Krisis BBM di Kalbar Terjawab, Warga Diminta Tenang Stok BBM Dipastikan Aman
Pertamina Perkuat Distribusi BBM Sintang Melawi dan Kapuas Hulu Lewat Jalur Darat
PONTIANAK -- PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan mengambil langkah cepat untuk mengatasi gangguan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Sintang, Melawi, dan Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, akibat pendangkalan Sungai Kapuas–Melawi dalam beberapa pekan terakhir. Upaya ini dilakukan dengan memperkuat ketahanan stok dan mengoptimalkan jalur distribusi darat.
Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan, Edi Mangun, menjelaskan bahwa gangguan terjadi karena kedalaman alur sungai menyusut signifikan. Berdasarkan data pemantauan hidrologis, kedalaman air hanya sekitar 2,25 meter, jauh di bawah batas aman navigasi atau safe draft limit empat meter. Kondisi tersebut membuat kapal tanker belum dapat melanjutkan pelayaran normal menuju Fuel Terminal Sintang.
Saat ini, sejumlah kapal tanker berada dalam posisi siap bongkar dan berlabuh di wilayah Sanggau sambil menunggu kepastian izin lokasi jetty dalam skema penanganan darurat. Meski demikian, Pertamina memastikan stok BBM dalam kondisi aman.
Distribusi Dialihkan ke Jalur Darat
Sebagai langkah antisipasi, distribusi BBM diperkuat melalui jalur darat dari Fuel Terminal Sintang dan Integrated Terminal Pontianak. Strategi ini memang memerlukan waktu tempuh lebih panjang dibanding jalur sungai, namun dinilai sebagai solusi paling efektif agar suplai ke SPBU dan lembaga penyalur tetap berjalan.
Pertamina juga memprioritaskan pengiriman ke SPBU yang berada di jalur strategis dan pusat aktivitas masyarakat. Pengawasan distribusi diperketat untuk memastikan penyaluran tepat sasaran dan sesuai regulasi.
Untuk memperkuat koordinasi, pemerintah Kabupaten Melawi menggelar rapat bersama Pertamina yang dipimpin langsung oleh bupati dan dihadiri unsur DPRD, sekretaris daerah, dinas terkait, serta aparat kepolisian. Dalam pertemuan tersebut, pemerintah daerah meminta percepatan distribusi, optimalisasi suplai ke seluruh SPBU, serta pengetatan pengawasan agar tidak terjadi pembelian berlebihan.
Digitalisasi dan Monitoring Real Time
Dalam menjaga stabilitas pasokan BBM Kalimantan Barat, Pertamina juga mengoptimalkan sistem digitalisasi untuk memantau pergerakan distribusi secara real time. Koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum terus dilakukan untuk memastikan distribusi berjalan lancar dan merata.
Masyarakat diimbau tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Langkah ini penting agar suplai dapat terdistribusi secara adil dan tidak menimbulkan antrean panjang di SPBU.
Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menegaskan komitmennya untuk mempercepat solusi logistik sungai sekaligus memastikan jalur darat mampu menopang kebutuhan energi masyarakat hingga kondisi alur Sungai Kapuas kembali normal.
FAQ Seputar Distribusi BBM Sintang Melawi dan Kapuas Hulu
1. Mengapa distribusi BBM terganggu di Sintang dan Melawi?
Gangguan terjadi akibat pendangkalan signifikan alur Sungai Kapuas–Melawi sehingga kapal tanker tidak dapat melintas dengan aman.
2. Apakah stok BBM di Kalimantan Barat aman?
Ya, Pertamina memastikan stok dalam kondisi aman dan distribusi tetap berjalan melalui jalur darat.
3. Mengapa jalur darat dipilih sebagai solusi?
Karena jalur sungai belum memenuhi batas aman navigasi, sehingga distribusi darat menjadi alternatif paling efektif untuk menjaga suplai.
4. Apa imbauan untuk masyarakat?
Masyarakat diminta membeli BBM sesuai kebutuhan agar distribusi berjalan lancar dan merata.
5. Apakah ada percepatan operasional SPBU?
Pemerintah daerah dan Pertamina sedang mengupayakan optimalisasi jam operasional dan pengawasan distribusi di SPBU.






