Iklan Tutup X

Minggu, 21 Juni 2026

Cuaca Kalbar 21 Juni 2026: Hujan Lebat Disertai Petir Diprediksi Melanda Sejumlah Daerah

Cuaca Kalbar 21 Juni 2026: Hujan Lebat Disertai Petir Diprediksi Melanda Sejumlah Daerah
BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca Kalbar 21 Juni 2026. Hujan lebat disertai petir dan angin kencang berpotensi meluas ke sejumlah kabupaten hingga pukul 06.30 WIB.

PONTIANAK – BMKG Kalimantan Barat memperbarui peringatan dini cuaca pada Minggu, 21 Juni 2026 pukul 03.30 WIB. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Barat mulai pukul 03.50 WIB.

Wilayah yang berpotensi terdampak pada periode awal meliputi Kecamatan Siantan di Kabupaten Mempawah, Kecamatan Dedai, Kayan Hulu, dan Kelam Permai di Kabupaten Sintang, serta Kecamatan Silat Hilir di Kabupaten Kapuas Hulu.

BMKG menyebut kondisi cuaca tersebut berpotensi meluas ke berbagai daerah lain di Kalimantan Barat.

Beberapa wilayah yang diprakirakan terdampak antara lain Kabupaten Kapuas Hulu, Sambas, Mempawah, Sanggau, Ketapang, Sintang, Landak, Sekadau, Melawi, Kayong Utara, Kubu Raya, Kota Pontianak, hingga Kota Singkawang.

Di Kabupaten Sekadau, potensi hujan sedang hingga lebat dapat terjadi di Kecamatan Sekadau Hilir, Sekadau Hulu, Nanga Taman, Nanga Mahap, Belitang Hilir, Belitang Hulu, dan Belitang.

Sementara di Kabupaten Melawi, wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Belimbing, Nanga Pinoh, Ella Hilir, Menukung, Sayan, Tanah Pinoh, Sokan, Pinoh Utara, Pinoh Selatan, Belimbing Hulu, serta Tanah Pinoh Barat.

Untuk Kota Pontianak, potensi hujan diprakirakan mencakup Pontianak Selatan, Pontianak Timur, Pontianak Barat, Pontianak Utara, Pontianak Kota, dan Pontianak Tenggara.

Prakirawan BMKG Kalimantan Barat menyampaikan kondisi cuaca tersebut diperkirakan masih akan berlangsung hingga pukul 06.30 WIB.

Masyarakat di wilayah yang berpotensi terdampak diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan hujan lebat, petir, dan angin kencang yang dapat mengganggu aktivitas maupun perjalanan pada pagi hari.

“Kami Akan Perbaiki Ini” Disdik Kalteng Bergerak Cepat Usai Video Pelajar di Kelas Jadi Sorotan

Disdik Kalteng evaluasi sekolah di Palangka Raya usai video pelajar viral, siapkan pengawasan CCTV dan penguatan karakter siswa di lingkungan pendidikan. (Foto ilustrasi)
Disdik Kalteng evaluasi sekolah di Palangka Raya usai video pelajar viral, siapkan pengawasan CCTV dan penguatan karakter siswa di lingkungan pendidikan. (Foto ilustrasi)

Palangka Raya, Kalteng — Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kalimantan Tengah melakukan evaluasi terhadap sebuah sekolah di Palangka Raya pada Sabtu (Juni 2026) setelah video pelajar yang diduga melakukan tindakan tidak pantas di ruang kelas beredar luas dan memicu perhatian publik.

Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Reza Prabowo, mengatakan pihaknya langsung berkoordinasi dengan kepala sekolah serta memanggil orang tua dari kedua siswa yang terlibat. Langkah ini dilakukan untuk menyelesaikan persoalan secara menyeluruh sekaligus memberikan pembinaan kepada para pelajar.

Selain itu, siswa yang terlibat telah dikenai sanksi dan diwajibkan menjalani pembinaan rutin melalui guru Bimbingan Konseling (BK).

Video Viral Terjadi Saat Jam Istirahat

Video tersebut diketahui mulai beredar sejak awal Juni 2026. Peristiwa yang terekam terjadi di lingkungan sekolah saat jam istirahat, bukan pada saat proses belajar mengajar berlangsung.

Meski demikian, Disdik Kalteng menilai kejadian tersebut tetap serius karena terjadi di area sekolah dan mencerminkan perlunya penguatan pengawasan serta pembinaan karakter siswa.

“Ini tentu menjadi perhatian kita bersama. Hal-hal yang tidak baik di sekolah akan kita evaluasi,” ujar Reza Prabowo di Palangka Raya.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, sesuai arahan Gubernur Agustiar Sabran, menaruh perhatian besar pada pembentukan karakter peserta didik. Siswa diharapkan tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki etika, akhlak, dan sopan santun yang baik.

Reza juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kejadian tersebut dan memastikan evaluasi menyeluruh akan dilakukan terhadap sistem pengawasan sekolah.

Sebagai langkah pencegahan, Disdik Kalteng berencana meningkatkan sistem pengawasan di lingkungan sekolah, termasuk mengusulkan pemasangan kamera CCTV di ruang kelas dan area sekolah.

“Kami akan mencoba mengusulkan agar setiap sekolah dapat dipantau melalui CCTV sehingga memberikan rasa aman, tertib, dan dapat meminimalisir kejadian serupa,” jelasnya.

Selain itu, Disdik Kalteng juga memperkuat program pembinaan karakter siswa secara berkelanjutan agar lingkungan pendidikan tetap kondusif.

Pemerintah daerah menegaskan bahwa kasus ini menjadi bahan evaluasi penting untuk memperkuat sistem pendidikan di Kalimantan Tengah, terutama dalam aspek pengawasan dan pembinaan perilaku siswa.

“Kami mohon doa dan dukungan semua pihak agar pendidikan di Kalimantan Tengah berjalan lebih baik, dan anak-anak kita memiliki adab serta etika yang sesuai harapan masyarakat,” tutup Reza.

Serius Ini di Kaltim?” Danau Jempang Tampilkan Alam dan Budaya Sekaligus

Dispar Kaltim mempromosikan Danau Jempang Kutai Barat sebagai destinasi wisata alam dan budaya di Sungai Mahakam dengan keindahan flora, fauna, dan Kampung Tanjung Isuy. (Foto ilustrasi)
Dispar Kaltim mempromosikan Danau Jempang Kutai Barat sebagai destinasi wisata alam dan budaya di Sungai Mahakam dengan keindahan flora, fauna, dan Kampung Tanjung Isuy. (Foto ilustrasi)

Danau Jempang Kutai Barat Jadi Sorotan Dispar Kaltim, Surga Tersembunyi di Alur Sungai Mahakam

Samarinda, Sabtu (20 Juni 2026) — Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur (Dispar Kaltim) yang dipimpin Kepala Dispar Ririn Sari Dewi memaparkan potensi wisata alam dan budaya terpadu di kawasan Danau Jempang, Kabupaten Kutai Barat, pada Sabtu di Samarinda.

Paparan tersebut menyoroti Danau Jempang sebagai destinasi “surga tersembunyi” yang memadukan keindahan ekosistem air tawar dengan kekayaan budaya masyarakat lokal di tepiannya.

Danau Jempang memiliki luas sekitar 15.000 hektare dengan kedalaman rata-rata 7–8 meter dan merupakan salah satu danau terbesar di antara sekitar 76 danau di sepanjang aliran Sungai Mahakam.

“Danau Jempang menyuguhkan keindahan yang terintegrasi antara keanekaragaman flora, fauna, dan kekayaan budaya lokal yang menjadi kebanggaan kita bersama,” kata Kepala Dispar Kaltim Ririn Sari Dewi di Samarinda.

Selain panorama alam, kawasan ini menjadi habitat berbagai satwa liar, termasuk burung air seperti kuntul, bangau, walet, dan cangak yang kerap terlihat melintasi langit danau.

Ririn juga menjelaskan bahwa danau ini menjadi sumber kehidupan masyarakat melalui sektor perikanan dengan beragam ikan lokal yang hidup di perairan tersebut.

Di sisi lain, daya tarik budaya terpusat di Kampung Tanjung Isuy yang berada di tepian danau. Di kawasan ini, wisatawan dapat melihat langsung rumah-rumah adat tradisional serta karya kerajinan rotan dan ukiran kayu khas masyarakat setempat.

“Pengalaman wisata budaya pengunjung juga akan semakin menarik dengan kehadiran berbagai karya kerajinan tangan berbahan rotan serta ukiran kayu yang sangat artistik,” ujarnya.

Akses menuju lokasi tergolong menantang karena letaknya yang cukup terpencil. Dari Kota Samarinda, perjalanan darat menuju Tanjung Isuy memakan waktu sekitar 6,5 hingga 7 jam dengan jarak kurang lebih 213 kilometer.

Meski demikian, Dispar Kaltim menilai perjalanan tersebut akan terbayar dengan panorama alam Danau Jempang yang masih alami. Alternatif lain, wisatawan juga dapat menempuh jalur sungai menggunakan perahu dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan keamanan.

Fenomena Air Dua Rasa di Danau Labuan Cermin Berau Jadi Sorotan, Pemerintah Turun Tangan Jaga Ekosistem

Danau Labuan Cermin Berau dijaga ketat oleh Pemprov Kaltim untuk melestarikan geoheritage air dua rasa di kawasan Geopark Sangkulirang Mangkalihat.
Danau Labuan Cermin Berau dijaga ketat oleh Pemprov Kaltim untuk melestarikan geoheritage air dua rasa di kawasan Geopark Sangkulirang Mangkalihat.

Danau Labuan Cermin Berau Dijaga Ketat, Pemprov Kaltim Perkuat Pelestarian Geoheritage Air Dua Rasa

BERAU, Kalimantan Timur – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus memperkuat upaya pelestarian Danau Labuan Cermin di Kampung Biduk-Biduk, Kabupaten Berau, Sabtu, dengan mengintensifkan pengawasan dan edukasi kepada masyarakat serta wisatawan guna menjaga ekosistem kawasan yang telah ditetapkan sebagai warisan geologi nasional.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kehutanan Kalimantan Timur, Rusmadi, mengatakan pihaknya terus mengimbau pengunjung agar tidak merusak batuan karst dan tidak membuang sampah sembarangan demi mendukung keberlanjutan ekowisata di kawasan tersebut.

"Kami terus mengimbau pengunjung agar tidak merusak batuan karst dan membuang sampah sembarangan demi mendukung pelestarian pariwisata yang berkelanjutan," ujar Rusmadi di Samarinda.

Danau Labuan Cermin yang berada di Kampung Biduk-Biduk, Kabupaten Berau, memiliki fenomena alam unik berupa lapisan air tawar di bagian atas dan air asin di bagian bawah yang bertemu secara seimbang. Keunikan hidrologi tersebut menjadikan kawasan ini ditetapkan sebagai Geoheritage atau Warisan Geologi pada 2024 melalui Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia Nomor 187.K/GL.1/MEM.G/2024.

Rusmadi menjelaskan, Danau Labuan Cermin juga menjadi salah satu situs geologi unggulan dalam kawasan Geopark Sangkulirang Mangkalihat yang saat ini menjadi kebanggaan Kalimantan Timur.

"Kawasan perairan ini juga merupakan salah satu komponen geologi unggulan yang berada di bawah naungan Geopark Sangkulirang Mangkalihat," katanya.

Secara geologi, kawasan tersebut terbentuk dari sistem bentang alam karst yang memiliki ekosistem danau air tawar dengan aliran menuju laut di bagian utara. Selain itu, terdapat kontak batu gamping klasik dengan lapisan napal dari Formasi Domaring yang diperkirakan berusia sekitar 12 hingga 15 juta tahun.

Struktur geologi kawasan ini juga dipengaruhi aktivitas Sesar Mangkalihat yang memunculkan mata air dengan arah memanjang dari barat laut ke tenggara.

"Struktur geologinya turut dipengaruhi oleh aktivitas sesar Mangkalihat yang memicu kemunculan mata air dengan arah membentang dari barat laut ke tenggara," ujar Rusmadi.

Untuk menjaga kelestarian kawasan wisata alam tersebut, Unit Pelaksana Teknis Daerah Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi Berau Pantai dari Dinas Kehutanan Kalimantan Timur diterjunkan untuk melakukan pengawasan secara langsung.

Pemerintah daerah juga melarang aktivitas yang berpotensi merusak vegetasi alami maupun mencemari kejernihan air Danau Labuan Cermin. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus mempertahankan daya tarik wisata berbasis alam di Kabupaten Berau.

"Sosialisasi kelestarian lingkungan terus kami gencarkan agar masyarakat sekitar maupun pengunjung semakin menyadari pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem di bentang permata karst Kaltim ini," tegas Rusmadi.

Keberadaan Danau Labuan Cermin Berau menjadi salah satu aset geowisata penting di Kalimantan Timur. Selain menawarkan panorama air yang sangat jernih, kawasan ini juga menyimpan nilai ilmiah dan geologi yang menjadikannya sebagai bagian penting dari konservasi alam serta pengembangan pariwisata berkelanjutan di daerah tersebut.

Proxy Scraper Japanese Ramai Dicari di Indonesia, Ancaman di Baliknya Mulai Disorot Pakar Siber

Tren Proxy Scraper Japanese di Indonesia meningkat seiring popularitas VPN dan server Jepang. Pengguna diimbau mewaspadai risiko keamanan data dan privasi digital. (Foto Ilustrasi)
Tren Proxy Scraper Japanese di Indonesia meningkat seiring popularitas VPN dan server Jepang. Pengguna diimbau mewaspadai risiko keamanan data dan privasi digital. (Foto Ilustrasi)

Tren Proxy Scraper Japanese di Indonesia Meningkat, Risiko Keamanan Data Jadi Sorotan

JAKARTA - Fenomena pencarian "Proxy Scraper Japanese" di Indonesia meningkat dalam beberapa waktu terakhir. Pengguna internet di berbagai daerah memanfaatkan server proxy berbasis Jepang untuk mengakses layanan digital lintas negara, di tengah meningkatnya kebutuhan privasi dan akses terhadap konten tertentu pada 2026.

Tren tersebut terlihat dari meningkatnya pencarian terkait Proxy VPN, Free VPN Proxy Video Japanese, Login Proxy Scraper, Blue Proxy, hingga Hidester Proxy. Server Jepang menjadi pilihan karena dikenal memiliki infrastruktur internet yang cepat dan stabil serta memungkinkan akses terhadap layanan yang dibatasi wilayah tertentu.

Secara teknis, proxy scraper merupakan alat atau layanan yang mengumpulkan daftar server proxy publik dari berbagai sumber di internet. Lalu lintas data pengguna kemudian dialihkan melalui server tertentu sehingga alamat IP asli dapat disamarkan.

Popularitas penggunaan proxy dan VPN juga meningkat seiring bertambahnya kesadaran masyarakat terhadap privasi digital. Berbeda dengan proxy biasa, VPN memiliki kemampuan mengenkripsi seluruh lalu lintas internet sehingga dinilai lebih aman untuk melindungi aktivitas pengguna.

Namun, penggunaan layanan gratis masih menyimpan berbagai risiko. Sebagian layanan Free VPN Proxy Video Japanese tidak memiliki transparansi mengenai pengelolaan data pengguna. Kondisi tersebut membuka peluang terjadinya kebocoran data pribadi hingga penyalahgunaan informasi.

Risiko lain yang dapat muncul meliputi penyisipan malware, pencurian kredensial login, iklan tersembunyi, hingga penurunan kecepatan internet akibat server yang terlalu padat. Ancaman tersebut semakin relevan mengingat aktivitas digital masyarakat Indonesia terus meningkat, mulai dari transaksi perbankan hingga penggunaan layanan pemerintahan berbasis elektronik.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sebelumnya telah mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan layanan pengalihan alamat IP. Penggunaan proxy pada dasarnya tidak dilarang, namun pemanfaatannya untuk membuka akses terhadap konten yang melanggar aturan dapat menimbulkan konsekuensi hukum.

Selain itu, pemberlakuan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) menekankan pentingnya keamanan dan transparansi dalam pengelolaan data pengguna. Hal tersebut menjadi perhatian penting, terutama bagi pengguna yang memanfaatkan ekstensi browser seperti Video Proxy Chrome yang tidak memiliki informasi pengembang yang jelas.

Bagi masyarakat umum, proxy server sebenarnya memiliki manfaat untuk berbagai kebutuhan seperti riset pasar, pengujian situs lintas wilayah, hingga menjaga privasi saat menggunakan jaringan Wi-Fi publik. Namun tanpa literasi digital yang memadai, manfaat tersebut dapat berbalik menjadi ancaman keamanan.

Tren penggunaan proxy juga berdampak pada pelaku usaha digital di Indonesia. Aktivitas yang berasal dari IP luar negeri dapat menyulitkan deteksi bot otomatis dan aktivitas mencurigakan, termasuk yang memanfaatkan proxy scraper untuk melakukan pengambilan data secara massal atau scraping.

Sejumlah pakar keamanan siber menilai edukasi masyarakat menjadi langkah yang lebih efektif dibandingkan pembatasan teknis semata. Pengguna disarankan memahami perbedaan antara proxy publik, VPN berbayar yang memiliki reputasi jelas, serta layanan gratis yang belum tentu memiliki standar keamanan memadai.

Meningkatnya pencarian "Proxy Scraper Japanese" di Indonesia menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap akses global dan privasi digital yang semakin besar. Namun, keseimbangan antara kebebasan mengakses internet dan perlindungan data pribadi tetap menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem digital yang aman dan bertanggung jawab.

Penggunaan VPN dan Browser Khusus untuk Akses Konten Bokeh Meningkat, Ini Risikonya

Maraknya pencarian video bokeh di internet membuat pengguna diingatkan untuk mewaspadai risiko malware, kebocoran data pribadi, serta dampak psikologis yang dapat muncul. (Gambar ilustrasi)
Maraknya pencarian video bokeh di internet membuat pengguna diingatkan untuk mewaspadai risiko malware, kebocoran data pribadi, serta dampak psikologis yang dapat muncul. (Gambar ilustrasi)

Waspadai Situs Video Bokeh, Ancaman Malware dan Penyalahgunaan Data Pribadi Mengintai

JAKARTA -- Maraknya pencarian video bokeh melalui berbagai platform dan aplikasi pendukung seperti VPN, browser khusus, serta layanan pemutar video membuat pengguna diingatkan untuk mewaspadai berbagai risiko keamanan digital yang dapat muncul saat mengakses konten tersebut.

Konten video bokeh masih menjadi salah satu jenis pencarian yang banyak diminati pengguna internet. Untuk mengakses situs yang dibatasi, sebagian pengguna memanfaatkan berbagai cara, mulai dari platform streaming, aplikasi VPN, proxy, hingga browser tertentu.

Berbagai kata kunci terkait video bokeh juga kerap digunakan dalam pencarian. Namun, hasil yang muncul umumnya mengarah pada konten dewasa dari berbagai negara.

Seiring meningkatnya penggunaan media sosial dan kemudahan berbagi informasi, konten semacam ini terus beredar dan menjadi perbincangan di dunia maya.

Meski demikian, terdapat sejumlah risiko yang perlu diperhatikan pengguna ketika mengakses situs atau layanan yang menyediakan konten tersebut.

Penggunaan VPN dan Browser Khusus untuk Akses Konten Bokeh Meningkat, Ini Risikonya
Maraknya pencarian video bokeh di internet membuat pengguna diingatkan untuk mewaspadai risiko malware, kebocoran data pribadi, serta dampak psikologis yang dapat muncul. (Gambar ilustrasi)

Salah satunya adalah potensi pelanggaran hukum apabila konten yang diakses melibatkan unsur yang bertentangan dengan peraturan yang berlaku.

Selain itu, keamanan data pribadi juga menjadi perhatian. Situs atau aplikasi tertentu belum tentu memiliki sistem perlindungan yang memadai sehingga data pengguna seperti alamat email, nomor telepon, hingga informasi pembayaran berisiko disalahgunakan.

Ancaman lain yang tidak kalah serius adalah serangan malware dan virus. Pengguna yang mengklik tautan tidak aman atau mengunduh file mencurigakan berpotensi mengalami kerusakan perangkat maupun pencurian data penting.

Di sisi lain, konsumsi konten dewasa secara berlebihan disebut dapat memberikan dampak negatif terhadap kesehatan mental dan emosional, termasuk memicu kecanduan dan memengaruhi hubungan sosial.

Dalam informasi yang beredar, pengguna diimbau untuk tidak terlibat dalam aktivitas yang berkaitan dengan konten negatif karena berbagai risiko yang dapat ditimbulkan, baik dari sisi hukum, keamanan data pribadi, maupun dampak psikologis.

Meningkatnya minat terhadap pencarian video bokeh menunjukkan pentingnya peningkatan literasi digital dan kesadaran pengguna terhadap keamanan saat beraktivitas di internet.

Pengguna diharapkan lebih berhati-hati dalam mengakses situs maupun mengunduh file dari sumber yang tidak jelas guna menghindari ancaman malware, pencurian data, serta risiko lainnya.

Sabtu, 20 Juni 2026

Di Balik Aklamasi Sri Hartanto, Ada Satu Pesan Kuat dari Anas yang Mengubah Arah PWI Surakarta

Sri Hartanto resmi menjadi Ketua PWI Surakarta periode 2026–2031 dalam konferensi di Monumen Pers Nasional, menandai berakhirnya kepemimpinan Anas Syahirul Alim dan estafet organisasi.
Sri Hartanto resmi menjadi Ketua PWI Surakarta periode 2026–2031 dalam konferensi di Monumen Pers Nasional, menandai berakhirnya kepemimpinan Anas Syahirul Alim dan estafet organisasi.

SURAKARTA - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Surakarta resmi menetapkan Sri Hartanto sebagai Ketua PWI Surakarta periode 2026–2031 secara aklamasi dalam Konferensi PWI Surakarta yang digelar di Monumen Pers Nasional, Sabtu (20/6/2026). Penetapan ini sekaligus menandai berakhirnya masa kepemimpinan Anas Syahirul Alim di PWI Surakarta periode sebelumnya.

Konferensi tersebut dipimpin oleh Ketua Bidang Organisasi PWI Pusat, Zulkifli Gani Ottoh, dengan didampingi Budi Santoso yang juga terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Kehormatan PWI Surakarta serta jurnalis senior Bambang Sugeng. Proses pemilihan berlangsung dalam rapat pleno dan berjalan lancar tanpa voting, karena seluruh peserta menyepakati Sri Hartanto sebagai ketua terpilih.

Pergantian kepemimpinan ini dilakukan lebih awal menyusul amanah baru yang diterima Anas Syahirul Alim di kepengurusan PWI Pusat. Sesuai Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT) PWI, pengurus yang menjabat di tingkat pusat tidak diperkenankan merangkap jabatan sebagai ketua PWI daerah, sehingga mekanisme regenerasi organisasi harus segera dilaksanakan.

Dalam sambutannya, Anas menekankan pentingnya menjaga soliditas organisasi serta marwah profesi wartawan. Ia juga meminta agar program-program yang telah berjalan tetap dilanjutkan oleh kepengurusan baru. “Kita semua yang berorganisasi ini pertama untuk menjaga marwah profesi kita. Kemudian menjadi jembatan dengan siapa pun, baik pemerintah maupun seluruh mitra organisasi,” ujarnya. Ia juga menyoroti pentingnya menjaga legacy organisasi, mulai dari pendidikan, kemitraan, hingga kegiatan seni dan budaya.

Selain itu, Anas menegaskan bahwa PWI Surakarta harus tetap memperkuat Uji Kompetensi Wartawan (UKW) sebagai program prioritas peningkatan kualitas jurnalis. Ia menyebutkan adanya komunikasi PWI Pusat dengan Polri terkait rencana pelaksanaan UKW bagi 1.000 wartawan yang akan diakses melalui PWI daerah di masing-masing Polda.

Sementara itu, Ketua Bidang Organisasi PWI Pusat, Zulkifli Gani Ottoh, menegaskan bahwa percepatan konferensi merupakan konsekuensi dari penugasan baru yang diterima Anas di tingkat pusat. Ia berharap kepemimpinan baru di bawah Sri Hartanto mampu memperkuat profesionalisme wartawan, memperluas kemitraan strategis, serta menjaga independensi pers di Kota Surakarta.

Tak Banyak yang Tahu, Lidi Nipah Kaltim Ini Diam-diam Laris ke India Sampai 40 Ton

Ekspor lidi nipah KTH Sinar Nilam Kaltim ke India capai 40 ton dengan nilai Rp426 juta, memperluas pasar dan meningkatkan ekonomi masyarakat hutan.
Ekspor lidi nipah KTH Sinar Nilam Kaltim ke India capai 40 ton dengan nilai Rp426 juta, memperluas pasar dan meningkatkan ekonomi masyarakat hutan.

SAMARINDA - Ekspor komoditas hasil hutan kembali menunjukkan potensi besar ekonomi berbasis masyarakat di Kalimantan Timur. 

Kelompok Tani Hutan (KTH) Sinar Nilam berhasil menembus pasar internasional dengan mengirimkan sekitar 40 ton lidi nipah ke India, sekaligus mencatat nilai transaksi ratusan juta rupiah dalam dua tahun terakhir.

Aktivitas ekspor ini menjadi salah satu bukti bahwa pengelolaan hutan berbasis masyarakat melalui skema perhutanan sosial tidak hanya berfokus pada pelestarian lingkungan, tetapi juga mampu menciptakan rantai ekonomi yang berkelanjutan hingga ke pasar global.

Ekspor Lidi Nipah Kaltim Tembus Pasar India

KTH Sinar Nilam yang beroperasi di Desa Muara Kembang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, menjadi salah satu pelaku utama dalam ekspor lidi nipah curah ke India. 

Komoditas ini dipanen langsung dari kawasan perhutanan sosial oleh masyarakat sekitar dengan sistem pengelolaan yang tetap memperhatikan aspek keberlanjutan.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kehutanan Kalimantan Timur, Rusmadi, menyebutkan bahwa total volume ekspor dalam dua tahun terakhir mencapai 39,80 ton. 

Jumlah tersebut mendekati 40 ton seperti yang tercatat dalam pengiriman ke pasar internasional.

Menurutnya, keberhasilan ini menunjukkan bahwa produk hasil hutan bukan kayu memiliki daya saing yang semakin kuat di pasar luar negeri, terutama ketika dikelola secara terstruktur oleh kelompok tani.

Nilai Ekonomi Capai Ratusan Juta Rupiah

Dari sisi ekonomi, perdagangan lidi nipah ini memberikan dampak signifikan bagi kelompok tani. Total nilai penjualan dalam dua tahun terakhir tercatat mencapai Rp426.505.000.

Rinciannya, pada tahun 2025 nilai transaksi mencapai Rp291.450.000, kemudian bertambah Rp135.055.000 hingga April 2026. 

Angka ini menunjukkan tren pertumbuhan yang stabil dalam perdagangan komoditas berbasis hutan tersebut.

Ekspor dilakukan melalui kerja sama dengan perusahaan penyalur ekspor swasta yang berbasis di Jakarta. 

Jalur distribusi ini menjadi penghubung penting antara produk lokal dari Kalimantan Timur dengan pasar internasional, khususnya India yang menjadi tujuan utama.

Pengelolaan Berkelanjutan Jadi Kunci

Salah satu faktor penting di balik keberhasilan ekspor ini adalah pola pengelolaan yang berkelanjutan. 

Masyarakat di Desa Muara Kembang tidak melakukan pemanenan secara berlebihan, melainkan secara bertahap setiap 20 hari dalam sebulan.

Sistem ini diterapkan untuk menjaga regenerasi tanaman nipah sekaligus mempertahankan keseimbangan ekosistem di kawasan perhutanan sosial. 

Selain itu, kelompok tani juga melakukan patroli rutin minimal sekali dalam seminggu untuk memastikan kawasan tetap terjaga dari potensi kerusakan lingkungan.

Pendekatan ini memperlihatkan bahwa aktivitas ekonomi dan konservasi dapat berjalan beriringan tanpa saling merugikan, selama ada tata kelola yang disiplin di tingkat masyarakat.

Dukungan Lintas Pihak Perkuat Perhutanan Sosial

Keberhasilan KTH Sinar Nilam tidak berdiri sendiri. Program ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk KPHP Delta Mahakam dan Pertamina Hulu Mahakam. 

Dukungan tersebut berperan dalam penguatan kapasitas kelompok tani serta keberlanjutan program perhutanan sosial di wilayah tersebut.

Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta ini menjadi salah satu contoh implementasi nyata pembangunan ekonomi hijau di daerah. 

Produk yang dihasilkan tidak hanya bernilai jual, tetapi juga berasal dari sistem produksi yang menjaga kelestarian hutan.

Potensi Ekspor Hasil Hutan Non-Kayu Kaltim

Lidi nipah kini menjadi salah satu komoditas hasil hutan bukan kayu yang mulai mendapat perhatian di pasar ekspor. 

Permintaan dari India menunjukkan bahwa produk sederhana dari ekosistem mangrove memiliki nilai ekonomi tinggi ketika masuk ke rantai perdagangan global.

Kalimantan Timur sendiri memiliki potensi besar dalam pengembangan komoditas serupa, mengingat luasnya kawasan hutan dan pesisir yang dapat dikelola melalui skema perhutanan sosial.

Ke depan, penguatan akses pasar, peningkatan kualitas produk, serta perluasan jaringan distribusi diperkirakan akan menjadi kunci untuk mendorong lebih banyak kelompok tani hutan mengikuti jejak KTH Sinar Nilam.

Dengan capaian ekspor yang terus meningkat, lidi nipah dari Muara Kembang tidak hanya menjadi komoditas dagang, tetapi juga simbol transformasi ekonomi masyarakat hutan di Kalimantan Timur menuju pasar global yang lebih luas.

Kalau Batu Bara Dibatasi, Nasib Pekerja Kutai Timur Bakal Bagaimana?

Pemkab Kutai Timur siapkan antisipasi PHK sektor batu bara lewat pelatihan kerja dan koordinasi dengan Kementerian ESDM akibat wacana pembatasan produksi.
Pemkab Kutai Timur siapkan antisipasi PHK sektor batu bara lewat pelatihan kerja dan koordinasi dengan Kementerian ESDM akibat wacana pembatasan produksi.

Kutai Timur Mulai Hitung Dampak PHK Batu Bara, Ini Langkah yang Disiapkan

Kutai Timur, Kaltim - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur mulai menyiapkan berbagai langkah antisipasi menghadapi potensi pemutusan hubungan kerja (PHK) di sektor batu bara pada Sabtu, 20 Juni 2026, di Sangatta, Kalimantan Timur. Langkah ini dilakukan menyusul wacana pembatasan produksi komoditas batu bara yang selama ini menjadi penopang utama ekonomi daerah.

Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman menegaskan bahwa kebijakan tersebut berpotensi menimbulkan dampak besar, tidak hanya pada sektor industri, tetapi juga terhadap stabilitas sosial dan ketenagakerjaan di wilayah penghasil batu bara.

Menurutnya, daerah seperti Kutai Timur sangat bergantung pada aktivitas pertambangan sebagai penggerak utama ekonomi lokal. Karena itu, setiap perubahan kebijakan di sektor ini akan langsung berdampak pada tenaga kerja dan perputaran ekonomi masyarakat.

Pelatihan Kerja Jadi Strategi Utama Hadapi Risiko PHK

Salah satu strategi utama yang disiapkan pemerintah daerah adalah menggandeng perusahaan tambang untuk memperluas program pelatihan keterampilan bagi para pekerja. Program ini dirancang agar pekerja tambang memiliki kemampuan tambahan di luar sektor batu bara.

Pelatihan tersebut diarahkan ke berbagai bidang produktif seperti pertanian, perkebunan, perikanan, hingga pelatihan kewirausahaan. Tujuannya agar pekerja tetap memiliki peluang kerja meskipun terjadi pengurangan aktivitas di sektor tambang.

Bupati Ardiansyah menyebut bahwa beberapa perusahaan sebenarnya sudah mulai menjalankan program serupa sebagai bentuk antisipasi jangka panjang terhadap perubahan industri.

Salah satu contoh yang disorot adalah program pelatihan yang dilakukan oleh PT Pamapersada Nusantara di Kecamatan Bengalon. Program tersebut dinilai menjadi contoh konkret bagaimana dunia usaha ikut berperan dalam meningkatkan keterampilan tenaga kerja tambang.

“Pelatihan keterampilan atau kecakapan hidup ini sudah mulai dilakukan beberapa perusahaan. Ini menjadi salah satu solusi nyata,” ujar Ardiansyah di Sangatta.

Transformasi Tenaga Kerja Jadi Fokus Jangka Panjang

Pemerintah Kabupaten Kutai Timur menilai bahwa peningkatan kompetensi tenaga kerja merupakan langkah penting dalam menghadapi perubahan struktur ekonomi. Ketergantungan pada sektor tambang dinilai tidak bisa terus menjadi satu-satunya tumpuan dalam jangka panjang.

Dengan adanya pelatihan lintas sektor, tenaga kerja diharapkan dapat beradaptasi lebih cepat terhadap perubahan pasar kerja. Hal ini juga diharapkan dapat mencegah lonjakan angka pengangguran jika terjadi penurunan produksi batu bara.

Selain itu, langkah ini juga dipandang sebagai bagian dari upaya transformasi ekonomi daerah agar lebih beragam dan tidak terlalu bergantung pada sumber daya alam yang sifatnya terbatas.

Koordinasi dengan Kementerian ESDM Jadi Langkah Lanjutan

Selain pelatihan tenaga kerja, Pemkab Kutai Timur juga menyiapkan langkah strategis lain dengan melakukan koordinasi langsung ke tingkat pusat. Pemerintah daerah telah menjadwalkan pertemuan dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral untuk membahas dampak kebijakan pembatasan produksi batu bara terhadap daerah penghasil.

Pertemuan tersebut sebelumnya direncanakan berlangsung pada 18 Juni 2026, namun mengalami penjadwalan ulang ke pekan berikutnya.

Dalam pertemuan itu, pemerintah daerah akan menyampaikan berbagai potensi dampak yang mungkin terjadi jika kebijakan pembatasan produksi benar-benar diterapkan. Mulai dari perlambatan ekonomi daerah, penurunan aktivitas usaha, hingga risiko meningkatnya angka pengangguran.

Pemkab Kutai Timur juga menyoroti potensi dampak lanjutan seperti meningkatnya angka kemiskinan dan munculnya persoalan sosial baru jika tidak ada mitigasi yang tepat dari pemerintah pusat.

Dampak Ekonomi Jadi Sorotan Utama

Sektor batu bara selama ini menjadi salah satu penggerak utama ekonomi di Kutai Timur. Aktivitas pertambangan tidak hanya menciptakan lapangan kerja langsung, tetapi juga menggerakkan sektor pendukung seperti transportasi, logistik, perdagangan, hingga jasa.

Jika terjadi pembatasan produksi dalam skala besar, efek domino diperkirakan akan terasa pada berbagai sektor tersebut. Kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena dapat mempengaruhi stabilitas ekonomi masyarakat secara luas.

Oleh karena itu, Pemkab Kutai Timur menilai penting adanya kebijakan yang seimbang antara kepentingan nasional dan kondisi daerah penghasil sumber daya alam.

Upaya Mitigasi dan Harapan Pemerintah Daerah

Langkah antisipasi yang dilakukan Pemkab Kutai Timur menunjukkan upaya serius dalam menghadapi dinamika kebijakan energi nasional. Pemerintah daerah tidak hanya fokus pada penanganan jangka pendek, tetapi juga menyiapkan strategi jangka panjang melalui peningkatan keterampilan tenaga kerja.

Kolaborasi dengan perusahaan tambang dan pemerintah pusat diharapkan menjadi kunci dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah. Dengan adanya sinergi tersebut, dampak negatif dari perubahan kebijakan di sektor batu bara diharapkan dapat diminimalkan.

Pemkab Kutai Timur juga berharap agar lebih banyak perusahaan tambang yang mengikuti langkah pelatihan tenaga kerja seperti yang sudah dilakukan beberapa pihak, sehingga pekerja memiliki kesiapan menghadapi perubahan industri di masa depan.

Geopark Sangkulirang-Mangkalihat: Harta Karun Karst Kalimantan Timur yang Menuju Panggung Dunia UNESCO

Geopark Sangkulirang-Mangkalihat di Kalimantan Timur terus diproses menuju UNESCO Global Geopark, dengan 26 geosite dan kekayaan alam serta sejarah purba.
Geopark Sangkulirang-Mangkalihat di Kalimantan Timur terus diproses menuju UNESCO Global Geopark, dengan 26 geosite dan kekayaan alam serta sejarah purba.

SAMARINDA - Kawasan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat di Kalimantan Timur kini menjadi sorotan setelah Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur bersama berbagai pihak pada 2026 mendorong pengusulan statusnya sebagai Geopark Nasional hingga kandidat UNESCO Global Geopark. 

Wilayah ini membentang di Kabupaten Kutai Timur dan Berau dengan luas mencapai 1,8 juta hektare, menjadikannya ekosistem karst terbesar di Pulau Kalimantan.

Di balik bentang alamnya yang dramatis, kawasan ini menyimpan kombinasi langka antara kekayaan geologi, keanekaragaman hayati, dan jejak peradaban manusia purba yang diperkirakan berusia puluhan ribu tahun.

Warisan Karst Terluas dan Situs Prasejarah Dunia

Sangkulirang-Mangkalihat dikenal dengan tebing-tebing batu raksasa, lorong gua alami, serta hutan hujan tropis yang masih sangat terjaga. Salah satu titik paling penting adalah Goa Beloyot, yang menjadi lokasi ditemukannya lukisan prasejarah.

Di dinding gua tersebut, terdapat gambar telapak tangan berwarna merah, adegan berburu, hingga ilustrasi hewan seperti babi hutan dan kura-kura. Penelitian memperkirakan lukisan ini berusia sekitar 40.000 tahun, menjadikannya salah satu bukti awal kehidupan manusia di Asia Tenggara.

Akses menuju lokasi ini tidak mudah. Dari Kampung Merabu, pengunjung harus berjalan kaki sekitar dua jam melewati jalur hutan, sungai kecil, dan medan berlumpur. Di dalam gua, lorong sempit dan ruang rendah menuntut kewaspadaan tinggi dari setiap pengunjung.

Kolaborasi Lintas Sektor untuk Geopark Berkelanjutan

Pengembangan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat tidak dilakukan secara tunggal. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menggandeng berbagai pihak seperti Universitas Mulawarman, Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN), pelaku usaha, hingga Pusat Kajian Ibu Kota Nusantara (IKN).

Kolaborasi ini bertujuan menjaga keseimbangan antara konservasi alam, pendidikan, dan penggerak ekonomi masyarakat.

Staf Ahli Bidang Reformasi Birokrasi dan Keuangan Pemprov Kaltim, Siti Fahri Syahliana, menegaskan pentingnya sinergi berbagai pihak.

“Dukungan pemerintah daerah, masyarakat, ilmuwan, dan pengusaha adalah fondasi utama dalam mewujudkan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat,” ujarnya.

Dari Inventarisasi hingga 26 Geosite Resmi

Upaya pengusulan geopark ini dimulai sejak 2019 melalui proses inventarisasi menyeluruh. Tim gabungan turun langsung ke lapangan untuk memetakan geologi, biodiversitas, serta warisan budaya.

Hasilnya, pada 2024 Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan 26 geosite di kawasan ini. Sebanyak 15 titik berada di Berau dan 11 lainnya di Kutai Timur, dengan total kawasan mencapai 1.867.676 hektare.

Ketua Kelompok Kerja Geopark Sangkulirang-Mangkalihat menyebutkan bahwa dokumen pengusulan telah memenuhi syarat administrasi dan teknis untuk melangkah ke tahap verifikasi lapangan.

Menuju Verifikasi UNESCO Global Geopark

Tahap penting berikutnya adalah verifikasi lapangan oleh Badan Geologi Kementerian ESDM yang dijadwalkan pada 6–10 Juli 2026. Tim akan meninjau langsung situs geologi, budaya, dan ekowisata di Kutai Timur dan Berau.

Jika lolos, kawasan ini akan ditetapkan sebagai Taman Bumi Nasional sebelum diajukan ke UNESCO Global Geopark.

Menurut akademisi Universitas Mulawarman, Prof Widi Sunaryo, geopark ini memiliki dampak luas lintas sektor, mulai dari pendidikan hingga ekonomi hijau yang berkelanjutan.

Konsep Pembangunan Berkelanjutan Berbasis Masyarakat

Salah satu prinsip utama pengembangan kawasan ini adalah keberlanjutan. Infrastruktur wisata akan dibangun dengan pendekatan ramah lingkungan, termasuk pembatasan kendaraan dan desain yang tidak merusak ekosistem karst yang sudah terbentuk ribuan tahun.

Masyarakat lokal juga menjadi bagian penting dalam pengelolaan. Mereka dilibatkan sebagai pemandu wisata, pengelola homestay, hingga pelaku UMKM berbasis budaya lokal. Model ini diharapkan membuat manfaat ekonomi langsung dirasakan warga sekitar.

Masa Depan Pariwisata Geopark Kalimantan Timur

Jika berhasil meraih status UNESCO Global Geopark, Sangkulirang-Mangkalihat akan memperkuat citra Kalimantan Timur sebagai wilayah yang tidak hanya kaya sumber daya alam, tetapi juga memiliki warisan geologi dan sejarah kelas dunia.

Kawasan ini juga selaras dengan visi pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang mengedepankan keseimbangan antara modernisasi dan pelestarian lingkungan.

Dengan kekayaan alam, sejarah, dan budaya yang menyatu, Geopark Sangkulirang-Mangkalihat bukan hanya destinasi wisata, tetapi juga laboratorium alam raksasa yang menyimpan cerita panjang peradaban manusia.

Piala Dunia 2026: Persaingan Ketat Spanyol, Prancis, Inggris, Argentina, Brasil

Prediksi Juara Piala Dunia 2026 dibahas lengkap dengan analisis Spanyol, Prancis, Inggris, Argentina, dan Brasil sebagai kandidat kuat juara dunia.
Prediksi Juara Piala Dunia 2026 dibahas lengkap dengan analisis Spanyol, Prancis, Inggris, Argentina, dan Brasil sebagai kandidat kuat juara dunia.

Prediksi Juara Piala Dunia 2026: Siapa yang Paling Berpeluang Mengangkat Trofi?

JAKARTA - Piala Dunia 2026 akan menjadi salah satu turnamen paling besar dalam sejarah sepak bola modern. Untuk pertama kalinya, turnamen ini diikuti oleh 48 tim dan digelar di tiga negara sekaligus: Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Perubahan format ini bukan hanya memperluas jumlah peserta, tetapi juga membuat persaingan menjadi jauh lebih terbuka, tidak terduga, dan penuh kejutan.

Dengan lebih banyak pertandingan, lebih banyak negara peserta, dan jadwal yang lebih padat, Piala Dunia 2026 akan menjadi ujian besar bagi kedalaman skuad, strategi pelatih, dan mentalitas pemain di level tertinggi.

Format Baru yang Mengubah Peta Persaingan

Penambahan jumlah tim menjadi 48 membuat turnamen ini berbeda jauh dibanding edisi sebelumnya. Kini lebih banyak negara dari berbagai benua memiliki kesempatan tampil, termasuk tim-tim yang sebelumnya jarang lolos ke fase akhir.

Hal ini membuat:

  • Variasi gaya bermain semakin luas

  • Risiko kejutan semakin tinggi

  • Tim besar tidak lagi bisa menganggap enteng lawan

Dalam format seperti ini, tim dengan kedalaman skuad yang kuat akan lebih diuntungkan dibanding tim yang hanya mengandalkan beberapa pemain bintang.

Kandidat Terkuat Juara Piala Dunia 2026

Beberapa negara selalu muncul sebagai favorit utama berdasarkan analisis performa, kualitas pemain, dan konsistensi di turnamen besar.

Secara umum, Spanyol, Prancis, Inggris, Argentina, dan Brasil berada di jajaran teratas kandidat juara.

Namun, tidak ada dominasi mutlak seperti era sebelumnya. Semua tim besar memiliki kelemahan masing-masing.

Spanyol – Favorit Utama

Spanyol saat ini dianggap sebagai salah satu kandidat terkuat juara. Generasi baru mereka tampil sangat matang dengan kombinasi pemain muda berbakat dan pemain berpengalaman.

Gaya bermain Spanyol yang mengandalkan penguasaan bola, kontrol tempo, dan kerja sama tim membuat mereka sangat sulit dikalahkan jika sudah menemukan ritme permainan.

Kelebihan Spanyol:

  • Penguasaan bola sangat dominan

  • Generasi muda berkualitas tinggi

  • Sistem permainan rapi dan konsisten

  • Keseimbangan antar lini sangat baik

Kelemahan:

  • Kurang striker tajam yang benar-benar mematikan

  • Terkadang kesulitan menghadapi tim yang bermain sangat defensif

Prancis – Tim Paling Lengkap

Prancis hampir selalu menjadi kandidat juara di setiap turnamen besar. Mereka memiliki kedalaman skuad yang luar biasa di semua posisi.

Dengan pemain-pemain seperti Kylian Mbappé dan generasi muda yang terus bermunculan, Prancis memiliki kombinasi sempurna antara kecepatan, kekuatan, dan teknik.

Kelebihan Prancis:

  • Kedalaman skuad terbaik di dunia

  • Banyak pemain kelas dunia di setiap posisi

  • Sangat berbahaya dalam serangan balik

  • Pengalaman tampil di final-turnamen besar

Kelemahan:

  • Kadang inkonsisten dalam pertandingan tertentu

  • Potensi konflik ego antar pemain bintang

Inggris – Generasi Emas yang Siap Meledak

Inggris memiliki salah satu generasi terbaik dalam sejarah mereka. Banyak pemain muda berbakat yang sudah tampil di level tertinggi klub Eropa.

Nama-nama seperti Jude Bellingham, Bukayo Saka, dan Phil Foden menjadi tulang punggung tim yang sangat menjanjikan.

Kelebihan Inggris:

  • Generasi muda sangat kuat

  • Kedalaman skuad merata

  • Banyak pemain berpengalaman di liga top

Kelemahan:

  • Tekanan publik sangat besar

  • Sering kesulitan di fase semifinal atau final

Argentina – Juara Bertahan yang Masih Berbahaya

Sebagai juara Piala Dunia 2022, Argentina tetap menjadi kekuatan besar. Meski generasi lama mulai berganti, struktur tim mereka masih sangat solid.

Argentina dikenal memiliki mental juara yang kuat, terutama dalam pertandingan knockout.

Kelebihan Argentina:

  • Mental juara sangat kuat

  • Tim bermain dengan disiplin tinggi

  • Pengalaman turnamen besar

Kelemahan:

  • Regenerasi pemain sedang berlangsung

  • Tidak sekuat generasi emas sebelumnya

Brasil – Selalu Kandidat Kuat

Brasil selalu masuk dalam daftar favorit karena kualitas individu pemain mereka yang sangat tinggi.

Generasi baru seperti Vinícius Jr memberikan harapan besar bagi Brasil untuk kembali meraih gelar juara dunia.

Namun konsistensi masih menjadi tantangan utama. Dalam beberapa turnamen terakhir, Brasil sering tampil bagus tetapi gagal menjaga performa hingga akhir.

Kelebihan Brasil:

  • Talenta individu sangat tinggi

  • Kreativitas serangan luar biasa

  • Pengalaman panjang di Piala Dunia

Kelemahan:

  • Kurang konsisten

  • Terkadang rapuh di pertandingan besar

Kuda Hitam yang Bisa Mengejutkan

Selain tim favorit, selalu ada kemungkinan munculnya kejutan besar di Piala Dunia.

Beberapa tim yang berpotensi menjadi kuda hitam antara lain:

  • Belanda dengan sistem permainan yang stabil

  • Portugal dengan generasi pemain berbakat

  • Maroko yang semakin kuat secara taktik

  • Amerika Serikat sebagai tuan rumah

  • Norwegia dengan generasi baru yang menjanjikan

Dalam format 48 tim, peluang kejutan semakin besar karena variasi lawan yang lebih beragam.

Faktor Penentu Juara Piala Dunia 2026

Ada beberapa faktor utama yang akan menentukan siapa yang keluar sebagai juara:

1. Kedalaman skuad

Tim harus memiliki banyak pemain berkualitas untuk rotasi sepanjang turnamen.

2. Fleksibilitas taktik

Kemampuan beradaptasi dengan berbagai gaya permainan sangat penting.

3. Mental di fase knockout

Banyak tim kuat gugur bukan karena kualitas, tetapi karena tekanan mental.

4. Efektivitas serangan

Di level Piala Dunia, satu peluang bisa menentukan hasil akhir.

Prediksi Final Piala Dunia 2026

Berdasarkan kekuatan tim saat ini, beberapa kemungkinan final yang paling realistis adalah:

  • Spanyol vs Prancis

  • Inggris vs Argentina

  • Spanyol vs Inggris

Namun yang paling sering muncul dalam analisis kekuatan adalah:

Spanyol vs Prancis

Dua tim dengan keseimbangan terbaik antara taktik, kualitas pemain, dan kedalaman skuad.

Siapa yang Akan Juara?

Jika melihat keseluruhan kekuatan saat ini:

  • Spanyol menjadi favorit utama

  • Prancis adalah pesaing paling berbahaya

  • Inggris memiliki potensi besar

  • Argentina tetap punya mental juara

  • Brasil selalu bisa mengejutkan

Namun Piala Dunia selalu sulit diprediksi. Banyak kejutan terjadi justru ketika tim favorit gagal tampil maksimal.

Kesimpulan

Piala Dunia 2026 akan menjadi salah satu turnamen paling kompetitif sepanjang sejarah. Dengan format baru dan lebih banyak peserta, persaingan akan semakin ketat dan sulit ditebak.

Spanyol saat ini berada di posisi teratas dalam banyak prediksi, tetapi Prancis, Inggris, Argentina, dan Brasil masih memiliki peluang besar untuk menjadi juara.

Pada akhirnya, juara Piala Dunia bukan hanya ditentukan oleh statistik atau nama besar, tetapi oleh siapa yang paling siap secara mental, taktik, dan konsistensi di setiap pertandingan.

Dan seperti selalu dalam sepak bola: kejutan selalu lebih mungkin terjadi daripada kepastian.

Indonesia Emas atau Indonesia Bangkrut? Dolar AS Menguat, Harga BBM Naik, Utang Negara Membengkak, Mampukah Ekonomi Indonesia Bertahan?

Indonesia Emas atau Indonesia Bangkrut? Ulasan lengkap tentang dolar AS naik, harga BBM melonjak, dan utang Indonesia bertambah serta dampaknya bagi ekonomi nasional. (Foto Ilustrasi)
Indonesia Emas atau Indonesia Bangkrut? Ulasan lengkap tentang dolar AS naik, harga BBM melonjak, dan utang Indonesia bertambah serta dampaknya bagi ekonomi nasional. (Foto Ilustrasi)

Indonesia Emas 2045 menjadi cita-cita besar yang terus digaungkan pemerintah. Dengan bonus demografi, kekayaan sumber daya alam, dan target masuk lima besar ekonomi dunia, Indonesia diyakini memiliki peluang besar menjadi negara maju dalam dua dekade mendatang.

Namun di tengah optimisme tersebut, berbagai tantangan ekonomi justru semakin nyata. Nilai tukar rupiah terus menghadapi tekanan akibat penguatan dolar Amerika Serikat, harga bahan bakar minyak (BBM) mengalami kenaikan, sementara utang pemerintah terus bertambah setiap tahun.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan yang ramai diperbincangkan masyarakat, apakah Indonesia benar-benar sedang menuju Indonesia Emas atau justru menghadapi ancaman krisis ekonomi yang lebih besar?

Indonesia Emas 2045, Mimpi Besar Menjadi Negara Maju

Indonesia Emas 2045 merupakan visi jangka panjang untuk menjadikan Indonesia sebagai negara maju bertepatan dengan peringatan 100 tahun kemerdekaan Republik Indonesia.

Target tersebut bukan tanpa alasan. Indonesia memiliki sejumlah modal besar yang tidak dimiliki banyak negara, mulai dari jumlah penduduk yang besar, bonus demografi, kekayaan mineral seperti nikel, tembaga, emas, batu bara, hingga pasar domestik yang kuat.

Berdasarkan berbagai proyeksi internasional, Indonesia berpotensi masuk dalam jajaran lima besar ekonomi dunia pada tahun 2045 apabila mampu mempertahankan pertumbuhan ekonomi tinggi secara berkelanjutan.

Bonus demografi yang diperkirakan mencapai puncaknya pada periode 2030-2045 menjadi peluang emas bagi Indonesia. Pada masa itu, jumlah penduduk usia produktif akan jauh lebih besar dibandingkan usia nonproduktif. Jika kualitas sumber daya manusia meningkat dan lapangan pekerjaan tersedia, kondisi tersebut dapat menjadi mesin pertumbuhan ekonomi yang sangat kuat.

Namun, peluang besar tersebut juga dapat berubah menjadi ancaman apabila tidak dikelola dengan baik.

Dolar AS Menguat, Rupiah Semakin Tertekan

Salah satu tantangan yang saat ini dihadapi Indonesia adalah menguatnya dolar Amerika Serikat terhadap berbagai mata uang dunia, termasuk rupiah.

Pelemahan rupiah menyebabkan biaya impor menjadi lebih mahal. Padahal Indonesia masih bergantung pada impor untuk sejumlah kebutuhan strategis, mulai dari bahan baku industri, energi, hingga produk teknologi.

Ketika dolar naik, maka biaya produksi berbagai sektor ikut meningkat. Dampaknya kemudian merambat ke harga barang di tingkat konsumen.

Kondisi tersebut membuat masyarakat harus mengeluarkan biaya lebih besar untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Selain itu, penguatan dolar juga meningkatkan beban pembayaran utang luar negeri pemerintah maupun swasta yang menggunakan mata uang asing.

Tekanan terhadap rupiah biasanya diperparah oleh berbagai faktor global seperti:

  • Kenaikan suku bunga Amerika Serikat.

  • Konflik geopolitik dunia.

  • Ketidakpastian ekonomi global.

  • Arus keluar investasi asing.

  • Perlambatan ekonomi di sejumlah negara besar.

Bank Indonesia selama ini terus melakukan berbagai langkah untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah agar tidak mengalami pelemahan yang terlalu dalam.

Harga BBM Naik, Efek Domino ke Seluruh Sektor

Indonesia Emas atau Indonesia Bangkrut? Dolar AS Menguat, Harga BBM Naik, Utang Negara Membengkak, Mampukah Ekonomi Indonesia Bertahan?
Indonesia Emas atau Indonesia Bangkrut? Ulasan lengkap tentang dolar AS naik, harga BBM melonjak, dan utang Indonesia bertambah serta dampaknya bagi ekonomi nasional. (Foto Ilustrasi)

Kenaikan harga bahan bakar minyak menjadi salah satu isu yang paling dirasakan masyarakat. Sebab, BBM merupakan komponen penting dalam aktivitas ekonomi sehari-hari.

Ketika harga BBM meningkat, biaya transportasi otomatis naik. Biaya distribusi barang juga bertambah. Pada akhirnya, harga berbagai kebutuhan pokok ikut mengalami kenaikan.

Efek domino dari kenaikan BBM biasanya menyentuh hampir seluruh sektor ekonomi, seperti:

1. Harga Sembako Berpotensi Naik

Biaya distribusi menjadi lebih mahal sehingga harga beras, sayuran, daging, hingga kebutuhan rumah tangga lainnya ikut terdampak.

2. Ongkos Transportasi Meningkat

Tarif angkutan umum, jasa pengiriman, hingga biaya perjalanan menjadi lebih tinggi.

3. Dunia Usaha Menghadapi Beban Tambahan

Pelaku usaha harus menyesuaikan biaya produksi dan operasional yang meningkat.

4. Daya Beli Masyarakat Menurun

Ketika pengeluaran semakin besar sementara pendapatan tidak bertambah, daya beli masyarakat berpotensi melemah.

Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah dalam menjaga inflasi agar tetap terkendali.

Utang Indonesia Terus Bertambah, Haruskah Masyarakat Khawatir?

Topik mengenai utang negara sering menjadi perdebatan publik. Sebagian masyarakat menganggap peningkatan utang sebagai tanda bahaya, sementara pemerintah menilai utang merupakan instrumen untuk membiayai pembangunan.

Pada kenyataannya, hampir seluruh negara di dunia memiliki utang. Persoalan utamanya bukan ada atau tidak adanya utang, melainkan bagaimana utang tersebut dikelola.

Pemerintah menggunakan pembiayaan utang untuk berbagai kebutuhan, seperti:

  • Pembangunan infrastruktur.

  • Pembiayaan pendidikan.

  • Program kesehatan.

  • Subsidi energi.

  • Program perlindungan sosial.

  • Belanja negara lainnya.

Selama rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) masih berada dalam batas aman, maka kondisi tersebut masih dapat dikelola.

Namun demikian, pertumbuhan utang yang terus meningkat tetap harus diimbangi dengan pertumbuhan ekonomi yang sehat.

Jika pendapatan negara tidak bertambah secara signifikan sementara kewajiban pembayaran bunga dan pokok utang semakin besar, ruang fiskal pemerintah akan semakin sempit.

Akibatnya, anggaran negara dapat lebih banyak terserap untuk membayar utang dibandingkan membiayai pembangunan.

Ancaman Perlambatan Ekonomi Global

Ekonomi Indonesia tidak bisa dipisahkan dari kondisi ekonomi dunia.

Ketika ekonomi global melambat, permintaan ekspor Indonesia ikut menurun. Harga komoditas dapat turun, investasi asing berkurang, dan pertumbuhan ekonomi nasional ikut terpengaruh.

Beberapa faktor global yang menjadi perhatian antara lain:

Konflik Geopolitik

Ketegangan di berbagai kawasan dunia memengaruhi harga energi dan stabilitas perdagangan internasional.

Kebijakan Suku Bunga Amerika Serikat

Kenaikan suku bunga The Fed membuat investor cenderung menarik dana dari negara berkembang dan kembali ke Amerika Serikat.

Perlambatan Ekonomi Tiongkok

Sebagai salah satu mitra dagang utama Indonesia, perlambatan ekonomi Tiongkok dapat memengaruhi ekspor Indonesia.

Ketidakpastian Pasar Dunia

Harga minyak, emas, dan komoditas lainnya sangat dipengaruhi oleh kondisi ekonomi global.

Indonesia Belum Menuju Kebangkrutan

Meski berbagai tantangan ekonomi semakin kompleks, para ekonom menilai Indonesia belum berada dalam kondisi menuju kebangkrutan.

Ada beberapa alasan yang mendukung penilaian tersebut.

Cadangan Devisa Masih Kuat

Cadangan devisa Indonesia masih cukup besar untuk menjaga stabilitas ekonomi dan memenuhi kebutuhan impor.

Sistem Perbankan Relatif Stabil

Perbankan nasional masih memiliki tingkat permodalan yang baik dan likuiditas yang memadai.

Rasio Utang Masih Terkendali

Dibandingkan sejumlah negara lain, rasio utang Indonesia terhadap PDB masih berada pada tingkat yang relatif aman.

Konsumsi Domestik Menjadi Penopang Ekonomi

Besarnya jumlah penduduk Indonesia membuat konsumsi masyarakat menjadi mesin utama pertumbuhan ekonomi.

Kekayaan Sumber Daya Alam

Indonesia memiliki cadangan mineral strategis yang menjadi incaran dunia, terutama nikel yang dibutuhkan untuk industri kendaraan listrik.

Tantangan Besar Menuju Indonesia Emas

Meskipun peluang masih terbuka lebar, ada sejumlah pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan.

Kualitas Pendidikan

Indonesia membutuhkan sumber daya manusia yang kompetitif agar mampu bersaing di tingkat global.

Lapangan Kerja

Bonus demografi hanya akan menjadi keuntungan jika tersedia lapangan pekerjaan yang cukup.

Hilirisasi Industri

Indonesia harus mengurangi ketergantungan terhadap ekspor bahan mentah dan memperkuat industri bernilai tambah.

Korupsi dan Efisiensi Anggaran

Pengelolaan anggaran negara yang efisien menjadi faktor penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.

Transformasi Digital

Persaingan ekonomi masa depan akan sangat ditentukan oleh penguasaan teknologi dan inovasi.

Peluang Indonesia Masih Sangat Besar

Di tengah berbagai tantangan tersebut, Indonesia masih memiliki sejumlah peluang besar.

Bonus Demografi

Jumlah penduduk usia produktif yang besar dapat menjadi mesin pertumbuhan ekonomi.

Hilirisasi Mineral

Cadangan nikel terbesar di dunia menjadi modal penting dalam pengembangan industri baterai kendaraan listrik.

Investasi Asing

Indonesia masih menjadi salah satu tujuan investasi menarik di Asia Tenggara.

Ekonomi Digital

Nilai ekonomi digital Indonesia diperkirakan terus meningkat dan menjadi yang terbesar di kawasan ASEAN.

Infrastruktur yang Terus Berkembang

Pembangunan jalan tol, pelabuhan, bandara, dan kawasan industri menjadi modal penting untuk meningkatkan daya saing nasional.

Indonesia Emas atau Indonesia Bangkrut?

Jawaban atas pertanyaan tersebut sebenarnya belum bisa ditentukan hari ini.

Kenaikan dolar AS, meningkatnya harga BBM, serta bertambahnya utang negara memang menjadi sinyal yang perlu diwaspadai. Namun kondisi tersebut belum cukup untuk menyimpulkan bahwa Indonesia sedang menuju kebangkrutan.

Sebaliknya, Indonesia juga belum otomatis akan mencapai Indonesia Emas hanya karena memiliki sumber daya alam melimpah dan bonus demografi.

Masa depan ekonomi Indonesia akan sangat ditentukan oleh kualitas kebijakan pemerintah, stabilitas politik, kemampuan mengelola utang, kualitas pendidikan, serta daya saing sumber daya manusia.

Jika berbagai peluang mampu dimanfaatkan dengan baik, Indonesia berpotensi menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar dunia pada tahun 2045.

Namun jika berbagai persoalan struktural seperti korupsi, ketimpangan ekonomi, rendahnya produktivitas, dan ketergantungan terhadap komoditas mentah tidak segera dibenahi, maka cita-cita Indonesia Emas dapat berubah menjadi tantangan besar yang menghambat kemajuan bangsa.

Pada akhirnya, pertanyaan "Indonesia Emas atau Indonesia Bangkrut?" bukan sekadar persoalan optimisme atau pesimisme. Jawabannya akan ditentukan oleh langkah yang diambil hari ini, karena masa depan ekonomi Indonesia dibentuk oleh kebijakan dan keputusan yang dilakukan sejak sekarang.

Gawat, PLN Akan Melakukan Pemadaman Bergilir

Gawat, PLN Akan Melakukan Pemadaman Bergilir
Gawat, PLN Akan Melakukan Pemadaman Bergilir.
Tahun 2016, Jepang membuat sebuah film berjudul Survival Family. Film garapan Shinobu Yaguchi itu bercerita tentang satu kejadian yang awalnya tampak sederhana, listrik tiba-tiba hilang. ATM mati. Kereta berhenti. Ponsel menjadi benda purbakala. Kota Tokyo yang modern mendadak lumpuh. Pada akhirnya, satu keluarga terpaksa meninggalkan kota dan bermigrasi ke desa demi bertahan hidup.

Saat itu banyak penonton tertawa. Ceritanya terasa terlalu berlebihan. Namun Juni 2026 ini, sebagian rakyat Indonesia mungkin mulai menontonnya dengan ekspresi yang berbeda.

Sebab ancaman pemadaman bergilir kini bukan lagi cerita layar lebar. Ia mulai menghantui dunia nyata.

Wilayah yang disebut-sebut berpotensi terdampak bukan daerah kecil yang jauh dari peradaban. Yang disebut justru kawasan paling padat dan paling produktif di Indonesia. Jabodetabek. Jawa Barat. Jawa Tengah. Jawa Timur. Hingga Bali.

Nuan bayangkan sebentar. Jakarta yang biasanya terang benderang seperti tidak pernah tidur tiba-tiba bergelap-gelapan. Bekasi mendadak lebih gelap dari masa depan pencari kerja. Bandung kehilangan cahaya yang selama ini menerangi kafe-kafe hingga dini hari.

Kawasan industri Jawa Tengah berhenti berdenyut. Pabrik-pabrik Jawa Timur mendadak sunyi seperti kuburan mesin. Bali yang hidup dari pariwisata harus menjelaskan kepada turis mengapa hotel berbintang tiba-tiba mengandalkan genset. Kalau itu benar-benar terjadi, bukan hanya lampu yang padam. Urat nadi ekonomi ikut tersendat.

Masalahnya terdengar sederhana, batu bara. PLN membutuhkan sekitar 154 juta ton batu bara tahun ini. Namun kontrak yang sudah diamankan baru sekitar 134 juta ton. Artinya terdapat kekurangan sekitar 18 hingga 20 juta ton.

Angka itu mungkin terlihat seperti deretan angka biasa di laporan rapat. Tetapi di dunia nyata, angka itulah yang bisa menentukan apakah jutaan rumah tetap terang atau berubah menjadi adegan film horor.

Ironisnya, semua ini terjadi di negara yang setiap tahun menjual batu bara ke seluruh dunia. Indonesia seperti pemilik depot air terbesar di kota, tetapi keluarganya sendiri antre membawa ember.

Di sisi lain, harga DMO yang dipatok US$70 per ton sejak 2018 dianggap tidak lagi menarik oleh sebagian perusahaan tambang. Sementara harga ekspor bisa mencapai US$84 hingga US$121 per ton.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia membuka peluang kenaikan harga DMO menjadi US$80 hingga US$90 per ton agar pasokan untuk PLN tetap aman. Kalau harga dinaikkan, perusahaan tambang tersenyum. Kalau harga tidak dinaikkan, pasokan bisa seret. PLN berdiri di tengah seperti wasit yang disuruh membela dua tim sekaligus. 

Yang membuat publik semakin gelisah adalah ingatan tentang blackout besar di Sumatera bulan lalu masih sangat segar. Memang pemerintah menjelaskan, blackout tersebut terjadi akibat gangguan sistem kelistrikan, bukan karena krisis energi. Tetapi rakyat tentu berhak bertanya.

Bulan lalu Sumatera gelap. Bulan ini Jawa dan Bali diancam pemadaman bergilir. Besok wilayah mana lagi? Belum tentu ini krisis energi.

Tetapi beginilah biasanya sebuah krisis datang. Tidak memakai sirene. Tidak membawa spanduk. Tidak mengirim surat pemberitahuan. Ia datang diam-diam. Diawali satu gangguan. Lalu gangguan berikutnya.

Kemudian muncul kekurangan pasokan. Lalu muncul kebijakan darurat. Sampai akhirnya semua orang baru sadar ketika keadaan sudah telanjur kacau. Mungkin itulah bagian paling tragis dari cerita ini.

Indonesia tidak sedang kekurangan batu bara. Negeri yang dijuluki “Negeri MBG” sedang menghadapi paradoks jauh lebih menakutkan, negeri yang duduk di atas gunung energi, tetapi rakyatnya mulai khawatir menghadapi kegelapan.

Kalau “Survival Family” adalah film fiksi, maka Indonesia hari ini seperti sedang menulis naskah sekuelnya sendiri. Bedanya, yang menjadi pemeran utamanya bukan keluarga di Tokyo. Melainkan 280 juta rakyat yang hanya berharap satu hal sederhana setiap malam, saat saklar ditekan, lampu tetap menyala. Satu-satunya yang tertawa dengan kondisi tersebut, kampung yang sampai hari ini belum dialiri listrik.

“Wah, gawat kalau di Pontianak juga padam listrik, Bang. Susah nak ngopi.”

“Tenang, ngopinya siang hari, wak. Malam, di rumah ngopinya,” ups

Foto Ai hanya ilustrasi
Rosadi Jamani
Ketua Satupena Kalbar
#camanewak
#jurnalismeyangmenyapa
#JYM

Udah Deh, Jangan Tandingi Demo Mahasiswa, Itu Membuat Mereka Semakin Militan

Udah Deh, Jangan Tandingi Demo Mahasiswa, Itu Membuat Mereka Semakin Militan
Udah Deh, Jangan Tandingi Demo Mahasiswa, Itu Membuat Mereka Semakin Militan.
Ada satu spesies selalu diremehkan penguasa Indonesia dari zaman ke zaman. Bukan oposisi. Bukan partai politik. Bukan influencer TikTok yang jualan affiliate sambil ngomong demokrasi. Spesies itu bernama mahasiswa.

Makhluk ini unik. Dompetnya tipis, tugasnya tebal. Makan kadang mi instan, minum kopi sachet, tidur tiga jam sehari, tapi punya hobi membuat penguasa berkeringat dingin, bertanya terlalu banyak.

Hari ini, Sabtu 20 Juni 2026, mahasiswa kembali turun ke jalan. Di Jakarta, mahasiswa dari Trisakti, Esa Unggul, Mercu Buana, HMI, hingga UGM memadati kawasan DPR/MPR dan Patung Kuda. Mereka menuntut pemulihan ekonomi, turunkan Pertamax, evaluasi total Program MBG, penolakan UU Polri, penolakan militerisme di ranah sipil, hingga kritik terhadap berbagai kebijakan pemerintah.

Di Surabaya dan Banjarmasin, mahasiswa menyuarakan keresahan ekonomi. Di Banyuwangi, sekitar 200 mahasiswa sampai mengirim surat tuntutan ke rumah Ketua DPRD karena kecewa pejabat yang ditunggu tak kunjung muncul. Ini sudah seperti pelanggan galak yang mencari pemilik warung karena pesanan tak kunjung datang. Di Kendari, demonya ricuh.

Lalu muncullah babak lebih menarik.

Ketika mahasiswa bergerak, tiba-tiba lahir aksi tandingan. Di Malang dan Pontianak, ribuan pendukung MBG dari kalangan pengusaha, UMKM, petani, dan relawan menggelar apel akbar. Mereka mengenakan pakaian putih, membawa poster bertuliskan "Prabowo Baik", mendukung penuh MBG, dan menolak penghentian program tersebut.

Di sinilah naluri politik liar mulai bekerja.

Kalau tujuannya menyampaikan dukungan kepada pemerintah, silakan. Demokrasi memang memberi ruang bagi semua pihak. Tetapi kalau tujuannya untuk menandingi gerakan mahasiswa, ini seperti menantang ikan hiu berenang di laut sambil membawa pelampung bebek.

Salah pilih lawan, Wak.

Mahasiswa itu tidak bergerak karena kontrak. Mereka tidak turun ke jalan karena ada surat tugas. Mereka tidak bangun pagi karena honor kegiatan cair. Mereka bergerak karena marah. Orang marah jauh lebih sulit dihentikan dibanding orang yang sedang bekerja atau dibayar nasbung karet dua.

Inilah yang sering gagal dipahami para ahli strategi politik yang mungkin terlalu lama melihat survei dan terlalu jarang melihat kantin kampus. Mereka mengira mahasiswa bisa dihadapi dengan metode mobilisasi massa.

Padahal sejarah Indonesia sudah berkali-kali memberi tutorial gratis. Orde Lama tumbang, mahasiswa ada di depan. Orde Baru tumbang, mahasiswa juga ada di depan. Setiap kali kekuasaan mulai merasa dirinya abadi, mahasiswa selalu muncul seperti notifikasi sistem tidak bisa di-skip.

Yang lucu, mahasiswa selalu dituduh sama. Katanya ditunggangi oligarki. Katanya ada sponsor besar. Katanya ada Soros. Katanya ada kekuatan asing, antek asing. 

Padahal sebagian besar mahasiswa yang turun ke jalan masih bingung membagi uang antara fotokopi materi kuliah atau membeli ayam geprek level lima. Kalau benar mereka dibiayai kekuatan global, minimal demonstran sudah datang naik Alphard, makan di restoran mewah, atau bagi-bagi amplop usai demo.

Masalah terbesar bagi penguasa bukanlah mahasiswa yang turun hari ini. Masalah sebenarnya adalah efek domino. Karena setiap upaya melawan gerakan mahasiswa sering menghasilkan satu hal yang tidak diinginkan, solidaritas.

Mahasiswa yang tadinya diam jadi ikut bergerak. Kampus yang tadinya netral mulai bersuara. Organisasi yang biasanya sibuk rapat internal tiba-tiba menemukan musuh bersama. Semakin ditekan, semakin rapat barisan mereka.

Nuan byangkan bila seluruh mahasiswa Indonesia benar-benar kompak. Dari Aceh sampai Papua. Dari kampus negeri sampai kampus swasta. Dari organisasi ekstra sampai BEM kampus.

Itu bukan demonstrasi lagi. Itu sudah seperti patch update nasional yang memaksa seluruh sistem politik melakukan restart.

Karena itu, kalau ada yang berpikir gerakan mahasiswa bisa dikalahkan dengan demo tandingan, mungkin perlu membuka kembali buku sejarah yang sudah berdebu di rak perpustakaan.

Mahasiswa cuma takut dua hal, nilai E dan dosen pembimbing yang berkata, “Besok revisi lagi.”

Selain itu? Mereka relatif sulit ditakut-takuti. Tak bisa dihadang dengan warter canon, kawat berduri, gas air mata. Ketika mereka sudah parah, jangan sampai ada yang kabur ke luar negeri lagi.

Itulah sebabnya, sejak republik ini berdiri, tidak pernah ada penguasa yang benar-benar menang melawan mahasiswa. Yang ada hanya penguasa yang terlambat menyadari, suara paling keras di negeri ini sering kali berasal dari anak-anak muda yang datang membawa spanduk kusut, toa rusak, dan sebotol air mineral. Namun anehnya, selalu berhasil membuat istana mendengar.

“Bang, di Bundaran Untan tadi ada juga emak-emak demo dukung MBG.”

“Biarkan saja. Kita tetap gelar tikar sambil seruput Koptagul, wak!” Ups

Foto Ai hanya ilustrasi
Rosadi Jamani
Ketua Satupena Kalbar
#camanewak
#jurnalismeyangmenyapa
#JYM

Warga Tigur Jaya Mulai Bergerak, UPZ Masjid Resmi Dibentuk oleh BAZNAS Sekadau

BAZNAS Sekadau menggelar sosialisasi ZIS dan membentuk UPZ Masjid Nurul Huda Tigur Jaya untuk memperkuat pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di masyarakat.
BAZNAS Sekadau menggelar sosialisasi ZIS dan membentuk UPZ Masjid Nurul Huda Tigur Jaya untuk memperkuat pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di masyarakat.

SEKADAU – Badan Amil Zakat Nasional BAZNAS Kabupaten Sekadau menggelar sosialisasi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sekaligus pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di Masjid Nurul Huda, Desa Tigur Jaya, Kecamatan Sekadau Hilir, Jumat (19/6/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola zakat di tingkat masjid serta mendorong optimalisasi pengumpulan dan penyaluran dana umat secara lebih terstruktur dan tepat sasaran.

Penguatan Peran UPZ Masjid untuk Optimalisasi Zakat

Ketua BAZNAS Kabupaten Sekadau, Rusmin Nuryadin, menegaskan bahwa Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di masjid memiliki peran vital karena menjadi garda terdepan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.

Menurutnya, keberadaan UPZ dapat memperkuat penghimpunan ZIS sekaligus mempercepat penyaluran kepada mustahik di lingkungan sekitar.

“UPZ masjid memiliki posisi strategis karena langsung bersentuhan dengan umat. Sosialisasi ini bertujuan memperkuat pemahaman pengurus masjid terkait tata kelola zakat yang sesuai regulasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi antara UPZ dan BAZNAS Kabupaten Sekadau menjadi kunci dalam memperluas dampak sosial zakat, terutama dalam upaya pengentasan kemiskinan di daerah.

Kemenag Sekadau Tekankan Zakat Sebagai Instrumen Sosial

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Sekadau H. Damsir menekankan bahwa zakat, infak, dan sedekah tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga memiliki fungsi sosial yang kuat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia menyebut potensi zakat di Kabupaten Sekadau sangat besar apabila dikelola secara profesional dan terorganisir.

“UPZ masjid dapat menjadi ujung tombak dalam mengedukasi dan memfasilitasi umat Islam untuk menyalurkan zakat melalui lembaga resmi dan terpercaya,” katanya.

Damsir juga menegaskan pentingnya integritas pengurus UPZ dalam menjaga kepercayaan masyarakat. Menurutnya, kepercayaan publik menjadi faktor utama dalam keberhasilan pengelolaan zakat yang berkelanjutan.

Dukungan Lintas Lembaga untuk Penguatan UPZ

Kegiatan ini turut dihadiri berbagai unsur, termasuk Ketua Dewan Masjid Indonesia Dewan Masjid Indonesia Sekadau Ahmad Urabi, Penjabat Kepala Desa Tigur Jaya Ari Suhana, Ketua Masjid Nurul Huda Badri, serta para tokoh agama dan pengurus UPZ setempat.

Kehadiran berbagai pihak tersebut menunjukkan adanya dukungan lintas lembaga dalam memperkuat peran masjid sebagai pusat pemberdayaan umat melalui pengelolaan zakat yang lebih efektif.

Dengan terbentuknya UPZ di Masjid Nurul Huda Tigur Jaya, diharapkan sistem penghimpunan dan distribusi zakat di tingkat desa semakin terarah dan transparan.

Langkah ini juga diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menunaikan ZIS, sekaligus memperluas manfaatnya bagi masyarakat yang membutuhkan.

Kolaborasi antara BAZNAS Kabupaten Sekadau, Kementerian Agama, dan pengurus masjid menjadi fondasi penting dalam memperkuat ekosistem zakat di Kabupaten Sekadau.

“Perut Kenyang, Sekolah Tenang”, Pesan dari Aksi Damai Warga Kalbar untuk Program MBG

Aliansi Masyarakat Kalbar bersama Ormas di Kalbar menggelar aksi damai dukungan penuh MBG. Program prioritas Presiden Prabowo Subianto, di Bundaran Digulis Untan Pontianak, Sabtu 20 Juni 2026. Foto:ist
Aliansi Masyarakat Kalbar bersama Ormas di Kalbar menggelar aksi damai dukungan penuh MBG. Program prioritas Presiden Prabowo Subianto, di Bundaran Digulis Untan Pontianak, Sabtu 20 Juni 2026. Foto:ist

Aliansi Masyarakat Kalbar Aksi Damai, Nyatakan Dukungan Penuh Program MBG

PONTIANAK -Aliansi Masyarakat Kalbar bersama organisasi kemasyarakatan (ormas) di Kalimantan Barat menggelar aksi damai sebagai bentuk dukungan penuh terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG), program prioritas Presiden Prabowo Subianto, di Bundaran Digulis Universitas Tanjungpura (Untan), Pontianak, Sabtu 20 Juni 2026.

Koordinator Aliansi Masyarakat Kalbar, Hidayat, menyatakan pihaknya mendukung pelaksanaan Program MBG karena dinilai menjadi langkah konkret negara dalam memenuhi kebutuhan gizi anak.
“Perut Kenyang, Sekolah Tenang”, Pesan dari Aksi Damai Warga Kalbar untuk Program MBG
Aliansi Masyarakat Kalbar bersama Ormas di Kalbar menggelar aksi damai dukungan penuh MBG. Program prioritas Presiden Prabowo Subianto, di Bundaran Digulis Untan Pontianak, Sabtu 20 Juni 2026. Foto:ist
"Bagi kami, MBG bukan sekadar program bagi-bagi makanan. Ini adalah langkah konkret negara hadir memastikan tidak ada anak Indonesia yang belajar dalam keadaan lapar. Ini adalah investasi paling dasar untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045," katanya.

Menurut Hidayat, salah satu alasan utama mendukung MBG adalah untuk memutus rantai stunting di Kalimantan Barat. 

Ia menyebut berdasarkan data SSGI 2024, prevalensi stunting di Kalbar masih mencapai 22,1 persen atau sekitar satu dari lima anak berisiko mengalami gagal tumbuh.

Ia mengatakan program tersebut menyasar langsung sekolah dan posyandu sehingga intervensi gizi dapat diberikan kepada anak pada usia emas.

Selain itu, Hidayat menilai MBG dapat membantu meringankan beban ekonomi keluarga. 

Menurutnya, orang tua berpotensi menghemat pengeluaran sekitar Rp300 ribu hingga Rp500 ribu per anak setiap bulan sehingga dana tersebut dapat dialihkan untuk kebutuhan lain seperti pembelian buku, seragam sekolah, maupun modal usaha.

"Di tengah harga bahan pokok yang fluktuatif, MBG adalah jaring pengaman sosial yang nyata," ujarnya.

Hidayat juga menilai program tersebut berpotensi menggerakkan perekonomian lokal apabila pelaksanaannya mengutamakan produk hasil pertanian, peternakan, dan perikanan dari Kalimantan Barat.

Ia menyebut kebutuhan bahan pangan MBG dapat dipenuhi dari berbagai daerah di Kalbar, seperti beras dari Sambas, telur dari Kubu Raya, sayuran dari Bengkayang, serta ikan dari Kapuas.

"MBG harus jadi ekosistem, bukan proyek impor," katanya.

Di sektor pendidikan, Hidayat menyebut anak yang memperoleh asupan makanan bergizi akan lebih fokus mengikuti proses belajar. 

Ia mengatakan laporan guru di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) menyebut tingkat kehadiran siswa meningkat sejak pelaksanaan uji coba MBG.

"Perut kenyang, sekolah tenang, prestasi naik," ujarnya.
“Perut Kenyang, Sekolah Tenang”, Pesan dari Aksi Damai Warga Kalbar untuk Program MBG
Aliansi Masyarakat Kalbar bersama Ormas di Kalbar menggelar aksi damai dukungan penuh MBG. Program prioritas Presiden Prabowo Subianto, di Bundaran Digulis Untan Pontianak, Sabtu 20 Juni 2026. Foto:ist
Ia juga menilai Program MBG merupakan bentuk keberpihakan Presiden Prabowo Subianto kepada masyarakat, khususnya dalam menjadikan pemenuhan gizi anak sebagai agenda utama negara.

Hidayat menyampaikan sasaran Program MBG di Kalimantan Barat diperkirakan mencakup sekitar 800 ribu siswa mulai dari jenjang PAUD hingga SMA, serta ibu hamil dan balita. 

Menurutnya, apabila satu porsi makanan bernilai Rp15 ribu, maka perputaran ekonomi dari program tersebut dapat mencapai sekitar Rp12 miliar per hari bagi pelaku UMKM lokal.

Meski menyatakan dukungan, Hidayat menegaskan pihaknya tetap mengawal pelaksanaan program agar berjalan sesuai sasaran. 

Ia meminta data penerima manfaat dibuka dan diverifikasi sehingga bantuan diterima oleh kelompok yang berhak.

Selain itu, ia meminta penyusunan menu melibatkan ahli gizi dan BPOM dengan mengacu pada prinsip B2SA, yakni Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman.

Hidayat juga mendorong transparansi anggaran, termasuk keterbukaan mengenai pemasok, harga, dan jumlah porsi makanan, serta menegaskan tidak ada toleransi terhadap praktik korupsi dalam pelaksanaan program tersebut.

Ia turut meminta sedikitnya 70 persen bahan baku MBG berasal dari Kalimantan Barat.

"Kami akan bentuk tim relawan pantau MBG Kalbar untuk cek dapur, cek menu, cek distribusi," katanya.

Hidayat mengatakan dukungan terhadap MBG tidak berarti mengabaikan fungsi pengawasan. Menurutnya, polemik tidak boleh mengorbankan hak anak untuk memperoleh makanan bergizi.

"Kepada Presiden Prabowo, MBG jalan terus, rakyat Kalbar mendukung dan juga mengawasi," ujarnya. ***

Upaya Penyelamatan Gagal, Remaja 17 Tahun Tenggelam di Danau Biru Sintang

Remaja 17 tahun asal Baning, Kabupaten Sintang, tenggelam di Danau Biru Sintang setelah sempat meminta pertolongan dan terlepas dari pegangan warga yang berusaha menyelamatkannya. (Foto ilustrasi)
Remaja 17 tahun asal Baning, Kabupaten Sintang, tenggelam di Danau Biru Sintang setelah sempat meminta pertolongan dan terlepas dari pegangan warga yang berusaha menyelamatkannya. (Foto ilustrasi)

SINTANG - Seorang remaja berusia 17 tahun asal Baning, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, dilaporkan tenggelam di Danau Biru Sintang setelah sempat meminta pertolongan dan berusaha diselamatkan warga yang berada di sekitar lokasi.

Korban sebelumnya terlihat dalam kondisi membutuhkan bantuan. Sejumlah warga yang mengetahui kejadian itu langsung berupaya memberikan pertolongan.

Upaya Penyelamatan Gagal, Remaja 17 Tahun Tenggelam di Danau Biru Sintang
Remaja 17 tahun asal Baning, Kabupaten Sintang, tenggelam di Danau Biru Sintang setelah sempat meminta pertolongan dan terlepas dari pegangan warga yang berusaha menyelamatkannya.

Salah seorang warga bahkan berhasil menjangkau korban dan sempat memegang tubuhnya. Namun nahas, korban terlepas dari pegangan saat proses penyelamatan berlangsung.

Korban kemudian tenggelam dan menghilang di perairan Danau Biru Sintang.

Informasi yang diperoleh menyebutkan korban merupakan warga Baning, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. Sebelum tenggelam, korban sempat meminta tolong kepada warga yang berada di sekitar lokasi.

Upaya Penyelamatan Gagal, Remaja 17 Tahun Tenggelam di Danau Biru Sintang
Remaja 17 tahun asal Baning, Kabupaten Sintang, tenggelam di Danau Biru Sintang setelah sempat meminta pertolongan dan terlepas dari pegangan warga yang berusaha menyelamatkannya.

Meski warga telah berupaya melakukan penyelamatan dengan cepat, korban tidak berhasil dipertahankan dan akhirnya hilang di dalam danau.