Berita BorneoTribun: Nyamuk Aedes hari ini

CSS/JS FIT

CSS IKLAN

BANNER - Geser keatas untuk melanjutkan
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.
Tampilkan postingan dengan label Nyamuk Aedes. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nyamuk Aedes. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 02 Mei 2026

Vaksin Dengue Efektif, Kasus DBD Di Kaltim Mulai Melandai

Vaksinasi dengue di Kaltim terbukti menekan kasus DBD sejak 2024, dengan tren penurunan di Samarinda, Balikpapan, dan Mahakam Ulu.
Vaksinasi dengue di Kaltim terbukti menekan kasus DBD sejak 2024, dengan tren penurunan di Samarinda, Balikpapan, dan Mahakam Ulu.

Samarinda — Program vaksinasi dengue yang dijalankan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur mulai memperlihatkan hasil konkret dalam menekan penyebaran demam berdarah dengue (DBD). Sejak digulirkan pada 2024, intervensi ini berkontribusi terhadap penurunan kasus di beberapa wilayah prioritas.

Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Timur, Jaya Mualimin, menyampaikan bahwa tren penurunan terlihat di sejumlah daerah seperti Balikpapan, Samarinda, dan Mahakam Ulu. Perluasan cakupan imunisasi dinilai menjadi faktor penting dalam meredam lonjakan kasus yang sebelumnya kerap terjadi secara siklik.

Menurut Jaya Mualimin, DBD selama ini menjadi salah satu tantangan kesehatan masyarakat dengan pola peningkatan setiap tiga hingga lima tahun. Namun, setelah program vaksinasi diperluas, indikasi penurunan mulai terlihat secara bertahap.

Data dari Dinas Kesehatan juga menunjukkan bahwa ribuan siswa sekolah dasar yang telah menerima vaksin dengue tidak dilaporkan mengalami infeksi DBD. Temuan ini memperkuat indikasi efektivitas vaksin dalam kelompok usia tersebut.

Secara musiman, puncak penyebaran DBD di Kalimantan Timur biasanya terjadi antara November hingga Februari. Oleh karena itu, intervensi seperti vaksinasi dinilai penting untuk menekan risiko lonjakan kasus di periode rawan tersebut.

Selain penurunan kasus, angka kematian akibat infeksi nyamuk Aedes aegypti juga mengalami tren penurunan dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini menjadi indikator tambahan bahwa strategi penanganan yang diterapkan mulai berjalan efektif.

Dinas Kesehatan Kalimantan Timur terus memperkuat edukasi masyarakat dan memperluas kolaborasi lintas sektor guna memastikan cakupan vaksinasi semakin merata. Upaya ini bertujuan agar masyarakat mendapatkan perlindungan optimal melalui imunisasi lengkap.

Berdasarkan data terbaru, tercatat 231 kasus kumulatif DBD di Kalimantan Timur, dengan jumlah tertinggi berada di Samarinda sebanyak 46 kasus. Pemerintah daerah menargetkan angka kematian dapat ditekan hingga di bawah 0,4 persen.

Untuk mencapai target tersebut, seluruh fasilitas kesehatan di tingkat kabupaten dan kota telah diminta mempercepat penanganan pasien, terutama bagi kasus yang memasuki fase kritis. Penguatan sistem rujukan medis menjadi bagian dari strategi utama dalam menekan risiko kematian akibat DBD.

FAQ

1. Apakah vaksin dengue efektif mencegah DBD?
Data Dinas Kesehatan Kaltim menunjukkan vaksin dengue efektif menekan kasus, terutama pada kelompok siswa yang telah divaksin.

2. Kapan puncak kasus DBD biasanya terjadi?
Puncak penularan umumnya terjadi pada November hingga Februari.

3. Berapa jumlah kasus DBD terbaru di Kaltim?
Tercatat 231 kasus kumulatif, dengan Samarinda sebagai wilayah tertinggi.

4. Siapa yang menjadi prioritas vaksinasi?
Saat ini program difokuskan pada anak usia sekolah, terutama siswa SD.

5. Apa target pemerintah terkait DBD?
Menekan angka kematian hingga di bawah 0,4 persen melalui vaksinasi dan penguatan layanan kesehatan.

IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.
IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.