Berita BorneoTribun: Aplikasi AI hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Aplikasi AI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Aplikasi AI. Tampilkan semua postingan

Jumat, 02 Januari 2026

Telegram Makin Canggih: Kini Bisa Bikin Gambar AI Langsung di Chat Lewat Bot @pic Yandex

Telegram Makin Canggih: Kini Bisa Bikin Gambar AI Langsung di Chat Lewat Bot @pic Yandex
Telegram Makin Canggih: Kini Bisa Bikin Gambar AI Langsung di Chat Lewat Bot @pic Yandex.

JAKARTA - Telegram kembali menghadirkan fitur baru yang bikin penggunanya makin betah. Kali ini, lewat bot populer @pic milik Yandex, pengguna Telegram kini bisa membuat gambar AI hanya dari teks, lalu langsung mengirimkannya ke lawan chat tanpa perlu repot menyimpan file ke perangkat.

Fitur anyar ini memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan Alice AI, yang mampu mengubah deskripsi teks menjadi gambar visual sesuai imajinasi pengguna. Cocok banget buat kamu yang suka berbagi konten unik, ilustrasi, atau sekadar iseng bikin gambar kreatif di chat.

Cara Membuat Gambar AI di Telegram Lewat Bot @pic

Menggunakan fitur ini terbilang sangat mudah, bahkan untuk pengguna awam. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Ketik @pic di kolom chat Telegram.

  2. Setelah itu, akan muncul tombol Gambar dengan Alice AI atau sejenisnya.

  3. Klik tombol tersebut, lalu masukkan deskripsi gambar atau prompt sesuai keinginan.

  4. Bot akan langsung memproses dan menampilkan hasil gambar.

  5. Gambar bisa langsung dikirim ke chat tanpa harus disimpan terlebih dulu.

Praktis, cepat, dan pastinya hemat waktu.

Dari Sekadar Cari Gambar, Kini Bisa Bikin Gambar Sendiri

Telegram Makin Canggih: Kini Bisa Bikin Gambar AI Langsung di Chat Lewat Bot @pic Yandex
Telegram Makin Canggih: Kini Bisa Bikin Gambar AI Langsung di Chat Lewat Bot @pic Yandex.

Sebelumnya, bot @pic hanya berfungsi sebagai alat pencari gambar. Pengguna tinggal mengetik kata kunci, memilih gambar dari hasil pencarian, lalu mengirimkannya ke chat.

Kini, fungsinya semakin lengkap. Selain mencari gambar yang sudah ada, @pic juga bisa menciptakan gambar baru yang unik sesuai perintah teks pengguna. Artinya, kamu tidak lagi bergantung pada stok gambar di internet.

Telegram Terus Tancap Gas Kembangkan Fitur AI

Kehadiran fitur ini bukan tanpa alasan. Telegram memang sedang agresif mengembangkan layanannya. Pada Maret lalu, Telegram dilaporkan telah menembus 1 miliar pengguna, menjadikannya salah satu aplikasi pesan paling populer di dunia.

Tak berhenti di situ, Telegram juga menghadirkan berbagai inovasi lain, seperti pencarian berbasis AI, hingga fitur mini aplikasi untuk membuat stiker dan emoji sendiri. Semua ini menunjukkan bahwa Telegram serius menggabungkan teknologi AI demi pengalaman pengguna yang lebih seru dan modern.

Cocok untuk Kreator dan Pengguna Sehari-hari

Dengan adanya fitur gambar AI di bot @pic, pengguna kini bisa lebih bebas berkreasi langsung dari Telegram. Mulai dari membuat ilustrasi cepat, konten kreatif, hingga sekadar seru-seruan di grup chat.

Singkatnya, Telegram bukan lagi sekadar aplikasi chatting, tapi sudah berkembang menjadi platform kreatif yang lengkap dan futuristik.

Rabu, 08 Oktober 2025

ChatGPT Kini Punya Spotify dan Canva di Dalamnya Inilah Cara Kerjanya

ChatGPT Kini Punya Spotify dan Canva di Dalamnya Inilah Cara Kerjanya
ChatGPT Kini Punya Spotify dan Canva di Dalamnya Inilah Cara Kerjanya.

JAKARTAOpenAI kembali membuat gebrakan besar. Pada konferensi DevDay 2025 yang digelar pekan ini, perusahaan resmi memperkenalkan Apps SDK, sebuah paket alat pengembang yang memungkinkan integrasi mini-aplikasi langsung di dalam ChatGPT. Artinya, pengguna kini bisa membuat playlist Spotify, mendesain poster di Canva, hingga mencari properti lewat Zillow tanpa meninggalkan jendela obrolan.

Fitur baru ini sudah mendukung sejumlah aplikasi populer seperti Spotify, Canva, Figma, Coursera, Zillow, Booking.com, dan Expedia. Melalui integrasi tersebut, pengguna bisa meminta ChatGPT membuatkan playlist berdasarkan deskripsi suasana hati, tema, atau aktivitas tertentu, dan playlist itu akan langsung muncul di akun Spotify mereka. Sementara Canva memungkinkan pengguna merancang presentasi atau poster hanya lewat instruksi teks, sedangkan Zillow membantu mencari rumah atau apartemen dengan kriteria yang disampaikan lewat chat.

ChatGPT Kini Punya Spotify dan Canva di Dalamnya Inilah Cara Kerjanya
ChatGPT Kini Punya Spotify dan Canva di Dalamnya Inilah Cara Kerjanya.

Selama sesi demo di panggung DevDay, perwakilan OpenAI memperlihatkan kecepatan integrasi ini secara langsung. Dalam satu menit, ia meminta ChatGPT membuat poster iklan layanan penitipan anjing menggunakan Canva, lalu mengubahnya menjadi presentasi profesional. Semua proses itu berlangsung di satu jendela obrolan tanpa harus membuka tab baru atau berpindah aplikasi. Fitur ini dinilai bisa mengubah cara orang bekerja dan berkreasi dengan kecerdasan buatan.

“Dengan Apps SDK, kami membuka peluang bagi pengembang di seluruh dunia untuk membangun pengalaman AI yang lebih interaktif dan bermanfaat bagi pengguna,” ujar juru bicara OpenAI dalam siaran persnya. “Tujuan kami adalah membuat ChatGPT menjadi pusat produktivitas yang bisa digunakan untuk bekerja, belajar, dan berkreasi tanpa hambatan.”

OpenAI juga mengonfirmasi bahwa ekosistem mini-aplikasi ini akan segera diperluas. Dalam beberapa minggu ke depan, layanan seperti Uber, DoorDash, Instacart, OpenTable, Target, Peloton, dan Tripadvisor akan bergabung dengan ChatGPT. Nantinya, pengguna bisa memesan makanan, memesan meja restoran, berbelanja, bahkan merencanakan liburan langsung lewat percakapan dengan asisten AI mereka.

Untuk saat ini, Apps SDK tersedia dalam mode pratinjau bagi pengembang. OpenAI berencana meluncurkan katalog aplikasi dan sistem monetisasi khusus sebelum akhir tahun. Sementara itu, pengguna ChatGPT di luar Uni Eropa sudah bisa mencoba fitur mini-aplikasi ini mulai minggu ini.

Kehadiran Apps SDK diprediksi akan mengubah ekosistem chatbot menjadi lebih dinamis dan multifungsi. ChatGPT tidak lagi sekadar alat tanya-jawab, tapi bisa berperan sebagai pusat kendali berbagai layanan digital dalam satu antarmuka. Bagi pengguna, ini berarti waktu kerja lebih efisien, pengalaman yang lebih personal, serta potensi besar dalam mengotomatisasi berbagai tugas sehari-hari.