Berita BorneoTribun: Fabio Di Giannantonio hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Fabio Di Giannantonio. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fabio Di Giannantonio. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 28 Maret 2026

Marc Marquez Kecelakaan di US GP, Crash 190Km/h Bikin Panik Fans

Marc Marquez alami crash 190Km/h di US GP, cedera leher dan punggung, tapi tetap catatkan lap cepat. Simak update lengkapnya di MotoGP COTA 2026.
Marc Marquez alami crash 190Km/h di US GP, cedera leher dan punggung, tapi tetap catatkan lap cepat. Simak update lengkapnya di MotoGP COTA 2026.

Pontianak – Minggu lalu, pembalap juara dunia, Marc Marquez, mengalami kecelakaan serius di US MotoGP saat hanya berada di lap keempat. Kejadian ini terjadi di Circuit of The Americas (COTA) dengan kecepatan mencapai 190 km/jam.

Dalam pernyataannya ke MotoGP.com, Marquez mengaku kesalahan terjadi karena terlalu percaya diri dengan kondisi lintasan yang berubah-ubah setiap tahunnya.

“Bukan cara terbaik untuk memulai,” ujar Marquez. “Aku terlalu percaya pada lintasan, motor, dan diriku sendiri. Harusnya aku mulai lebih hati-hati di sirkuit seperti ini.”

Kecelakaan itu menyebabkan Marquez merasakan nyeri pada leher dan punggungnya. Meski demikian, dengan tangan kiri masih dibalut perban, ia kembali ke lintasan untuk sesi latihan bebas (FP1) terakhir dan berhasil mencatatkan lap tercepat keempat.

Sesi latihan siang hari sempat menjadi tantangan karena lintasan licin membuat sepuluh pembalap lain terjatuh. Marquez, dengan lebih hati-hati, fokus menggunakan ban medium bekas dan akhirnya bersaing memperebutkan posisi tercepat bersama rekan satu tim Ducati, Fabio di Giannantonio, dan pembalap Trackhouse Aprilia, Ai Ogura, yang berhasil mengamankan posisi kedua di sesi tersebut.

“Setelah crash pagi, aku lebih tenang di sesi sore,” jelas Marquez. “Melihat banyak bendera kuning, aku sadar lintasan lebih licin dan ban depan mudah selip. Perlahan, aku kembali dapat feeling normal dan puas dengan hari ini.”

Marquez menyebut suhu lintasan yang lebih dingin di hari berikutnya akan mempengaruhi perilaku motor, sehingga strategi balapan akan disesuaikan. Rekan setimnya, Francesco Bagnaia, finis di posisi kedelapan dan memastikan akses langsung ke Qualifying 2.

Kejadian ini menjadi pengingat penting bahwa meski berpengalaman, setiap sirkuit membawa tantangan baru, dan kehati-hatian tetap menjadi kunci.

FAQ

Q1: Apa penyebab kecelakaan Marc Marquez di US GP 2026?
A1: Kecelakaan terjadi karena Marquez terlalu percaya diri dengan lintasan COTA yang memiliki bump berbeda dari tahun sebelumnya.

Q2: Apakah Marquez bisa melanjutkan balapan setelah crash?
A2: Ya, meski cedera pada leher dan punggung, Marquez tetap bisa balapan setelah sesi FP1 sore.

Q3: Siapa pembalap tercepat di sesi latihan sore US GP 2026?
A3: Marc Marquez sempat berada di posisi teratas bersama Fabio di Giannantonio dan Ai Ogura.

Q4: Bagaimana kondisi lintasan COTA mempengaruhi balapan?
A4: Lintasan COTA yang berubah setiap tahun, termasuk bump baru dan suhu dingin, mempengaruhi perilaku motor dan strategi pembalap.

Marc Marquez Tercepat di Latihan Bebas US GP Meski Alami Kecelakaan Seram

Marc Marquez memimpin FP2 US GP setelah crash FP1. Simak performa, drama, dan rider tercepat lainnya di latihan bebas MotoGP COTA terbaru.
Marc Marquez memimpin FP2 US GP setelah crash FP1. Simak performa, drama, dan rider tercepat lainnya di latihan bebas MotoGP COTA terbaru.

JAKARTA -- Marc Marquez, sang juara dunia MotoGP, kembali bikin geger di United States Grand Prix (COTA). Meski sempat mengalami kecelakaan menegangkan di sesi FP1, rider pabrikan Ducati ini berhasil bangkit dan menutup hari sebagai yang tercepat di sesi latihan bebas.

Pada Jumat pagi, Marc Marquez mengalami highside dengan kecepatan 190 km/jam. Beruntung, ia hanya menderita memar di tangan dan bisa melanjutkan sesi latihan. Awal latihan bebas penuh drama, karena enam lap pertamanya dibatalkan akibat bendera kuning. 

Namun, Marc menunjukkan performa luar biasa di GP26-nya, mencatatkan waktu 2m00.927s dengan ban soft di menit-menit terakhir, menjadikannya yang tercepat hari itu.

Sesi satu jam itu sendiri dipenuhi kecelakaan: Fabio Di Giannantonio, Jorge Martin, Enea Bastianini, Franco Morbidelli, Pedro Acosta, dan Ai Ogura semuanya jatuh dalam 10 menit pertama. Total sembilan pembalap terjatuh saat suhu lintasan meningkat di sore hari.

Ai Ogura sempat diperiksa karena kecelakaan saat bendera kuning berkibar, tapi tidak ada sanksi lanjutan. Ogura justru finis kedua dengan 2m00.980s, sementara Di Giannantonio melengkapi podium tiga tercepat.

Pimpinan klasemen sementara Marco Bezzecchi finis keempat, diikuti Alex Marquez di posisi kelima meski sempat jatuh. Pedro Acosta berada di urutan keenam, diikuti Jorge Martin ketujuh. Pecco Bagnaia sempat tertinggal, tapi berhasil naik ke posisi kedelapan menjelang akhir sesi.

Rider Honda Luca Marini mengalami momen menegangkan di waktu terakhirnya, sementara Enea Bastianini dari Tech3 KTM berada di urutan kesembilan. Joan Mir hampir lolos ke Q2 dan akan bersaing di Q1 bersama Fermin Aldeguer dan Raul Fernandez.

Fabio Quartararo menjadi Yamaha tercepat di posisi 15, sedangkan Alex Rins tertinggal 2,1 detik dari Marc Marquez. Toprak Razgatlioglu dari Pramac mengalami kecelakaan dan menutup latihan di posisi 18.

Kejadian ini menegaskan bahwa MotoGP selalu penuh drama, bahkan untuk juara dunia seperti Marc Marquez. Dengan performa luar biasa di FP2, Marc siap kembali bersaing sengit di COTA untuk perebutan posisi pole dan podium.

Senin, 23 Maret 2026

Duo Aprilia Pimpin Klasemen MotoGP 2026 Setelah Finish 1-2 di Brasil

Marco Bezzecchi dan Jorge Martin kuasai klasemen MotoGP 2026 usai GP Brasil. Bezzecchi menang keempat kali, Martin podium kedua, Pedro Acosta turun ke posisi tiga.
Marco Bezzecchi dan Jorge Martin kuasai klasemen MotoGP 2026 usai GP Brasil. Bezzecchi menang keempat kali, Martin podium kedua, Pedro Acosta turun ke posisi tiga.

Marco Bezzecchi dan Jorge Martin Bikin Heboh Klasemen MotoGP 2026

Jakarta – MotoGP Brasil 2026 menghadirkan drama seru di lintasan Interlagos! Marco Bezzecchi berhasil meraih kemenangan keempatnya secara beruntun, sementara rekan setimnya di Aprilia, Jorge Martin, ikut meraih podium kedua. Kombinasi apik ini langsung membuat duo Aprilia mendominasi puncak klasemen sementara MotoGP 2026.

Bezzecchi kini memimpin dengan 56 poin, unggul 11 poin dari Martin yang menikmati hasil terbaiknya bersama Aprilia RS-GP26. Sementara itu, mantan pemimpin klasemen Pedro Acosta harus turun ke posisi ketiga dengan 42 poin.

Tak kalah menarik, Fabio di Giannantonio dari VR46 naik tiga peringkat dan menjadi pembalap Ducati terbaik di posisi keempat. Sedangkan juara bertahan Marc Marquez tertinggal 22 poin dari puncak jelang balapan berikutnya di COTA.

Gresini juga mencatat pencapaian positif. Alex Marquez dan Fermin Aldeguer berhasil meraih poin pertama mereka musim ini di Brasil. Johann Zarco menjadi pembalap Honda terbaik di posisi 11, sementara Fabio Quartararo (Yamaha) harus puas turun ke posisi 16 setelah sprint heroics-nya tidak diikuti poin di balapan utama.

Klasemen Sementara MotoGP 2026 – Setelah GP Brasil:

PosRiderTeamPointsDiff
1Marco BezzecchiAprilia Racing56-
2Jorge MartinAprilia Racing45-11
3Pedro AcostaRed Bull KTM42-14
4Fabio di GiannantonioVR46 Ducati37-19
5Marc MarquezDucati Lenovo34-22
6Ai OguraTrackhouse Aprilia33-23
7Raul FernandezTrackhouse Aprilia29-27
8Alex MarquezGresini Ducati13-43
9Brad BinderRed Bull KTM13-43
10Franco MorbidelliVR46 Ducati12-44
11Johann ZarcoCastrol Honda LCR12-44
12Luca MariniHonda HRC Castrol11-45
13Francesco BagnaiaDucati Lenovo10-46
14Fermin AldeguerGresini Ducati8-48
15Diogo MoreiraPro Honda LCR6-50
16Fabio QuartararoMonster Yamaha6-50
17Enea BastianiniKTM Tech35-51
18Alex RinsMonster Yamaha3-53
19Joan MirHonda HRC Castrol3-53

Legenda:
^X = Pembalap naik X posisi,
˅X = Pembalap turun X posisi,
= = Posisi tetap,

FAQ MotoGP 2026 – GP Brasil

Q: Siapa pembalap yang memimpin klasemen MotoGP 2026 saat ini?
A: Marco Bezzecchi memimpin klasemen dengan 56 poin, diikuti rekan setimnya Jorge Martin.

Q: Bagaimana performa pembalap Ducati di GP Brasil?
A: Fabio di Giannantonio menjadi pembalap Ducati terbaik di posisi 4, sementara Marc Marquez di posisi 5.

Q: Siapa rookie yang mencetak poin di GP Brasil?
A: Diogo Moreira dan Fermin Aldeguer berhasil meraih poin pertama mereka musim ini.

Minggu, 24 Agustus 2025

Marc Marquez Tak Terbendung, Juara Sprint MotoGP Hungaria 2025

Marc Marquez kembali menunjukkan dominasinya di MotoGP 2025 dengan menjuarai sprint race Grand Prix Hungaria di Sirkuit Balaton, Sabtu (23/8/2025). Rider Ducati pabrikan itu mengalahkan duo VR46, Fabio Di Giannantonio dan Franco Morbidelli, lewat penampilan nyaris tanpa cela.

Sejak start dari pole position, Marquez langsung melesat meninggalkan rombongan pembalap lain. Meski sempat lolos dari insiden di tikungan pertama akibat manuver agresif Fabio Quartararo, juara dunia delapan kali itu tetap tenang dan menjaga jarak. Dalam beberapa lap awal, jarak Marquez dengan Di Giannantonio sempat di bawah satu detik, namun perlahan melebar hingga lebih dari dua detik. Sprint 13 lap itu akhirnya ditutup dengan kemenangan ke-13 Marquez musim ini, unggul 2,095 detik di depan Diggia.

Marc Marquez Tak Terbendung, Juara Sprint MotoGP Hungaria 2025
Marc Marquez Tak Terbendung, Juara Sprint MotoGP Hungaria 2025.

“Balapan ini cukup rumit di awal karena ada insiden di Turn 1, tapi saya beruntung bisa terhindar. Setelah itu ritme motor saya sangat baik dan saya bisa menjaga gap sampai akhir,” ujar Marquez seusai balapan, dikutip dari rilis resmi Ducati. “Peringatan track limits memang sempat mengganggu, tapi tidak berpengaruh pada hasil akhir.”

Sementara itu, Fabio Di Giannantonio mengaku puas bisa finis kedua di belakang rekan satu pabrikan Italia. “Saya mencoba menempel Marc di lap awal, tapi kecepatannya luar biasa. Finis podium bersama tim VR46 tetap hasil positif,” ucap Diggia. Morbidelli yang menempati podium ketiga juga menambahkan bahwa kecepatan Ducati memang sulit dilawan, meski dirinya sempat mendapat tekanan dari Luca Marini (Honda) sebelum berhasil mengamankan posisi.

Di belakang mereka, Fermin Aldeguer (Gresini Ducati) finis kelima, Joan Mir (Honda) keenam, dan Marco Bezzecchi (Aprilia) ketujuh. Alex Marquez hanya mampu finis kedelapan setelah start dari posisi 11, sementara juara bertahan Jorge Martin (Aprilia) harus puas di urutan kesembilan meski start dari posisi 17. Nasib sial dialami Pecco Bagnaia yang masih berjuang menemukan setelan motor ideal. Meski mencoba konfigurasi baru, Bagnaia hanya mampu finis ke-13.

Balapan sprint ini juga diwarnai drama besar di awal. Quartararo terlalu agresif saat masuk tikungan pertama, membuat kontak dengan Enea Bastianini (Tech3 KTM) dan memaksa Marco Bezzecchi mengerem mendadak. Tak lama setelah itu, Bastianini menabrak Johann Zarco (LCR Honda) di Turn 12 dan membuat keduanya gagal finis. Insiden-insiden tersebut kini masih dalam penyelidikan FIM Stewards.

Dengan hasil ini, Marc Marquez semakin menjauh di puncak klasemen MotoGP 2025 dengan selisih 152 poin dari adiknya, Alex Marquez. Peluang Marquez mengunci gelar juara dunia musim ini makin terbuka lebar meski balapan utama Minggu besok masih menanti.

Marc Marquez Rebut Pole Hungarian MotoGP 2025, Pecco Bagnaia Terpuruk di Posisi 15

Marc Marquez tampil luar biasa dengan merebut pole position pada kualifikasi MotoGP Hungaria 2025 di Balaton Park, Sabtu (23/8/2025). Sang pemimpin klasemen itu mengunci start terdepan usai catatan waktunya tak mampu dikejar rival, sementara rekan setimnya di Ducati, Francesco “Pecco” Bagnaia, justru terseok-seok hingga hanya mampu finis di posisi 15 hasil terburuknya sepanjang musim ini.

Kualifikasi berlangsung dramatis. Marquez sejatinya diprediksi bakal bersaing ketat dengan bintang muda KTM, Pedro Acosta, setelah keduanya tampil konsisten sejak sesi latihan Jumat. Namun duel itu batal terwujud ketika Acosta terjatuh di tikungan cepat Turn 8 saat baru memulai putaran cepatnya. Walau tidak cedera, insiden itu membuatnya kehilangan momentum dan harus puas menutup sesi di posisi ketujuh.

Marquez sendiri melesat sejak awal. Catatan waktunya 1 menit 36,822 detik langsung menempatkan dirinya di puncak, meski sempat harus membatalkan putaran kedua karena melebar melebihi track limit. Tak menyerah, ia kemudian mencetak 1 menit 36,646 detik, sebelum mengunci pole dengan torehan impresif 1 menit 36,518 detik. Itu menjadi pole kedelapan bagi Marquez musim ini dan mempertegas dominasinya di balapan tahun 2025.

Di belakangnya, kejutan datang dari Marco Bezzecchi yang sukses meloloskan diri dari Q1 dan menempati posisi kedua, hanya terpaut 0,290 detik dari Marquez. Fabio Di Giannantonio dari tim VR46 melengkapi barisan depan dengan menempati grid ketiga. KTM tetap punya wakil di barisan depan lewat Enea Bastianini yang berada di posisi keempat, sementara Franco Morbidelli (VR46) dan Fabio Quartararo (Yamaha) mengisi posisi lima dan enam.

Nasib berbeda dialami Bagnaia. Juara dunia dua kali itu kesulitan sejak awal kualifikasi dan bahkan gagal lolos dari Q1 untuk pertama kalinya musim ini. Ia hanya mampu menempati urutan ke-15, meski nantinya akan sedikit beruntung karena mendapat promosi dua posisi ke grid 13 akibat penalti pembalap lain. Namun hasil ini jelas menjadi pukulan bagi Bagnaia yang belakangan tengah berusaha mengejar ketertinggalan poin dari Marquez di klasemen sementara.

Kualifikasi juga diwarnai insiden lain. Alex Marquez yang tampil di atas Ducati Gresini hanya mampu mencatat posisi 11, namun harus menerima penalti turun tiga grid akibat menghalangi pembalap lain di sesi latihan Jumat. Pol Espargaro yang menjadi pembalap pengganti Tech3 terjatuh di akhir Q2 dan akhirnya start dari posisi 12. Sedangkan Jorge Martin, juara dunia bertahan, masih kesulitan dengan motor Aprilia-nya dan hanya mampu bertengger di posisi 17.