Ikuti kami:
Jakarta - Tim nasional futsal putra Indonesia memantapkan skema serangan menjelang persiapan SEA Games 2025.
Tim Merah Putih tengah intensif berlatih di Tifosi Sport Center, Jakarta, Jumat.
Pelatih timnas putra Indonesia Hector Souto mengatakan bahwa selama empat hari terakhir Evan Soumilena dan kawan-kawan digeber latihan skema serangan dan eksekusi bola mati.
"Hari ini kami berlatih serangan melawan pertahanan rapat, dengan fokus pada serangan terhadap pertahanan yang dekat dengan gawang mereka, karena penting ketika sampai di area sana," kata Hector Souto kepada pewarta, Jumat.
Selain meningkatkan skema serangan, pelatih asal Spanyol ini juga tengah menyiapkan sejumlah skema eksekusi tendangan bebas yang merupakan senjata maut dari tim Garuda selama masa kepelatihannya.
Hector Souto juga menekankan dalam latihan untuk para pemain lebih memanfaatkan transisi cepat agar bisa membongkar pertahan.
"Kami memiliki rencana dan gaya bermain sendiri. Kami mencoba bermain sedikit lebih cepat dari sebelumnya, dengan detail yang lebih banyak, dan juga tendangan bebas, karena seperti yang kita tahu, salah satu kekuatan utama kami sejak saya datang adalah tendangan bebas," ungkap Souto.
"Kami hampir selalu mencetak gol dari situasi bola mati di turnamen, dan kami terus mengembangkan sistem serangan dan pertahanan agar semakin berbahaya bagi lawan, karena dalam futsal, Anda tidak hanya bisa mencetak gol dari serangan atau transisi, tetapi juga dari situasi bola mati dan power play," imbuh Souto.
Saat ini di tim Garuda putra terdapat total 19 pemain yang mengikuti pemusatan latihan (TC) nantinya Hector Souto akan mengerucutkan nama tersebut menjadi 16 pemain.
Tim Merah Putih saat ini akan masih melakukan persiapan hingga nantinya akan berangkat ke SEA Games Thailand 2025 pada 2 Desember mendatang.
Futsal dijadwalkan akan dipertandingkan di ajang multi event terbesar se-Asia Tenggara ini mulai 12 hingga 19 Desember.
Oleh : Fajar Satriyo/ANTARA
REKOMENDASI KAMI
- Memuat artikel...
