Berita BorneoTribun: Galaxy S26 Ultra hari ini

CSS/JS FIT

CSS IKLAN

IKLAN - Scroll ke bawah untuk membaca berita
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.
Tampilkan postingan dengan label Galaxy S26 Ultra. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Galaxy S26 Ultra. Tampilkan semua postingan

Selasa, 12 Mei 2026

Apple Dikabarkan Kembangkan “Spatial iPhone” dengan Layar Holografik 3D

Apple dikabarkan mengembangkan spatial iPhone dengan layar holografik 3D tanpa kacamata bersama teknologi baru dari Samsung.
Apple dikabarkan mengembangkan spatial iPhone dengan layar holografik 3D tanpa kacamata bersama teknologi baru dari Samsung.

JAKARTA - Apple dikabarkan tengah mengembangkan konsep “spatial iPhone” dengan layar holografik 3D tanpa kacamata. Informasi itu muncul dari bocoran insider Schrödinger yang menyebut Samsung ikut mengembangkan teknologi layar tersebut melalui proyek berkode MH1 atau H1.

Menurut laporan yang beredar di rantai pasok industri, teknologi itu menggabungkan sistem pelacakan mata dengan mekanisme pengalihan cahaya agar gambar dapat terlihat tiga dimensi dari berbagai sudut tanpa membutuhkan perangkat tambahan.

Panel AMOLED disebut memiliki lapisan holografik berstruktur nano yang membuat objek tampak melayang di atas permukaan layar. Pengguna juga diklaim bisa melihat objek dari sisi berbeda saat smartphone dimiringkan.

Schrödinger menyebut layar tersebut tetap mempertahankan resolusi penuh 4K dalam mode normal. Lapisan holografik hanya aktif saat menampilkan konten tertentu sehingga kualitas gambar tidak menurun seperti teknologi layar 3D generasi lama.

Samsung sebenarnya sudah lama meneliti teknologi serupa. Pada 2020, Samsung bersama lembaga riset SAIT menerbitkan studi di jurnal Nature Communications mengenai sistem pencahayaan yang memperluas sudut pandang video holografik.

Kala itu, mereka juga memperlihatkan prototipe perangkat setebal sekitar satu sentimeter yang mampu menampilkan gambar 4K pada 30 frame per detik.

Schrödinger mengatakan proyek tersebut masih berada dalam tahap awal pengembangan. Karena itu, perangkat komersial dengan teknologi layar holografik diperkirakan belum akan hadir sebelum 2030.

Apple sendiri diketahui telah lama menaruh minat pada teknologi layar 3D tanpa kacamata. Perusahaan itu mengajukan paten terkait sejak 2008 dan kembali mendapatkan paten untuk perangkat holografik interaktif pada 2014.

Kepala divisi hardware Apple, John Ternus, sebelumnya juga sempat menyebut bahwa penyatuan dunia digital dan fisik merupakan sesuatu yang tidak terhindarkan.

Jika teknologi ini berhasil dikembangkan, Apple dan Samsung berpotensi membuka era baru smartphone dengan pengalaman visual imersif tanpa headset tambahan.

Meski begitu, hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari kedua perusahaan terkait perangkat “spatial iPhone” maupun jadwal peluncurannya.

IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.
IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.