Mudyat Noor Tekankan Peran CSR Perusahaan Dukung Pembangunan Penajam Paser Utara
![]() |
| Bupati Mudyat Noor mendorong pemanfaatan dana CSR sebagai sumber alternatif pembiayaan pembangunan daerah di Penajam Paser Utara agar selaras dengan kebutuhan masyarakat. |
Bupati Mudyat Noor Dorong Dana CSR Jadi Alternatif Pembiayaan Pembangunan Daerah
Penajam Paser Utara — Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, menegaskan bahwa dana tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) atau corporate social responsibility (CSR) dari perusahaan bisa menjadi sumber alternatif pembiayaan pembangunan daerah.
Menurutnya, pemanfaatan dana CSR harus dilakukan secara terarah dan selaras dengan kebutuhan pembangunan daerah, agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
"Pemanfaatan dana CSR perusahaan harus terarah dan selaras dengan kebutuhan pembangunan daerah," ujar Mudyat Noor, Selasa, saat ditanya terkait sumber pendanaan pembangunan di Kabupaten Penajam Paser Utara.
Ia menambahkan, dana CSR atau TJSL menjadi salah satu sumber alternatif yang sangat potensial untuk mendukung pembangunan, terutama di tengah keterbatasan anggaran daerah.
Hampir 50 Persen Wilayah Dikuasai Perusahaan
Mudyat Noor mengungkapkan bahwa hampir 50 persen wilayah di Kabupaten Penajam Paser Utara dikuasai oleh perusahaan. Kondisi ini membuat penguatan regulasi menjadi sangat penting, agar dana TJSL bisa lebih optimal dalam menopang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Penguatan regulasi tersebut mencakup seluruh tahapan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga pelaporan program TJSL.
Dengan sistem yang lebih tertata dan transparan, diharapkan dana CSR dapat diarahkan sesuai dengan skala prioritas pembangunan daerah.
Ia juga menekankan bahwa kontribusi sektor swasta melalui CSR sangat penting agar masyarakat merasakan manfaat langsung dari keberadaan perusahaan di wilayah mereka.
"Jangan sampai sumber daya di daerah terus diambil tanpa ada timbal balik yang dirasakan masyarakat," tegasnya.
Pemkab PPU Bangun Sinergi Lewat Forum TJSL
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara saat ini terus melakukan koordinasi dengan perusahaan yang beroperasi di wilayah setempat. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah membangun sinergi melalui Forum TJSL.
Forum tersebut berfungsi untuk memetakan capaian serta mengidentifikasi kekurangan dalam pelaksanaan program CSR.
Dengan adanya forum ini, pemerintah berharap program CSR dari perusahaan bisa berkesinambungan dengan program pemerintah daerah.
Langkah ini juga penting untuk mencegah terjadinya tumpang tindih antara program CSR perusahaan dengan program yang dibiayai melalui APBD.
Program CSR Akan Dirumuskan Lewat Musyawarah
Untuk memastikan program berjalan efektif, Pemkab PPU telah menyusun konsep musyawarah dalam merumuskan program CSR yang akan dilaksanakan.
Melalui mekanisme tersebut, setiap program yang direncanakan diharapkan benar-benar selaras dengan kebutuhan masyarakat serta program prioritas pemerintah daerah.
Menurut Mudyat Noor, program dan kegiatan dana TJSL yang akan dilaksanakan pada tahun mendatang akan ditentukan melalui forum musyawarah tersebut.
Kolaborasi antara perusahaan dan Forum TJSL dilakukan secara bertahap, mulai dari tingkat desa hingga tingkat kabupaten.
Pendekatan ini dinilai mampu memperkuat transparansi, akuntabilitas, serta efektivitas penggunaan dana CSR dalam mendukung pembangunan daerah.
Peran CSR Dinilai Strategis Bagi Pembangunan Daerah
Di tengah meningkatnya kebutuhan pembangunan daerah, dana CSR dinilai menjadi salah satu solusi strategis untuk mendukung pembiayaan pembangunan.
Dengan pengelolaan yang tepat, dana CSR dapat membantu membiayai berbagai program penting seperti pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan masyarakat.
Pemanfaatan CSR yang terarah juga diyakini mampu memperkuat hubungan antara perusahaan dan masyarakat sekitar, sekaligus meningkatkan dampak positif keberadaan perusahaan di wilayah Penajam Paser Utara.
FAQ
Apa itu dana CSR atau TJSL?
Dana CSR atau TJSL adalah dana tanggung jawab sosial dan lingkungan dari perusahaan yang digunakan untuk mendukung pembangunan masyarakat dan lingkungan sekitar wilayah operasional perusahaan.
Mengapa dana CSR penting bagi daerah?
Dana CSR penting karena dapat menjadi sumber alternatif pembiayaan pembangunan, terutama ketika anggaran daerah terbatas.
Bagaimana cara Pemkab PPU mengelola dana CSR?
Pemkab PPU mengelola dana CSR melalui Forum TJSL, musyawarah program, serta penguatan regulasi agar program lebih terarah dan transparan.
Apa tujuan utama pemanfaatan dana CSR di PPU?
Tujuannya adalah mendukung pembangunan daerah sesuai kebutuhan masyarakat serta mencegah tumpang tindih dengan program APBD.
Apakah perusahaan wajib memberikan CSR?
Perusahaan diwajibkan menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
