Iklan Tutup X
Tampilkan postingan dengan label Ambon. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ambon. Tampilkan semua postingan

Minggu, 21 Juni 2026

Ribuan Warga Ambon Konvoi Usai Belanda Tundukkan Swedia di Grup F

Dubes Belanda Rayakan Kemenangan di Ambon, Ribuan Warga Padati Nonton Bareng
Belanda vs Swedia 5-1 di Piala Dunia 2026 disambut meriah di Ambon. Dubes Belanda Marc Gerritsen hadir dalam nonton bareng dan konvoi ribuan warga.

Dubes Belanda Rayakan Kemenangan di Ambon, Ribuan Warga Padati Nonton Bareng

JAKARTA - Duta Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia Marc Gerritsen menghadiri perayaan kemenangan tim nasional Netherlands national football team atas Sweden national football team dalam laga Grup F Piala Dunia 2026 yang digelar di Ambon, Minggu (21/6/2026) pagi, usai kegiatan nonton bareng yang diikuti ribuan warga.

Perayaan kemenangan berlangsung meriah sesaat setelah pertandingan berakhir. Ribuan warga yang memadati lokasi nonton bareng langsung bersorak, menyanyikan yel-yel dukungan, serta mengibarkan bendera Belanda.

Euforia kemudian berlanjut dengan konvoi kendaraan di sejumlah ruas utama Kota Ambon. Arus kendaraan roda dua dan roda empat bergerak perlahan mengelilingi pusat kota dengan pengawalan aparat keamanan.

Peserta konvoi berasal dari berbagai kalangan, tidak hanya warga Kota Ambon, tetapi juga dari wilayah sekitar seperti Kabupaten Maluku Tengah hingga Pulau Saparua.

Di lapangan, Belanda tampil dominan saat mengalahkan Swedia dengan skor 5-1 di laga yang berlangsung di NRG Stadium. Brian Brobbey dan Cody Gakpo masing-masing mencetak dua gol, sementara satu gol lainnya dicetak Crysencio Summerville. Swedia memperkecil kedudukan lewat Anthony Elanga.

Marc Gerritsen menilai antusiasme masyarakat Maluku menjadi fenomena yang unik dan menunjukkan kedekatan historis yang masih terjaga antara kedua wilayah.

“Menurut saya, itu sangat unik. Hubungan antara Maluku dan Belanda memiliki sejarah yang panjang, tetapi hingga saat ini juga tetap sangat kuat. Sepak bola menjadi salah satu alasan yang membuat kita merasa saling terhubung,” ujarnya.

Ia juga menyinggung kontribusi pemain berdarah Maluku dalam sepak bola Belanda.

“Belanda sangat berterima kasih atas segala kontribusi yang telah diberikan Maluku kepada negara kami. Maluku memiliki arti yang sangat penting bagi kami,” katanya.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Ambon Richard Luhukay menyebut pemerintah telah mengantisipasi tingginya antusiasme masyarakat selama kegiatan berlangsung.

“Yang pertama menjaga keamanan dan ketertiban. Yang kedua, melakukan konvoi dengan damai dan tidak menimbulkan pertikaian. Yang ketiga, semua harus bergembira,” ujarnya.

Kemenangan ini membuat Netherlands national football team memuncaki klasemen sementara Grup F Piala Dunia 2026 dengan empat poin dari dua laga. Swedia berada di posisi kedua dengan tiga poin.

Kamis, 17 Februari 2022

Aparat Gabungan Polri - TNI Dikerahkan ke Pulau Haruku Antisipasi Bentrok Warga Antardesa Meluas

BorneoTribun Ambon – Ratusan aparat gabungan Polri - TNI dikerahkan ke Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, untuk mengantisipasi meluasnya bentrok warga antardesa di wilayah tersebut, Selasa (15/2/2022).

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat menjelaskan bahwa pengerahan ratusan aparat Polri dan TNI ke Pulau Haruku untuk mengantisipasi adanya bentrokan yang lebih besar yang terjadi di wilayah tersebut.

“Satu kompi pagi tadi juga sudah didorong ke sana. Ada juga pasukan Brimob dari Masohi juga sudah ke sana untuk penebalan kekuatan,” jelas Kabid Humas, Selasa (15/2/2022).

Kabid Humas menambahkan bahwa sejauh ini sudah lebih dari dua kompi personel gabungan Polri dan TNI yang dikerahkan di Pulau Haruku untuk mengantisipasi bentrokan warga.

“Kemarin juga dua peleton sudah kita dorong, tadi juga dua peleton dari Brimob ke sana dan Dansat Brimob juga sudah ke sana. Teman-teman dari TNI juga sudah ada di sana,” katanya.

Kabid Humas juga menjelaskan bahwa selain mengamankan perbatasan kedua desa, aparat yang dikerahkan juga mengamankan peraiaran di kedua desa tersebut.

“Sementara di laut pun kami sudah tempatkan patrol Polair kami sudah ada di sana,” katanya.

Kabid Humas mengimbau warga yang terlibat bentrok agar bisa menahan diri dan tidak terpancing dengan berbagai isu provokasi yang diembuskan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.

“Sekali lagi kami mengimbau kepada warga agar tetap tenang dan jangan mudah terprovokasi. Kami juga meminta kepada pers untuk membantu menenangkan situasi,” pungkasnya.