Iklan Tutup X
Tampilkan postingan dengan label Pontianak Kalbar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pontianak Kalbar. Tampilkan semua postingan

Senin, 18 Mei 2026

Tumbangkan Klub Iran, Jakarta Bhayangkara Presisi Juara AVC Men’s Volleyball Championship 2026 di Pontianak

Jakarta Bhayangkara Presisi juara AVC Men’s Volleyball Championship 2026 usai mengalahkan Foolad Sirjan Iranian 3-1 pada grand final di Pontianak.
Jakarta Bhayangkara Presisi juara AVC Men’s Volleyball Championship 2026 usai mengalahkan Foolad Sirjan Iranian 3-1 pada grand final di Pontianak.

PONTIANAK - Jakarta Bhayangkara Presisi sukses meraih gelar juara AVC Men’s Volleyball Championship 2026 setelah menaklukkan Foolad Sirjan Iranian 3-1 pada laga final di Pontianak, Minggu (17/5/2026).

Laga berlangsung ketat dengan tensi tinggi sejak awal pertandingan. Bhayangkara Presisi mampu tampil konsisten melalui pertahanan disiplin dan serangan efektif hingga memastikan kemenangan atas salah satu klub elite Asia asal Iran.

Atmosfer pertandingan semakin meriah dengan dukungan penuh ribuan suporter yang memadati arena. Sorak penonton terus mengiringi perjuangan Bhayangkara Presisi hingga laga berakhir.

Manajer tim, Pipit Rismanto, mengaku bersyukur atas keberhasilan timnya membawa pulang gelar juara Asia tersebut.

“Alhamdulillah, ini adalah hasil kerja keras seluruh tim. Kemenangan ini bukan hanya milik kami, tetapi juga untuk masyarakat Indonesia,” katanya.

Menurut Pipit, keberhasilan penyelenggaraan turnamen di Pontianak juga memberi dampak positif bagi Kalimantan Barat karena semakin dikenal di level internasional.

Sementara itu, Ketua Seksi Pertandingan Agung Setyo Wahyudi memastikan seluruh pertandingan berjalan aman dan lancar selama turnamen berlangsung.

Ia juga mengapresiasi antusiasme masyarakat yang hadir langsung memberikan dukungan pada partai final.

Kesuksesan Jakarta Bhayangkara Presisi menjadi juara dinilai sebagai momentum penting bagi perkembangan voli Indonesia di level Asia sekaligus memperlihatkan kesiapan Indonesia menjadi tuan rumah ajang internasional. (Slamet)

Minggu, 01 Maret 2026

Fakta Mengejutkan Pelaku Curanmor Sekadau Ternyata Mantan Suami Tetangga Korban Ditangkap Kurang 24 Jam di Pontianak

Polres Sekadau menangkap pelaku curanmor Honda Supra GTR 150 dalam waktu kurang dari 24 jam. Tersangka diringkus di Pontianak setelah membawa kabur motor warga Sekadau Hilir.
Polres Sekadau menangkap pelaku curanmor Honda Supra GTR 150 dalam waktu kurang dari 24 jam. Tersangka diringkus di Pontianak setelah membawa kabur motor warga Sekadau Hilir.

SEKADAU – Fakta mengejutkan terungkap dalam kasus ini. Tersangka diketahui pernah menikah dengan tetangga korban. Ia mengaku datang ke Sekadau untuk menjenguk mantan istri dan anaknya. Namun alih-alih bersilaturahmi, ia justru nekat melakukan aksi pencurian sepeda motor milik warga sekitar.

Polres Sekadau berhasil mengungkap kasus pencurian sepeda motor dalam waktu kurang dari 24 jam. Pelaku berinisial DS (27) diringkus di Pontianak setelah membawa kabur Honda Supra GTR 150 milik warga Sekadau Hilir.

Kasus Polres Sekadau, Curanmor Sekadau, dan Pelaku Ditangkap di Pontianak ini bermula pada Kamis malam (26/2/2026). Korban ES (36) memarkir sepeda motor Honda Supra GTR 150 warna hitam di depan rumahnya di Kampung Kemawan, Dusun Pangkin, Desa Mungguk. Pagi harinya sekitar pukul 06.00 WIB, motor tersebut sudah tidak berada di tempat.

Kunci motor yang masih menempel diduga menjadi celah bagi pelaku untuk melancarkan aksinya. Kerugian korban diperkirakan mencapai Rp13 juta. Laporan segera diterima SPKT dan langsung ditindaklanjuti Unit IV Satreskrim Polres Sekadau.

Hasil penyelidikan mengarah ke Pontianak. Polisi bergerak cepat berkoordinasi dengan Unit Reskrim Polsek Pontianak Timur dan berhasil mengamankan tersangka beserta barang bukti sebelum 24 jam sejak laporan dibuat.

Dalam pemeriksaan, tersangka mengaku berangkat dari Pontianak menggunakan angkutan umum menuju Sekadau. Setibanya di lokasi, ia melihat motor terparkir dengan kunci masih terpasang lalu membawanya kembali ke Pontianak dengan maksud dijual. Namun upayanya gagal setelah polisi lebih dulu melacak keberadaannya.

Barang bukti yang diamankan meliputi satu unit Honda Supra GTR 150, kunci kontak, tang, pahat, gunting, dan kunci modifikasi. Tersangka kini ditahan dan dijerat Pasal 477 ayat 1 huruf e dan/atau Pasal 476 KUHP.

Polisi mengingatkan masyarakat agar tidak lengah saat memarkir kendaraan. Pastikan kunci dicabut, gunakan pengaman tambahan, dan aktifkan siskamling. Kewaspadaan sederhana dapat mencegah tindak pencurian kendaraan bermotor di lingkungan Anda.

FAQ Seputar Kasus Curanmor Sekadau

1. Kapan kejadian pencurian terjadi?
Kamis malam, 26 Februari 2026.

2. Di mana lokasi pencurian?
Kampung Kemawan, Desa Mungguk, Kecamatan Sekadau Hilir.

3. Berapa lama pelaku berhasil ditangkap?
Kurang dari 24 jam setelah laporan diterima.

4. Di mana pelaku ditangkap?
Di Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

5. Apa ancaman hukumannya?
Tersangka dijerat Pasal 477 dan/atau Pasal 476 KUHP terkait pencurian.

Sumber: Humas Polres Sekadau | Editor: Heri Yakop