TMMD ke-126 Landak: Bukti Kemanunggalan TNI dan Rakyat dalam Membangun Desa
iklan banner
iklan banner

Jumat, 07 November 2025

TMMD ke-126 Landak: Bukti Kemanunggalan TNI dan Rakyat dalam Membangun Desa

TMMD ke-126 Landak: Bukti Kemanunggalan TNI dan Rakyat dalam Membangun Desa
TMMD ke-126 Landak: Bukti Kemanunggalan TNI dan Rakyat dalam Membangun Desa.

Landak, 6 November 2025 – Suasana haru dan semangat kebersamaan terlihat jelas saat upacara penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Imbangan ke-126 Tahun Anggaran 2025 digelar di Lapangan Dusun Lame Ngudi Rukun, Desa Garu, Kecamatan Mempawah Hulu, Kabupaten Landak. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini menandai berakhirnya program pembangunan terpadu antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat yang telah berjalan selama sebulan penuh.

Kasrem 121/Abw, Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki, S.I.P., bertindak sebagai inspektur upacara. Hadir pula Bupati Landak, dr. Karolin Margret Natasa, M.H., Dandim 1210/Landak, Letkol Kav Andy Setyo Untoro, S.H., M.Han., para pejabat Forkopimda, tokoh masyarakat, serta pelajar dari berbagai sekolah di wilayah Mempawah Hulu.

Dalam amanatnya, Kolonel Dadang Ismail Marzuki mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya TMMD ke-126 yang memberi dampak nyata bagi masyarakat. Ia menekankan apresiasi tinggi kepada seluruh personel Satgas TMMD, pemerintah daerah, dan warga yang telah menunjukkan semangat gotong royong dalam setiap tahapan kegiatan.

“TMMD ke-126 ini adalah tahap akhir pelaksanaan di Tahun Anggaran 2025, bertujuan mempercepat pembangunan wilayah, meningkatkan kesejahteraan sosial, serta membuka akses fasilitas umum yang lebih memadai,” ujarnya.

Program TMMD tahun ini dilaksanakan serentak di 50 kabupaten/kota di Indonesia. Berbagai kegiatan pembangunan fisik dilakukan, mulai dari pembangunan jalan dan jembatan, perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan MCK dan sumur bor, penanaman pohon, hingga kegiatan sosial seperti penyuluhan kesehatan dan wawasan kebangsaan.

Kolonel Dadang menambahkan, sasaran fisik TMMD dipilih berdasarkan prioritas kebutuhan masyarakat yang strategis, sekaligus menyesuaikan dengan rencana pembangunan pemerintah daerah.

Acara penutupan juga diwarnai dengan penandatanganan berita acara dan penyerahan hasil TMMD dari Dansatgas kepada Bupati Landak, yang kemudian diteruskan ke Kepala Desa Garu. Penyerahan simbolis alat kerja, kunci rumah RTLH hasil renovasi, serta paket sembako untuk warga penerima manfaat turut dilakukan.

Selain itu, kegiatan bakti sosial TNI seperti pelayanan kesehatan, program KB, gerakan pangan murah, serta kunjungan ke lokasi pembangunan TMMD, termasuk jalan rabat beton dan sumur bor, menjadi bagian penting dalam rangkaian penutupan.

TMMD ke-126 di Landak menegaskan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Antusiasme warga sangat tinggi, baik dalam kegiatan fisik maupun nonfisik, membuktikan bahwa gotong royong tetap menjadi fondasi keberhasilan program ini. Keberhasilan TMMD juga diharapkan memperkuat ketahanan wilayah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan.

“Semangat kebersamaan dan gotong royong yang telah terbina selama TMMD harus terus dijaga. Mari rawat hasil pembangunan agar bisa dimanfaatkan dalam jangka panjang,” pesan Kolonel Dadang menutup amanatnya.

Upacara penutupan TMMD Imbangan ke-126 TA 2025 di Kabupaten Landak berakhir pukul 12.30 WIB, berlangsung aman, tertib, dan lancar. Program ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam pembangunan daerah menuju Indonesia yang lebih maju dan sejahtera.

  

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Borneotribun.com

Follow Borneotribun.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Tombol Komentar