Iklan Tutup X
Tampilkan postingan dengan label Siswa SD. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Siswa SD. Tampilkan semua postingan

Minggu, 10 Mei 2026

Festival Seni dan Sastra Pelajar Barito Utara Resmi Digelar Selama Dua Hari, FLS3N Barito Utara 2026 Diikuti 347 Siswa dari SD hingga SMP

Sebanyak 347 pelajar SD dan SMP mengikuti FLS3N 2026 tingkat Kabupaten Barito Utara sebagai ajang pengembangan bakat seni dan sastra menuju tingkat provinsi. (Foto Ilustrasi AI)
Sebanyak 347 pelajar SD dan SMP mengikuti FLS3N 2026 tingkat Kabupaten Barito Utara sebagai ajang pengembangan bakat seni dan sastra menuju tingkat provinsi. (Foto Ilustrasi AI)

Barito Utara, Kalteng - Sebanyak 347 pelajar SD/MI dan SMP/MTs mengikuti Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) 2026 tingkat Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, yang digelar di Muara Teweh pada 11–12 Mei 2026.

Ketua Panitia FLS3N 2026 Barito Utara, Akhmad Rafiq, mengatakan kegiatan tersebut menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas dan potensi di bidang seni maupun sastra.

“FLS3N ini bertujuan memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan potensi, meningkatkan kreativitas, serta menumbuhkan rasa percaya diri melalui penampilan karya seni di depan publik,” kata Rafiq, Sabtu.

Pelaksanaan lomba berlangsung di beberapa lokasi sesuai cabang perlombaan, di antaranya Aula Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Barito Utara serta Aula SMP Negeri 1 Muara Teweh.

Cabang lomba yang dipertandingkan meliputi menyanyi solo, gambar bercerita, ilustrasi, kriya, seni tari, ansambel campuran tiga alat musik, kreativitas musik tradisional, pantomim, menulis cerita, hingga mendongeng.

Dari total peserta, sebanyak 188 siswa berasal dari jenjang SD/MI dan 159 siswa dari SMP/MTs.

Rafiq berharap kegiatan tersebut dapat memotivasi para pelajar untuk terus mengembangkan kemampuan seni dan sastra serta meningkatkan rasa percaya diri mereka.

Menurut dia, FLS3N juga menjadi ajang persiapan bagi siswa untuk bersaing di tingkat provinsi maupun nasional sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap seni dan budaya bangsa.

Peserta yang meraih juara I pada masing-masing cabang lomba tingkat kabupaten nantinya akan mewakili Barito Utara pada FLS3N tingkat Provinsi Kalimantan Tengah.

“Pelaksanaan di tingkat provinsi nantinya dilakukan secara daring atau melalui pengiriman video talenta terbaik peserta,” ujar Rafiq.

Kamis, 23 April 2026

Sebanyak 3.935 Siswa SD Di Palangka Raya Ikuti TKA 2026 Dalam Empat Gelombang

Sebanyak 3.935 siswa SD di Palangka Raya mengikuti TKA 2026 yang digelar dalam empat gelombang untuk mengukur capaian akademik sebelum melanjutkan ke jenjang SMP. (ilustrasi)
Sebanyak 3.935 siswa SD di Palangka Raya mengikuti TKA 2026 yang digelar dalam empat gelombang untuk mengukur capaian akademik sebelum melanjutkan ke jenjang SMP. (ilustrasi)

Palangka Raya — Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, mencatat sebanyak 3.935 siswa sekolah dasar (SD) akan mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun 2026 yang dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah kota.

Pelaksanaan TKA dijadwalkan berlangsung pada 30 April 2026, dengan sistem pembagian menjadi empat gelombang guna memastikan proses ujian berjalan tertib dan sesuai kapasitas masing-masing sekolah.

Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Rachmad Winarso, menjelaskan pembagian jadwal menjadi beberapa gelombang dilakukan untuk menyesuaikan ketersediaan perangkat serta jumlah peserta di setiap satuan pendidikan.

Menurutnya, seluruh sekolah dasar di Kota Palangka Raya ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Data Dinas Pendidikan menunjukkan bahwa pelaksanaan TKA tahun ini melibatkan 122 sekolah dasar, baik negeri maupun swasta. Seluruh peserta merupakan siswa kelas VI yang akan segera menyelesaikan pendidikan di tingkat SD.

Dengan jumlah peserta yang cukup besar, pengaturan jadwal bertahap dinilai menjadi langkah strategis agar pelaksanaan ujian tetap kondusif dan terorganisasi.

TKA sendiri bertujuan untuk mengukur capaian akademik siswa pada sejumlah mata pelajaran inti sebelum melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Sebagai bagian dari persiapan, seluruh sekolah di Palangka Raya telah melaksanakan gladi bersih sebelum ujian utama dimulai.

Langkah ini bertujuan untuk memastikan kesiapan teknis maupun administratif, termasuk penggunaan perangkat ujian serta kesiapan peserta.

Dengan adanya simulasi sebelumnya, diharapkan pelaksanaan ujian dapat berlangsung tanpa hambatan yang berarti.

Dalam pelaksanaan TKA tahun ini, peserta akan mengikuti ujian pada dua mata pelajaran utama, yakni:

  • Bahasa Indonesia

  • Matematika

Setiap mata pelajaran dikerjakan dalam waktu terpisah, sehingga siswa hanya mengerjakan satu mata pelajaran per hari. Dengan skema tersebut, seluruh rangkaian TKA bagi setiap peserta berlangsung selama dua hari.

Selain ujian akademik, kegiatan ini juga terhubung dengan program asesmen nasional.

Para siswa turut diminta mengisi survei karakter dan survei lingkungan belajar sebagai bagian dari upaya evaluasi pendidikan secara menyeluruh.

Hasil TKA nantinya akan ditampilkan dalam bentuk nilai dan kategori capaian yang menunjukkan tingkat penguasaan materi siswa.

Setiap peserta yang menyelesaikan seluruh rangkaian ujian akan memperoleh sertifikat hasil TKA yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan. Pencetakan sertifikat dilakukan oleh masing-masing sekolah.

Nilai yang diperoleh siswa dapat dimanfaatkan sebagai salah satu persyaratan dalam penerimaan murid baru (PMB) jenjang SMP atau MTs, khususnya melalui jalur prestasi.

Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya berharap pelaksanaan TKA tingkat SD tahun 2026 dapat berjalan tertib hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.

Para siswa juga diimbau untuk mempersiapkan diri dengan baik, menjaga kesehatan, serta tetap percaya diri saat mengerjakan soal ujian.

Dengan kesiapan yang matang, diharapkan seluruh peserta dapat memperoleh hasil optimal sesuai dengan kemampuan masing-masing.