kondisi kendaraan yang kurang layak, kelelahan, serta kurangnya perhatian terhadap situasi lalu lintas.

4. Siapa yang menyampaikan imbauan keselamatan?

Imbauan disampaikan oleh AKP Triyono atas arahan Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama.

5. Apa imbauan utama dari kepolisian kepada masyarakat?

Masyarakat diminta memastikan kendaraan layak jalan, mematuhi rambu lalu lintas, serta tidak berkendara dalam kondisi lelah atau mengantuk.

Kamis, 05 Maret 2026

Mudik Lebaran 2026 Wajib Cek Tekanan Angin Ban Agar Mobil Tidak Mudah Tergelincir

Jangan Abaikan Cek Ban Mobil Sebelum Mudik Lebaran Risiko Pecah Ban Mengintai Perjalanan Jauh
Pereli Julian Johan mengingatkan pentingnya cek tekanan angin dan kondisi ban sebelum mudik Lebaran. Tekanan kurang berisiko sebabkan ban meledak dan kecelakaan saat perjalanan jauh.

Jangan Abaikan Cek Ban Mobil Sebelum Mudik Lebaran Risiko Pecah Ban Mengintai Perjalanan Jauh

JAKARTA -- Menjelang arus mudik Lebaran 2026, pereli nasional Julian Johan mengingatkan masyarakat yang pulang kampung menggunakan mobil pribadi untuk memeriksa kondisi kendaraan secara menyeluruh, terutama bagian ban. 

Imbauan ini disampaikan Jeje, sapaan akrabnya, pada Selasa 3 Maret, sebagai langkah antisipasi risiko kecelakaan dan kendala teknis selama perjalanan jauh.

Menurut Jeje, ban menjadi komponen krusial yang sangat menentukan kelancaran perjalanan mudik Lebaran. Banyak kasus pemudik terhambat di tengah jalan akibat masalah ban, mulai dari tekanan angin yang tidak sesuai hingga kondisi ban yang sebenarnya sudah tidak layak pakai.

“Ban terlihat masih bagus dari luar, tapi belum tentu sehat. Bisa jadi tekanan anginnya kurang atau justru berlebihan,” ujarnya.

Pentingnya Cek Tekanan Angin Ban Sebelum Mudik Lebaran

Jeje menjelaskan, tekanan angin ban yang tidak sesuai rekomendasi pabrikan berisiko mengganggu stabilitas kendaraan. Tekanan angin yang terlalu tinggi dapat membuat mobil lebih mudah kehilangan traksi, terutama saat melaju di jalan basah atau saat hujan deras.

Risiko semakin besar jika kendaraan membawa muatan penuh, baik penumpang maupun barang. Dalam kondisi seperti itu, mobil lebih mudah kehilangan kendali atau tergelincir jika tekanan angin tidak sesuai standar.

Karena itu, ia menegaskan pentingnya mengecek tekanan ban sesuai anjuran pabrikan sebelum berangkat mudik. Informasi tekanan angin ideal biasanya tertera di pintu samping pengemudi atau buku manual kendaraan.

Bahaya Tekanan Angin Kurang Saat Perjalanan Jauh

Selain tekanan berlebih, tekanan angin yang kurang juga sangat berbahaya. Banyak orang mengira ban meledak disebabkan oleh tekanan angin berlebihan. Padahal, menurut Jeje, kasus ban pecah saat perjalanan jauh justru lebih sering terjadi karena tekanan angin kurang.

Ketika tekanan angin rendah dan kendaraan dalam kondisi overload, dinding ban bekerja lebih keras menahan beban. Gesekan berlebih dan panas yang meningkat dapat memicu kerusakan struktur ban hingga berujung pecah ban.

“Ban meledak itu bukan karena anginnya kelebihan, tapi karena anginnya kurang,” tegasnya.

Kondisi ini kerap terjadi saat mudik Lebaran, ketika mobil diisi penuh penumpang dan barang bawaan. Tanpa pemeriksaan menyeluruh, risiko kecelakaan pun meningkat.

Tips Aman Cek Ban Sebelum Mudik

Agar perjalanan mudik Lebaran lebih aman dan nyaman, berikut beberapa langkah yang bisa Anda lakukan:

  1. Periksa tekanan angin ban sesuai rekomendasi pabrikan.

  2. Cek ketebalan tapak ban, pastikan tidak aus atau retak.

  3. Perhatikan kondisi dinding ban, apakah ada benjolan atau sobekan.

  4. Pastikan ban cadangan dalam kondisi siap pakai.

  5. Lakukan spooring dan balancing jika diperlukan.

Jangan menunda pengecekan hingga hari keberangkatan. Lakukan setidaknya beberapa hari sebelum mudik agar masih ada waktu untuk mengganti ban jika diperlukan.

Mudik adalah momen berharga untuk berkumpul bersama keluarga. Jangan biarkan masalah ban merusak perjalanan Anda. Luangkan waktu sebentar untuk memastikan kendaraan benar-benar dalam kondisi prima.

FAQ Seputar Cek Ban Sebelum Mudik Lebaran

1. Kapan waktu terbaik mengecek ban sebelum mudik?
Idealnya 3–7 hari sebelum keberangkatan agar ada waktu perbaikan jika ditemukan masalah.

2. Berapa tekanan angin ban yang ideal?
Sesuai rekomendasi pabrikan kendaraan yang tertera di pintu mobil atau buku manual.

3. Apa penyebab utama ban meledak saat mudik?
Tekanan angin kurang dan kendaraan kelebihan muatan menjadi faktor paling umum.

4. Apakah ban terlihat bagus pasti aman?
Belum tentu. Tekanan angin dan kondisi struktur bagian dalam juga harus diperiksa.

Senin, 04 Agustus 2025

Sat Lantas Polresta Pontianak Gelar Penyuluhan Tertib Lalu Lintas untuk Driver Ojol, Ini Tujuannya

Petugas Sat Lantas Polresta Pontianak sedang memberikan penyuluhan keselamatan berlalu lintas kepada driver ojek online di Satpas Polresta
Petugas Sat Lantas Polresta Pontianak sedang memberikan penyuluhan keselamatan berlalu lintas kepada driver ojek online di Satpas Polresta. (Humas Polresta Pontianak/Borneotribun/Heri Yakop)

Pontianak, Kalbar – Sat Lantas Polresta Pontianak menggelar penyuluhan tertib berlalu lintas kepada para pengemudi ojek online (Ojol) di Satpas Polresta Pontianak, Jalan RE Martadinata, Sabtu siang (2/8/2025). 

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan berkendara di kalangan driver Ojol yang menjadi garda terdepan transportasi daring di Pontianak.

Penyuluhan dilakukan langsung oleh petugas Sat Lantas yang membahas berbagai aspek keselamatan berkendara, seperti pentingnya penggunaan helm standar SNI, kelengkapan surat-surat kendaraan, serta kepatuhan terhadap rambu dan marka jalan. 

Selain itu, peserta juga diimbau untuk tidak menggunakan ponsel saat berkendara dan selalu memperhatikan batas kecepatan.

“Kami ingin para driver Ojol menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di jalan raya. Karena mereka setiap harinya berinteraksi langsung dengan masyarakat dan memiliki peranan penting dalam mewujudkan budaya tertib berlalu lintas,” jelas Kanit Kamseltibcarlantas Polresta Pontianak, AKP Edy Karnadi.

Petugas Sat Lantas Polresta Pontianak sedang memberikan penyuluhan keselamatan berlalu lintas kepada driver ojek online di Satpas Polresta. (Humas Polresta Pontianak/Borneotribun/Heri Yakop)
Petugas Sat Lantas Polresta Pontianak sedang memberikan penyuluhan keselamatan berlalu lintas kepada driver ojek online di Satpas Polresta. (Humas Polresta Pontianak/Borneotribun/Heri Yakop)

Para driver Ojol yang hadir dalam kegiatan tersebut menyambut baik penyuluhan ini. Mereka mengaku kegiatan ini sangat bermanfaat dan berharap bisa dilakukan secara rutin agar semakin banyak pengemudi yang sadar akan pentingnya keselamatan dalam berkendara, baik untuk diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Dengan edukasi semacam ini, diharapkan angka pelanggaran lalu lintas dan potensi kecelakaan di kalangan driver Ojol bisa ditekan. 

Sat Lantas Polresta Pontianak juga berencana untuk terus melibatkan komunitas transportasi daring dalam program-program sosialisasi keselamatan jalan lainnya ke depan.

Reporter: Heri Yakop