Iklan Tutup X
Tampilkan postingan dengan label Privasi Pengguna. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Privasi Pengguna. Tampilkan semua postingan

Senin, 22 Juni 2026

Google Uji reCAPTCHA Pakai Kamera dan Gerakan Tangan, Picu Perdebatan Soal Privasi

Google uji reCAPTCHA berbasis kamera yang meminta pengguna melakukan gerakan tangan untuk verifikasi, memicu perdebatan soal privasi dan keamanan data. (Ilustrasi)
Google uji reCAPTCHA berbasis kamera yang meminta pengguna melakukan gerakan tangan untuk verifikasi, memicu perdebatan soal privasi dan keamanan data. (Ilustrasi)

JAKARTA - Google tengah menguji sistem verifikasi reCAPTCHA berbasis kamera di internet yang meminta pengguna mengaktifkan akses kamera dan melakukan gerakan tangan sederhana untuk membuktikan bahwa mereka manusia, bukan bot.

Dalam sistem baru ini, Google mengganti metode CAPTCHA klasik seperti pemilihan gambar atau verifikasi teks sulit dibaca dengan analisis video singkat dari gerakan tangan pengguna. 

Teknologi ini kemudian membaca koordinat 21 titik kunci pada telapak tangan untuk mengenali gestur.

Google menyebut video yang direkam tidak dikaitkan dengan identitas pengguna. Rekaman juga tidak menyertakan audio dan langsung dihapus setelah proses verifikasi selesai.

Perusahaan menilai pendekatan ini lebih efektif untuk menghadapi bot berbasis kecerdasan buatan yang semakin mampu melewati CAPTCHA konvensional, termasuk dalam kasus pembuatan akun otomatis dan serangan login berulang.

Namun, uji coba ini langsung menuai kritik dari sebagian pengguna yang mempertanyakan aspek privasi, terutama karena melibatkan akses kamera untuk sekadar verifikasi singkat.

Sejumlah pengguna menyebut metode ini terlalu berlebihan untuk sekadar membuktikan bahwa mereka bukan bot, dan tetap memilih CAPTCHA klasik meski dianggap mengganggu.

Kritik lain juga muncul dari pengguna yang mengklaim berhasil melewati sistem tersebut menggunakan kamera virtual dan animasi berbasis AI.

Google sendiri sebelumnya telah mengembangkan fitur serupa berbasis gestur, termasuk pada Google Meet pada 2023 yang memungkinkan sistem mengenali tangan terangkat melalui kamera.

Hingga kini, sistem reCAPTCHA berbasis kamera tersebut masih dalam tahap pengujian. 

Belum ada kepastian kapan atau apakah fitur ini akan diterapkan secara luas di berbagai layanan Google.

Perdebatan soal keseimbangan antara keamanan dan privasi diperkirakan masih akan berlanjut seiring meningkatnya penggunaan sistem verifikasi berbasis AI.