Berita BorneoTribun: Distribusi Pangan hari ini

CSS

Kode Recentpost Grid


Tampilkan postingan dengan label Distribusi Pangan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Distribusi Pangan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 19 April 2026

Pemkab Bulungan Pastikan Sembako Aman, Syarwani Siap Coffee Morning Forkopimda

Bupati Bulungan Syarwani memperkuat sinergi Forkopimda untuk mengendalikan harga dan memastikan ketersediaan sembako di Tanjung Selor, termasuk mendorong produksi cabai lokal. (Ilustrasi)
Bupati Bulungan Syarwani memperkuat sinergi Forkopimda untuk mengendalikan harga dan memastikan ketersediaan sembako di Tanjung Selor, termasuk mendorong produksi cabai lokal. (Ilustrasi)

TANJUNG SELOR — Pemerintah Kabupaten Bulungan terus memperkuat koordinasi lintas instansi guna menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat. Bupati Bulungan, Syarwani, menegaskan komitmennya untuk menggandeng Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam upaya pengendalian harga pangan.

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan pemerintah pusat terkait stabilitas harga dan ketahanan pangan daerah.

“Tentu nanti saya akan follow up arahan tersebut, terutama mungkin langkah yang kita lakukan akan mengundang Forkopimda entah itu dalam konsep coffee morning,” ujar Syarwani di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, Sabtu.

Menurut Syarwani, pertemuan bersama Forkopimda bertujuan menyamakan langkah dalam memantau harga serta memastikan ketersediaan komoditas penting, khususnya sembilan bahan pokok (sembako).

Ia menegaskan bahwa koordinasi lintas sektor menjadi kunci dalam menjaga stabilitas pasar sekaligus mencegah terjadinya kelangkaan bahan pangan.

“Nanti mungkin kita akan berbicara dengan para distributor, khususnya terkait sembako. Bersama Forkopimda kita akan memastikan dan memantau kondisi harga, sekaligus juga memastikan tidak ada terjadinya kelangkaan,” katanya.

Pendekatan ini dinilai penting karena distribusi barang dari distributor hingga pedagang memiliki pengaruh besar terhadap kestabilan harga di tingkat konsumen.

Pemkab Pastikan Tidak Ada Kelangkaan Sembako

Bupati Syarwani memastikan bahwa hingga saat ini tidak ditemukan kelangkaan komoditas di wilayah Kabupaten Bulungan. Kepastian tersebut didapat setelah pihaknya berkoordinasi langsung dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi Kabupaten Bulungan.

“Insya-Allah kondisi hari ini kami memastikan tidak terjadinya kelangkaan ya. Nah terutama sembilan bahan pokok yang ada di wilayah Kabupaten Bulungan, terutama di wilayah Kota Tanjung Selor di Pasar Induk,” jelasnya.

Pemantauan rutin di pasar induk menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk menjaga kestabilan pasokan sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Harga Cabai Jadi Perhatian Serius

Salah satu komoditas yang menjadi perhatian khusus adalah cabai, yang di sejumlah daerah kerap memicu inflasi karena fluktuasi harga yang cukup tajam.

Syarwani menilai kondisi ini bisa menjadi momentum positif untuk mendorong peningkatan produksi lokal, terutama dari sektor pertanian dan masyarakat rumah tangga.

Ia mendorong petani serta warga untuk memanfaatkan lahan pekarangan sebagai sumber produksi cabai mandiri.

“Ini bisa jadi momentum untuk meningkatkan ekonomi petani dan juga masyarakat. Jadi kita ambil juga sisi positifnya,” ujarnya.

Upaya ini diharapkan tidak hanya menjaga stabilitas harga, tetapi juga meningkatkan pendapatan masyarakat dari sektor pertanian skala kecil.

Langkah Preventif Hadapi Potensi Inflasi

Penguatan sinergi dengan Forkopimda dinilai sebagai langkah preventif untuk menghadapi potensi inflasi daerah. Stabilitas harga pangan memiliki peran penting dalam menjaga daya beli masyarakat serta menjaga stabilitas ekonomi lokal.

Selain pemantauan harga, pemerintah daerah juga terus mendorong peningkatan produksi pangan lokal dan penguatan distribusi.

Dengan koordinasi yang solid antara pemerintah, distributor, dan petani, stabilitas pasokan pangan di Kabupaten Bulungan diharapkan tetap terjaga dalam jangka panjang.

FAQ

1. Apa tujuan Bupati Bulungan menggandeng Forkopimda?
Tujuannya adalah untuk menjaga stabilitas harga pangan dan memastikan ketersediaan sembako bagi masyarakat.

2. Apakah saat ini terjadi kelangkaan sembako di Bulungan?
Tidak. Pemerintah Kabupaten Bulungan memastikan hingga saat ini tidak terjadi kelangkaan bahan pokok.

3. Komoditas apa yang menjadi perhatian utama?
Cabai menjadi salah satu komoditas yang mendapat perhatian karena sering memicu kenaikan inflasi.

4. Apa solusi yang disiapkan untuk menekan harga cabai?
Pemerintah mendorong petani dan masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan untuk meningkatkan produksi cabai.

5. Mengapa sinergi Forkopimda penting dalam pengendalian harga?
Karena Forkopimda memiliki peran strategis dalam pengawasan distribusi, stabilitas keamanan, dan pengendalian ekonomi daerah.

Minggu, 05 April 2026

Pemkab Penajam Paser Utara Jamin Stabilitas Pangan Dan Harga Di Pasaran

Stok pangan di Penajam Paser Utara dipastikan aman oleh Pemkab. Persediaan beras, gula, hingga minyak goreng mencukupi jelang hari besar keagamaan.
Stok pangan di Penajam Paser Utara dipastikan aman oleh Pemkab. Persediaan beras, gula, hingga minyak goreng mencukupi jelang hari besar keagamaan.

Stok Pangan Penajam Paser Utara Aman, Pemkab Pastikan Kebutuhan Warga Terpenuhi

KALTIM - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, memastikan ketersediaan bahan pangan di wilayahnya dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

Sekretaris Daerah PPU, Tohar, menyampaikan bahwa ketahanan persediaan bahan pangan secara umum masih terkendali dan tidak mengalami kekurangan yang signifikan.

“Ketahanan persediaan bahan pangan secara umum cukup memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujarnya saat memberikan keterangan terkait hasil pemantauan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Sabtu.

Distribusi Jadi Kunci Stabilitas Harga

Pemkab PPU terus melakukan pengawasan ketat terhadap distribusi bahan pangan, terutama menjelang hari besar keagamaan yang biasanya diikuti lonjakan permintaan.

Menurut Tohar, kelancaran distribusi menjadi faktor utama dalam menjaga stabilitas harga di pasar. Dengan distribusi yang terjaga, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap potensi kenaikan harga yang memberatkan.

Tim gabungan dari berbagai instansi rutin melakukan inspeksi ke pasar tradisional, toko modern, hingga distributor untuk memastikan tidak ada praktik penimbunan atau kelangkaan barang.

Kolaborasi Antar Dinas Diperkuat

Upaya pengendalian pangan ini dilakukan melalui kolaborasi intensif antara Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Kukmperindag) bersama Dinas Ketahanan Pangan (DKP) PPU.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menjaga keseimbangan antara pasokan dan kebutuhan masyarakat.

Data Stok Pangan Terbaru

Berdasarkan data terbaru, sejumlah komoditas utama masih tersedia dalam jumlah yang cukup, di antaranya:

  • Beras medium sekitar 1.500 ton

  • Beras premium sekitar 300 ton

  • Gula sekitar 14 ton

  • Minyak goreng sekitar 1.000 liter (dengan tambahan pasokan hingga 80.000 liter)

Ketersediaan ini dinilai mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dalam waktu dekat, termasuk menghadapi momentum hari besar.

Pasokan Luar Daerah Masih Aman

Untuk beberapa komoditas seperti bawang merah, bawang putih, dan kentang, pasokan masih didatangkan dari luar daerah. Meski begitu, kondisi stok saat ini tetap aman dan terkendali.

Sementara itu, cabai rawit hasil petani lokal justru mengalami surplus produksi, sehingga mampu memenuhi kebutuhan pasar tanpa ketergantungan pasokan dari luar.

Komitmen Jaga Ketahanan Pangan

Pemerintah Kabupaten PPU menegaskan komitmennya untuk terus menjaga ketahanan pangan dan stabilitas harga melalui pengawasan berkelanjutan serta koordinasi lintas sektor.

Langkah ini tidak hanya bertujuan menjaga daya beli masyarakat, tetapi juga memastikan keamanan distribusi pangan di seluruh wilayah.

FAQ

1. Apakah stok pangan di Penajam Paser Utara aman?
Ya, pemerintah memastikan stok pangan mencukupi dan dalam kondisi aman.

2. Komoditas apa saja yang tersedia cukup?
Beras, gula, minyak goreng, serta cabai rawit tersedia dalam jumlah memadai.

3. Apakah ada kenaikan harga jelang hari besar?
Pemerintah berupaya menjaga stabilitas harga melalui pengawasan distribusi.

4. Dari mana pasokan bawang dan kentang berasal?
Sebagian masih didatangkan dari luar daerah.

5. Apa peran TPID dalam hal ini?
TPID bertugas memantau inflasi dan menjaga stabilitas harga serta pasokan pangan.

Kamis, 12 Maret 2026

Gerakan Pangan Murah Tekan Harga Jelang Lebaran di Kaltim

Gerakan Pangan Murah digencarkan Pemprov Kaltim untuk menstabilkan harga pangan dan menjaga ketersediaan bahan pokok masyarakat menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah. (Gambar ilustrasi AI)
Gerakan Pangan Murah digencarkan Pemprov Kaltim untuk menstabilkan harga pangan dan menjaga ketersediaan bahan pokok masyarakat menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah. (Gambar ilustrasi AI)

Samarinda – Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Timur menggencarkan program Gerakan Pangan Murah guna menstabilkan harga kebutuhan pokok masyarakat menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Program ini bertujuan memastikan masyarakat tetap dapat membeli bahan pangan dengan harga terjangkau.

Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Kaltim, Fahmi Himawan, mengatakan kegiatan tersebut rutin dilaksanakan menjelang hari besar keagamaan nasional. Langkah ini dilakukan agar masyarakat tetap memiliki akses terhadap bahan pokok strategis dengan harga yang stabil.

Menurut Fahmi, Gerakan Pangan Murah juga menjadi ruang pertemuan langsung antara produsen pangan lokal dan konsumen. Dengan demikian, transaksi jual beli diharapkan tetap berada di bawah ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

Program ini merupakan implementasi dari Satuan Tugas Sapu Bersih Pengendalian Harga, Mutu, dan Keamanan Pangan yang dibentuk pada Januari 2026 atas amanah Badan Pangan Nasional. Satgas tersebut bertugas memastikan stabilitas harga serta kualitas pangan di pasaran.

Tim satgas beroperasi secara terstruktur di bawah arahan langsung Gubernur Kalimantan Timur sebagai ketua pengarah. Sementara itu, Kepala Dinas Pangan bertindak sebagai sekretaris pelaksana harian dalam menjalankan berbagai kegiatan pengawasan pangan.

Seiring meningkatnya aktivitas perdagangan menjelang Lebaran, tim Satgas Sapu Bersih juga aktif melakukan inspeksi mendadak di sejumlah pasar, distributor, hingga jaringan ritel. Langkah ini dilakukan untuk mencegah praktik penjualan bahan pokok di atas harga acuan.

Fahmi menegaskan pihaknya tidak akan segan menjatuhkan sanksi tegas bagi pelaku usaha yang melanggar aturan harga. Sanksi dapat berupa teguran keras hingga pencabutan izin usaha bagi agen, pengecer, maupun distributor yang terbukti menjual barang melampaui ketentuan.

Berdasarkan hasil pemantauan terbaru di lapangan, komoditas cabai segar tercatat mengalami kenaikan harga dibandingkan beberapa bahan dapur lainnya. Kenaikan ini dinilai sebagai fenomena yang kerap terjadi menjelang hari besar keagamaan.

Ia menjelaskan, kenaikan harga pada sejumlah komoditas di luar kelolaan pemerintah biasanya terjadi secara alami. Hal tersebut disebabkan para kelompok tani berharap memperoleh tambahan keuntungan ekonomi saat permintaan pasar meningkat.

Meski demikian, pemerintah memastikan ketersediaan beras melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) tetap aman. Begitu pula dengan pasokan minyak goreng yang dinilai masih terkendali berkat distribusi yang lancar dan pengawasan dari Perum Bulog.

Pada hari yang sama, pelaksanaan Gerakan Pangan Murah tidak hanya berlangsung di tingkat provinsi. Kegiatan ini juga digelar secara serentak di enam daerah di Kalimantan Timur, yakni Kota Samarinda, Penajam Paser Utara, Paser, Kutai Timur, Bontang, dan Kutai Barat.

Program ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga pangan sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang Idul Fitri.