LANDAK - Pemerintah Kabupaten Landak menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila dengan penuh khidmat pada Senin, 2 Juni 2025, di halaman Kantor Bupati Landak. Upacara tersebut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), unsur TNI-Polri, serta seluruh aparatur Pemerintah Kabupaten Landak.
Bupati Landak, dr. Karolin Margret Natasa, turun langsung sebagai inspektur upacara. Dalam amanatnya, ia menekankan bahwa Pancasila bukan sekadar lambang negara, tetapi menjadi pedoman utama dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
“Hari Lahir Pancasila adalah momen penting untuk memperkuat komitmen kita terhadap nilai-nilai kebangsaan. Pancasila bukan hanya simbol, tetapi panduan nyata dalam tindakan dan sikap kita sehari-hari,” ujar Bupati Karolin dengan tegas.
Upacara tersebut menjadi simbol kebersamaan dan sinergi antara pemerintah, TNI-Polri, serta masyarakat dalam menjaga keutuhan bangsa dan merawat kerukunan di tengah keberagaman.
Lebih lanjut, Bupati Karolin mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Landak untuk menjadikan peringatan ini sebagai momentum memperdalam semangat gotong royong dan memperkuat rasa persatuan demi mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan berdaulat.
“Melalui semangat Pancasila, kita bisa membangun Landak dan Indonesia yang adil, makmur, serta penuh toleransi. Nilai-nilai luhur Pancasila harus terus hidup di setiap hati rakyat Indonesia,” tambahnya.
Tahun ini, peringatan Hari Lahir Pancasila mengusung tema “Memperkokoh Ideologi Pancasila, Menuju Indonesia Raya.” Tema ini menggambarkan pentingnya menjadikan Pancasila sebagai dasar dalam setiap langkah menuju kesejahteraan dan kejayaan bangsa.
Bupati Karolin juga menegaskan bahwa kemajuan Indonesia hanya bisa tercapai jika masyarakat tetap berpegang pada nilai-nilai luhur Nusantara yang terkandung dalam setiap sila Pancasila.
“Kita ingin Indonesia tumbuh besar, kuat, dan bermartabat, namun semua itu harus berpijak pada ideologi Pancasila. Di situlah kekuatan sejati bangsa kita,” tutupnya.
- Memuat artikel...

