Berita BorneoTribun: Klasemen Moto3 hari ini

CSS

Kode Recentpost Grid

Tampilkan postingan dengan label Klasemen Moto3. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Klasemen Moto3. Tampilkan semua postingan

Minggu, 26 April 2026

Maximo Quiles Menang Dramatis Di Moto3 Jerez, Veda Pratama Finis Keenam

Maximo Quiles menang di Moto3 Jerez 2026 setelah duel ketat, sementara Veda Pratama mencuri perhatian dengan finis keenam dan menjadi rookie terbaik.
Maximo Quiles menang di Moto3 Jerez 2026 setelah duel ketat, sementara Veda Pratama mencuri perhatian dengan finis keenam dan menjadi rookie terbaik.

JAKARTA - Balapan kelas Moto3 World Championship di Sirkuit Circuito de Jerez menghadirkan persaingan ketat sejak start hingga garis finis pada seri Jerez 2026. Rider tuan rumah Maximo Quiles berhasil mengamankan kemenangan penting di hadapan publik sendiri setelah menampilkan strategi balap yang matang di lap-lap akhir.

Start dari posisi pole membuat Maximo Quiles langsung menjadi sorotan sejak awal lomba. Namun keunggulan saat kualifikasi tidak bertahan lama. Sejak lap pertama, Maximo Quiles harus menghadapi tekanan ketat dari Adrian Fernandez dan David Munoz yang terus membayangi di barisan depan.

Pada beberapa lap awal, motor KTM yang digunakan Maximo Quiles sempat menunjukkan gejala kurang stabil. Beberapa kali terlihat melebar di tikungan serta melakukan koreksi posisi untuk menjaga kendali motor.

Momentum perubahan terjadi lima lap sebelum finis. Maximo Quiles memanfaatkan celah di tikungan pertama untuk kembali merebut posisi terdepan. Setelah itu, jarak perlahan diperlebar hingga finis dengan selisih hampir dua detik dari perebutan posisi kedua.

Persaingan perebutan podium berlangsung dramatis hingga garis finis. Adrian Fernandez, yang memulai balapan dari posisi keenam, berhasil menutup lomba di posisi kedua setelah melalui duel panjang dengan David Munoz.

Di lap pertama, Adrian Fernandez sempat diselidiki steward setelah insiden dengan Matteo Bertelle di tikungan pertama. Insiden tersebut membuat peluang Matteo Bertelle berakhir lebih awal. Setelah proses evaluasi, Adrian Fernandez dinyatakan bebas dari pelanggaran.

Posisi ketiga akhirnya diamankan David Munoz, sekaligus melengkapi podium yang didominasi pembalap asal Spanyol di Jerez.

Performa impresif juga ditunjukkan Marco Morelli, yang memulai lomba dari posisi ke-11. Marco Morelli tampil agresif sepanjang balapan dan sempat menembus posisi kedua sebelum akhirnya finis di posisi keempat setelah kalah dalam sprint menuju garis finis.

Di belakang grup terdepan, Alvaro Carpe menyelesaikan balapan di posisi kelima dengan selisih waktu cukup jauh dari empat pembalap terdepan.

Sorotan khusus datang dari pembalap Indonesia Veda Pratama. Start dari posisi ke-17 tidak menghalangi Veda Pratama untuk tampil kompetitif sepanjang balapan.

Dengan manuver konsisten dan minim kesalahan, Veda Pratama berhasil menembus posisi keenam saat garis finis. Hasil tersebut menjadikan Veda Pratama sebagai rookie terbaik pada balapan seri Jerez sekaligus memperkuat posisi dalam klasemen pembalap pendatang baru.

Balapan Moto3 Jerez juga diwarnai sejumlah insiden. Jesus Rios menerima penalti turun dua posisi setelah manuver terlambat terhadap Valentin Perrone pada fase akhir lomba.

Keputusan steward tersebut mengangkat Valentin Perrone ke posisi ketujuh, sementara David Almansa naik ke posisi kedelapan. Posisi sepuluh besar kemudian dilengkapi Joel Esteban.

Sejumlah pembalap juga gagal menyelesaikan lomba, termasuk Guido Pini, pemenang seri Austin yang terjatuh pada lap kedelapan saat berusaha mengejar posisi.

Kemenangan di Jerez memberikan tambahan 25 poin bagi Maximo Quiles dan memperlebar jarak di puncak klasemen menjadi 90 poin secara keseluruhan.

Alvaro Carpe bertahan di posisi kedua klasemen dengan 53 poin, sementara Adrian Fernandez naik ke posisi ketiga dengan 49 poin.

Di kelompok lima besar klasemen, Valentin Perrone mengoleksi 47 poin dan Marco Morelli berada di posisi kelima dengan 45 poin.

Sementara itu, Veda Pratama kini memimpin klasemen rookie dengan total 37 poin, unggul atas Brian Uriarte yang mengoleksi 28 poin.

Veda Pratama Tembus Posisi Enam Moto3 Jerez Setelah Start Ke-17

Veda Pratama tampil impresif di Moto3 Jerez 2026 dengan finis keenam dari posisi ke-17 dan memimpin klasemen rookie musim ini.
Veda Pratama tampil impresif di Moto3 Jerez 2026 dengan finis keenam dari posisi ke-17 dan memimpin klasemen rookie musim ini.

JAKARTA - Pembalap muda Indonesia Veda Pratama mencuri perhatian pada seri Moto3 World Championship di Circuito de Jerez, Minggu (2026). Start dari posisi ke-17 tidak menghalangi Veda Pratama untuk tampil kompetitif hingga finis di posisi keenam sekaligus menjadi rookie terbaik pada balapan tersebut.

Performa tersebut menegaskan konsistensi Veda Pratama sepanjang musim 2026 dan semakin menguatkan posisi di klasemen pembalap pendatang baru.

Balapan Moto3 Jerez berlangsung ketat sejak lampu start dipadamkan. Start dari barisan tengah belakang membuat Veda Pratama harus bekerja keras sejak lap awal.

Strategi agresif namun terukur membuat Veda Pratama mampu menyalip sejumlah rival secara bertahap. Setiap lap dimanfaatkan untuk memperbaiki posisi tanpa melakukan kesalahan fatal yang berpotensi mengakhiri lomba lebih cepat.

Konsistensi ritme balap menjadi kunci. Ketika sejumlah pembalap lain melakukan kesalahan atau terlibat insiden, Veda Pratama tetap menjaga jalur balap yang stabil hingga mampu masuk kelompok sepuluh besar pada fase pertengahan lomba.

Memasuki lap-lap akhir, persaingan semakin ketat di kelompok depan. Sementara perebutan podium melibatkan Maximo Quiles, Adrian Fernandez, dan David Munoz, Veda Pratama tetap fokus mempertahankan ritme balap untuk mengamankan posisi terbaik.

Upaya tersebut membuahkan hasil. Veda Pratama berhasil finis di posisi keenam, hanya terpaut sekitar 10 detik dari pemimpin lomba. Hasil ini menjadi salah satu pencapaian terbaik bagi pembalap Indonesia pada musim Moto3 2026.

Balapan tersebut akhirnya dimenangkan Maximo Quiles, yang memanfaatkan momentum pada lima lap terakhir untuk merebut posisi terdepan dan menjauh dari pesaing.

Hasil di Jerez memberikan dampak penting bagi perjalanan musim Veda Pratama. Tambahan poin dari posisi keenam membuat Veda Pratama kini memimpin klasemen rookie dengan total 37 poin.

Pesaing terdekat dalam kategori rookie, Brian Uriarte, mengoleksi 28 poin setelah menyelesaikan balapan di luar sepuluh besar.

Keunggulan tersebut menunjukkan perkembangan signifikan dari Veda Pratama, terutama dalam hal konsistensi dan kemampuan membaca jalannya balapan.

Penampilan solid di Jerez memberikan kepercayaan diri tambahan bagi Veda Pratama menghadapi seri-seri berikutnya musim 2026. Start dari posisi ke-17 dan mampu finis di enam besar menjadi indikator peningkatan performa yang stabil.

Jika tren positif tersebut berlanjut, peluang Veda Pratama untuk mempertahankan status rookie terbaik hingga akhir musim semakin terbuka.

Selain itu, keberhasilan menembus posisi depan di lintasan teknis seperti Jerez menjadi bukti kemampuan adaptasi yang semakin matang pada level kompetisi dunia.