![]() |
| Kompleks Maya berisi 80 bangunan ditemukan di hutan Meksiko. Struktur bertumpuk hingga 8 meter ini berasal dari periode 250–900 Masehi. Gambar sampul: tangkapan layar dari Videos DMC / YouTube |
JAKARTA - Penemuan besar kembali mengguncang dunia arkeologi setelah tim peneliti mengungkap keberadaan kompleks peradaban Maya tersembunyi di wilayah hutan lebat Meksiko.
Situs tersebut dikenal dengan nama El Jefecino, dan diperkirakan menyimpan sedikitnya 80 struktur bangunan kuno yang selama ini tertutup vegetasi rapat.
![]() |
| Kompleks Maya berisi 80 bangunan ditemukan di hutan Meksiko. Struktur bertumpuk hingga 8 meter ini berasal dari periode 250–900 Masehi. Gambar sampul: tangkapan layar dari Videos DMC / YouTube |
Hasil analisis awal menunjukkan bahwa kawasan tersebut bukan sekadar permukiman biasa, melainkan sebuah kota yang berkembang secara bertahap selama berabad-abad.
Struktur bangunan di lokasi tersebut mengalami proses pembangunan ulang dan perluasan berulang kali, setidaknya empat hingga lima fase konstruksi berbeda.
Seiring waktu, kota ini tumbuh secara vertikal dan berlapis. Bagian tertua dari kompleks tersebut kini berada pada kedalaman sekitar delapan meter di bawah permukaan tanah, menunjukkan adanya akumulasi sejarah panjang dari aktivitas manusia di lokasi tersebut.
![]() |
| Kompleks Maya berisi 80 bangunan ditemukan di hutan Meksiko. Struktur bertumpuk hingga 8 meter ini berasal dari periode 250–900 Masehi. Gambar sampul: tangkapan layar dari Videos DMC / YouTube |
Para ahli mengaitkan situs ini dengan gaya arsitektur Petén, yang dikenal sebagai salah satu ciri khas peradaban Maya pada periode klasik awal hingga akhir.
Berdasarkan karakteristik tersebut, pembangunan kompleks diperkirakan berlangsung antara tahun 250 hingga 900 Masehi.
Dalam proses identifikasi awal, tim arkeologi menemukan elemen dekoratif berupa sisa plester dinding dengan warna putih, oranye, dan merah.
![]() |
| Kompleks Maya berisi 80 bangunan ditemukan di hutan Meksiko. Struktur bertumpuk hingga 8 meter ini berasal dari periode 250–900 Masehi. Gambar sampul: tangkapan layar dari Videos DMC / YouTube |
Selain itu, ditemukan pula fragmen tulang manusia yang masih memerlukan analisis lanjutan untuk menentukan konteks historisnya.
Salah satu temuan yang menarik perhatian adalah keberadaan tiga struktur berbentuk lengkungan seperti tabung di beberapa bangunan.
Struktur tersebut masih dalam kondisi relatif utuh dan menjadi salah satu elemen arsitektur yang jarang ditemukan di situs Maya lainnya.
Meski temuan ini sangat signifikan, para peneliti menegaskan bahwa proses ekskavasi belum dilakukan secara menyeluruh.
Saat ini, tim hanya melakukan pengukuran awal serta dokumentasi visual untuk pemetaan dasar kawasan.
Rencana berikutnya adalah penggunaan teknologi pemetaan LiDAR guna memetakan struktur yang masih tersembunyi di bawah vegetasi.
Data tersebut akan menjadi dasar penting untuk penyusunan strategi konservasi dan penggalian lanjutan di masa mendatang.
![]() |
| Kompleks Maya berisi 80 bangunan ditemukan di hutan Meksiko. Struktur bertumpuk hingga 8 meter ini berasal dari periode 250–900 Masehi. Gambar sampul: tangkapan layar dari Videos DMC / YouTube |
❓ FAQ
1. Apa itu kompleks El Jefecino?
El Jefecino adalah situs arkeologi Maya yang ditemukan di hutan Meksiko dengan sekitar 80 bangunan kuno.
2. Seberapa tua situs tersebut?
Diperkirakan berasal dari periode 250 hingga 900 Masehi pada era klasik peradaban Maya.
3. Mengapa disebut kota berlapis?
Karena bangunan di lokasi tersebut mengalami pembangunan ulang berkali-kali hingga membentuk struktur bertingkat secara vertikal.
4. Apa temuan paling penting di lokasi ini?
Selain 80 bangunan, ditemukan sisa dekorasi plester berwarna dan fragmen tulang manusia.
5. Apakah situs ini sudah digali sepenuhnya?
Belum. Penelitian masih tahap awal dan baru mencakup pemetaan serta dokumentasi.
- Memuat artikel...




