Iklan Tutup X
Tampilkan postingan dengan label Ducati Lenovo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ducati Lenovo. Tampilkan semua postingan

Minggu, 10 Mei 2026

Francesco Bagnaia Sebut Peluang Menang Sprint MotoGP Le Mans Hilang karena Start Buruk

Francesco Bagnaia mengaku kecewa usai finis kedua pada Sprint MotoGP Le Mans 2026 setelah kehilangan posisi sejak start dan gagal mengejar Jorge Martin.
Francesco Bagnaia mengaku kecewa usai finis kedua pada Sprint MotoGP Le Mans 2026 setelah kehilangan posisi sejak start dan gagal mengejar Jorge Martin.

JAKARTA - Francesco Bagnaia finis kedua pada Sprint Race MotoGP Le Mans 2026, Sabtu (9/5/2026), di Sirkuit Le Mans, Prancis. Pembalap pabrikan Ducati itu mengaku memiliki peluang menang, tetapi kehilangan momentum setelah start kurang maksimal.

Bagnaia memulai balapan dari pole position pertamanya musim ini. Namun, ia langsung kehilangan beberapa posisi pada tikungan awal ketika Jorge Martin melesat dari posisi kedelapan hingga memimpin balapan.

Pembalap asal Italia tersebut sempat turun ke posisi ketiga sebelum kembali naik setelah Marco Bezzecchi melebar di lintasan. Setelah itu, Bagnaia menjadi satu-satunya rider yang mampu menjaga jarak dengan Martin.

Ia bahkan sempat memangkas selisih waktu pada lap keempat. Namun, Martin tetap mampu mempertahankan ritme hingga finis dengan keunggulan 1,1 detik.

“Bittersweet, karena saya pikir kami punya potensi untuk menang,” kata Bagnaia kepada MotoGP.com.

“Tapi saya tidak melakukan start dengan sangat baik, lalu kehilangan posisi dari Marc, Bez, dan Jorge,” lanjutnya.

Bagnaia juga mengaku terkejut melihat Martin langsung memimpin sejak awal balapan. Menurut dia, start pembalap Spanyol itu menjadi salah satu faktor penentu hasil Sprint Race di Le Mans.

“Saya tidak menyangka Martin langsung memimpin, tapi dia memang selalu luar biasa saat start. Hari ini mungkin salah satu start terbaiknya,” ujar Bagnaia.

Ia menambahkan sempat kesulitan mengejar Bezzecchi, terutama saat akselerasi di tikungan delapan dan tikungan terakhir karena motornya mengalami wheelie. Kesempatan menyalip baru datang setelah Bezzecchi melakukan kesalahan.

Memasuki lap-lap akhir, Bagnaia mulai mengalami masalah pada ban depan. Kondisi itu membuatnya semakin sulit menekan Martin yang tampil konsisten sepanjang balapan.

“Jorge melakukan semuanya dengan sempurna, jadi sangat sulit mengalahkannya hari ini,” ucap juara dunia MotoGP itu.

Bagnaia masih akan memulai balapan utama MotoGP Prancis dari posisi terdepan pada Minggu (10/5/2026). Namun, kondisi cuaca diperkirakan berubah dengan potensi hujan yang dapat memengaruhi jalannya grand prix.

“Memulai dari baris depan sangat penting. Cuaca bisa benar-benar berbeda dan jauh lebih dingin, jadi kami harus siap,” kata Bagnaia.

Pada balapan utama nanti, Bagnaia juga menjadi satu-satunya pembalap Ducati pabrikan setelah Marc Marquez mengalami cedera kaki.

Marc Marquez Absen di MotoGP Prancis dan Catalunya Usai Cedera Kaki di Sprint Le Mans

Marc Marquez dipastikan absen di MotoGP Prancis dan Catalunya setelah mengalami fraktur kaki kanan akibat kecelakaan hebat pada sprint race Le Mans.
Marc Marquez dipastikan absen di MotoGP Prancis dan Catalunya setelah mengalami fraktur kaki kanan akibat kecelakaan hebat pada sprint race Le Mans.

JAKARTA - Marc Marquez dipastikan absen pada MotoGP Prancis 2026 di Sirkuit Le Mans, Minggu (10/5/2026), serta MotoGP Catalunya pekan depan setelah mengalami kecelakaan hebat saat sprint race Le Mans, Sabtu waktu setempat.

Pebalap Ducati itu mengalami highside pada lap kedua terakhir ketika sedang berada di posisi ketujuh. Setelah kembali ke garasi Ducati, Marquez terlihat kesulitan berjalan dan harus dibantu menuju paddock sebelum menjalani pemeriksaan medis.

Hasil pemeriksaan dan X-ray menunjukkan Marquez mengalami fraktur metatarsal kelima pada kaki kanannya. Ducati kemudian mengonfirmasi sang juara dunia bertahan akan terbang ke Madrid untuk menjalani operasi dalam beberapa hari ke depan.

Dalam pernyataan resminya, Ducati menyebut Marquez dinyatakan tidak fit usai insiden di sprint MotoGP Prancis.

“Setelah kecelakaan saat sprint GP Prancis dan pemeriksaan medis serta X-ray, Marc dinyatakan tidak fit karena mengalami fraktur metatarsal kelima di kaki kanan,” tulis Ducati.

“Dia akan terbang ke Madrid malam ini untuk menjalani operasi dalam beberapa hari ke depan. Marc juga tidak akan berpartisipasi pada GP Catalunya pekan depan.”

Cedera ini menjadi pukulan besar bagi upaya Marquez mempertahankan gelar juara dunia MotoGP musim ini. Dalam lima seri awal, performanya belum konsisten setelah dua kali gagal finis pada balapan utama dan belum meraih podium pada race hari Minggu.

Meski sempat mencatat dua kemenangan sprint race, Marquez kini tertinggal 51 poin dari pebalap Aprilia, Marco Bezzecchi, di klasemen sementara.

Sebelumnya, Marquez juga masih berjuang dengan cedera bahu yang dialaminya sejak insiden di MotoGP Indonesia musim lalu. Bahkan, pebalap asal Spanyol itu telah mengonfirmasi rencana operasi bahu setelah seri Barcelona akibat masalah saraf yang dipicu baut implan yang rusak.

Di Le Mans, Marquez sebenarnya tampil menjanjikan setelah lolos dari Q1 dengan catatan lap baru dan start dari posisi kedua. Namun, ia mengaku masih kesulitan menemukan ritme berkendara sebelum akhirnya terjatuh di sprint race.

Situasi ini terjadi ketika Ducati mulai menunjukkan peningkatan performa dalam beberapa pekan terakhir, termasuk kemenangan Alex Marquez di MotoGP Spanyol dan pole position Pecco Bagnaia di Le Mans. 

Penulis: Yakop

Sabtu, 09 Mei 2026

Veda Ega Tembus Q2 Di Le Mans, Marc Marquez Mulai Dari Q1, Aprilia Bidik Dominasi

Jadwal MotoGP Prancis 2026 di Le Mans menghadirkan duel sengit Marc Marquez, Jorge Martin, Alex Marquez, hingga Veda Ega Pratama di sesi sprint race.
Jadwal MotoGP Prancis 2026 di Le Mans menghadirkan duel sengit Marc Marquez, Jorge Martin, Alex Marquez, hingga Veda Ega Pratama di sesi sprint race.

JAKARTA - Balapan MotoGP Prancis 2026 akhir pekan ini diprediksi menghadirkan persaingan ketat sejak sesi kualifikasi hingga sprint race di Sirkuit Le Mans. 

Sejumlah pembalap papan atas datang dengan misi berbeda, mulai dari mengejar kebangkitan performa hingga mempertahankan tren positif pada awal musim.

Sorotan utama tertuju kepada Marc Marquez yang harus memulai perjuangan dari sesi kualifikasi pertama atau Q1. 

Pembalap Ducati Lenovo Team gagal mengamankan tiket otomatis ke Q2 setelah tercecer dari posisi 10 besar pada sesi practice hari Jumat.

Situasi tersebut membuat Marc Marquez wajib bekerja ekstra jika ingin kembali bersaing di barisan depan saat sprint race maupun balapan utama MotoGP Prancis 2026.

Di sisi lain, Aprilia Racing datang dengan optimisme tinggi. Marco Bezzecchi menunjukkan performa stabil sepanjang awal musim dan mulai konsisten bersaing di papan atas. Jorge Martin juga perlahan menemukan kembali ritme terbaik setelah menjalani proses pemulihan cedera.

Perkembangan motor Aprilia musim ini membuat persaingan di Le Mans diprediksi semakin terbuka. Marco Bezzecchi dan Jorge Martin bahkan disebut menjadi kandidat kuat perebut podium jika mampu menjaga konsistensi sepanjang akhir pekan balapan.

Ancaman serius bagi Aprilia datang dari Alex Marquez. Pembalap Gresini Racing tersebut sedang berada dalam tren positif usai meraih kemenangan penting pada seri MotoGP Spanyol beberapa waktu lalu.

Momentum kemenangan itu diperkirakan meningkatkan rasa percaya diri Alex Marquez menghadapi balapan di Le Mans. Kondisi tersebut membuat persaingan antarpembalap diprediksi berlangsung lebih agresif sejak sesi kualifikasi.

Selain Alex Marquez, Fabio Di Giannantonio juga berpotensi menjadi kuda hitam. Pembalap Pertamina VR46 Racing Team tampil cukup stabil sepanjang musim dan berpeluang mencuri podium jika mampu memanfaatkan celah persaingan di kelompok depan.

Dari kelas Moto3, perhatian publik Indonesia tertuju kepada Veda Ega Pratama. Pebalap muda Indonesia berhasil menembus Q2 setelah memperbaiki catatan waktunya pada sesi practice.

Veda Ega sebelumnya finis di posisi ke-11 saat FP1 sebelum naik ke posisi kesembilan pada sesi practice. Hasil tersebut membuka peluang lebih besar untuk bersaing di grid depan Moto3.

Sementara itu, hasil berbeda diperoleh Mario Aji di kelas Moto2. Pembalap Honda Team Asia masih kesulitan menemukan performa terbaik setelah menempati posisi terakhir pada FP1 dan finis urutan ke-25 di sesi practice.

MotoGP Prancis 2026 hari Sabtu akan ditutup dengan sprint race MotoGP sebanyak 13 lap pada malam hari WIB. Balapan tersebut diprediksi menjadi penentu awal peta persaingan menuju balapan utama hari Minggu.

Jadwal MotoGP Prancis 2026

Sabtu, 9 Mei 2026

  • 13.40 WIB – 14.10 WIB: Free Practice 2 Moto3

  • 14.25 WIB – 14.55 WIB: Free Practice 2 Moto2

  • 15.10 WIB – 15.40 WIB: Free Practice 2 MotoGP

  • 15.50 WIB – 16.05 WIB: Kualifikasi 1 MotoGP

  • 16.15 WIB – 16.30 WIB: Kualifikasi 2 MotoGP

  • 17.45 WIB – 18.00 WIB: Kualifikasi 1 Moto3

  • 18.10 WIB – 18.25 WIB: Kualifikasi 2 Moto3

  • 18.40 WIB – 18.55 WIB: Kualifikasi 1 Moto2

  • 19.05 WIB – 19.20 WIB: Kualifikasi 2 Moto2

  • 20.00 WIB: Sprint Race MotoGP (13 Lap)

Minggu, 10 Mei 2026

  • 19.00 WIB: Balapan Utama MotoGP Prancis 2026

FAQ MotoGP Prancis 2026

Mengapa Marc Marquez Harus Memulai Dari Q1?

Marc Marquez gagal finis di posisi 10 besar pada sesi practice sehingga tidak mendapatkan tiket otomatis ke Q2.

Siapa Pembalap Yang Sedang Jadi Sorotan Di Le Mans?

Marco Bezzecchi, Jorge Martin, Alex Marquez, dan Marc Marquez menjadi pembalap yang paling banyak mendapat perhatian menjelang MotoGP Prancis 2026.

Bagaimana Hasil Veda Ega Pratama Di Moto3?

Veda Ega berhasil lolos ke Q2 setelah finis posisi kesembilan pada sesi practice Moto3.

Kapan Sprint Race MotoGP Prancis 2026 Digelar?

Sprint race MotoGP Prancis 2026 berlangsung Sabtu malam pukul 20.00 WIB dengan total 13 lap.

Di Mana MotoGP Prancis 2026 Digelar?

MotoGP Prancis 2026 berlangsung di Sirkuit Le Mans atau Circuit de la Sarthe, Prancis.

Kamis, 07 Mei 2026

Jorge Martin dan Bezzecchi Waspadai Ancaman Marc Marquez Di Le Mans

Marco Bezzecchi dan Jorge Martin memburu kemenangan di MotoGP Prancis 2026 Le Mans dengan ancaman kuat dari Marc Marquez dan Alex Marquez.
Marco Bezzecchi dan Jorge Martin memburu kemenangan di MotoGP Prancis 2026 Le Mans dengan ancaman kuat dari Marc Marquez dan Alex Marquez.

JAKARTA - Duo pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi dan Jorge Martin, datang dengan ambisi besar menjelang MotoGP Prancis 2026 yang berlangsung di Circuit de la Sarthe, Minggu (10/5).

Marco Bezzecchi tampil cukup konsisten sepanjang awal musim. Pembalap asal Italia tersebut berhasil mencatatkan sejumlah hasil positif dan mulai menunjukkan kapasitas sebagai kandidat kuat perebut podium utama musim ini.

Sementara Jorge Martin perlahan kembali menemukan performa terbaik bersama Aprilia Racing. Setelah sempat berkutat dengan proses pemulihan cedera, Jorge Martin kini dinilai mulai nyaman dengan karakter motor Aprilia yang mengalami perkembangan signifikan pada musim 2026.

Performa motor Aprilia yang semakin kompetitif membuat persaingan di Le Mans diprediksi berlangsung ketat. Namun Marco Bezzecchi dan Jorge Martin tetap wajib mewaspadai ancaman dari rival-rival utama.

Salah satu ancaman terbesar datang dari Alex Marquez. Pembalap Gresini Racing tersebut baru saja mencuri perhatian usai meraih kemenangan impresif pada MotoGP Spanyol akhir April lalu.

Kepercayaan diri Alex Marquez diperkirakan meningkat jelang balapan di Le Mans. Kondisi tersebut bisa menjadi hambatan serius bagi dominasi Aprilia Racing pada seri MotoGP Prancis.

Selain Alex Marquez, perhatian juga tertuju kepada Marc Marquez dari Ducati Lenovo Team. Marc Marquez diprediksi berusaha bangkit setelah belum mampu menunjukkan performa paling dominan pada beberapa seri awal musim ini.

Rekam jejak Marc Marquez di Le Mans juga tidak bisa dipandang sebelah mata. Pada musim sebelumnya, Marc Marquez sukses merebut podium kedua di sirkuit tersebut. Catatan itu menjadi modal penting untuk kembali bersaing di barisan depan.

Persaingan MotoGP Prancis musim ini juga diperkirakan semakin terbuka dengan hadirnya sejumlah pembalap lain yang berpotensi mencuri podium. Salah satunya adalah Fabio Di Giannantonio dari Pertamina VR46 Racing Team yang tampil cukup stabil sepanjang musim.

Dengan performa motor yang semakin merata antar tim, balapan di Le Mans diprediksi menghadirkan duel sengit sejak sesi kualifikasi hingga balapan utama.

Jadwal MotoGP Prancis 2026

Jumat (8/5)

  • Latihan Bebas 1: 15.45–16.30 WIB

  • Latihan: 20.00–21.00 WIB

Sabtu (9/5)

  • Latihan Bebas 2: 15.10–15.40 WIB

  • Kualifikasi 1: 15.50–16.05 WIB

  • Kualifikasi 2: 16.15–16.30 WIB

  • Sprint Race: 20.00 WIB

Minggu (10/5)

  • Balapan Utama: 19.00 WIB

Jumat, 17 April 2026

Jorge Martin Optimistis Usai Libur Panjang, Siap Kejar Gelar MotoGP

Jorge Martin menilai jeda panjang MotoGP membantu pemulihan fisiknya dan meningkatkan performa Aprilia dalam persaingan gelar musim ini.
Jorge Martin menilai jeda panjang MotoGP membantu pemulihan fisiknya dan meningkatkan performa Aprilia dalam persaingan gelar musim ini.

JAKARTA - Pembalap asal Spanyol, Jorge Martín, menilai jeda panjang dalam kalender MotoGP musim ini bisa menjadi keuntungan besar bagi kondisi fisiknya. Meski di sisi lain, jeda tersebut juga berpotensi mengganggu momentum kuat tim Aprilia Racing yang tampil impresif di awal musim.

Jeda satu bulan antara seri di Circuit of the Americas (COTA) dan balapan di Circuito de Jerez terjadi akibat penundaan seri MotoGP Qatar Grand Prix. Situasi ini memberi waktu bagi tim-tim besar seperti Ducati Lenovo Team untuk menyusun ulang strategi dan memperbaiki performa.

Namun bagi Martin, yang masih dalam tahap pemulihan pasca operasi musim dingin akibat cedera tahun lalu, jeda ini justru sangat dibutuhkan.

“Jeda panjang ini jelas akan membantu kondisi saya. Saya selalu merasa ketika mendorong tubuh sampai batas, lalu beristirahat, saat kembali mendorong batas itu jadi lebih jauh,” ujar Martin.

Ia mengakui saat tampil di COTA, kondisi fisiknya sudah berada di ambang batas, sehingga membutuhkan waktu istirahat agar performanya tetap stabil sepanjang musim.

Strategi Hemat Energi Berbuah Manis di COTA

Saat menjalani akhir pekan di Amerika Serikat, Martin mengaku fokus utamanya bukan hanya menang, tetapi memastikan bisa menyelesaikan balapan dengan aman.

Pendekatan itu terbukti efektif. Ia berhasil mencatat kemenangan Sprint pertamanya bersama Aprilia dengan menyalip pembalap Francesco Bagnaia pada lap terakhir, berkat strategi pemilihan ban belakang yang cerdas.

Tak berhenti di situ, pada balapan utama Grand Prix, Martin kembali tampil solid dengan finis di posisi kedua di belakang rekan setimnya, Marco Bezzecchi.

Hasil tersebut membuat Martin pulang ke Eropa hanya tertinggal empat poin dari Bezzecchi yang memimpin klasemen sementara.

Dua Gaya Berbeda, Satu Tujuan Juara Dunia

Menariknya, meski berasal dari tim yang sama, Martin dan Bezzecchi memiliki pendekatan berbeda dalam meraih poin.

Bezzecchi tampil dominan dengan memenangi tiga Grand Prix berturut-turut, meski sempat terjatuh di dua Sprint Race. Sementara itu, Martin menunjukkan konsistensi tinggi dengan selalu finis di enam balapan pertama, mengoleksi satu kemenangan Sprint dan dua podium Grand Prix.

Perbedaan gaya ini berpotensi menciptakan duel internal yang menarik sepanjang musim, terutama jika keduanya bersaing ketat dalam perebutan gelar juara dunia.

Motivasi Tambahan Usai Drama Kontrak

Musim lalu menjadi periode sulit bagi Martin, bukan hanya secara profesional tetapi juga secara personal. Ia sempat menghadapi dinamika kontrak yang cukup kompleks sebelum akhirnya memutuskan tetap bersama Aprilia untuk musim 2026.

“Tahun lalu sangat berat, baik secara profesional maupun personal. Tapi saat saya membuat keputusan, saya langsung menjalankannya 100 persen,” ungkap Martin.

Ia juga menegaskan bahwa dukungan penuh dari tim Aprilia membuatnya mampu tampil maksimal sejauh ini.

Menurutnya, jika progres performa saat ini bisa terus dijaga, peluang untuk meraih pencapaian besar di akhir musim sangat terbuka.

Pengalaman Juara Jadi Modal Mental Penting

Martin bukan sosok baru dalam menghadapi tekanan tinggi. Ia sudah membuktikan kemampuannya dengan meraih gelar juara dunia MotoGP musim 2024 bersama tim Prima Pramac Racing, meski saat itu sudah menandatangani kontrak dengan Aprilia.

Pengalaman tersebut menjadi bekal mental penting dalam menghadapi musim panjang yang penuh tantangan.

Ke depan, Martin juga diperkirakan akan bergabung dengan Yamaha Factory Racing Team pada era mesin baru 850cc yang dijadwalkan mulai tahun 2027.

Dampak Jeda Panjang: Risiko dan Peluang

Jeda panjang di tengah musim memang membawa dua sisi berbeda. Di satu sisi, tim-tim rival seperti Ducati punya waktu untuk mengejar ketertinggalan. Namun di sisi lain, pembalap yang membutuhkan pemulihan fisik seperti Martin bisa memanfaatkan waktu tersebut untuk kembali ke kondisi terbaik.

Jika kondisi fisiknya benar-benar pulih, bukan tidak mungkin performa Martin akan semakin stabil di paruh kedua musim.

Dan jika konsistensi tetap terjaga, peluang perebutan gelar dunia bisa menjadi lebih sengit dari yang diperkirakan.

FAQ

1. Mengapa jeda panjang MotoGP dianggap penting bagi Jorge Martin?
Karena ia masih dalam masa pemulihan cedera. Waktu istirahat tambahan membantu tubuhnya pulih dan meningkatkan performa fisik.

2. Apa pencapaian Jorge Martin di seri COTA?
Ia memenangkan Sprint Race dan finis kedua pada balapan Grand Prix utama.

3. Siapa pesaing terdekat Jorge Martin saat ini?
Rekan setimnya di Aprilia, Marco Bezzecchi, yang memimpin klasemen sementara.

4. Apakah Jorge Martin akan tetap di Aprilia?
Untuk musim 2026 ia tetap bersama Aprilia, namun diperkirakan pindah ke Yamaha pada era 850cc tahun 2027.

5. Apa dampak jeda panjang bagi tim lain?
Tim rival seperti Ducati mendapatkan waktu tambahan untuk memperbaiki performa dan strategi.

Senin, 23 Maret 2026

Duo Aprilia Pimpin Klasemen MotoGP 2026 Setelah Finish 1-2 di Brasil

Marco Bezzecchi dan Jorge Martin kuasai klasemen MotoGP 2026 usai GP Brasil. Bezzecchi menang keempat kali, Martin podium kedua, Pedro Acosta turun ke posisi tiga.
Marco Bezzecchi dan Jorge Martin kuasai klasemen MotoGP 2026 usai GP Brasil. Bezzecchi menang keempat kali, Martin podium kedua, Pedro Acosta turun ke posisi tiga.

Marco Bezzecchi dan Jorge Martin Bikin Heboh Klasemen MotoGP 2026

Jakarta – MotoGP Brasil 2026 menghadirkan drama seru di lintasan Interlagos! Marco Bezzecchi berhasil meraih kemenangan keempatnya secara beruntun, sementara rekan setimnya di Aprilia, Jorge Martin, ikut meraih podium kedua. Kombinasi apik ini langsung membuat duo Aprilia mendominasi puncak klasemen sementara MotoGP 2026.

Bezzecchi kini memimpin dengan 56 poin, unggul 11 poin dari Martin yang menikmati hasil terbaiknya bersama Aprilia RS-GP26. Sementara itu, mantan pemimpin klasemen Pedro Acosta harus turun ke posisi ketiga dengan 42 poin.

Tak kalah menarik, Fabio di Giannantonio dari VR46 naik tiga peringkat dan menjadi pembalap Ducati terbaik di posisi keempat. Sedangkan juara bertahan Marc Marquez tertinggal 22 poin dari puncak jelang balapan berikutnya di COTA.

Gresini juga mencatat pencapaian positif. Alex Marquez dan Fermin Aldeguer berhasil meraih poin pertama mereka musim ini di Brasil. Johann Zarco menjadi pembalap Honda terbaik di posisi 11, sementara Fabio Quartararo (Yamaha) harus puas turun ke posisi 16 setelah sprint heroics-nya tidak diikuti poin di balapan utama.

Klasemen Sementara MotoGP 2026 – Setelah GP Brasil:

PosRiderTeamPointsDiff
1Marco BezzecchiAprilia Racing56-
2Jorge MartinAprilia Racing45-11
3Pedro AcostaRed Bull KTM42-14
4Fabio di GiannantonioVR46 Ducati37-19
5Marc MarquezDucati Lenovo34-22
6Ai OguraTrackhouse Aprilia33-23
7Raul FernandezTrackhouse Aprilia29-27
8Alex MarquezGresini Ducati13-43
9Brad BinderRed Bull KTM13-43
10Franco MorbidelliVR46 Ducati12-44
11Johann ZarcoCastrol Honda LCR12-44
12Luca MariniHonda HRC Castrol11-45
13Francesco BagnaiaDucati Lenovo10-46
14Fermin AldeguerGresini Ducati8-48
15Diogo MoreiraPro Honda LCR6-50
16Fabio QuartararoMonster Yamaha6-50
17Enea BastianiniKTM Tech35-51
18Alex RinsMonster Yamaha3-53
19Joan MirHonda HRC Castrol3-53

Legenda:
^X = Pembalap naik X posisi,
˅X = Pembalap turun X posisi,
= = Posisi tetap,

FAQ MotoGP 2026 – GP Brasil

Q: Siapa pembalap yang memimpin klasemen MotoGP 2026 saat ini?
A: Marco Bezzecchi memimpin klasemen dengan 56 poin, diikuti rekan setimnya Jorge Martin.

Q: Bagaimana performa pembalap Ducati di GP Brasil?
A: Fabio di Giannantonio menjadi pembalap Ducati terbaik di posisi 4, sementara Marc Marquez di posisi 5.

Q: Siapa rookie yang mencetak poin di GP Brasil?
A: Diogo Moreira dan Fermin Aldeguer berhasil meraih poin pertama mereka musim ini.