Iklan Tutup X

Senin, 05 Juli 2021

Perangi Peredaran Narkoba, Polres Lombok Barat Gandeng Forkopimda Bentuk Kampung Tangguh Anti Narkoba

Ikuti kami:
Google
Perangi Peredaran Narkoba, Polres Lombok Barat Gandeng Forkopimda Bentuk Kampung Tangguh Anti Narkoba
Perangi Peredaran Narkoba, Polres Lombok Barat Gandeng Forkopimda Bentuk Kampung Tangguh Anti Narkoba.

BorneoTribun Lombok Barat, NTB - Instruksi Kapolri, untuk menciptakan Kampung Tangguh Anti Narkoba, untuk menekan peredaran narkoba, segera ditindak lanjuti Jajaran Polres Lombok Barat, Polda NTB.

Bahkan, sebagai bentuk keseriusan, Polres Lombok Barat langsung mengadakan pertemuan dengan Forkopimda Lombok Barat dalam memerangi peredaran dan penyalahgunaan Narkoba, yang marak di Indonesia, dan khususnya di kabupaten Lombok Barat.

Bertempat di Senggigi Lombok Barat, Forkopimda Lombok Barat membahas, langkah-langkah dan mendeklarasikan dukungan pembentukan Kampung Tangguh Anti Narkoba ini.

Kapolres Lombok Barat AKBP Bagus, S. Wibowo, SIK melalui Kasat Narkoba Iptu Faisal afrihadi, SH., mengatakan, jajaran kepolisian harus menggandeng Pemerintah Daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat serta stekholder terkait.

“Membutuhkan peran serta semua pihak, dimana anak muda kita sebagai generasi bangsa, telah banyak yang terkontaminasi dengan penyalahgunaan narkoba ini,” ungkapnya, Minggu (4/7/2021).

Baik pengguna, maupun oknum pengedar narkoba, sehingga diharapkan melalui Kampung Tangguh Anti Narkoba ini, memiliki daya cegah dan daya tangkal terhadap ancaman narkoba.

“Nantinya ada dua Desa yang akan kami jadikan pilot projek di Kabupaten Lombok Barat, bukan berarti kedua Desa Tersebut bersih dari peredaran dan penyalahgunaan narkoba, malah sebaliknya,” katanya.
Dimana, kedua Desa ini dinilai sangat marak terjadinya peredaran narkoba, terlihat dari pengungkapan kasus peredaran dan penyalahgunaan Narkoba di Kedua Desa tersebut.

“Dengan dicanangkannya kedua Desa tersebut menjadi kampung Tangguh Anti Narkoba, tentunya kami mengharapkan, nantinya ada perbedaan atau perubahan,” tandasnya.

Perbedaan dalam artian, adanya keterlibatan atau maupun keinginan pihak Desa, untuk benar-benar menjauhi dari peredaran narkoba dan memahami akan bahaya narkoba.

“Untuk itu kiranya dapat berkoordinasi, yang intinya adalah untuk menyelamatkan generasi bangsa, dimana pemberantasan Narkoba juga membutuhkan kepedulian kita bersama,” tandasnya.

Menurutnya, pemberantasan narkoba dan menuntaskan permasalahan narkoba ini, harus dimulai dari hulu sampai hilir.

“Melalui Kerjasama dengan melibatkan seluruh stakeholder yang ada, sehingga narkoba yang merupakan ancaman kita bersama bisa dilenyapkan di Lombok Barat pada khususnya,” tandasnya.(Adbravo)
Google Logo Follow
Redaksi
Redaksi
Editor / Wartawan
Wartawan dan editor berpengalaman dalam liputan berita daerah, nasional, sosial, dan politik. Aktif menyajikan informasi yang akurat, terpercaya, dan mudah dipahami pembaca.
  

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.