Iklan Tutup X
Tampilkan postingan dengan label Embarkasi Banjarmasin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Embarkasi Banjarmasin. Tampilkan semua postingan

Jumat, 15 Mei 2026

Calon Jamaah Haji Asal Kalteng Wafat Saat Dirawat di RS Al Noor Makkah

Jamaah haji asal Seruyan, Kalimantan Tengah, wafat di Makkah saat menjalani perawatan di RS Al Noor. PPIH Embarkasi Banjarmasin sampaikan duka dan imbau jamaah jaga kesehatan.
Jamaah haji asal Seruyan, Kalimantan Tengah, wafat di Makkah saat menjalani perawatan di RS Al Noor. PPIH Embarkasi Banjarmasin sampaikan duka dan imbau jamaah jaga kesehatan. (Foto ilustrasi)

SERUYAN - Satu calon haji asal Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, yang tergabung dalam Kloter 06 Embarkasi Banjarmasin dilaporkan wafat di Makkah, Arab Saudi, Kamis (14/5/2026) sekitar pukul 18.48 Waktu Arab Saudi. 

Jamaah bernama Muhammad Darmawan (66) meninggal saat menjalani perawatan di RS Al Noor Makkah.

Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banjarmasin, Eddy Khairani, membenarkan kabar duka tersebut di Banjarbaru, Jumat.

“Atas nama pribadi dan keluarga besar PPIH serta kementerian agama, kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Bapak Muhammad Darmawan. Semoga almarhum husnul khatimah, diampuni segala dosa dan kesalahannya, serta mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” kata Eddy.

Muhammad Darmawan berangkat menunaikan ibadah haji bersama istrinya, Mariyamah Anang Gani. Almarhum kemudian dimakamkan di Pemakaman Al Shoraya 64, Mekkah, sesuai ketentuan yang berlaku di Arab Saudi.

PPIH Embarkasi Banjarmasin bersama petugas kloter terus melakukan pendampingan dan koordinasi dengan pihak terkait, mulai dari proses pemulasaraan hingga pemakaman jamaah di Tanah Suci.

Eddy juga menyampaikan doa serta penguatan kepada keluarga yang ditinggalkan agar diberi ketabahan dan keikhlasan menghadapi musibah tersebut.

“Semoga seluruh amal ibadah almarhum selama menjalankan ibadah haji diterima Allah SWT dan menjadi haji yang mabrur,” ujarnya.

Di tengah pelaksanaan musim haji 2026, PPIH kembali mengingatkan seluruh jamaah untuk menjaga kondisi kesehatan selama berada di Arab Saudi. Cuaca ekstrem di Tanah Suci disebut menjadi tantangan bagi jamaah, khususnya lanjut usia.

“Kondisi cuaca di Tanah Suci cukup ekstrem sehingga jamaah diminta menjaga pola istirahat, memperbanyak konsumsi air putih, serta tidak memaksakan diri dalam beraktivitas. Keselamatan dan kesehatan jamaah menjadi perhatian utama,” kata Eddy.

Hingga saat ini, Embarkasi Banjarmasin telah menerbangkan 15 kloter dengan total 5.389 jamaah ke Tanah Suci. Pada musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi, Embarkasi Banjarmasin memberangkatkan 19 kloter, terdiri dari 14 kloter asal Kalimantan Selatan dan lima kloter dari Kalimantan Tengah.

Total jamaah calon haji Embarkasi Banjarmasin tahun ini mencapai 6.822 orang, dengan rincian 5.197 jamaah asal Kalimantan Selatan dan 1.561 jamaah asal Kalimantan Tengah.

Sabtu, 02 Mei 2026

Haji 2026: Eddy Khairani Pastikan Layanan Lansia Berjalan Optimal

Layanan haji lansia di Embarkasi Banjarmasin jadi prioritas. Eddy Khairani memastikan proses berjalan optimal dari asrama hingga boarding pesawat.
Layanan haji lansia di Embarkasi Banjarmasin jadi prioritas. Eddy Khairani memastikan proses berjalan optimal dari asrama hingga boarding pesawat.

BANJARMASIN – Pelayanan bagi jamaah calon haji (JCH) kategori lansia, uzur, dan disabilitas menjadi perhatian utama pada musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi di Embarkasi Banjarmasin. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kalimantan Selatan, Dr H Eddy Khairani, memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.

Pemantauan dilakukan langsung oleh Eddy Khairani di Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin, Kota Banjarbaru. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian layanan, mulai dari kedatangan jamaah di asrama hingga proses keberangkatan di bandara, berjalan optimal.

Eddy Khairani menegaskan bahwa sistem pelayanan untuk jamaah prioritas telah dirancang secara menyeluruh. Pengaturan waktu keberangkatan, alur naik bus, hingga proses boarding pesawat disusun agar lebih tertib dan memberikan kenyamanan.

Pendampingan intensif juga diberikan oleh petugas layanan khusus di setiap kelompok terbang (kloter). Kehadiran petugas dinilai krusial dalam membantu jamaah yang membutuhkan perhatian ekstra, terutama dari sisi fisik maupun psikologis.

Menurut Eddy Khairani, kerja tim layanan khusus menunjukkan dedikasi tinggi. Petugas tetap menjalankan tugas meski harus menghadapi keterbatasan waktu istirahat demi memastikan jamaah prioritas mendapat pendampingan maksimal.

Selain aspek teknis, pendekatan humanis menjadi kunci dalam pelayanan. Eddy Khairani mengingatkan seluruh petugas untuk mengedepankan empati, mengingat kondisi jamaah lansia dan disabilitas membutuhkan perhatian lebih dari sekadar prosedur administratif.

Evaluasi langsung dari jamaah juga menjadi tolok ukur kualitas layanan. Sejumlah jamaah menyampaikan kenyamanan selama proses keberangkatan, yang menjadi indikator positif bagi penyelenggara.

Koordinasi lintas sektor turut menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran operasional. Sinergi antara petugas layanan khusus, transportasi, dan kesehatan terus diperkuat agar pelayanan semakin optimal.

Pada musim haji 2026, Embarkasi Banjarmasin dijadwalkan memberangkatkan 19 kloter jamaah calon haji dari Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, dengan total 6.822 orang.

FAQ

1. Apa fokus utama layanan haji di Embarkasi Banjarmasin 2026?
Fokus utama adalah pelayanan bagi jamaah lansia, uzur, dan disabilitas agar lebih nyaman dan aman.

2. Siapa yang memantau langsung layanan tersebut?
Dr H Eddy Khairani turun langsung ke lapangan untuk memastikan kualitas pelayanan.

3. Bagaimana sistem pelayanan untuk jamaah prioritas?
Diatur mulai dari jadwal keberangkatan, naik bus, hingga boarding pesawat secara tertib dan terstruktur.

4. Berapa jumlah jamaah yang diberangkatkan tahun ini?
Sebanyak 6.822 jamaah dalam 19 kloter dari Kalsel dan Kalteng.

5. Apa peran petugas layanan khusus?
Memberikan pendampingan penuh sejak di asrama hingga naik pesawat, terutama bagi jamaah prioritas.

Minggu, 26 April 2026

Pertamina Siapkan 80 Ribu KL Avtur Untuk Dukung Kelancaran Haji 2026

Pertamina memastikan pasokan 80 ribu KL avtur aman untuk mendukung kelancaran penerbangan jamaah calon haji 2026 di seluruh Indonesia. (Ilustrasi)
Pertamina memastikan pasokan 80 ribu KL avtur aman untuk mendukung kelancaran penerbangan jamaah calon haji 2026 di seluruh Indonesia. (Ilustrasi)

BANJARMASIN - Kesiapan pasokan bahan bakar pesawat menjadi salah satu faktor penentu kelancaran penyelenggaraan ibadah haji setiap tahun. Menyambut musim Haji 2026, PT Pertamina Patra Niaga memastikan distribusi avtur berjalan stabil untuk mendukung mobilisasi jamaah calon haji dari berbagai embarkasi di Indonesia, termasuk wilayah Kalimantan.

Langkah penguatan logistik energi penerbangan dilakukan melalui sistem rantai pasok terintegrasi yang menghubungkan seluruh lini distribusi, mulai dari kilang hingga pengisian langsung ke pesawat.

Sekretaris Perusahaan PT Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menegaskan bahwa kesiapan suplai avtur telah dipetakan secara nasional dengan dukungan infrastruktur yang memadai.

Roberth MV Dumatubun menyampaikan bahwa sistem distribusi dirancang agar seluruh titik layanan penerbangan haji dapat terlayani secara optimal. Rantai distribusi melibatkan fasilitas kilang, fuel terminal, aviation fuel terminal, hingga layanan pengisian bahan bakar langsung ke pesawat atau into-plane.

Menurut Roberth MV Dumatubun, integrasi sistem tersebut bertujuan menjaga operasional penerbangan tetap aman dan tepat waktu selama periode keberangkatan jamaah calon haji yang berlangsung dalam waktu relatif singkat namun padat jadwal.

Lebih Dari 80 Ribu Kiloliter Avtur Disiapkan Secara Nasional

Dalam mendukung kebutuhan penerbangan haji tahun 1447 Hijriah, PT Pertamina Patra Niaga menyiapkan pasokan avtur dalam jumlah besar di seluruh Indonesia.

Secara nasional, lebih dari 80 ribu kiloliter avtur telah dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan penerbangan jamaah calon haji. Selain kesiapan volume bahan bakar, perusahaan juga mengerahkan personel siaga untuk memastikan operasional distribusi berjalan tanpa hambatan.

Wilayah Kalimantan menjadi salah satu fokus distribusi penting, khususnya pada fasilitas Aviation Fuel Terminal (AFT) Syamsudin Noor yang berperan sebagai titik strategis dalam mendukung penerbangan haji dari embarkasi Banjarmasin.

Satgas Haji 2026 Dibentuk Untuk Jaga Keandalan Distribusi

Penguatan kesiapan distribusi avtur di wilayah Kalimantan dilakukan melalui pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Haji 2026.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, menjelaskan bahwa kesiapan operasional ditandai dengan pelaksanaan pengisian bahan bakar perdana atau first refueling untuk penerbangan haji di AFT Syamsudin Noor.

Edi Mangun menyebut pelaksanaan pengisian awal tersebut menjadi indikator kesiapan layanan energi penerbangan di wilayah Kalimantan selama musim haji berlangsung.

Selain kesiapan logistik, seluruh proses distribusi dilakukan dengan mengutamakan standar HSSE (Health, Safety, Security, and Environment). Standar ini menjadi pedoman utama dalam menjaga keselamatan penerbangan serta keandalan operasional di lapangan.

Edi Mangun menegaskan bahwa setiap penyaluran energi memiliki tanggung jawab besar dalam mendukung perjalanan ibadah jamaah calon haji agar berlangsung aman dan lancar dari keberangkatan hingga tiba di tujuan.

Peran Energi Jadi Penopang Kelancaran Operasional Haji

Operasional penerbangan haji dikenal memiliki tingkat intensitas tinggi dalam waktu terbatas. Oleh karena itu, kestabilan pasokan avtur menjadi salah satu komponen vital dalam mendukung kelancaran jadwal penerbangan.

Ketersediaan bahan bakar yang terjamin membantu maskapai menjaga ketepatan waktu keberangkatan, sekaligus meminimalkan risiko gangguan operasional selama masa pemberangkatan jamaah calon haji.

Dengan kesiapan logistik energi yang matang, penyelenggaraan ibadah haji diharapkan berjalan lebih lancar dan aman bagi seluruh jamaah di Indonesia.

FAQ

1. Berapa jumlah avtur yang disiapkan untuk musim Haji 2026?
PT Pertamina Patra Niaga menyiapkan lebih dari 80 ribu kiloliter avtur secara nasional.

2. Apa peran AFT Syamsudin Noor dalam musim haji?
AFT Syamsudin Noor menjadi titik strategis distribusi avtur untuk mendukung penerbangan jamaah calon haji dari embarkasi Banjarmasin.

3. Apa itu Satgas Haji 2026?
Satgas Haji 2026 merupakan tim khusus yang dibentuk untuk memastikan kelancaran distribusi avtur selama musim haji.

4. Mengapa pasokan avtur penting dalam penyelenggaraan haji?
Pasokan avtur yang stabil memastikan penerbangan berjalan tepat waktu dan aman selama periode keberangkatan jamaah.

5. Apa standar yang digunakan dalam distribusi avtur?
Distribusi dilakukan dengan standar HSSE yang menekankan aspek keselamatan, keamanan, dan lingkungan.

Jumat, 24 April 2026

359 Jemaah Haji Kalsel Berangkat, Gubernur Tekankan Pola Hidup Sehat

Gubernur Kalsel Muhidin mengimbau jemaah haji hindari minuman dingin di Tanah Suci demi menjaga kesehatan selama ibadah haji Embarkasi Banjarmasin.
Gubernur Kalsel Muhidin mengimbau jemaah haji hindari minuman dingin di Tanah Suci demi menjaga kesehatan selama ibadah haji Embarkasi Banjarmasin.

BANJARMASIN - Dalam rangka menjaga kondisi kesehatan jemaah calon haji, Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin memberikan imbauan khusus agar para jemaah menghindari konsumsi air es maupun minuman dingin selama berada di Tanah Suci.

Imbauan tersebut disampaikan saat pelepasan kloter pertama Embarkasi Banjarmasin, Kamis malam. Menurutnya, kondisi cuaca panas ekstrem di Arab Saudi sering membuat jemaah tergoda untuk mengonsumsi minuman dingin, namun hal tersebut justru berisiko terhadap kesehatan.

“Biasanya saat panas terik tergoda minum es, jangan sampai dikonsumsi karena rentan sakit tenggorokan hingga batuk, pilek, dan gangguan pencernaan,” ujarnya.

Muhidin menekankan bahwa jemaah sebaiknya hanya mengonsumsi air putih tanpa es serta menghindari minuman manis yang berpotensi memperburuk kondisi tubuh di tengah cuaca panas.

Ia menambahkan, kesehatan menjadi faktor kunci agar seluruh rangkaian ibadah haji dapat dijalankan dengan optimal tanpa hambatan.

“Kalau kita sakit atau kurang fit, ibadah pasti terganggu dan tidak maksimal,” tegasnya.

Selain kepada jemaah, Gubernur juga memberikan pesan kepada tim medis pendamping agar lebih aktif dalam mengawasi kondisi kesehatan jamaah selama perjalanan dan pelaksanaan ibadah.

“Jika ada jamaah yang kurang memperhatikan kesehatan, harus segera ditegur. Dokter pendamping tidak hanya mendampingi, tetapi juga mengedukasi,” katanya.

Pada keberangkatan kloter pertama, sebanyak 359 jemaah diberangkatkan menggunakan pesawat Garuda Indonesia GA-8101. Rombongan terdiri dari 148 laki-laki dan 211 perempuan yang berangkat pada Jumat dini hari.

Secara keseluruhan, Embarkasi Banjarmasin tahun ini memberangkatkan 19 kloter dengan total 6.758 jemaah. Rinciannya, 14 kloter berasal dari Kalimantan Selatan sebanyak 5.197 jemaah, dan 5 kloter dari Kalimantan Tengah sebanyak 1.561 jemaah.

Kamis, 23 April 2026

1.577 Jemaah Haji Kalteng Siap Berangkat, Ini Jadwal Lengkap Kloter

Kemenhaj Kalteng umumkan jadwal keberangkatan 1.577 jemaah haji 2026 melalui Embarkasi Banjarmasin mulai 29 April secara bertahap hingga 21 Mei. (Gambar ilustrasi)
Kemenhaj Kalteng umumkan jadwal keberangkatan 1.577 jemaah haji 2026 melalui Embarkasi Banjarmasin mulai 29 April secara bertahap hingga 21 Mei. (Gambar ilustrasi)

Palangka Raya - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umroh Kalimantan Tengah, Hasan Basri, menyampaikan bahwa keberangkatan jemaah haji reguler asal Kalimantan Tengah akan dimulai pada 29 April 2026 menuju Tanah Suci melalui Embarkasi Banjarmasin (BDJ), Kalimantan Selatan.

Menurut Hasan Basri, pemberangkatan dilakukan secara bertahap dalam beberapa kelompok terbang (kloter) dengan total ribuan jemaah dari berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Tengah.

Kloter Awal Berangkat 29 April

Kloter BDJ 4 menjadi rombongan pertama dengan total 360 orang. Rinciannya terdiri dari:

  • Kapuas: 233 jemaah

  • Murung Raya: 70 jemaah

  • Katingan: 49 jemaah

  • Barito Timur: 2 jemaah

  • Petugas kloter: 4 orang

  • Petugas Haji Daerah (PHD): 2 orang

Keberangkatan Berlanjut Hingga Awal Mei

Selanjutnya, Kloter BDJ 5 diberangkatkan pada 30 April dengan total 360 jemaah yang berasal dari Palangka Raya, Kotawaringin Barat, serta petugas haji dan pembimbing ibadah.

Pada 2 Mei, Kloter BDJ 6 kembali diberangkatkan dengan 360 jemaah dari Kotawaringin Timur, Seruyan, Kapuas, Lamandau, dan Pulang Pisau.

Kemudian Kloter BDJ 7 menyusul pada 3 Mei dengan 360 jemaah dari Barito Utara, Palangka Raya, Barito Timur, Sukamara, hingga Gunung Mas.

Sementara itu, Kloter BDJ 8 pada 4 Mei membawa 125 jemaah dari Barito Selatan, Kapuas, Barito Timur, dan Palangka Raya.

Pemberangkatan Terakhir 21 Mei

Rangkaian keberangkatan ditutup pada 21 Mei melalui Kloter BDJ 19 yang terdiri dari jemaah dengan jumlah terbatas dari Kotawaringin Timur, Sukamara, Pulang Pisau, dan Murung Raya.

Total 1.577 Jemaah Haji Kalteng

Hasan Basri menjelaskan, total keseluruhan jemaah haji asal Kalimantan Tengah tahun ini mencapai 1.577 orang, termasuk petugas haji dari 14 kabupaten/kota.

Ia juga menyoroti bahwa Kabupaten Gunung Mas menjadi daerah dengan jumlah jemaah paling sedikit, yakni hanya 15 orang.

Embarkasi Transit dan Imbauan Petugas

Hasan menegaskan bahwa pelepasan jemaah haji tidak dilakukan di Asrama Haji Al Mabrur Palangka Raya karena statusnya hanya sebagai embarkasi transit, bukan embarkasi penuh.

Ia turut mengimbau seluruh jemaah agar mengikuti arahan petugas selama proses keberangkatan hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci agar berjalan lancar, tertib, dan aman.

Cegah Penyakit Menular, Asrama Haji Banjarbaru Jalani Fogging Massal

Asrama Haji Banjarbaru menjalani fogging massal untuk mencegah DBD jelang kedatangan jamaah haji kloter pertama Embarkasi Banjarmasin tahun 2026.
Asrama Haji Banjarbaru menjalani fogging massal untuk mencegah DBD jelang kedatangan jamaah haji kloter pertama Embarkasi Banjarmasin tahun 2026.

Banjarbaru, Kalsel - Menjelang kedatangan jamaah calon haji gelombang pertama, pengelola Embarkasi Banjarmasin meningkatkan langkah pencegahan penyakit di lingkungan asrama haji Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Langkah utama yang dilakukan adalah penyemprotan pengasapan atau fogging secara menyeluruh untuk menekan potensi penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang ditularkan nyamuk.

Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banjarmasin, Eddy Khairani, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari strategi pengamanan kesehatan jamaah sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.

Pengasapan dilakukan di berbagai area penting, mulai dari kamar jamaah, aula, ruang makan, ruang tunggu, hingga area luar bangunan yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.

Menurut Eddy, kebersihan dan keamanan lingkungan menjadi faktor penting dalam menjaga kondisi fisik jamaah selama berada di embarkasi. Ia menegaskan bahwa upaya ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan teknis yang telah disusun menjelang kedatangan kloter pertama yang dijadwalkan masuk asrama.

Selain fogging, pihak PPIH juga menggandeng Balai Karantina Kesehatan untuk memastikan standar sanitasi lingkungan terpenuhi. Pemeriksaan kualitas air bersih dilakukan secara berkala, disertai pengecekan kebersihan fasilitas umum yang akan digunakan jamaah.

Langkah lain yang disiapkan adalah penguatan layanan kesehatan di area embarkasi. Tenaga medis telah disiagakan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan awal, serta menangani kondisi darurat apabila ditemukan jamaah yang memerlukan perawatan lebih lanjut.

Petugas juga diminta aktif memberikan edukasi kepada jamaah terkait pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Edukasi ini diharapkan dapat membantu mencegah munculnya penyakit berbasis lingkungan selama masa tunggu keberangkatan.

PPIH menargetkan seluruh proses keberangkatan berjalan lancar dengan kondisi jamaah yang tetap sehat sejak berada di asrama hingga berangkat menuju Arab Saudi.

Pada musim haji 2026, Embarkasi Banjarmasin dijadwalkan melayani 19 kelompok terbang (kloter). Rinciannya terdiri dari 14 kloter asal Kalimantan Selatan dan lima kloter dari Kalimantan Tengah, dengan total jamaah mencapai 6.822 orang.

Dengan jumlah jamaah yang cukup besar, kesiapan fasilitas dan lingkungan menjadi salah satu faktor kunci dalam mendukung kelancaran pelaksanaan ibadah haji tahun ini.

Kamis, 16 April 2026

Sebanyak 717 Calon Haji Banjarmasin Siap Berangkat Ke Makkah Tahun 2026

Pemkot Banjarmasin resmi memberangkatkan 717 calon haji tahun 2026. Jamaah dilepas di Masjid Jami Sungai Jingah dan terbagi dalam enam kloter dari Embarkasi Banjarmasin.
Pemkot Banjarmasin resmi memberangkatkan 717 calon haji tahun 2026. Jamaah dilepas di Masjid Jami Sungai Jingah dan terbagi dalam enam kloter dari Embarkasi Banjarmasin.

BANJARMASIN — Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), resmi memberangkatkan sebanyak 717 jamaah calon haji untuk menunaikan ibadah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi ke Tanah Suci Makkah dan Madinah, Arab Saudi.

Prosesi pelepasan jamaah berlangsung khidmat di Masjid Jami Sungai Jingah, Banjarmasin, Kamis, yang dihadiri unsur pemerintah daerah serta keluarga jamaah.

Wali Kota Banjarmasin HM Yamin diwakili Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Dolly Syahbana, didampingi Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Banjarmasin H. Ahmad Sya'rani, secara resmi melepas keberangkatan jamaah calon haji tersebut.

Pesan Pemerintah Untuk Jamaah Haji

Dalam sambutannya, Dolly Syahbana menyampaikan ucapan selamat kepada para jamaah yang mendapatkan kesempatan berharga untuk menunaikan rukun Islam kelima pada tahun ini.

Ia mengingatkan bahwa ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang membutuhkan kesabaran dan kekuatan mental.

"Kami mengucapkan selamat kepada seluruh jamaah yang telah mendapatkan giliran menunaikan ibadah haji tahun 2026 ini," ujar Dolly.

Kegiatan pelepasan jamaah juga dirangkai dengan pelaksanaan salat hajat, yang diikuti jamaah dan masyarakat sekitar.

Dalam kesempatan tersebut, Dolly mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendoakan agar jamaah diberikan kesehatan, kekuatan, kemudahan, serta kelancaran selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Ia juga berpesan agar jamaah senantiasa menjaga niat, memperkuat kesabaran, serta menjunjung tinggi kebersamaan selama menjalankan ibadah.

"Jagalah hati tetap bersih, saling membantu, dan tunjukkan bahwa jamaah haji dari Kota Banjarmasin berakhlak baik, tertib, serta saling menguatkan," pesannya.

717 Jamaah Dibagi Dalam Enam Kloter

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Banjarmasin, H. Ahmad Sya'rani, menjelaskan bahwa 717 jamaah calon haji Kota Banjarmasin dibagi menjadi enam kelompok terbang (kloter) yang akan diberangkatkan melalui Embarkasi Banjarmasin.

Ia menjelaskan bahwa jadwal keberangkatan dimulai dari kloter pertama hingga kloter terakhir secara bertahap.

Menurutnya, kloter pertama (01) dijadwalkan masuk Asrama Haji Banjarbaru pada 23 April 2026, dan akan diberangkatkan menuju Tanah Suci pada 24 April 2026.

Sedangkan kloter terakhir (19) dijadwalkan berangkat pada 21 Mei 2026.

Kuota Haji Kalsel 2026 Capai 5.187 Orang

Selain itu, Ahmad Sya'rani juga mengungkapkan bahwa kuota haji Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2026 mencapai 5.187 orang.

Jumlah tersebut terbagi dalam 14 kelompok terbang (kloter) yang akan diberangkatkan secara bertahap menuju Arab Saudi.

Ia berharap seluruh jamaah dapat menjaga kesehatan dan mempersiapkan diri dengan baik sebelum keberangkatan.

Harapan Untuk Jamaah Haji

Momentum pelepasan jamaah haji menjadi momen haru bagi keluarga dan masyarakat yang hadir. Banyak di antara mereka yang ikut mendoakan agar jamaah dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat.

Pemerintah Kota Banjarmasin juga menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah haji, mulai dari proses administrasi hingga keberangkatan.

Dengan persiapan yang matang dan dukungan berbagai pihak, diharapkan jamaah haji asal Banjarmasin dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk serta menjadi teladan dalam menjaga kebersamaan dan ketertiban selama di Tanah Suci.

FAQ

Berapa jumlah calon haji Banjarmasin tahun 2026?
Sebanyak 717 jamaah calon haji dari Kota Banjarmasin akan berangkat pada musim haji tahun 2026.

Berapa jumlah kloter jamaah haji Banjarmasin?
Jamaah calon haji Banjarmasin dibagi dalam enam kloter melalui Embarkasi Banjarmasin.

Kapan kloter pertama berangkat?
Kloter pertama dijadwalkan masuk asrama pada 23 April 2026 dan berangkat pada 24 April 2026.

Berapa total kuota haji Kalimantan Selatan tahun 2026?
Kuota haji Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2026 sebanyak 5.187 orang yang terbagi dalam 14 kloter.

Di mana pelepasan jamaah dilakukan?
Pelepasan jamaah dilakukan di Masjid Jami Sungai Jingah, Banjarmasin.

Kamis, 02 April 2026

6.746 Jamaah Haji Berangkat Dari Embarkasi Banjarmasin, Jadwal Haji 2026 Banjarmasin Dimulai 24 April Hingga 21 Mei

Keberangkatan Haji 2026 dari Embarkasi Banjarmasin dibagi 19 kloter. Simak jadwal lengkap dan jumlah jamaah dari Kalsel dan Kalteng.
Keberangkatan Haji 2026 dari Embarkasi Banjarmasin dibagi 19 kloter. Simak jadwal lengkap dan jumlah jamaah dari Kalsel dan Kalteng.

Banjarmasin – Kabar terbaru buat calon jamaah haji di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Pemerintah memastikan seluruh persiapan keberangkatan ibadah haji tahun 2026 sudah hampir rampung.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kalimantan Selatan, Eddy Khairani, menyampaikan bahwa keberangkatan jamaah haji tahun 1447 Hijriah atau 2026 Masehi melalui Embarkasi Banjarmasin akan dibagi dalam 19 kelompok terbang (kloter).

“Embarkasi Banjarmasin melayani dua provinsi, yaitu Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah,” ujar Eddy di Banjarmasin, Rabu.

Ribuan Jamaah Siap Berangkat

Total jamaah calon haji yang akan diberangkatkan mencapai 6.746 orang. Rinciannya:

  • Kalimantan Selatan: 5.187 jamaah (14 kloter)

  • Kalimantan Tengah: 1.559 jamaah (5 kloter)

Jumlah ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat untuk menunaikan rukun Islam kelima setelah sempat mengalami pembatasan beberapa tahun terakhir.

Jadwal Keberangkatan Haji 2026

Untuk jadwal, kloter pertama dijadwalkan mulai masuk Asrama Haji di Banjarbaru pada 23 April 2026 dan akan diberangkatkan ke Tanah Suci pada 24 April 2026.

Sementara itu, kloter terakhir atau kloter 19 dijadwalkan berangkat pada 21 Mei 2026.

Artinya, proses pemberangkatan jamaah akan berlangsung hampir satu bulan penuh.

Persiapan Sudah Masuk Tahap Akhir

Eddy memastikan seluruh tahapan persiapan berjalan lancar dan kini memasuki tahap final.

“Alhamdulillah seluruh proses dapat berjalan dengan baik. Kami berkomitmen menjaga kelancaran operasional, baik saat pemberangkatan maupun pemulangan jamaah nantinya,” jelasnya.

Berbagai aspek penting telah dipersiapkan, mulai dari:

  • Kesiapan administrasi dan dokumen

  • Akomodasi dan transportasi

  • Layanan kesehatan dan pendukung lainnya

Manasik Jadi Bekal Penting Jamaah

Dari sisi jamaah, seluruh calon haji telah mengikuti manasik haji sebanyak empat kali di kabupaten/kota masing-masing.

Kegiatan ini menjadi bekal penting agar jamaah memahami tata cara ibadah haji secara benar, mulai dari rukun hingga wajib haji.

Manasik tersebut telah selesai dilaksanakan pada Februari 2026.

Asrama Haji Kini Lebih Modern

Kesiapan fasilitas juga menjadi perhatian serius. Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin kini memiliki dua gedung utama dengan fasilitas setara hotel.

Pembangunan gedung baru yang telah rampung membuat kapasitas asrama meningkat signifikan.

Saat ini, total daya tampung mencapai sekitar 750 orang atau setara dua kloter.

Selain gedung baru, beberapa bangunan lama juga masih difungsikan untuk menunjang pelayanan jamaah.

Harapan Kelancaran Ibadah Haji

Pemerintah berharap seluruh rangkaian ibadah haji tahun ini dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti.

“Kami mohon doa dan dukungan masyarakat agar penyelenggaraan ibadah haji berjalan sukses,” tutup Eddy.

FAQ

1. Berapa jumlah kloter haji Embarkasi Banjarmasin 2026?
Sebanyak 19 kloter.

2. Kapan jadwal keberangkatan pertama haji 2026?
Mulai 24 April 2026.

3. Berapa total jamaah haji dari Kalsel dan Kalteng?
Sebanyak 6.746 jamaah.

4. Kapan kloter terakhir berangkat?
Pada 21 Mei 2026.

5. Berapa kapasitas Asrama Haji Banjarmasin?
Sekitar 750 orang atau dua kloter.