Scholtterbeck ingin ulang kisah manis Jerman di Piala Dunia 2014

CSS/JS FIT

CSS IKLAN

IKLAN - Geser keatas untuk melanjutkan
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.

Selasa, 18 November 2025

Scholtterbeck ingin ulang kisah manis Jerman di Piala Dunia 2014

Ikuti kami:
Google Google
Jakarta - Pemain bertahan Nico Scholtterbeck ingin mengulang kisah manis tim nasional Jerman di Piala Dunia 2014 dengan membawa tim Panser juara Piala Dunia 2026.

Jerman baru saja mengamankan tiket ke Piala Dunia 2026 setelah memastikan diri sebagai juara grup A Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa setelah mengantongi total 15 poin dari enam pertandingan.

Di laga terakhir, Florian Wirtz dan kawan-kawan menggilas Slovenia setengah lusin gol tanpa balas pada pertandingan yang dilangsungkan di Signal Iduna Park, Dortmund, Selasa pagi WIB.

"Kami ingin mendapatkan penghargaan. Saya berangkat ke Piala Dunia (2026) dengan ambisi untuk memenangkannya," kata Schlotterbeck dikutip dari DFB, Selasa.

Bek tengah yang membela Borussia Dortmund ini menilai bahwa pertandingan pada laga menghadapi Slovenia, timnya bermain begitu solid dengan mendominasi seluruh aspek permainan.

Scholtterbeck yakin Jerman dapat bersaing nantinya di Piala Dunia 2026 dan bisa mengulang kesuksesan besar tim Panser pada Piala Dunia 2014 silam.

Scholtterbeck berpendapat dengan kembalinya sejumlah pemain yang kini tengah dalam proses pemulihan cedera seperti Jamal Musiala, Antonio Rudiger, hingga Deniz Undav nantinya akan memberikan kedalaman skuad yang lebih merata hingga membuat Jerman jauh lebih siap bersaing untuk menggondol gelar juara kelima mereka di Piala Dunia 2026.

Jerman terakhir kali mengangkat trofi sepak bola paling bergengsi antar negara sedunia ini pada gelaran Piala Dunia 2014. Tim jawara dunia empat kali tersebut kemudian tidak menunjukkan performa menjanjikan pada dua edisi Piala Dunia terakhir.

Di Piala Dunia 2018, Jerman harus tersingkir di fase grup setelah gagal bersaing menghadapi Swedia, Korea Selatan, dan Meksiko. Sedangkan di Piala Dunia 2022, Jerman yang kala itu dilatih oleh Hansi Flick, yang kini menangani Barcelona, tersisih di fase grup setelah gagal bersaing dengan Spanyol, Jepang, dan Kosta Rika.

Oleh : Fajar Satriyo/ANTARA
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.
Diterbitkan oleh: Ariffannur Romadon

Bagikan artikel ini

  
Tambahkan Komentar Anda
Tombol Komentar

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.

IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.
IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.

TAMPIL DI POSTING AJA

Logo Borneotribun
CARI WARTAWAN
Bergabung bersama tim media Borneotribun.com sekarang juga.