Berita BorneoTribun: Imlek 2577 hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Imlek 2577. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Imlek 2577. Tampilkan semua postingan

Rabu, 04 Maret 2026

Foto Ribuan Warga Padati Festival Cap Go Meh 2026, Tegaskan Singkawang Kota Toleransi

Singkawang Kukuhkan Status Kota Toleransi Lewat Imlek 2577 dan Cap Go Meh 2026
Perayaan Imlek 2577 dan Festival Cap Go Meh 2026 di Singkawang berlangsung meriah dengan parade Tatung, dihadiri pejabat nasional, memperkuat citra kota toleransi dan mendorong pariwisata Kalimantan Barat. [Foto kalbarprov.go.id]

Singkawang Kukuhkan Status Kota Toleransi Lewat Imlek 2577 dan Cap Go Meh 2026

Singkawang, Kalbar -- Singkawang kembali menegaskan reputasinya sebagai kota toleransi di Indonesia melalui perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili dan Festival Cap Go Meh 2026 yang digelar meriah di pusat Kota Singkawang, Kalimantan Barat, Selasa (3/3/2026). 

Ribuan warga serta sejumlah pejabat tinggi negara hadir menyaksikan pembukaan yang ditandai dengan pemukulan Loku sebagai simbol dimulainya rangkaian perayaan budaya terbesar di Kalimantan Barat.

Foto Ribuan Warga Padati Festival Cap Go Meh 2026, Tegaskan Singkawang Kota Toleransi
Perayaan Imlek 2577 dan Festival Cap Go Meh 2026 di Singkawang berlangsung meriah dengan parade Tatung, dihadiri pejabat nasional, memperkuat citra kota toleransi dan mendorong pariwisata Kalimantan Barat. [Foto kalbarprov.go.id]

Sebanyak 722 peserta ambil bagian dalam arak-arakan budaya, mulai dari parade naga, barongsai, Tatung, hingga kendaraan hias yang memenuhi ruas jalan utama kota. Kehadiran wisatawan domestik dan mancanegara semakin menguatkan posisi Singkawang sebagai destinasi unggulan pariwisata budaya nasional.

Dihadiri Tokoh Nasional dan Duta Besar

Foto Ribuan Warga Padati Festival Cap Go Meh 2026, Tegaskan Singkawang Kota Toleransi
Perayaan Imlek 2577 dan Festival Cap Go Meh 2026 di Singkawang berlangsung meriah dengan parade Tatung, dihadiri pejabat nasional, memperkuat citra kota toleransi dan mendorong pariwisata Kalimantan Barat. [Foto kalbarprov.go.id]

Perayaan ini turut dihadiri Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang, Wakil Ketua MPR RI Bambang Wuryanto, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, serta Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok dan Duta Besar Seychelles untuk Indonesia.

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menyampaikan bahwa kehadiran para tokoh nasional mencerminkan sinergi kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya bangsa.

Makna Simbol Kuda Api di Tahun 2577 Kongzili

Foto Ribuan Warga Padati Festival Cap Go Meh 2026, Tegaskan Singkawang Kota Toleransi
Perayaan Imlek 2577 dan Festival Cap Go Meh 2026 di Singkawang berlangsung meriah dengan parade Tatung, dihadiri pejabat nasional, memperkuat citra kota toleransi dan mendorong pariwisata Kalimantan Barat. [Foto kalbarprov.go.id]

Dalam sambutannya, Ria Norsan mengajak masyarakat memaknai simbol Kuda Api yang menaungi tahun ini. Kuda melambangkan kerja keras, ketangguhan, dan kecepatan, sementara api mencerminkan energi, keberanian, serta semangat menghadapi tantangan zaman.

Momentum ini terasa semakin istimewa karena bertepatan dengan bulan suci Ramadan. Lampion Imlek yang menerangi malam kota berpadu dengan suasana ibadah Ramadan, menghadirkan harmoni yang memperlihatkan wajah toleransi Kalimantan Barat.

Foto Ribuan Warga Padati Festival Cap Go Meh 2026, Tegaskan Singkawang Kota Toleransi
Perayaan Imlek 2577 dan Festival Cap Go Meh 2026 di Singkawang berlangsung meriah dengan parade Tatung, dihadiri pejabat nasional, memperkuat citra kota toleransi dan mendorong pariwisata Kalimantan Barat. [Foto kalbarprov.go.id]

Menurutnya, perbedaan bukanlah pemisah, melainkan kekuatan untuk mempererat persatuan dan membangun daerah yang lebih maju serta sejahtera.

Parade Tatung dan Warisan Budaya Dunia

Foto Ribuan Warga Padati Festival Cap Go Meh 2026, Tegaskan Singkawang Kota Toleransi
Perayaan Imlek 2577 dan Festival Cap Go Meh 2026 di Singkawang berlangsung meriah dengan parade Tatung, dihadiri pejabat nasional, memperkuat citra kota toleransi dan mendorong pariwisata Kalimantan Barat. [Foto kalbarprov.go.id]

Puncak Festival Cap Go Meh Singkawang ditandai dengan parade Tatung, tradisi spiritual yang telah diwariskan lintas generasi. Ritual ini menjadi daya tarik utama wisatawan sekaligus simbol keberanian dan keyakinan budaya masyarakat Tionghoa di Kalimantan Barat.

Festival Cap Go Meh Singkawang kini telah masuk dalam program Kharisma Event Nusantara Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, menegaskan perannya sebagai agenda nasional yang mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Harmoni Sosial Dorong Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi

Foto Ribuan Warga Padati Festival Cap Go Meh 2026, Tegaskan Singkawang Kota Toleransi
Perayaan Imlek 2577 dan Festival Cap Go Meh 2026 di Singkawang berlangsung meriah dengan parade Tatung, dihadiri pejabat nasional, memperkuat citra kota toleransi dan mendorong pariwisata Kalimantan Barat. [Foto kalbarprov.go.id]
Foto Ribuan Warga Padati Festival Cap Go Meh 2026, Tegaskan Singkawang Kota Toleransi
Perayaan Imlek 2577 dan Festival Cap Go Meh 2026 di Singkawang berlangsung meriah dengan parade Tatung, dihadiri pejabat nasional, memperkuat citra kota toleransi dan mendorong pariwisata Kalimantan Barat. [Foto kalbarprov.go.id]

Wakil Ketua MPR RI Bambang Wuryanto menegaskan bahwa perayaan ini bukan sekadar pergantian tahun lunar, tetapi refleksi sejarah panjang Singkawang sebagai ruang perjumpaan budaya sejak abad ke-18.

Ia juga mengapresiasi kontribusi Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid dalam membuka ruang pengakuan Hari Raya Imlek sebagai bagian dari identitas nasional.

Sementara itu, Agus Harimurti Yudhoyono menyebut Singkawang sebagai etalase keberagaman Indonesia yang mampu menjadikan perbedaan sebagai kekuatan nasional, terutama di tengah dinamika geopolitik global saat ini.

Foto Ribuan Warga Padati Festival Cap Go Meh 2026, Tegaskan Singkawang Kota Toleransi
Perayaan Imlek 2577 dan Festival Cap Go Meh 2026 di Singkawang berlangsung meriah dengan parade Tatung, dihadiri pejabat nasional, memperkuat citra kota toleransi dan mendorong pariwisata Kalimantan Barat. [Foto kalbarprov.go.id]

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berkomitmen memperkuat infrastruktur strategis dan konektivitas antarwilayah guna mendukung sektor pariwisata serta menarik investasi. Harmoni sosial dinilai menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Perayaan bertema Harmoni Imlek Nusantara ini diharapkan semakin mengukuhkan Singkawang sebagai kota modern yang tetap berakar kuat pada nilai budaya dan toleransi.

Foto Ribuan Warga Padati Festival Cap Go Meh 2026, Tegaskan Singkawang Kota Toleransi
Perayaan Imlek 2577 dan Festival Cap Go Meh 2026 di Singkawang berlangsung meriah dengan parade Tatung, dihadiri pejabat nasional, memperkuat citra kota toleransi dan mendorong pariwisata Kalimantan Barat. [Foto kalbarprov.go.id]
Foto Ribuan Warga Padati Festival Cap Go Meh 2026, Tegaskan Singkawang Kota Toleransi
Perayaan Imlek 2577 dan Festival Cap Go Meh 2026 di Singkawang berlangsung meriah dengan parade Tatung, dihadiri pejabat nasional, memperkuat citra kota toleransi dan mendorong pariwisata Kalimantan Barat. [Foto kalbarprov.go.id]

FAQ Seputar Imlek 2577 dan Cap Go Meh Singkawang 2026

1. Kapan perayaan Imlek 2577 dan Cap Go Meh digelar di Singkawang?
Perayaan berlangsung pada 3 Maret 2026 dengan rangkaian acara budaya hingga puncak parade Tatung.

2. Apa daya tarik utama Cap Go Meh Singkawang?
Parade Tatung, arak-arakan naga dan barongsai, serta kendaraan hias yang melibatkan ratusan peserta.

3. Mengapa Singkawang disebut kota toleransi?
Karena masyarakat Tionghoa, Melayu, dan Dayak hidup berdampingan harmonis sejak ratusan tahun lalu.

4. Apakah acara ini berdampak pada ekonomi daerah?
Ya, festival ini mendorong pariwisata, UMKM, investasi, dan pertumbuhan ekonomi lokal.

Foto Ribuan Warga Padati Festival Cap Go Meh 2026, Tegaskan Singkawang Kota Toleransi
Perayaan Imlek 2577 dan Festival Cap Go Meh 2026 di Singkawang berlangsung meriah dengan parade Tatung, dihadiri pejabat nasional, memperkuat citra kota toleransi dan mendorong pariwisata Kalimantan Barat. [Foto kalbarprov.go.id]
Foto Ribuan Warga Padati Festival Cap Go Meh 2026, Tegaskan Singkawang Kota Toleransi
Perayaan Imlek 2577 dan Festival Cap Go Meh 2026 di Singkawang berlangsung meriah dengan parade Tatung, dihadiri pejabat nasional, memperkuat citra kota toleransi dan mendorong pariwisata Kalimantan Barat. [Foto kalbarprov.go.id]

Senin, 02 Maret 2026

Energi Positif Tahun Kuda Api untuk Indonesia Lebih Sejahtera

AHY Tegaskan Harmoni Imlek Nusantara Perkuat Identitas Indonesia Majemuk
AHY sebut Harmoni Imlek Nusantara tegaskan Indonesia negara majemuk. Festival Imlek Nasional 2026 di Lapangan Banteng jadi simbol toleransi, persatuan, dan keberagaman budaya.

AHY Tegaskan Harmoni Imlek Nusantara Perkuat Identitas Indonesia Majemuk

JAKARTA -- Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, menilai perayaan bertajuk Harmoni Imlek Nusantara semakin mempertegas posisi Indonesia sebagai negara majemuk yang menghargai perbedaan. 

Hal itu disampaikan usai menghadiri Puncak Perayaan Imlek 2577 Kongzili yang digelar di Lapangan Banteng, Sabtu malam.

Dalam suasana penuh warna dan semangat kebersamaan, AHY menyebut perayaan ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi pesan kuat bahwa Indonesia berdiri di atas keberagaman yang dirawat bersama.

Indonesia Rayakan Perbedaan dalam Satu Harmoni

Menurut AHY, perayaan Harmoni Imlek Nusantara menjadi bukti nyata bahwa Indonesia menghormati setiap identitas, termasuk warga Tionghoa yang telah lama menjadi bagian penting dari perjalanan bangsa.

Ia hadir mengenakan pakaian tradisional Tionghoa Changshan bernuansa merah hati. Kehadirannya sekaligus menjadi simbol penghormatan dan kedekatan pemerintah terhadap seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang latar belakang budaya maupun agama.

“Toleransi ini terus hidup di Indonesia,” ungkapnya. Tahun ini terasa semakin istimewa karena perayaan Imlek bertepatan dengan bulan suci Ramadhan. Bagi umat Islam yang sedang menjalankan ibadah puasa, momentum tersebut menjadi gambaran nyata bagaimana perbedaan dapat berjalan beriringan dalam suasana damai.

Ia menilai, kondisi seperti ini jarang ditemukan di negara lain. Di Indonesia, setiap identitas dirayakan bersama, bukan dipertentangkan.

Festival Imlek Nasional 2026 Angkat Keberagaman

Festival Tahun Baru Imlek Nasional 2026 dikemas sebagai ruang bersama bagi seluruh rakyat Indonesia. 

Perayaan ini tidak hanya diposisikan sebagai milik komunitas Tionghoa, melainkan menjadi panggung kebudayaan yang menampilkan keberagaman nusantara melalui seni, tradisi, hingga kuliner.

Di Lapangan Banteng, masyarakat disuguhkan berbagai pertunjukan mulai dari komunitas taichi, silat, wingchun, hingga wushu. 

Atraksi barongsai yang enerjik memukau pengunjung dari berbagai kalangan usia. Tak kalah menarik, pertunjukan drone membentuk ragam visual kreatif di langit Jakarta, menghadirkan pengalaman modern yang berpadu dengan tradisi.

Kehadiran ribuan warga menunjukkan antusiasme tinggi terhadap perayaan yang mengusung semangat persatuan tersebut.

Energi Tahun Kuda Api untuk Transformasi Indonesia

Dalam kesempatan itu, AHY juga menyampaikan harapannya agar Tahun Kuda Api 2577 Kongzili menjadi momentum transformasi bagi Indonesia. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga energi positif dan semangat membangun bangsa.

Menurutnya, kemajuan dan kesejahteraan Indonesia tidak hanya bertumpu pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga pada kekuatan persatuan sosial dan harmoni antarbudaya.

Semangat kebersamaan yang terpancar dalam Harmoni Imlek Nusantara diharapkan dapat menjadi fondasi kuat menuju Indonesia yang semakin maju dan sejahtera di masa depan.

Digelar di Berbagai Kota hingga Cap Gomeh

Perayaan Harmoni Imlek Nusantara tidak hanya berlangsung di Jakarta. Sejumlah kota seperti Palembang, Singkawang, Medan, Manado, Makassar, hingga Pontianak turut menggelar rangkaian acara hingga Cap Gomeh.

Di berbagai daerah tersebut, perayaan dimeriahkan festival lampion, bazar kuliner khas, serta pertunjukan barongsai yang menjadi daya tarik wisata budaya. 

Singkawang bahkan dikenal sebagai salah satu pusat perayaan Cap Gomeh terbesar di Indonesia, yang rutin menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Momentum ini tidak hanya memperkuat identitas budaya, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi pelaku UMKM dan sektor pariwisata lokal.

Imlek dan Ramadhan Simbol Toleransi Indonesia

Perpaduan perayaan Imlek dan Ramadhan pada tahun ini menjadi simbol kuat toleransi Indonesia. Masyarakat dari latar belakang berbeda dapat menjalankan ibadah dan tradisi masing-masing dalam suasana saling menghormati.

Fenomena ini memperlihatkan bahwa keberagaman bukan sekadar slogan, melainkan praktik nyata dalam kehidupan sehari-hari. 

Indonesia kembali menunjukkan kepada dunia bahwa harmoni sosial dapat terwujud melalui dialog, penghormatan, dan partisipasi bersama.

Bagi Anda sebagai pembaca, momen ini menjadi pengingat bahwa persatuan bukan sesuatu yang hadir begitu saja. Ia perlu dirawat, dijaga, dan dirayakan bersama.

FAQ Seputar Harmoni Imlek Nusantara

Apa itu Harmoni Imlek Nusantara?
Harmoni Imlek Nusantara adalah perayaan Tahun Baru Imlek Nasional yang mengusung semangat persatuan, keberagaman, dan toleransi di Indonesia.

Di mana puncak perayaan Imlek 2577 digelar?
Puncak perayaan digelar di Lapangan Banteng, Jakarta.

Apa yang membuat Imlek 2577 spesial?
Tahun ini perayaan Imlek bertepatan dengan bulan suci Ramadhan, sehingga menjadi simbol kuat toleransi antarumat beragama di Indonesia.

Kota mana saja yang ikut merayakan?
Selain Jakarta, perayaan juga berlangsung di Palembang, Singkawang, Medan, Manado, Makassar, dan Pontianak hingga Cap Gomeh.

Apa harapan pemerintah di Tahun Kuda Api?
Pemerintah berharap Indonesia terus bertransformasi menjadi negara yang lebih maju, sejahtera, dan harmonis.