Iklan Tutup X

Kamis, 18 Juni 2020

Satgas Indo RDB MONUSCO Kembali Serahkan Milisi Kongo

Ikuti kami:
Google


BORNEOTRIBUN I JAKARTA  - Sebanyak delapan orang milisi dan delapan pucuk senjata diserahkan Satgas Indo RDB MONUSCO kepada staf _Disarmament Demobilization Repatriation Reintegration and Resettelement (DDR/RR)_ di Kongo.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Indo RDB XXXIX-B MONUSCO, Kolonel Inf Daniel Lumbanraja, dalam rilis tertulisnya di Provinsi Tanganyika Republik Demokratik Kongo, Rabu (17/6/2020).

Dikatakannya, penyerahan delapan milisi dan persenjataannya kepada pihak DDR/RR tersebut, berlangsung di Desa Lukengwe yang terletak 32 KM Utara dari  Kalemie, Provinsi Tanganyika, Selasa (16/6/2020).

“Mereka merupakan bagian dari kelompok Milisi Malaika Group (LIWA), yang menyerahkan diri karena ingin kembali menjadi masyarakat biasa ". jelas Daniel.

“Kita serahkan ke staf DDR/RR, beserta delapan pucuk senjata jenis AK-47 dan delapan magazen, untuk selanjutnya diproses sesuai dengan ketentuan _United Nations_".  lanjutnya.

Menurut Daniel, penyerahan diri para milisi ini merupakan hasil dari kegiatan _Long Range Patrol_ (LRP) dalam rangka memberikan perlindungan masyarakat sipil,  serta kegiatan _Civil Military Coordination_ (CIMIC) secara terencana dan sistematis yang dilakukan di poros Desa Lukengwe.

“Kita memberikan rasa aman dan nyaman dengan kegiatan-kegiatan yang menarik simpati, dan pada akhirnya menumbuhkan rasa kepercayaan masyarakat kepada Satgas Indo RDB MONUSCO,” ucap Daniel.

“Dan keberhasilan ini juga berkat usaha  keras seluruh para prajurit Satgas, yang selalu bersemangat dalam menjalankan setiap tugas yang telah dimandatkan di daerah misi/penugasan ini ". pungkasnya. 


Sumber : Dispenad
Google Logo Follow
Kapuasnews
Kapuasnews
Editor / Wartawan
Wartawan dan editor berpengalaman dalam liputan berita daerah, nasional, sosial, dan politik. Aktif menyajikan informasi yang akurat, terpercaya, dan mudah dipahami pembaca.
  

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.