Iklan Tutup X
Tampilkan postingan dengan label Mikel Oyarzabal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mikel Oyarzabal. Tampilkan semua postingan

Senin, 22 Juni 2026

Lamine Yamal Pecah Telur, Spanyol Langsung Pesta Empat Gol ke Gawang Arab Saudi

Spanyol meraih kemenangan perdana di Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Arab Saudi 4-0 di Atlanta. Lamine Yamal dan Mikel Oyarzabal menjadi bintang kemenangan La Roja.
Spanyol meraih kemenangan perdana di Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Arab Saudi 4-0 di Atlanta. Lamine Yamal dan Mikel Oyarzabal menjadi bintang kemenangan La Roja.

Spanyol Bungkam Arab Saudi 4-0, Pimpin Klasemen Grup H Piala Dunia 2026

JAKARTA -- Timnas Spanyol meraih kemenangan perdana di Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Arab Saudi dengan skor 4-0 pada laga kedua Grup H di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, Minggu (21/6). Hasil tersebut membawa La Roja untuk sementara memuncaki klasemen dengan koleksi empat poin.

Spanyol langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal pertandingan. Lamine Yamal membuka keunggulan pada menit ke-10 lewat penyelesaian jarak dekat setelah menerima umpan datar Mikel Oyarzabal.

Keunggulan tim asuhan Luis de la Fuente bertambah pada menit ke-21. Berawal dari situasi sepak pojok, Aymeric Laporte menyundul bola yang kemudian jatuh di kaki Oyarzabal. Penyerang Real Sociedad itu sukses menaklukkan Mohammed Al-Owais dan mengubah skor menjadi 2-0.

Hanya tiga menit berselang, Oyarzabal kembali mencetak gol. Kombinasi serangan yang dibangun Marc Cucurella dan Dani Olmo berhasil diselesaikan Oyarzabal di depan gawang untuk membawa Spanyol unggul 3-0 pada menit ke-24.

Dominasi La Roja berlanjut selepas jeda. Baru empat menit babak kedua berjalan, Arab Saudi justru kebobolan akibat gol bunuh diri Hassan Al-Tombakti pada menit ke-49 yang membuat skor menjadi 4-0.

Meski sudah unggul jauh, Spanyol tetap menguasai permainan. Kiper Arab Saudi, Mohammed Al-Owais, beberapa kali melakukan penyelamatan penting untuk menggagalkan peluang tambahan dari Pedro Porro dan Ferran Torres.

Sepanjang pertandingan, Arab Saudi kesulitan memberikan ancaman berarti ke lini pertahanan Spanyol. Hingga peluit panjang berbunyi, skor 4-0 tetap bertahan untuk kemenangan La Roja.

Hasil ini membuat Spanyol mengoleksi empat poin dan memimpin Grup H. Mereka unggul atas Uruguay, Arab Saudi, dan Tanjung Verde yang sama-sama baru mengumpulkan satu poin.

Kemenangan telak tersebut sekaligus menjaga peluang pasukan Luis de la Fuente untuk melangkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Selasa, 16 Juni 2026

Sudah Kuasai Bola 80 Persen, Spanyol Tetap Gagal Menang atas Tanjung Verde

Spanyol ditahan imbang Tanjung Verde 0-0 pada laga perdana Grup H Piala Dunia 2026. Dominasi La Furia Roja gagal menghasilkan gol berkat aksi gemilang Vozinha.
Spanyol ditahan imbang Tanjung Verde 0-0 pada laga perdana Grup H Piala Dunia 2026. Dominasi La Furia Roja gagal menghasilkan gol berkat aksi gemilang Vozinha.

Spanyol Ditahan Tanjung Verde 0-0 di Piala Dunia 2026, Dominasi La Furia Roja Berujung Buntu

JAKARTA - Timnas Spanyol gagal memulai perjalanan mereka di Grup H Piala Dunia 2026 dengan kemenangan setelah ditahan imbang Tanjung Verde tanpa gol di Atlanta Stadium, Senin (15/6). Hasil ini menjadi salah satu kejutan pada laga pembuka grup, mengingat Spanyol tampil dominan hampir sepanjang pertandingan.

Meski menguasai bola hingga mendekati 80 persen, La Furia Roja tidak mampu menembus pertahanan disiplin yang diperagakan Tanjung Verde. Penampilan luar biasa kiper Vozinha menjadi faktor utama yang menggagalkan sejumlah peluang emas tim asuhan Luis de la Fuente.

Spanyol Dominan, Tanjung Verde Bertahan Disiplin

Sejak peluit kick-off dibunyikan, Spanyol langsung mengambil alih kendali permainan. Pedri, Rodri, dan Fabian Ruiz mengatur ritme permainan dari lini tengah, sementara Ferran Torres, Mikel Oyarzabal, dan Gavi terus berusaha membongkar pertahanan lawan.

Namun, strategi bertahan yang diterapkan Tanjung Verde berjalan efektif. Barisan belakang yang dikomandoi Pico Lopes mampu menutup ruang gerak para pemain Spanyol di area berbahaya.

Peluang pertama Spanyol tercipta pada menit ke-13 melalui skema serangan dari sisi sayap. Umpan silang Pedri hampir menghasilkan peluang matang sebelum berhasil diamankan lini pertahanan Tanjung Verde.

Memasuki menit ke-30, Marc Cucurella mencoba peruntungannya lewat tendangan voli. Sayangnya, bola masih melambung di atas mistar gawang.

Di sisi lain, Tanjung Verde sesekali mengandalkan serangan balik cepat. Salah satu peluang mereka datang pada menit ke-37 ketika Dailon Livramento memanfaatkan kesalahan Rodri. Namun, tembakannya masih belum mengarah ke sasaran.

Vozinha Jadi Tembok Kokoh Tanjung Verde

Nama Vozinha layak disebut sebagai pemain terbaik dalam pertandingan ini. Kiper veteran berusia 42 tahun tersebut tampil luar biasa sepanjang laga dan menjadi alasan utama Tanjung Verde mampu membawa pulang satu poin.

Menjelang akhir babak pertama, Ferran Torres hampir membawa Spanyol unggul. Tembakannya dari jarak dekat membentur mistar gawang sebelum bola pantul disambut sundulan Mikel Oyarzabal.

Saat banyak pihak mengira gol akan tercipta, Vozinha melakukan penyelamatan gemilang untuk menjaga skor tetap imbang.

Tidak berhenti di situ, ia kembali menggagalkan peluang Torres dan Aymeric Laporte secara beruntun sebelum turun minum. Berkat aksinya, babak pertama berakhir tanpa gol.

Masuknya Lamine Yamal Belum Mampu Mengubah Keadaan

Memasuki babak kedua, Spanyol tetap tampil menyerang. Sundulan Fabian Ruiz pada menit ke-58 menjadi salah satu peluang yang mampu mengancam gawang Tanjung Verde, tetapi masih berhasil diamankan Vozinha.

Melihat timnya kesulitan mencetak gol, Luis de la Fuente memasukkan Lamine Yamal pada menit ke-71. Kehadiran pemain muda berbakat tersebut langsung memberikan warna baru dalam serangan Spanyol.

Yamal beberapa kali menciptakan ruang dan peluang bagi rekan-rekannya. Salah satunya membuka kesempatan bagi Mikel Merino untuk melepaskan tembakan. Namun, lagi-lagi Vozinha tampil sigap.

Marc Cucurella juga mendapatkan peluang emas melalui sundulan jarak dekat. Akan tetapi, refleks cepat sang penjaga gawang kembali menggagalkan peluang tersebut.

Pico Lopes Gagalkan Peluang Terbaik Spanyol

Saat pertandingan memasuki menit-menit akhir, tekanan Spanyol semakin meningkat. Peluang terbaik datang pada menit ke-89 ketika Dani Olmo mengirimkan umpan matang kepada Mikel Oyarzabal.

Penyerang Spanyol itu melepaskan tembakan yang berpotensi menjadi gol kemenangan. Namun, Pico Lopes melakukan blok krusial tepat di depan gawang dan menyelamatkan Tanjung Verde dari kekalahan.

Aksi heroik tersebut menjadi salah satu momen penentu yang memastikan skor tetap 0-0 hingga pertandingan berakhir.

Hasil Imbang Buka Persaingan Grup H

Tambahan satu poin membuat persaingan di Grup H Piala Dunia 2026 masih sangat terbuka. Bagi Spanyol, hasil ini menjadi peringatan bahwa dominasi penguasaan bola tidak selalu berbanding lurus dengan kemenangan.

Luis de la Fuente kini menghadapi pekerjaan rumah untuk meningkatkan efektivitas penyelesaian akhir timnya pada pertandingan berikutnya.

Sementara itu, Tanjung Verde berhak merasa puas. Mampu menahan salah satu kandidat juara dunia menjadi modal berharga untuk menghadapi laga-laga selanjutnya di fase grup.

Dengan performa disiplin di lini belakang serta penampilan luar biasa Vozinha di bawah mistar, Tanjung Verde menunjukkan bahwa mereka tidak bisa dipandang sebelah mata dalam persaingan Grup H Piala Dunia 2026.