Berita BorneoTribun: Gemini hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Gemini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gemini. Tampilkan semua postingan

Selasa, 07 Oktober 2025

Google Siap Gantikan Asisten Lama dengan Gemini, Sekaligus Rilis Smart Speaker Baru Tahun 2026

Gambar smart speaker Google Home baru dengan cincin cahaya LED dan dukungan AI Gemini
Gambar smart speaker Google Home baru dengan cincin cahaya LED dan dukungan AI Gemini.

JAKARTA - Google resmi mengumumkan pembaruan besar untuk ekosistem perangkat pintarnya. Mulai tahun 2026, seluruh perangkat Google Home dan Nest akan beralih dari Google Assistant ke sistem kecerdasan buatan baru bernama Gemini. 

Tak hanya itu, raksasa teknologi asal California ini juga bersiap meluncurkan smart speaker generasi terbaru Google Home dengan fitur berbasis AI dan suara 360 derajat.

Gemini akan menjadi otak utama untuk seluruh perangkat pintar Google yang telah dirilis dalam 10 tahun terakhir. 

Artinya, bahkan pemilik perangkat lawas seperti Google Home 2016 atau Nest Hub generasi pertama tetap bisa mencoba teknologi ini melalui program Early Access. 

Pembaruan ini berlaku untuk speaker, smart display, kamera, hingga bel pintu pintar milik Google.

Menurut keterangan resmi perusahaan, Gemini dirancang untuk memahami bahasa manusia secara lebih alami dan kontekstual. 

“Dengan Gemini, pengguna dapat berbicara secara bebas tanpa harus mengulang kata kunci atau frasa tertentu,” ungkap juru bicara Google dalam blog resminya.

AI ini juga mampu memberikan rekomendasi musik hanya berdasarkan deskripsi pengguna misalnya, “putar lagu yang cocok untuk bersantai sore hari.”

Salah satu fitur unggulan yang banyak ditunggu adalah Gemini Live Mode, yang memungkinkan pengguna berbicara langsung dengan perangkat tanpa perlu mengucapkan “Oke Google” terlebih dahulu. 

Namun, fitur eksklusif ini hanya tersedia melalui paket berbayar Google Home Premium, dengan biaya langganan mulai dari 10 dolar AS per bulan atau sekitar Rp160 ribu.

Selain itu, Google juga memperkenalkan smart speaker baru dengan desain yang lebih modern dan responsif. 

Perangkat ini akan dibekali chip khusus AI, dilengkapi cincin cahaya LED untuk menampilkan respons visual saat mendengar perintah suara, serta sistem audio 360 derajat untuk pengalaman mendengarkan yang lebih imersif. 

Pengguna juga bisa mengelompokkan beberapa speaker menjadi satu sistem suara yang terhubung dengan Google TV, menciptakan suasana layaknya bioskop di rumah.

Smart speaker terbaru Google Home ini dijadwalkan rilis global pada musim semi 2026 dengan harga sekitar 100 dolar AS atau setara Rp1,6 juta. 

Langkah ini menandai babak baru bagi Google dalam mengintegrasikan AI ke kehidupan sehari-hari pengguna. 

Dengan kemampuan Gemini yang lebih cerdas dan interaktif, Google berupaya menegaskan posisinya sebagai pemimpin di dunia perangkat rumah pintar bersaing langsung dengan Amazon Alexa dan Apple HomePod.

Jika pembaruan berjalan lancar, bukan tidak mungkin sistem Gemini juga akan hadir di perangkat Android dan ChromeOS di masa depan, menggantikan peran Google Assistant secara menyeluruh.

Sabtu, 10 Februari 2024

Bard Berganti Nama Jadi Gemini, Chatbot AI Terbaru dari Google

Bard Berganti Nama Jadi Gemini, Chatbot AI Terbaru dari Google
Ilustrasi Google Gemini (ANTARA/Blog Google)
JAKARTA - Google telah mengubah nama platform chatbot kecerdasan buatan (AI) miliknya, Bard menjadi Gemini, menjadi keluarga model AI tercanggih dari perusahaan tersebut.

"Misi kami dengan Bard selalu memberikan akses langsung ke model kecerdasan buatan kami, dan Gemini mewakili keluarga model paling canggih kami. Untuk mencerminkan ini, Bard sekarang akan dikenal sebagai Gemini," kata Wakil Presiden dan General Manager Gemini experiences dan Google Assistant Sissie Hsiao dalam postingan blog Google, Kamis (8/2).

Gemini menawarkan pengguna kemampuan untuk berinteraksi dengan model Pro 1.0 dalam lebih dari 40 bahasa di lebih dari 230 negara.

Google memperkenalkan dua fitur baru, Gemini Advanced dan Gemini untuk seluler, yang menjanjikan peningkatan kolaborasi dengan puncak kemampuan kecerdasan buatan Google.

Google memperkenalkan Gemini Advanced, pengalaman baru yang memberi pengguna akses ke Ultra 1.0, model kecerdasan buatan terbesar dan paling canggih dari perusahaan.

"Dalam evaluasi buta, Gemini Advanced dengan Ultra 1.0 muncul sebagai chatbot yang lebih disukai, model ini unggul dalam tugas-tugas kompleks," kata Hsiao.

"Dengan model Ultra 1.0, Gemini Advanced diklaim lebih mampu dalam tugas yang sangat kompleks seperti coding, penalaran logis, mengikuti instruksi rumit, dan berkolaborasi pada proyek kreatif," tambahnya.

Gemini Advanced tidak hanya memungkinkan pengguna untuk memiliki percakapan yang lebih panjang dan lebih rinci, tetapi juga lebih memahami konteks dari prompt sebelumnya.

Gemini Advanced berfungsi sebagai tutor pribadi, menciptakan instruksi langkah demi langkah dan diskusi interaktif yang disesuaikan dengan gaya pembelajaran pengguna.

"Fitur ini juga diklaim unggul dalam skenario coding tingkat lanjut, memberikan dukungan untuk ide dan evaluasi pendekatan coding yang berbeda. Selain itu, pencipta digital mendapat manfaat dari kemampuannya dalam generasi konten, analisis tren, dan strategi menjangkau audiens," jelas Hsiao.

Gemini Advanced tersedia di lebih dari 150 negara dan wilayah dalam bahasa Inggris dan akan diperluas ke banyak bahasa seiring berjalannya waktu.

Ini merupakan bagian dari Google One AI Premium Plan yang baru, dengan harga 19,99 dolar AS (Rp312 ribu) per bulan, dimulai dengan uji coba dua bulan tanpa biaya.

Pelanggan mendapatkan akses ke kemampuan multimodal yang diperluas, fitur coding interaktif, dan analisis data yang lebih mendalam. Pelanggan AI Premium juga akan segera dapat menggunakan Gemini di Gmail, Docs, Slides, Sheets, dan lainnya.

Selain itu, Google mengumumkan bahwa Gemini juga akan dengan mudah digunakan di ponsel pintar.

"Kami mendengar bahwa Anda ingin cara yang lebih mudah untuk mengakses Gemini di ponsel Anda. Jadi hari ini kami mulai meluncurkan pengalaman seluler baru untuk Gemini dan Gemini Advanced dengan aplikasi baru di Android dan di aplikasi Google di iOS," kata Hsiao.

Dengan Gemini di ponsel, pengguna dapat mengetik, berbicara, atau menambahkan gambar untuk mendapatkan bantuan dalam berbagai tugas, seperti mencari petunjuk, menghasilkan gambar kustom, atau menulis pesan teks sulit.

Di Android, Gemini adalah jenis asisten baru yang menggunakan kecerdasan buatan generatif untuk membantu pengguna menyelesaikan tugas.

Jika mengunduh aplikasi Gemini atau mengaktifkannya melalui Google Assistant, pengguna akan dapat mengaksesnya dari aplikasi atau dari tempat lain di mana pengguna biasanya mengaktifkan Google Assistant, seperti menekan tombol daya, menggeser sudut pada ponsel tertentu, atau mengatakan "Hai Google".

Banyak fitur suara Google Assistant akan tersedia melalui aplikasi Gemini, termasuk pengaturan timer, melakukan panggilan, dan mengendalikan perangkat rumah pintar.

Di iOS, tak lama lagi Google akan meluncurkan akses ke Gemini langsung dari aplikasi Google.

Gemini sedang diperkenalkan di ponsel Android dan iOS di Amerika Serikat dalam bahasa Inggris, dengan peluncuran penuh dalam beberapa minggu ke depan.

Pengguna akan dapat mengaksesnya di lebih banyak lokasi dalam bahasa Inggris, Jepang, dan Korea, dengan lebih banyak negara dan bahasa yang akan segera menyusul.

Oleh: Antara/Fathur Rochman
Editor: Yakop