FFI umumkan pembentukan operator liga profesional dan PFL 2

CSS/JS FIT

CSS IKLAN

IKLAN - Scroll ke bawah untuk membaca berita
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.

Sabtu, 02 Agustus 2025

FFI umumkan pembentukan operator liga profesional dan PFL 2

Ikuti kami:
Google Google
FFI umumkan pembentukan operator liga profesional dan PFL 2
FFI umumkan pembentukan operator liga profesional dan PFL 2. (ANTARA)
Jakarta - Federasi Futsal Indonesia (FFI) mengumumkan pembentukan operator liga profesional yang akan bertugas mengelola seluruh kompetisi profesional FFI seperti Pro Futsal League (PFL), Pro Futsal League 2 (PFL 2), dan Women’s Pro Futsal League (WPFL).

Operator liga ini akan menjadi pelaksana resmi kompetisi profesional dengan mandat membangun ekosistem liga yang kompetitif, profesional, dan komersial, sekaligus menjadi fondasi tata kelola futsal Indonesia menuju industri olahraga yang berkelanjutan.

"Pembentukan operator liga profesional adalah langkah penting untuk memastikan pengelolaan kompetisi berjalan secara profesional dan terstruktur. Operator ini akan menjadi pelaksana yang fokus membangun ekosistem liga yang kompetitif dengan standar manajemen dan komersial yang lebih baik,” ujar Sekretaris Jenderal FFI Perbager dalam keterangan resminya, Sabtu.

Sebagai bagian dari langkah strategis ini, FFI memperkenalkan Pro Futsal League 2 (PFL 2) yang akan memulai musim perdananya pada 2026. Liga ini akan menjadi Development League atau liga pengembangan yang berfungsi sebagai feeder system utama untuk mencetak talenta pemain dan pelatih menuju level PFL.

PFL 2 juga dirancang untuk memberikan ruang bagi klub memperkuat manajemen, komersial, dan keuangan secara terukur. Kompetisi ini akan menggunakan format regional conference, yang meminimalkan biaya perjalanan dan meningkatkan intensitas persaingan.

“PFL 2 kami rancang sebagai platform yang mampu memberikan ruang nyata bagi pengembangan talenta pemain dan pelatih di level profesional. Ini bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga tentang membangun kapasitas klub secara menyeluruh, dari manajemen, strategi, hingga kesiapan finansial,” ucap Perbager.

“Melalui PFL 2, kami ingin memastikan klub-klub mendapatkan jam terbang yang cukup untuk berkembang dalam ekosistem liga yang lebih kompetitif dan berkelanjutan," tambah dia.

Nantinya, performa dan kapasitas klub di PFL 2 akan menjadi faktor penilaian resmi dalam ekspansi slot menuju PFL di masa depan. FFI ingin memastikan adanya jalur promosi yang jelas dan terukur bagi klub dari sisi prestasi, tata kelola, hingga kesiapan finansial.

FFI menegaskan bahwa informasi resmi mengenai operator liga profesional, format kompetisi PFL 2, serta ketentuan lisensi akan disampaikan dalam waktu dekat melalui kanal resmi FFI.

Berikut struktur slot PFL 2:

8 Slot Preferensial: Diberikan berdasarkan asesmen klub yang layak di musim kompetisi 2024–2025

8 Slot Ekspansi: Dibuka melalui proses bidding lisensi, dengan prioritas untuk klub yang memiliki rekam jejak di kompetisi resmi FFI, seperti pencapaian 38 besar Liga Nusantara

Oleh : Zaro Ezza Syachniar/ANTARA
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.
Published: Ariffannur Romadon
Google Logo Add on Google

Bagikan artikel ini

  

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.

IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.
IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.
Logo Borneotribun
CARI WARTAWAN
Bergabung bersama tim media Borneotribun.com sekarang juga.