Iklan Tutup X
Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan

Rabu, 29 April 2026

Gejolak Global Tekan APBN, Pendidikan Jarak Jauh Kembali Jadi Opsi Efisiensi

Gejolak global dan lonjakan harga energi mendorong efisiensi anggaran negara, termasuk penerapan PJJ bagi mahasiswa sebagai strategi menjaga stabilitas fiskal. Foto Ketua PP Pergunu, Dr. Romi Siswanto, M.Si.
Gejolak global dan lonjakan harga energi mendorong efisiensi anggaran negara, termasuk penerapan PJJ bagi mahasiswa sebagai strategi menjaga stabilitas fiskal. Foto Ketua PP Pergunu, Dr. Romi Siswanto, M.Si.

PONTIANAK - Ketegangan geopolitik di Timur Tengah tidak lagi dipandang sebagai konflik regional semata. Dampaknya menjalar hingga ke sektor energi, pangan, hingga kebijakan fiskal banyak negara, termasuk Indonesia. Konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel memicu ketidakpastian global yang berimbas langsung pada harga energi dan stabilitas ekonomi dunia.

Sejumlah proyeksi ekonomi internasional memperkirakan lonjakan harga energi global pada 2026. Harga minyak mentah jenis Brent diprediksi berada di kisaran 86 dolar AS per barel atau sekitar Rp1,4 juta per barel (kurs asumsi Rp16.500 per dolar AS). Bahkan dalam skenario konflik yang berkepanjangan, harga dapat melonjak hingga 115 dolar AS per barel atau setara sekitar Rp1,9 juta per barel.

Tidak hanya energi, harga pupuk global diperkirakan meningkat hingga 31 persen. Kondisi tersebut berpotensi menekan sektor pertanian dan memperbesar risiko inflasi, terutama di negara berkembang yang masih bergantung pada impor bahan baku energi dan pangan.

Tekanan Global Dorong Lonjakan Beban Subsidi Energi

Indonesia turut merasakan tekanan akibat gejolak global tersebut. Ketergantungan terhadap energi impor membuat perubahan harga minyak dunia berdampak langsung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Pemerintah Indonesia telah mengalokasikan anggaran subsidi dan kompensasi energi sekitar Rp381,3 triliun pada 2026. Anggaran tersebut disusun dengan asumsi harga minyak mentah Indonesia sekitar Rp1,15 juta per barel (setara 70 dolar AS).

Namun, jika konflik global terus berlanjut dan harga energi meningkat, kebutuhan subsidi energi berpotensi bertambah hingga sekitar Rp97,3 triliun (konversi dari 5,9 miliar dolar AS). Kondisi ini mempersempit ruang fiskal dan memaksa pemerintah melakukan langkah efisiensi pada berbagai sektor.

Selain subsidi energi, tekanan juga terlihat pada nilai tukar rupiah. Pada Maret 2026, rupiah tercatat berada di kisaran Rp16.958 per dolar AS, dipengaruhi sentimen global yang cenderung menghindari risiko akibat konflik geopolitik.

Efisiensi Anggaran Sentuh Dunia Pendidikan Tinggi

Situasi fiskal yang ketat mendorong pemerintah menyesuaikan kebijakan di sektor pendidikan tinggi. Salah satu langkah yang ditempuh adalah memberi ruang bagi perguruan tinggi untuk menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) secara terbatas.

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi menerbitkan Surat Edaran Nomor 2 Tahun 2026 yang membuka peluang pelaksanaan PJJ bagi mahasiswa semester lima ke atas serta mahasiswa pascasarjana.

Pendekatan ini dipandang rasional karena mahasiswa tingkat lanjut dinilai telah memiliki dasar akademik yang lebih kuat. Mata kuliah berbasis teori, seminar, dan diskusi dinilai lebih memungkinkan dilakukan secara daring.

Namun, kegiatan yang membutuhkan praktik langsung seperti laboratorium, bengkel, klinik, maupun studio tetap harus dilaksanakan secara tatap muka guna menjaga kualitas pembelajaran.

Belajar Dari Pengalaman Pandemi Covid-19

Penerapan pembelajaran jarak jauh bukan hal baru bagi Indonesia. Pengalaman selama pandemi Covid-19 menjadi pelajaran penting tentang tantangan pendidikan daring.

Pada masa tersebut, banyak institusi pendidikan melakukan pembelajaran daring secara darurat tanpa perencanaan pedagogi yang matang. Proses belajar kerap berubah menjadi sekadar pemberian tugas tanpa interaksi bermakna antara dosen dan mahasiswa.

Sejumlah laporan internasional menunjukkan dampak serius terhadap capaian belajar. Indonesia tercatat mengalami penurunan kemampuan literasi hingga 40 persen dan numerasi hingga 56 persen selama masa pembelajaran jarak jauh darurat.

Kondisi tersebut menjadi pengingat bahwa PJJ membutuhkan sistem yang dirancang khusus, bukan sekadar memindahkan kelas tatap muka ke platform video daring.

Mutu Pendidikan Jadi Penentu Keberhasilan PJJ

Implementasi PJJ tidak dapat dilakukan secara instan. Perguruan tinggi harus memastikan kesiapan kurikulum, materi digital, metode evaluasi, serta interaksi pembelajaran yang efektif.

Setiap mata kuliah daring perlu dilengkapi dengan bahan ajar digital, forum diskusi, asesmen berbasis proyek, serta umpan balik yang terukur. Tanpa komponen tersebut, risiko penurunan kualitas pembelajaran menjadi sangat besar.

Regulasi nasional sebenarnya telah memberi dasar hukum bagi pelaksanaan PJJ. Aturan tersebut memungkinkan perguruan tinggi menyelenggarakan pembelajaran daring hingga 50 persen dari total beban studi tanpa izin khusus, selama mendapat persetujuan senat akademik.

Dengan kata lain, PJJ merupakan sistem pendidikan yang kompleks, bukan sekadar pilihan teknis untuk menghemat biaya operasional kampus.

Peran Pengalaman Nasional Dalam Pengembangan PJJ

Indonesia memiliki pengalaman panjang dalam pendidikan jarak jauh melalui Universitas Terbuka. Model pembelajaran yang telah berjalan selama puluhan tahun menunjukkan bahwa PJJ dapat menjadi solusi perluasan akses pendidikan tinggi.

Keberhasilan tersebut menegaskan bahwa transformasi digital pendidikan membutuhkan sistem yang terintegrasi, mulai dari kurikulum hingga evaluasi pembelajaran.

Langkah efisiensi fiskal akibat tekanan global memang tidak dapat dihindari. Namun, kebijakan tersebut perlu dijalankan secara hati-hati agar tidak mengorbankan mutu pendidikan.

PJJ Dipandang Sebagai Strategi Jangka Panjang

Kondisi global yang tidak menentu mendorong banyak negara menata ulang prioritas belanja publik. Dalam konteks Indonesia, pendidikan tetap menjadi sektor strategis yang harus dijaga kualitasnya.

Pembelajaran jarak jauh dapat menjadi solusi jangka panjang jika dirancang sebagai bagian dari transformasi pendidikan, bukan sekadar kebijakan darurat.

Di tengah tekanan ekonomi global, menjaga mutu pendidikan tinggi menjadi investasi penting untuk mempertahankan daya saing nasional di masa depan.

FAQ

1. Mengapa konflik global memengaruhi pendidikan di Indonesia?
Konflik global memicu kenaikan harga energi dan subsidi, sehingga pemerintah perlu melakukan efisiensi anggaran termasuk di sektor pendidikan.

2. Siapa yang dapat mengikuti pembelajaran jarak jauh (PJJ)?
Mahasiswa semester lima ke atas dan mahasiswa pascasarjana berpotensi mengikuti PJJ, tergantung kebijakan perguruan tinggi.

3. Apakah semua mata kuliah bisa dilakukan secara daring?
Tidak. Mata kuliah praktik seperti laboratorium dan klinik tetap membutuhkan pembelajaran tatap muka.

4. Apa risiko terbesar dari PJJ yang tidak dirancang dengan baik?
Risiko utama adalah penurunan kualitas pembelajaran atau learning loss.

5. Apakah PJJ akan menjadi sistem pendidikan masa depan?
PJJ berpotensi menjadi bagian penting pendidikan masa depan jika didukung sistem dan teknologi yang memadai.

Sabtu, 04 April 2026

Jenazah Tiga Prajurit TNI Gugur Di Lebanon Tiba Di Indonesia

Tiga prajurit TNI gugur dalam misi UNIFIL di Lebanon, jenazah dipulangkan ke Indonesia dan mendapat penghormatan langsung dari Presiden Prabowo.
Tiga prajurit TNI gugur dalam misi UNIFIL di Lebanon, jenazah dipulangkan ke Indonesia dan mendapat penghormatan langsung dari Presiden Prabowo.

TANGERANG – Tiga prajurit terbaik TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian dunia bersama Pasukan Pemelihara Perdamaian PBB (UNIFIL) di Lebanon akhirnya dipulangkan ke Tanah Air.

Prosesi pemulangan jenazah berlangsung khidmat di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu malam. Ketiga jenazah diberangkatkan menuju kampung halaman masing-masing di Cimahi, Magelang, dan Kulon Progo.

Upacara militer dipimpin langsung oleh Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Maruli Simanjuntak.

Dua jenazah, yakni Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan dan Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon, diterbangkan menggunakan pesawat Super Hercules C-130J menuju Yogyakarta. Sementara itu, jenazah Mayor Inf. Anumerta Zulmi Aditya Iskandar diberangkatkan dengan pesawat CN-295 menuju Bandung.

Dari Yogyakarta, jenazah Serka Ichwan akan dibawa ke rumah duka di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Sedangkan Kopda Farizal akan disemayamkan di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Untuk Mayor Zulmi, jenazahnya langsung menuju rumah duka di Cimahi, Jawa Barat.

Presiden Dan SBY Hadiri Prosesi Penghormatan Terakhir

Dalam prosesi penuh haru tersebut, Presiden Prabowo Subianto turut hadir memberikan penghormatan terakhir kepada para prajurit.

Presiden juga secara langsung menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban, termasuk orang tua dan istri dari masing-masing prajurit.

Turut hadir pula Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono yang mengenakan baret biru khas pasukan perdamaian PBB. Kehadiran SBY menjadi simbol kedekatan emosional, mengingat dirinya pernah tergabung dalam misi perdamaian PBB di Bosnia Herzegovina pada 1995–1996.

Prosesi Singkat Namun Penuh Makna

Upacara militer berlangsung singkat namun penuh makna. Setelah penghormatan terakhir, ketiga peti jenazah langsung dimasukkan ke dalam pesawat untuk diberangkatkan ke daerah masing-masing.

Keluarga inti juga terlihat mengikuti seluruh rangkaian prosesi di Gedung VIP Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.

Persiapan Di Rumah Duka

Di rumah duka Mayor Zulmi di Cimahi, keluarga telah mempersiapkan segala kebutuhan untuk menyambut kedatangan jenazah.

Perwakilan keluarga, Risman Efendi, menyebut persiapan dilakukan sejak pagi, termasuk penataan ruang khusus untuk persemayaman.

“Kami menyiapkan ruang penyambutan di dalam rumah, termasuk meja untuk peti jenazah,” ujarnya.

Pengabdian Terakhir Untuk Bangsa

Kepergian ketiga prajurit ini menjadi duka mendalam bagi bangsa Indonesia. Mereka gugur dalam tugas mulia menjaga perdamaian dunia di bawah naungan PBB.

Pengorbanan mereka menjadi bukti nyata komitmen Indonesia dalam menjaga stabilitas global sekaligus menunjukkan profesionalisme prajurit TNI di kancah internasional.

FAQ 

1. Di mana para prajurit TNI gugur?
Mereka gugur saat menjalankan misi perdamaian UNIFIL di Lebanon.

2. Siapa saja prajurit yang gugur?
Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan, Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon, dan Mayor Inf. Anumerta Zulmi Aditya Iskandar.

3. Siapa yang memimpin upacara pemulangan jenazah?
Kepala Staf TNI AD, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.

4. Apakah Presiden hadir dalam prosesi?
Ya, Presiden Prabowo Subianto hadir dan memberikan penghormatan terakhir.

5. Ke mana jenazah dibawa?
Ke Magelang, Kulon Progo, dan Cimahi sesuai domisili keluarga.

Senin, 30 Maret 2026

Satu Prajurit TNI Gugur Di Lebanon, Indonesia Desak Investigasi

Indonesia kecam keras tewasnya personel UNIFIL di Lebanon dan desak investigasi transparan atas serangan di tengah konflik Timur Tengah yang memanas. (Gambar ilustrasi)
Indonesia kecam keras tewasnya personel UNIFIL di Lebanon dan desak investigasi transparan atas serangan di tengah konflik Timur Tengah yang memanas. (Gambar ilustrasi)

Pemerintah Indonesia secara tegas mengecam insiden tragis yang menewaskan satu personel Kontingen Garuda di misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon.

Kabar duka ini datang di tengah meningkatnya ketegangan konflik di kawasan Timur Tengah. Kementerian Luar Negeri RI (Kemlu) memastikan bahwa prajurit Indonesia tersebut gugur akibat serangan artileri di sekitar posisi pasukan UNIFIL di wilayah Adchit Al Qusayr, Lebanon selatan, pada Minggu (29/3) waktu setempat.

Dalam pernyataan resminya, Kemlu RI menegaskan sikap keras Indonesia terhadap insiden ini. “Indonesia mengecam keras insiden yang terjadi dan mendesak investigasi yang menyeluruh dan transparan,” tulis Kemlu.

Desakan Investigasi dan Perlindungan Pasukan Perdamaian

Pemerintah Indonesia tidak hanya menyampaikan kecaman, tetapi juga mendesak dilakukan penyelidikan penuh atas insiden yang menewaskan personel TNI tersebut. Hal ini penting untuk memastikan akuntabilitas serta mencegah kejadian serupa terulang.

Selain satu korban jiwa, Kemlu juga mengonfirmasi bahwa tiga personel lainnya mengalami luka-luka dalam serangan tersebut. Saat ini, mereka tengah mendapatkan perawatan medis intensif.

Pemerintah juga terus berkoordinasi dengan pihak UNIFIL guna memastikan proses pemulangan jenazah ke Indonesia berjalan lancar dan korban luka mendapatkan penanganan terbaik.

“Kami menyampaikan penghormatan tertinggi kepada personel yang gugur atas dedikasi dan jasanya bagi perdamaian dunia,” lanjut Kemlu.

Konflik Timur Tengah Makin Memanas

Insiden ini tidak terjadi dalam ruang hampa. Ketegangan di kawasan meningkat drastis setelah serangan militer yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari 2026.

Sebagai respons, Teheran melancarkan serangan balasan ke Israel serta beberapa pangkalan militer AS di kawasan tersebut. Konflik kemudian meluas ke Lebanon setelah kelompok bersenjata Hizbullah melakukan serangan ke target militer Israel.

Serangan balasan Israel dilaporkan telah menewaskan lebih dari 1.000 warga sipil Lebanon dan melukai ribuan lainnya. Situasi ini memperburuk kondisi keamanan, termasuk bagi pasukan penjaga perdamaian PBB.

Sikap Tegas Indonesia: Lindungi Kedaulatan dan Perdamaian

Indonesia kembali menegaskan posisinya untuk:

  • Menghormati kedaulatan Lebanon

  • Menghentikan serangan terhadap warga sipil

  • Menjamin keselamatan pasukan penjaga perdamaian PBB

“Serangan apapun terhadap pasukan perdamaian tidak dapat diterima dan merongrong upaya menjaga stabilitas global,” tegas Kemlu.

Sebagai negara yang aktif mengirimkan pasukan perdamaian, Indonesia memiliki komitmen kuat terhadap stabilitas internasional dan perlindungan personelnya di medan konflik.

FAQ (Pertanyaan yang Sering Dicari)

1. Apa itu UNIFIL?
UNIFIL adalah misi penjaga perdamaian PBB di Lebanon selatan yang bertugas menjaga stabilitas dan mencegah konflik antara Lebanon dan Israel.

2. Bagaimana kronologi kejadian?
Personel Indonesia gugur akibat tembakan artileri di sekitar markas UNIFIL di Lebanon selatan pada 29 Maret 2026.

3. Apakah ada korban lain?
Ya, tiga personel lainnya mengalami luka dan sedang dirawat.

4. Apa sikap Indonesia?
Indonesia mengecam keras dan meminta investigasi transparan serta perlindungan bagi pasukan perdamaian.

5. Apa dampak konflik ini secara global?
Konflik berpotensi memperluas ketegangan regional dan mengancam stabilitas internasional.

Minggu, 29 Maret 2026

SBY Kenang Juwono Sudarsono Sebagai Tokoh Penting Pertahanan RI

SBY dan Jusuf Kalla melayat Juwono Sudarsono di Kemhan. SBY kenang jasa besar almarhum dalam modernisasi pertahanan Indonesia.
SBY dan Jusuf Kalla melayat Juwono Sudarsono di Kemhan. SBY kenang jasa besar almarhum dalam modernisasi pertahanan Indonesia.

SBY Dan JK Melayat, Kenang Jasa Besar Juwono Sudarsono

Jakarta – Suasana duka menyelimuti Gedung Kementerian Pertahanan (Kemhan), Minggu (29/3/2026). Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY datang melayat ke persemayaman jenazah mantan Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono.

SBY tiba di lokasi sekitar pukul 10.10 WIB. Sebelumnya, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla sudah lebih dulu hadir sekitar pukul 09.30 WIB.

Kehadiran para tokoh nasional ini menunjukkan betapa besarnya penghormatan terhadap sosok Juwono Sudarsono yang dikenal sebagai salah satu pemikir pertahanan terbaik di Indonesia.

SBY: Kehilangan Putra Terbaik Bangsa

Dalam pernyataannya usai melayat, SBY menyampaikan rasa kehilangan mendalam. Ia menyebut almarhum sebagai tokoh penting yang punya kontribusi besar bagi negara.

“Kita kehilangan salah satu putra terbaik bangsa, almarhum Prof Dr Juwono Sudarsono. Saya mengenal almarhum secara pribadi,” ujar SBY.

Menurutnya, Juwono bukan hanya seorang pejabat, tetapi juga sosok intelektual yang berperan dalam membangun fondasi pertahanan modern Indonesia.

Peran Besar Dalam Modernisasi Pertahanan

SBY mengenang, selama menjabat sebagai Menteri Pertahanan, Juwono punya peran strategis dalam mendorong modernisasi kekuatan militer Indonesia.

Menariknya, Juwono berasal dari kalangan sipil—sesuatu yang saat itu dianggap membawa perspektif baru dalam dunia pertahanan.

SBY juga mengungkapkan salah satu gagasan besar yang lahir dari diskusi bersama Juwono, yakni pendirian Universitas Pertahanan.

“Salah satu yang kami pikirkan dulu dengan Pak Juwono dan kemudian dengan Pak Purnomo Yusgiantoro sebagai Menteri Pertahanan, bagaimana Indonesia memiliki Universitas Pertahanan,” kata SBY.

Gagasan ini kemudian menjadi tonggak penting dalam mencetak sumber daya manusia unggul di bidang pertahanan.

Sosok Cemerlang Dan Inspiratif

Di mata banyak kalangan, Juwono Sudarsono dikenal sebagai figur cerdas, tenang, dan punya wawasan luas, khususnya dalam isu strategis dan keamanan global.

Kepergiannya meninggalkan duka tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi bangsa Indonesia yang pernah merasakan kontribusinya secara nyata.

FAQ (Pertanyaan Umum)

1. Siapa Juwono Sudarsono?
Juwono Sudarsono adalah mantan Menteri Pertahanan Indonesia yang dikenal sebagai akademisi dan ahli pertahanan.

2. Kapan SBY melayat?
SBY melayat pada Minggu, 29 Maret 2026 sekitar pukul 10.10 WIB.

3. Siapa saja tokoh yang hadir?
Selain SBY, Jusuf Kalla juga hadir lebih dulu untuk melayat.

4. Apa kontribusi utama Juwono?
Ia berperan dalam modernisasi pertahanan dan penggagas Universitas Pertahanan.

5. Apa pesan SBY tentang Juwono?
SBY menyebutnya sebagai putra terbaik bangsa dan sosok cemerlang.

Minggu, 19 Maret 2023

Satgas Pamtas RI-MLY Yonif 645/Gardatama Yudha Terima Kunjungan Danbrigif 19/Khatulistiwa

Kunjungan kerja Komandan Brigade Infanteri (Danbrigif) 19/Khatulistiwa Letnan Kolonel Inf Hasan Abdullah, M.Si (Han)., M.P.M., bertempat Makotis Gabma Entikong.
Sanggau, Kalbar - Prajurit Pos Markas Komando Taktis (Makotis) Gabma Entikong Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia Yonif 645/Gardatama Yudha menerima kunjungan kerja Komandan Brigade Infanteri (Danbrigif) 19/Khatulistiwa Letnan Kolonel Inf Hasan Abdullah, M.Si (Han)., M.P.M., bertempat Makotis Gabma Entikong, Desa Entikong, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Minggu (19/03/2023)

Kunjungan Komandan Brigade Infanteri (Danbrigif) 19/Khatulistiwa Letnan Kolonel Inf Hasan Abdullah, M.Si (Han)., M.P.M. diterima langsung dan disambut oleh Komandan Satgas (Dansatgas) Pamtas RI-Malaysia Yonif 645/Gardatama Yudha, Letnan Kolonel Inf Hudallah, S.H. beserta Perwira Staf, Danki, Seluruh Prajurit Pos Kotis Gabma Entikong dan Tentera Diraja Malaysia (TDM) serta disambut juga dengan dengan semangat yel-yel Prajurit yang berkumandang mengiringi kedatangan Danbrigif. 

"Ini merupakan kunjungan perdana dan khusus untuk prajurit saya yang sedang melaksanakan penugasan operasi Satgas Pamtas RI-Malaysia dimana kunjungan saya yang kali ini untuk bisa bertatap muka secara langsung dengan anggota Satgas Pamtas Yonif 645/Gty sekaligus untuk berkenalan dengan Prajurit Yonif 645/Gty yang termasuk YOnif dibawah Brigif 19/Kh," Ujar Komandan Brigade Infanteri (Danbrigif) 19/Khatulistiwa didampingi oleh Kasi Ops Brigif 19/Kh, Kapten Inf Ro’uf Sulistyo, Pasi Lid Danbrigif 19/Kh, Lettu Inf Reki Priambodo.

Dalam penyambutan tersebut, Dansatgas menyampaikan bahwa personel Satgas Pamtas Yonif 645/Gardatama Yudha sangat senang dengan kunjungan Komandan Brigade Infanteri (Danbrigif) 19/Khatulistiwa beserta rombongannya ke Pos Kotis Gabma Entikong.  

Pada kunjungan kerja tersebut, Komandan Brigade Infanteri (Danbrigif) 19/Khatulistiwa memeriksa situasi dan kondisi Pos Kotis Entikong dan juga menerima paparan Dansatgas serta memberikan pengarahan kepada personel Satgas Pamtas Yonif 645/Gardatama Yudha.

Dalam pengarahannya Danbrigif 19/Kh mengatakan, bertatap muka secara langsung dengan prajurit merupakan cara dimana seorang atasan untuk bisa lebih mengenal dan dekat dengan anggotanya dan mengetahui segala hal apa atau kendala penugasan yang terjadi pada diri anggotanya sehingga bisa di berikan solusi serta dapat mengambil keputusan secara cepat.

"Kepada seluruh prajurit agar tetap jaga kekompakan dan perhatikan protap-protap satgas pamtas serta agar prajurit untuk menjaga diri dari segala jenis pelanggaran di sisa waktu pelaksanaan tugas ini dan berharap para prajuritnya dapat menjunjung tinggi kedisiplinan," Tegas Danbrigif.

Kegiatan kunjungan di daerah penugasan seperti ini merupakan bentuk perhatian yang khusus guna memberikan motivasi dan semangat serta untuk meningkatkan moril prajuritnya selama menjalankan tugasnya di daerah penugasan seperti yang diemban oleh Yonif 645/Gardatama Yudha saat ini.


(Liber/Pen Satgas Pamtas Yonif 645/Gty)

Selasa, 07 September 2021

Bye-Bye Dolar AS, Perdagangan Indonesia-China Kini Resmi Pakai Rupiah dan Yuan

Bye-Bye Dolar AS, Perdagangan Indonesia-China Kini Resmi Pakai Rupiah dan Yuan
Yuan dan Rupiah/Google

 

KARAWANGPORTAL - Bank Indonesia (BI) bersama People's Bank of China (PBC) pada Senin 6 September 2021 ini secara resmi memulai implementasi kerja sama penyelesaian transaksi bilateral dengan mata uang lokal (Local Currency Settlement/LCS) antara Indonesia dan China. 

BI menjelaskan kerangka kerja sama dimaksud meliputi, antara lain penggunaan kuotasi nilai tukar secara langsung atau direct quotation dan relaksasi regulasi tertentu dalam transaksi valuta asing antara mata uang rupiah dan yuan. 

Kerangka kerja sama ini disusun berdasarkan nota kesepahaman yang telah disepakati dan ditandatangani oleh Gubernur BI Perry Warjiyo dan Gubernur PBC Yi Gang pada tanggal 30 September 2020. 

"Selain dengan China, BI juga telah memiliki kerangka kerja sama LCS dengan beberapa negara mitra lainnya saat ini, yaitu Jepang, Malaysia, dan Thailand," dikutip dari Antara, Senin (6/9/2021). 

Implementasi kerja sama ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan oleh BI untuk mendorong penggunaan mata uang lokal yang lebih luas dalam penyelesaian transaksi perdagangan dan investasi langsung dengan berbagai negara mitra. 

Dengan demikian, perluasan penggunaan LCS diharapkan dapat mendukung stabilitas rupiah melalui dampaknya terhadap pengurangan ketergantungan pada mata uang tertentu di pasar valuta asing domestik. 

Bank sentral mencatat penggunaan LCS memberikan banyak manfaat langsung kepada pelaku usaha, seperti biaya konversi transaksi valuta asing yang lebih efisien, tersedianya alternatif pembiayaan perdagangan dan investasi langsung dalam mata uang lokal, tersedianya alternatif instrumen lindung nilai dalam mata uang lokal, dan diversifikasi eksposur mata uang yang digunakan dalam penyelesaian transaksi luar negeri. 

Untuk mendukung operasionalisasi kerangka LCS menggunakan rupiah dan yuan ini, BI dan PBC telah menunjuk beberapa bank di negara masing-masing untuk berperan sebagai Appointed Cross Currency Dealer (ACCD). [liputan6]

Kamis, 21 Januari 2021

Mengenal Keindahan Destinasi Wisata Alam, Riam Lapapa Yang Belum Terjamah


Fransisko

Borneotribun.com I Bengkayang - Destinasi wisata Riam Lapapa di Dusun Sejajah, Desa Bange, Kecamatan Sanggau Ledo, Kabupaten Bengkayang ternyata selama ini belum terekspose sama sekali dan yang pastinya ini untuk yang pertama kalinya di ekspose oleh awak media, Kamis (21/1/21).

Tempat wisata Riam Lapapa yang masih terjaga keasriaannya sehingga belum banyak yang mengetahui keberadaannya.

Riam Lapapa tidak hanya menawarkan pesona alam asri dengan pemandangan pepohonan rindang. Kesegaran air serta sejuknya udara semakin menambah indahnya bila dikunjungi dan dipandang mata.

Fransisko ketika diwawancarai oleh awak media ini langsung dilokasi mengungkapkan bahwa keberadaan Riam Lapapa yang letaknya di Dusun Sejajah belum ada yang tau keberadaannya hanya warga sejajah yang tahu.

Untuk akses jalan untuk bisa sampai ke Riam Lapapa ini tidak terlalu jauh dimana untuk jalurnya juga tidak terlalu ekstrim.

"harapan saya atau kami yang juga warga setempat ke depannya semoga Riam Lapapa ini bisa terekspose kemasyarakat luas sehingga akan ada pengunjung yang datang," Ungkap Fransisko Tokoh Pemuda dari sejajah.

Hal senada juga disampaikan Minto (38) yang selama ini mengatahui keberadaan Riam Lapapa menyebutkan belum terjamahnya keberadaan destinasi wisata ini sehingga membuat keasrian tetap terjaga.

Minto berharap bila Riam Lapapa bisa dikembangkan sebagai objek wisata, supaya untuk bersama-sama menjaga keindahan panorama serta keasriannya.

"Riam Lapapa ini juga punya potensi yang luar biasa kedepannya dengan keadaaan alamnya yang masih terjaga, airnya yang masih jernih tidak tercemar sehingga tampak dari keasriannya yang masih terjaga. Semoga Riam Lapapa ini bisa terekspos khususnya di kabupaten bengkayang dan sekitarnya,"Tutup Minto salah satu warga yang mengelola Riam Lapapa dengan sukarela. ( Ra )


Editor : Hermanto

Rabu, 13 Mei 2020

UPDATE COVID-19 Hari Ini Di Indonesia

BORNEOTRIBUN I JAKARTA - Berdasarkan data Statistik dari kementerian kesehatan indonesia, hingga hari ini tanggal 13 mei 2020, positif bertambah sebanyak 689 kasus menjadi 15.438 kasus, sembuh bertambah 224 orang menjadi 3.287 orang dan yang meninggal juga bertambah 21 orang menjadi total yang meninggal sebanyak 1.028 orang.



Fhoto : Jumlah Terpapar Covid-19 Di Indonesia Tanggal 13/5/20 Hingga Pukul 12.00 Wib

Fhoto : Grafik Sebaran Covid-19 Di Indonesia

Fhoto : Data Sebaran Setiap Provinsi Di Indonesia

FhotoData Penanganan Medis 


Sumber : Kementerian Kesehatan Indonesia
Editor    : Redaksi