Iklan Tutup X
Tampilkan postingan dengan label Zainal A Paliwang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Zainal A Paliwang. Tampilkan semua postingan

Kamis, 07 Mei 2026

Wakil Dubes Australia Apresiasi SDN 015 Dan Pelayanan Samsat Bulungan Di Kaltara

Wakil Dubes Australia Gita Kamath mengunjungi SDN 015 dan Samsat Bulungan di Kaltara untuk meninjau program pendidikan inklusif dan layanan publik.
Wakil Dubes Australia Gita Kamath mengunjungi SDN 015 dan Samsat Bulungan di Kaltara untuk meninjau program pendidikan inklusif dan layanan publik.

TANJUNG SELOR – Wakil Duta Besar Australia untuk Indonesia, Gita Kamath, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, dengan meninjau langsung SDN 015 Tanjung Selor serta Kantor Samsat Bulungan.

Kunjungan tersebut menjadi agenda pertama Gita Kamath ke Kalimantan Utara sejak menjabat sebagai Wakil Dubes Australia di Indonesia. Kehadiran perwakilan Pemerintah Australia itu menjadi bagian dari penguatan kerja sama bilateral antara Australia dan Indonesia di sektor pelayanan dasar dan pendidikan inklusif.

Dalam pertemuan di Kantor Gubernur Kalimantan Utara, Gita Kamath menyampaikan bahwa Australia selama ini memiliki hubungan kemitraan yang cukup erat dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara melalui sejumlah program strategis.

Program tersebut di antaranya Sinergi dan Kolaborasi untuk Akselerasi Layanan Dasar (SKALA) serta program Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia (INOVASI).

Menurut Gita Kamath, kolaborasi tersebut difokuskan untuk mempercepat pelayanan dasar yang lebih inklusif sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan bagi anak-anak sekolah.

“Kunjungan ini menjadi kesempatan penting untuk melihat secara langsung implementasi program kerja sama Australia dan Indonesia di Kalimantan Utara,” ujar Gita Kamath.

Dalam agenda kunjungan, Gita Kamath mendatangi SDN 015 Tanjung Selor guna memantau penerapan program pendidikan melalui INOVASI. Selain itu, rombongan juga melihat langsung sistem pelayanan publik di Kantor Samsat Bulungan.

Perhatian khusus diberikan pada fasilitas layanan untuk penyandang disabilitas yang dinilai sudah berjalan cukup baik.

Gita Kamath mengaku terkesan dengan kualitas pelayanan yang tersedia, terutama akses dan fasilitas yang mendukung masyarakat berkebutuhan khusus.

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi bagian dari evaluasi terhadap efektivitas program kerja sama yang telah berjalan antara Pemerintah Australia dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Utara Zainal A. Paliwang menyambut langsung kunjungan Wakil Dubes Australia tersebut dalam agenda makan siang bersama di Kantor Gubernur Kaltara.

Pertemuan itu juga membahas peluang penguatan kolaborasi di bidang pendidikan, tata kelola pelayanan dasar, serta peningkatan kualitas layanan publik di Kalimantan Utara.

Australia berharap kerja sama melalui program SKALA dan INOVASI dapat terus berlanjut dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam sektor pendidikan dan pelayanan publik yang inklusif.

Selasa, 05 Mei 2026

Musim Kemarau 2026 Diprediksi Memuncak Juli–Agustus, Warga Diminta Siaga

BMKG memprediksi puncak musim kemarau Kaltara terjadi Juli–Agustus 2026. Suhu meningkat dan risiko karhutla tinggi, masyarakat diminta waspada. (foto ilustrasi)
BMKG memprediksi puncak musim kemarau Kaltara terjadi Juli–Agustus 2026. Suhu meningkat dan risiko karhutla tinggi, masyarakat diminta waspada. (foto ilustrasi)

Tanjung Selor — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan Provinsi Kalimantan Utara akan menghadapi puncak musim kemarau pada pertengahan tahun 2026. Kondisi ini diprediksi berlangsung pada periode Juli hingga Agustus, dengan peningkatan suhu udara yang signifikan.

Prakirawan BMKG Tanjung Harapan, Sylvi Yulianti, menyampaikan bahwa fase peralihan menuju musim kering sudah mulai terasa sejak Mei. Meski cuaca didominasi cerah, potensi hujan masih terjadi secara lokal.

Sylvi Yulianti menjelaskan, cuaca panas pada siang hari saat ini belum sepenuhnya menandakan kemarau kering total. Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih berpeluang turun pada sore hingga malam hari di sejumlah wilayah di Kalimantan Utara.

Data BMKG pada awal Mei 2026 menunjukkan suhu udara cukup tinggi telah terjadi di beberapa daerah. Kabupaten Bulungan tercatat sebagai wilayah dengan suhu maksimum tertinggi, mencapai 35,9 derajat Celsius pada 2–3 Mei 2026.

Kondisi tersebut menjadi sinyal awal meningkatnya risiko kekeringan dan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Menanggapi hal ini, Gubernur Kalimantan Utara, Zainal A. Paliwang, mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap ancaman karhutla, terutama di wilayah yang memiliki lahan gambut dan kawasan hutan.

Zainal A. Paliwang menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga lingkungan, termasuk menghindari aktivitas pembakaran sampah maupun lahan yang berpotensi memicu kebakaran besar.

Zainal A. Paliwang juga mendorong masyarakat untuk saling mengingatkan jika menemukan aktivitas berisiko, guna mencegah meluasnya kebakaran di tengah cuaca yang semakin panas.

Pemerintah daerah bersama BMKG terus memantau perkembangan kondisi cuaca dan mengimbau masyarakat untuk mengikuti informasi resmi sebagai langkah antisipasi menghadapi musim kemarau 2026.

FAQ

1. Kapan puncak musim kemarau di Kalimantan Utara 2026?
Puncak musim kemarau diprediksi terjadi pada Juli hingga Agustus 2026.

2. Apakah Mei sudah masuk musim kemarau?
Belum sepenuhnya. Mei masih merupakan masa peralihan dengan cuaca panas dan potensi hujan lokal.

3. Wilayah mana yang mengalami suhu tertinggi?
Kabupaten Bulungan mencatat suhu tertinggi mencapai 35,9 derajat Celsius.

4. Apa risiko utama saat musim kemarau?
Risiko utama adalah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan.

5. Apa imbauan pemerintah kepada masyarakat?
Masyarakat diminta tidak membakar lahan atau sampah serta menjaga lingkungan sekitar.