Berita BorneoTribun: Jakarta Pusat hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Jakarta Pusat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jakarta Pusat. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 14 Maret 2026

Kronologi Aktivis KontraS Disiram Air Keras di Jalan Salemba Jakarta, Apa itu Air Keras?

Polisi mengusut kasus penyiraman air keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus di Salemba Jakarta Pusat. Korban telah mendapat perawatan dan pelaku masih diburu polisi. (Gambar ilustrasi AI0
Polisi mengusut kasus penyiraman air keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus di Salemba Jakarta Pusat. Korban telah mendapat perawatan dan pelaku masih diburu polisi. (Gambar ilustrasi AI0

Polisi Usut Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis KontraS Di Jakarta Pusat

Jakarta – Kepolisian dari Polres Metro Jakarta Pusat bersama Polda Metro Jaya tengah menyelidiki kasus penyiraman air keras yang menimpa seorang aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) di kawasan Salemba, Senen, Jakarta Pusat.

Korban diketahui merupakan Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, yang diduga diserang oleh orang tidak dikenal (OTK) saat melintas di Jalan Salemba I.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan pihak kepolisian telah bergerak cepat setelah menerima laporan kejadian tersebut.

“Polres Metro Jakarta Pusat sudah proaktif melakukan, mendatangi korban, termasuk mendalami saksi-saksi. Di mana korban berinisial AY ini juga sudah ditangani pihak rumah sakit,” ujar Budi kepada wartawan, Jumat (13/3/2026).

Polisi Kecam Aksi Penyiraman Air Keras

Polda Metro Jaya menyatakan mengecam keras tindakan kekerasan tersebut. Aparat kepolisian berkomitmen untuk mengusut kasus hingga pelaku dapat ditemukan dan diproses secara hukum.

Menurut Budi Hermanto, pihak kepolisian saat ini sedang melakukan sejumlah langkah penyelidikan, mulai dari pemeriksaan saksi hingga pengumpulan barang bukti di lokasi kejadian.

“Kami dari Polda Metro Jaya mengecam terhadap insiden terjadinya penyiraman air keras. Artinya Polda Metro Jaya pasti akan concern mengambil keterangan dari beberapa saksi, mengolah barang bukti,” katanya.

Ia menambahkan, penyelidikan juga melibatkan pemeriksaan terhadap korban serta saksi lain yang berada di sekitar lokasi kejadian.

“Mulai dari korban itu sendiri maupun saksi-saksi lain dan ada olah TKP. Termasuk pasti kalau sudah ada indikasi, Polda Metro Jaya pasti akan memburu pelaku,” lanjutnya.

Kronologi Kejadian Berdasarkan Rekaman CCTV

Peristiwa tersebut juga terekam kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi. Dari rekaman yang beredar, terlihat dua pria yang berboncengan sepeda motor melintas di Jalan Salemba I.

Awalnya, kedua pelaku tampak melewati korban yang saat itu sedang mengendarai sepeda motor. Tidak lama kemudian, pelaku memutar balik kendaraannya dan kembali melintas hingga berpapasan dengan korban.

Saat itulah salah satu pelaku diduga menyiramkan cairan yang diduga air keras ke arah korban.

Korban Mengalami Luka Akibat Siraman Cairan

Akibat serangan tersebut, korban langsung merasakan sensasi panas di tubuhnya. Korban kemudian kehilangan kendali hingga menjatuhkan sepeda motornya di pinggir jalan.

Korban terlihat berteriak histeris sambil berusaha melepas pakaian yang dikenakannya karena merasa kepanasan.

Dalam rekaman video yang beredar di media sosial, terlihat pakaian korban mengalami kerusakan dan bagian tubuhnya tampak melepuh akibat cairan yang disiramkan.

Warga Datangi Lokasi Dan Berikan Pertolongan

Teriakan korban segera menarik perhatian warga sekitar yang berada di lokasi kejadian. Sejumlah warga kemudian bergegas mendatangi korban untuk memberikan pertolongan.

Korban kemudian dibawa untuk mendapatkan penanganan medis di rumah sakit terdekat guna mendapatkan perawatan akibat luka yang dideritanya.

Hingga saat ini, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan motif pelaku dalam kasus penyiraman air keras tersebut.

Polda Metro Jaya juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian tersebut untuk segera melapor kepada pihak kepolisian guna membantu proses penyelidikan.

Kasus ini kembali menyoroti pentingnya penegakan hukum terhadap tindak kekerasan di ruang publik serta perlindungan terhadap masyarakat dari aksi kriminal yang membahayakan keselamatan.

Air Keras: Pengertian, Kegunaan, dan Dampak Jika Terkena Pada Tubuh Manusia

Polisi mengusut kasus penyiraman air keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus di Salemba Jakarta Pusat. Korban telah mendapat perawatan dan pelaku masih diburu polisi. (Gambar ilustrasi AI0
Polisi mengusut kasus penyiraman air keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus di Salemba Jakarta Pusat. Korban telah mendapat perawatan dan pelaku masih diburu polisi. (Gambar ilustrasi AI0

Air keras merupakan istilah yang cukup dikenal dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Istilah ini sering muncul dalam berbagai konteks, mulai dari pembahasan ilmu kimia, kegiatan industri, hingga berita mengenai kecelakaan kerja atau tindak kriminal. Secara umum, air keras merujuk pada zat kimia yang memiliki sifat sangat korosif dan mampu merusak berbagai jenis bahan, termasuk jaringan tubuh manusia.

Dalam ilmu kimia, air keras biasanya mengacu pada jenis asam kuat yang memiliki tingkat keasaman sangat tinggi. Zat ini dapat menyebabkan reaksi kimia yang kuat ketika bersentuhan dengan logam, plastik tertentu, atau bahan organik. Oleh karena itu, penggunaan air keras memerlukan penanganan yang sangat hati-hati serta mengikuti standar keselamatan tertentu.

Beberapa jenis bahan kimia yang sering disebut sebagai air keras antara lain adalah Sulfuric acid, Hydrochloric acid, dan Nitric acid. Ketiga bahan kimia ini banyak digunakan dalam industri karena memiliki sifat reaktif yang sangat kuat.

Meskipun memiliki banyak manfaat dalam bidang industri, penelitian, dan manufaktur, air keras juga memiliki potensi bahaya yang sangat besar jika tidak digunakan dengan benar. Kontak langsung dengan kulit atau mata dapat menyebabkan luka bakar kimia yang serius, bahkan dapat menimbulkan kerusakan permanen pada jaringan tubuh.

Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk memahami pengertian air keras, kegunaannya dalam berbagai bidang, serta dampak yang dapat terjadi jika seseorang terkena zat tersebut. Dengan pemahaman yang baik, risiko kecelakaan atau penyalahgunaan air keras dapat diminimalkan.

Pengertian Air Keras

Secara umum, air keras adalah cairan kimia yang memiliki sifat korosif tinggi dan mampu merusak berbagai material melalui reaksi kimia. Istilah “air keras” sendiri sebenarnya bukan istilah ilmiah resmi dalam kimia, melainkan istilah populer yang digunakan masyarakat untuk menggambarkan zat cair yang dapat mengikis atau melarutkan bahan lain dengan cepat.

Dalam ilmu kimia, zat yang sering disebut air keras biasanya merupakan asam kuat. Asam kuat adalah senyawa kimia yang dapat terionisasi hampir sepenuhnya ketika dilarutkan dalam air. Hal ini membuat larutan tersebut memiliki konsentrasi ion hidrogen yang sangat tinggi, sehingga bersifat sangat asam dan reaktif.

Sebagai contoh, Sulfuric acid adalah salah satu asam kuat yang paling banyak digunakan di dunia industri. Senyawa ini memiliki kemampuan yang sangat tinggi untuk menarik air dari bahan lain serta menghasilkan panas ketika bereaksi dengan air. Sifat inilah yang membuatnya sangat berbahaya jika mengenai kulit manusia.

Selain itu, terdapat juga Hydrochloric acid yang sering digunakan dalam berbagai proses industri seperti pemurnian logam dan pembersihan kerak. Zat ini memiliki bau yang sangat menyengat dan dapat menyebabkan iritasi pada sistem pernapasan jika uapnya terhirup.

Sementara itu, Nitric acid dikenal sebagai asam yang memiliki sifat oksidator kuat. Zat ini sering digunakan dalam proses pembuatan pupuk, bahan peledak, serta berbagai senyawa kimia lainnya.

Karena sifatnya yang sangat reaktif, air keras harus disimpan dalam wadah khusus yang tahan terhadap korosi. Selain itu, penggunaannya biasanya dilakukan oleh tenaga yang memiliki pengetahuan dan pelatihan khusus di bidang kimia atau industri.

Karakteristik Air Keras

Air keras memiliki beberapa karakteristik utama yang membedakannya dari cairan biasa. Karakteristik ini berkaitan erat dengan sifat kimianya yang sangat kuat dan reaktif.

1. Bersifat Sangat Korosif

Salah satu ciri utama air keras adalah sifatnya yang sangat korosif. Artinya, zat ini mampu merusak atau menghancurkan berbagai bahan melalui reaksi kimia. Ketika mengenai logam, air keras dapat menyebabkan proses korosi yang cepat. Ketika mengenai bahan organik seperti kayu atau kain, zat ini dapat menyebabkan kerusakan struktur bahan tersebut.

2. Memiliki Tingkat Keasaman Tinggi

Air keras biasanya memiliki nilai pH yang sangat rendah, bahkan bisa mendekati angka 0 pada skala pH. Nilai pH yang rendah menunjukkan bahwa larutan tersebut sangat asam dan memiliki konsentrasi ion hidrogen yang tinggi.

3. Bereaksi dengan Banyak Bahan

Air keras dapat bereaksi dengan berbagai jenis bahan, termasuk logam, plastik tertentu, dan jaringan tubuh manusia. Reaksi ini sering kali menghasilkan panas atau gas yang berbahaya.

4. Dapat Menyebabkan Luka Bakar Kimia

Berbeda dengan luka bakar akibat panas, luka bakar akibat air keras terjadi karena reaksi kimia yang merusak jaringan tubuh. Luka ini sering kali lebih sulit ditangani karena dapat terus merusak jaringan selama zat tersebut masih berada di permukaan kulit.

Kegunaan Air Keras

Polisi mengusut kasus penyiraman air keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus di Salemba Jakarta Pusat. Korban telah mendapat perawatan dan pelaku masih diburu polisi. (Gambar ilustrasi AI0
Polisi mengusut kasus penyiraman air keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus di Salemba Jakarta Pusat. Korban telah mendapat perawatan dan pelaku masih diburu polisi. (Gambar ilustrasi AI0

Meskipun memiliki sifat berbahaya, air keras memiliki peran yang sangat penting dalam berbagai sektor industri dan penelitian. Tanpa penggunaan bahan kimia ini, banyak proses produksi modern tidak dapat dilakukan secara efisien.

1. Industri Logam

Dalam industri logam, air keras digunakan untuk membersihkan permukaan logam dari karat, kotoran, atau oksida sebelum dilakukan proses pelapisan atau pengecatan. Proses ini dikenal sebagai pickling dalam industri metalurgi.

Asam kuat membantu melarutkan lapisan oksida pada logam sehingga permukaannya menjadi lebih bersih dan siap untuk proses selanjutnya.

2. Industri Kimia

Air keras merupakan bahan dasar dalam produksi berbagai senyawa kimia lainnya. Banyak reaksi kimia industri membutuhkan asam kuat sebagai katalis atau reagen untuk mempercepat reaksi.

Sebagai contoh, Sulfuric acid digunakan dalam produksi pupuk, deterjen, plastik, dan berbagai produk kimia lainnya.

3. Industri Baterai

Salah satu penggunaan paling umum dari air keras adalah dalam baterai kendaraan. Baterai timbal-asam menggunakan larutan asam sulfat sebagai elektrolit untuk menghasilkan energi listrik melalui reaksi kimia antara timbal dan asam.

Tanpa keberadaan asam ini, baterai tidak akan dapat menghasilkan listrik yang diperlukan untuk menyalakan kendaraan.

4. Laboratorium Penelitian

Di laboratorium kimia, air keras digunakan untuk berbagai keperluan penelitian, seperti analisis kimia, sintesis senyawa baru, dan pengujian sifat material.

Penggunaan bahan ini di laboratorium biasanya dilakukan dengan perlindungan khusus seperti sarung tangan tahan kimia, kacamata pelindung, dan lemari asam.

5. Pengolahan Air dan Limbah

Beberapa jenis asam kuat juga digunakan dalam pengolahan air limbah untuk menetralkan zat basa atau membantu proses pemisahan bahan kimia tertentu dari air.

Dampak Jika Terkena Air Keras

Paparan air keras dapat menimbulkan berbagai dampak yang serius terhadap kesehatan manusia. Dampak ini tergantung pada jenis zat kimia, konsentrasi larutan, serta lamanya kontak dengan tubuh.

1. Dampak pada Kulit

Jika air keras mengenai kulit, reaksi kimia yang terjadi dapat menyebabkan luka bakar kimia. Gejala yang biasanya muncul antara lain:

  • Rasa panas atau terbakar pada kulit

  • Kemerahan dan iritasi

  • Lepuhan atau melepuh

  • Kerusakan jaringan yang dalam

Pada kasus yang parah, luka bakar kimia dapat menyebabkan kerusakan permanen pada jaringan kulit dan meninggalkan bekas luka yang sulit dihilangkan.

2. Dampak pada Mata

Mata merupakan salah satu organ tubuh yang sangat sensitif terhadap bahan kimia. Jika air keras masuk ke mata, dampak yang terjadi bisa sangat serius, antara lain:

  • Iritasi dan rasa perih yang hebat

  • Kerusakan pada kornea

  • Gangguan penglihatan

  • Risiko kebutaan permanen

Karena itu, pekerja yang menggunakan bahan kimia korosif biasanya diwajibkan menggunakan kacamata pelindung khusus.

3. Dampak pada Sistem Pernapasan

Uap dari beberapa jenis air keras dapat menyebabkan iritasi pada saluran pernapasan jika terhirup. Gejala yang dapat muncul meliputi:

  • Batuk

  • Sesak napas

  • Iritasi tenggorokan

  • Kerusakan jaringan paru-paru pada paparan berat

Paparan jangka panjang terhadap uap bahan kimia tertentu bahkan dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan kronis.

4. Dampak Jika Tertelan

Jika air keras tertelan secara tidak sengaja, zat tersebut dapat menyebabkan kerusakan serius pada mulut, kerongkongan, dan lambung. Gejala yang mungkin muncul antara lain:

  • Nyeri hebat pada mulut dan tenggorokan

  • Kesulitan menelan

  • Muntah

  • Kerusakan jaringan organ dalam

Kondisi ini merupakan keadaan darurat medis yang memerlukan penanganan segera oleh tenaga kesehatan.

Pertolongan Pertama Jika Terkena Air Keras

Penanganan awal sangat penting untuk mengurangi tingkat kerusakan jaringan akibat paparan air keras.

Langkah-langkah pertolongan pertama yang umumnya dilakukan antara lain:

  1. Segera membilas area yang terkena dengan air bersih yang mengalir selama minimal 15–20 menit.

  2. Melepaskan pakaian atau aksesori yang terkena zat kimia.

  3. Menghindari menggosok area yang terkena karena dapat memperparah kerusakan jaringan.

  4. Segera mencari bantuan medis jika luka cukup serius.

Penanganan cepat dapat membantu mengurangi dampak kerusakan yang lebih parah.

Air keras merupakan istilah yang digunakan untuk menyebut cairan kimia yang bersifat sangat korosif, biasanya berupa asam kuat yang memiliki tingkat keasaman tinggi. Beberapa contoh zat yang sering disebut air keras antara lain Sulfuric acid, Hydrochloric acid, dan Nitric acid.

Zat ini memiliki banyak kegunaan dalam berbagai bidang seperti industri logam, industri kimia, pembuatan baterai, penelitian laboratorium, dan pengolahan limbah. Namun, sifatnya yang sangat reaktif juga membuat air keras berpotensi menimbulkan bahaya serius jika tidak digunakan dengan benar.

Paparan air keras dapat menyebabkan luka bakar kimia pada kulit, kerusakan mata, gangguan pernapasan, hingga kerusakan organ dalam jika tertelan. Oleh karena itu, penggunaan bahan kimia ini harus selalu dilakukan dengan memperhatikan standar keselamatan yang ketat.

Pemahaman masyarakat mengenai bahaya dan penggunaan air keras sangat penting untuk mencegah kecelakaan serta mengurangi risiko penyalahgunaan bahan kimia berbahaya. Dengan pengetahuan yang cukup, penggunaan air keras dapat dilakukan secara aman dan memberikan manfaat yang besar bagi berbagai bidang kehidupan manusia.

Minggu, 15 Februari 2026

Viral Video Aksi Mesum 2 Sejoli di Taksi Online Jakarta, Akun Diblokir Permanen dan Polisi Lakukan Penyelidikan

Viral Video Aksi Mesum 2 Sejoli di Taksi Online Jakarta, Akun Diblokir Permanen dan Polisi Lakukan Penyelidikan
Viral Video Aksi Mesum 2 Sejoli di Taksi Online Jakarta, Akun Diblokir Permanen dan Polisi Lakukan Penyelidikan.

JAKARTA -- Viral video yang memperlihatkan dugaan aksi mesum oleh 2 sejoli di dalam taksi online mengundang perhatian publik di Jakarta. 

Rekaman tersebut diunggah oleh sopir berinisial AR setelah ia menduga kedua penumpangnya melakukan tindakan asusila saat perjalanan dari Jakarta Pusat menuju Jakarta Selatan.

Peristiwa ini bukan hanya menjadi perbincangan di media sosial, tetapi juga memicu respons resmi dari pihak aplikator dan aparat kepolisian.

Kronologi Dugaan Aksi Mesum di Dalam Taksi Online

AR mengungkapkan kecurigaannya muncul ketika melihat penumpang perempuan terus-menerus berbaring dengan kepala di paha pasangannya di kursi belakang. 

Merasa ada yang tidak wajar, ia menyesuaikan spion tengah untuk memastikan kondisi di dalam mobil.

Setelah memantau melalui kaca spion, AR menegur keduanya. Teguran awal disebut tidak diindahkan. Ia kemudian kembali menegur dengan nada lebih tegas hingga penumpang perempuan akhirnya bangun.

Menurut AR, saat itu pakaian kedua penumpang dalam kondisi tidak rapi. 

Ia menduga terjadi aksi yang melanggar norma kesusilaan selama perjalanan berlangsung.

Video suasana di dalam kabin mobil tersebut kemudian viral di berbagai platform media sosial. 

AR menyatakan unggahan itu bertujuan sebagai edukasi agar penumpang taksi online menjaga etika selama menggunakan layanan transportasi umum berbasis aplikasi.

Dilema Sopir Taksi Online

AR mengaku sempat bimbang apakah harus langsung menurunkan 2 sejoli tersebut atau tetap menyelesaikan perjalanan. 

Ia mempertimbangkan risiko administratif sebagai mitra pengemudi, termasuk potensi pembatalan order dan proses pelaporan yang dinilai cukup panjang.

Dalam sistem transportasi daring, pengemudi sangat bergantung pada performa akun, rating, serta kelancaran order. 

Keputusan untuk menghentikan perjalanan secara sepihak dapat berdampak pada evaluasi akun mitra.

Kondisi ini memperlihatkan tantangan yang dihadapi pengemudi taksi online ketika berhadapan dengan pelanggaran etika oleh penumpang.

Respons Aplikator: Akun Diblokir Permanen

Menanggapi viral video aksi mesum tersebut, pihak Gojek melakukan investigasi internal. 

Head of Corporate Affairs Gojek, Rosel Lavina, menyatakan bahwa penumpang terbukti melakukan pelanggaran terhadap ketentuan layanan.

Sebagai tindak lanjut, akun penumpang diblokir permanen. Perusahaan menegaskan bahwa sanksi ini diberikan demi menjaga keamanan dan kenyamanan ekosistem layanan taksi online.

Gojek juga mengingatkan bahwa mitra pengemudi maupun pelanggan dapat memanfaatkan fitur tombol darurat yang tersedia di aplikasi untuk situasi berisiko. 

Fitur tersebut terhubung langsung dengan unit respons internal selama 24 jam.

Langkah tegas ini dinilai sebagai upaya menjaga standar perilaku di dalam layanan transportasi publik berbasis aplikasi.

Polisi Selidiki Identitas 2 Sejoli

Selain sanksi dari aplikator, aparat kepolisian turut melakukan penyelidikan. Kapolsek Kebayoran Lama menyatakan pihaknya akan mencari tahu identitas sopir dan pasangan muda-mudi yang terlibat dalam dugaan aksi mesum tersebut.

Proses penyelidikan bertujuan memastikan apakah terdapat unsur pelanggaran hukum, khususnya terkait kesusilaan di ruang publik. 

Jika terbukti memenuhi unsur pidana, kasus dapat diproses sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Dampak Sosial dan Etika di Transportasi Publik

Kasus viral video aksi mesum 2 sejoli di taksi online ini memunculkan diskusi luas mengenai batas privasi dan norma sosial di ruang transportasi publik. 

Meski kendaraan merupakan ruang tertutup, layanan taksi online tetap dikategorikan sebagai bagian dari fasilitas umum karena melibatkan penyedia jasa profesional.

Pengamat sosial menilai bahwa meningkatnya penggunaan transportasi berbasis aplikasi harus diiringi kesadaran kolektif tentang etika. 

Keberadaan pengemudi sebagai pihak ketiga menjadikan kendaraan bukan ruang privat sepenuhnya.

Bagi mitra driver, insiden seperti ini tidak hanya berdampak pada kenyamanan kerja, tetapi juga berpotensi menimbulkan risiko reputasi jika tidak ditangani dengan tepat.

Viral video dugaan aksi mesum 2 sejoli di taksi online Jakarta menjadi pengingat penting bahwa layanan transportasi publik berbasis aplikasi tetap tunduk pada norma sosial dan hukum yang berlaku.

Pemblokiran permanen akun penumpang oleh Gojek serta langkah penyelidikan kepolisian menunjukkan adanya respons tegas terhadap pelanggaran etika. 

Ke depan, kolaborasi antara aplikator, pengemudi, dan aparat penegak hukum diperlukan untuk memastikan ekosistem taksi online tetap aman, profesional, dan menghormati nilai-nilai masyarakat Indonesia.

Jumat, 30 Januari 2026

Terbongkar Jaringan Ganja Antar Provinsi, Polisi Sita 17 Kg dan Ringkus 4 Pelaku di Kemayoran

Terbongkar Jaringan Ganja Antar Provinsi, Polisi Sita 17 Kg dan Ringkus 4 Pelaku di Kemayoran
Terbongkar Jaringan Ganja Antar Provinsi, Polisi Sita 17 Kg dan Ringkus 4 Pelaku di Kemayoran.

JAKARTA -- Bayangkan sebuah koper yang tampak biasa saja, namun isinya ternyata ganja siap edar dalam jumlah besar. 

Inilah awal terbongkarnya jaringan pengedar ganja lintas provinsi yang berhasil diungkap Polda Metro Jaya

Kasus ini menjadi pengingat bahwa peredaran narkoba masih mengintai lingkungan sekitar kita, bahkan di tengah kota besar seperti Jakarta.

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kembali menunjukkan keseriusannya dalam memerangi narkotika. 

Dalam operasi yang digelar di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, polisi berhasil mengamankan ganja dengan total berat brutto mencapai 17 kilogram.

Pengungkapan kasus ini disampaikan oleh Kanit 2 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Kompol Deny Simanjuntak

Ia menjelaskan, sebanyak empat orang tersangka berhasil ditangkap. Mereka masing-masing berinisial LS, AR, DA, dan R.

Operasi penangkapan berlangsung pada Rabu, 28 Januari 2026, mulai sekitar pukul 17.30 WIB hingga malam hari, dan dilakukan di tiga lokasi berbeda yang masih berada di wilayah Kemayoran.

Kasus ini bermula dari informasi masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas transaksi narkotika di kawasan tersebut. 

Laporan itu kemudian ditindaklanjuti oleh tim Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya melalui serangkaian penyelidikan intensif.

Dari hasil penelusuran, polisi mengarah ke lokasi pertama di pinggir Jalan Bendungan Jago, Kemayoran. 

Di titik ini, petugas mengamankan dua tersangka, LS (23) dan AR (25), yang diduga hendak melakukan transaksi ganja.

Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan delapan paket ganja yang dibungkus lakban cokelat dan disimpan rapi di dalam sebuah koper. 

Temuan ini langsung menguatkan dugaan adanya peredaran ganja dalam skala besar.

Tak berhenti di situ, pengembangan kasus berlanjut ke sebuah rumah kos di Jalan Hutan Panjang, Kemayoran. 

Di lokasi kedua ini, petugas kembali mengamankan dua tersangka lainnya, DA (27) dan R (27). Dari tempat tersebut, polisi menemukan ganja tambahan dengan berat brutto sekitar 9,3 gram.

Pengembangan terakhir mengarah ke sebuah rumah kontrakan di Jalan A, Kelurahan Sumur Batu, Kemayoran, yang diduga kuat digunakan sebagai gudang penyimpanan. 

Di lokasi ini, petugas menemukan satu koper berisi delapan paket ganja, melengkapi total barang bukti yang diamankan.

Secara keseluruhan, polisi menyita ganja seberat 17 kilogram, empat unit ponsel, satu sepeda motor, serta dua koper yang digunakan untuk menyimpan barang haram tersebut.

Saat ini, seluruh tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. 

Polisi masih mendalami kemungkinan adanya jaringan yang lebih besar dan jalur distribusi antar provinsi yang digunakan para pelaku.

Pengungkapan ini menjadi bukti nyata bahwa peran aktif masyarakat sangat penting dalam memutus mata rantai peredaran narkoba. 

Jika Anda melihat aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar, jangan ragu untuk melapor. Bersama, kita bisa menjaga lingkungan tetap aman dan bebas dari narkotika.

Sabtu, 13 Desember 2025

Direktur PT Terra Drone Indonesia Jadi Tersangka Kelalaian Fatal yang Picu Kebakaran Maut

Direktur PT Terra Drone Indonesia Jadi Tersangka Kelalaian Fatal yang Picu Kebakaran Maut
Direktur PT Terra Drone Indonesia Jadi Tersangka Kelalaian Fatal yang Picu Kebakaran Maut.

JAKARTA - Kebakaran mematikan yang melanda gedung operasional PT Terra Drone Indonesia akhirnya memasuki babak baru setelah polisi menetapkan Direktur Utama perusahaan tersebut, Michael Wisnu Wardhana, sebagai tersangka. 

Penetapan itu diumumkan oleh Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, pada Jumat 12 Desember 2025 di Jakarta. 

Polisi menyebut ada rangkaian kelalaian serius yang dilakukan di tingkat manajemen hingga gedung tersebut berubah menjadi jebakan maut saat kebakaran terjadi.

Dalam pemaparannya, pihak kepolisian mengungkap bahwa kelalaian yang ditemukan bukan sekadar masalah administratif. 

Berdasarkan hasil pendalaman, tim penyidik menilai Michael telah abai dalam menyediakan sistem keselamatan paling dasar. 

Mulai dari tidak adanya prosedur penyimpanan baterai drone yang mudah terbakar hingga kelalaian dalam memastikan keberadaan petugas keselamatan kerja di lingkungan perusahaan.

Kantor PT Terra Drone Indonesia.
Kantor PT Terra Drone Indonesia.

Tidak membuat atau memastikan adanya SOP penyimpanan baterai berbahaya. Tidak menunjuk petugas K3 dan tidak melakukan pelatihan keselamatan. Ujar Kombes Pol Susatyo. 

Kelalaian tersebut dinilai sebagai akar permasalahan yang memperburuk situasi sehingga api dengan cepat membesar tanpa penanganan awal yang memadai.

Fakta lain yang semakin memberatkan adalah kondisi gedung yang ternyata tidak memiliki fasilitas keselamatan yang layak. 

Tidak ditemukan sistem pemadam kebakaran otomatis, ventilasi darurat, maupun jalur evakuasi yang standar. 

Situasi tersebut membuat para korban terjebak di dalam gedung ketika api membesar dan menyebar ke berbagai ruangan. 

Polisi menilai rangkaian kelalaian itu mengindikasikan lemahnya manajemen keselamatan dan pengawasan internal perusahaan, terutama pada kegiatan operasional yang melibatkan material berisiko tinggi.

Menurut keterangan penyidik, penetapan tersangka dilakukan setelah aparat memeriksa sejumlah saksi, meninjau lokasi kejadian, serta mempelajari dokumen internal perusahaan. 

Dari hasil rangkaian pemeriksaan itu, penyidik menyimpulkan bahwa Michael memiliki tanggung jawab langsung terkait keputusan operasional dan sistem keselamatan perusahaan. 

Ia pun telah ditahan untuk mempercepat proses penyidikan lebih lanjut.

Tersangka dikenakan Pasal 187, 188, dan 359 KUHP yang masing-masing mengatur tentang kelalaian yang menyebabkan kebakaran, kelalaian yang mengakibatkan bencana, serta kelalaian yang menimbulkan korban jiwa. 

Ancaman hukuman dari pasal-pasal tersebut berkisar dari pidana penjara beberapa tahun hingga belasan tahun, tergantung pada tingkat kesalahan dan dampak kejadian.

Kasus ini juga menjadi sorotan karena menggambarkan lemahnya penerapan standar keselamatan pada perusahaan teknologi yang sebenarnya mengelola bahan dan perangkat berisiko tinggi. 

Baterai drone kategori industri dikenal rentan mengalami overheat apabila tidak disimpan dengan prosedur khusus, seperti pengaturan suhu ruangan, penggunaan wadah tahan api, hingga pemantauan kapasitas dan kondisi baterai secara berkala. 

Tanpa SOP yang jelas, risiko kebakaran meningkat berkali-kali lipat. Hal inilah yang ditemukan oleh penyidik di lapangan.

Sejumlah pihak menilai kejadian ini harus menjadi perhatian serius bagi perusahaan-perusahaan yang bergerak dalam bidang teknologi dan industri kreatif. 

Penggunaan perangkat berenergi tinggi seperti baterai lithium-ion bukan sekadar alat kerja, tetapi juga mengandung potensi bahaya jika tidak ditangani dengan benar. 

Para ahli menyebut standar keselamatan menjadi aspek penting yang sering kali diabaikan demi efisiensi atau percepatan proses kerja. 

Padahal dampak dari kelalaian tersebut dapat berujung pada kerugian besar dan korban jiwa.

Direktur PT Terra Drone Indonesia Jadi Tersangka Kelalaian Fatal yang Picu Kebakaran Maut
Direktur PT Terra Drone Indonesia Jadi Tersangka Kelalaian Fatal yang Picu Kebakaran Maut.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa penyidikan masih terus berjalan dan tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka lain jika ditemukan bukti kuat mengenai keterlibatan pihak lain dalam proses pengambilan keputusan operasional. 

Audit keselamatan gedung dan aktivitas perusahaan juga masih berlangsung untuk mengetahui sejauh mana kelalaian sistemik terjadi di dalam lingkungan PT Terra Drone Indonesia.

Dalam perkembangan terbaru, sejumlah keluarga korban melalui kuasa hukum mereka menyatakan siap menempuh jalur hukum untuk menuntut pertanggungjawaban perusahaan. 

Mereka menilai kejadian tersebut bukan hanya musibah, tetapi kegagalan manajemen dalam melindungi keselamatan karyawan. Gugatan perdata berpotensi menyusul setelah proses pidana berjalan.

Pemerintah daerah juga dikabarkan tengah mengevaluasi ulang perizinan bangunan dan operasional perusahaan yang menggunakan material berisiko tinggi. 

Evaluasi ini bertujuan mencegah kejadian serupa dan memastikan setiap perusahaan mematuhi standar keselamatan sebagaimana diatur dalam peraturan pemerintah terkait keselamatan kerja dan penanggulangan kebakaran.

Penetapan tersangka terhadap Michael Wisnu Wardhana menjadi sinyal tegas bahwa aparat akan menindak tegas pihak manajemen yang lalai mengutamakan keselamatan kerja. 

Kasus ini diperkirakan menjadi rujukan bagi banyak perusahaan dalam mengevaluasi standar operasi mereka. 

Publik kini menantikan hasil akhir penyidikan untuk mengetahui siapa saja yang bertanggung jawab dan bagaimana langkah pencegahan akan diperkuat ke depan.

🔥 Kenapa Baterai Lithium-Ion Mudah Terbakar? Fakta Mengejutkan di Balik Teknologi Modern yang Jarang Dibahas

Teknologi Canggih yang Penuh Risiko

Baterai lithium-ion telah menjadi tulang punggung perangkat modern. Mulai dari smartphone, laptop, mobil listrik, drone, hingga power bank—semua mengandalkan baterai yang satu ini. Kita menggunakan teknologi ini hampir setiap hari, namun tidak banyak yang benar-benar memahami bahwa baterai lithium-ion menyimpan potensi bahaya yang cukup besar.

Beberapa tahun terakhir, kasus baterai yang terbakar atau meledak sering muncul di berita: ponsel yang mendadak menyala, skuter listrik yang meledak ketika di-charge, hingga mobil listrik yang terbakar tanpa sebab jelas.
Sebenarnya, apa penyebabnya?

Artikel ini akan membahas secara mendalam, lengkap, dan mudah dipahami, mengapa baterai lithium-ion rentan mengalami kebakaran, bagaimana prosesnya, dan apa yang bisa kita lakukan agar tetap aman.

Apa Itu Baterai Lithium-Ion?

Baterai lithium-ion adalah jenis baterai isi ulang yang menggunakan ion lithium untuk memindahkan muatan antara anoda dan katoda. Teknologi ini dibuat karena:

  • kapasitasnya besar,

  • bobotnya ringan,

  • dapat di-charge berulang kali,

  • cocok untuk perangkat portable.

Namun, keunggulan ini datang dengan risiko. Lithium adalah logam yang sangat reaktif. Ketika bereaksi dengan udara atau air, logam ini dapat menimbulkan api dalam hitungan detik.

Karena sifat alaminya yang sangat reaktif, baterai lithium-ion membutuhkan pengaturan yang sangat presisi agar tetap aman.

Kenapa Baterai Lithium-Ion Mudah Terbakar? Ini 7 Penyebab Utamanya

1. Thermal Runaway (Penyebab Utama Kebakaran)

Thermal runaway adalah kondisi saat suhu baterai naik tak terkendali hingga akhirnya menghasilkan reaksi berantai menuju ledakan atau kebakaran.

Mekanisme lengkapnya:

  1. Suhu naik karena kerusakan atau korsleting

  2. Cairan elektrolit menjadi tidak stabil

  3. Reaksi kimia di dalam baterai meningkat cepat

  4. Tekanan internal bertambah

  5. Baterai mengembang

  6. Api muncul dan baterai meledak

Begitu thermal runaway terjadi, prosesnya tidak bisa dihentikan. Dalam hitungan detik, baterai bisa berubah menjadi bola api.

2. Korsleting Internal

Korsleting internal bisa terjadi jika:

  • lapisan pemisah (separator) di dalam baterai sobek,

  • ada cacat produksi,

  • partikel logam kecil berpindah tempat,

  • atau baterai mengalami benturan keras.

Korsleting menyebabkan arus mengalir tanpa kendali, menghasilkan panas tinggi, dan memicu kebakaran.

3. Overcharging (Pengisian Berlebih)

Meskipun perangkat modern dilengkapi sistem kontrol, beberapa faktor tetap dapat membuat baterai overcharge:

Overcharging membuat baterai:

  • panas berlebihan,

  • tekanan internal naik,

  • elektrolit menguap,

  • berujung pada api atau ledakan.

4. Suhu Lingkungan yang Ekstrem

Baterai lithium-ion sangat sensitif terhadap suhu. Paparan panas ekstrem, seperti:

  • meninggalkan ponsel di dashboard mobil saat siang,

  • menyimpan laptop dekat sumber panas,

  • meninggalkan power bank di ruangan tertutup tanpa ventilasi,

dapat menyebabkan reaksi kimia baterai tidak stabil.
Ketika temperatur melewati batas 60°C, risiko kebakaran meningkat drastis.

5. Kerusakan Fisik

Benturan keras, tertindih, jatuh dari ketinggian, atau tekanan kuat pada perangkat dapat merusak struktur internal baterai.

Gejala kerusakan fisik:

  • baterai menggelembung,

  • perangkat terasa panas terus,

  • kapasitas drop drastis,

  • perangkat tiba-tiba mati atau restart.

Kerusakan seperti ini hampir selalu berpotensi memicu kebakaran.

6. Cacat Produksi

Tidak semua baterai dibuat dengan standar tinggi. Pada beberapa kasus, cacat produksi seperti:

  • lapisan pemisah terlalu tipis,

  • partikel logam terjebak,

  • proses pengelasan tidak sempurna,

  • material kotor atau kontaminasi,

dapat menyebabkan korsleting internal.

Banyak kasus recall baterai ponsel dan laptop disebabkan hal ini.

7. Cairan Elektrolit yang Mudah Terbakar

Baterai lithium-ion menggunakan cairan elektrolit berbasis organik yang sangat mudah terbakar. Jika baterai bocor, cairan ini:

  • bereaksi dengan udara,

  • menyala spontan,

  • menyebarkan api dengan cepat.

Karena itu, kebakaran baterai lithium-ion hampir selalu terlihat sangat dramatis.

Bagaimana Proses Kebakaran Terjadi? (Disederhanakan)

  1. Ada pemicu – korsleting, panas, benturan, overcharge

  2. Suhu naik hingga 90–120°C

  3. Lapisan pemisah rusak

  4. Reaksi kimia meningkat cepat

  5. Tekanan internal naik

  6. Cairan elektrolit menguap & terbakar

  7. Baterai meledak atau menyala

Kebakaran baterai lithium-ion biasanya menghasilkan:

  • percikan api,

  • asap tebal berbau kimia,

  • api yang menyala cepat,

  • suara letupan kecil.

Apa yang Membuat Lithium Begitu Berbahaya?

Lithium adalah logam alkali yang:

  • sangat reaktif,

  • mudah bereaksi dengan air,

  • menghasilkan panas saat bereaksi,

  • memiliki densitas energi tinggi.

Material ini ideal untuk baterai karena menghasilkan energi besar dalam ruang kecil.
Tetapi justru karena energinya sangat padat, risiko kebakarannya jauh lebih tinggi dibanding baterai generasi lama seperti NiMH atau NiCd.

Faktor yang Paling Sering Menyebabkan Baterai Terbakar di Kehidupan Sehari-Hari

  • memakai charger atau kabel abal-abal,

  • memakai power bank murah tanpa sertifikasi,

  • menaruh ponsel di kasur saat mengisi daya,

  • memainkan ponsel saat di-charge,

  • meninggalkan perangkat di mobil saat panas terik,

  • baterai sudah tua dan melemah,

  • perangkat pernah jatuh keras,

  • menggunakan perangkat dengan baterai rekondisi.

Bagaimana Cara Mencegah Baterai Lithium-Ion Terbakar?

✔ Gunakan charger original

Kabel atau adaptor murahan tidak memenuhi standar keamanan.

✔ Jangan mengisi daya semalaman

Meski banyak perangkat punya proteksi, BMS bisa gagal.

✔ Hindari panas berlebihan

Jangan tinggalkan perangkat di bawah matahari langsung.

✔ Jangan gunakan ponsel yang sudah menggelembung

Ini adalah tanda paling jelas baterai sudah kritis.

✔ Jangan men-charge di tempat yang empuk

Kasur dan sofa menghambat sirkulasi udara.

✔ Jangan gunakan perangkat saat di-charge berjam-jam

Hal ini meningkatkan suhu internal.

✔ Gunakan produk yang bersertifikat

Pilih brand yang punya standar manufaktur jelas.

Apakah Baterai Lithium-Ion Masih Aman?

Jawabannya: Aman, selama digunakan sesuai aturan.

Persentase baterai lithium-ion yang terbakar sebenarnya sangat kecil dibanding jumlah perangkat yang beredar. Namun kasusnya selalu viral karena terlihat dramatis.

Pabrikan besar melakukan:

  • riset keselamatan,

  • sistem kontrol suhu,

  • proteksi overcharge,

  • standar produksi ketat.

Hanya saja, pengguna tetap harus bijak agar tidak memicu bahaya.

Teknologi Penting yang Perlu Kita Pahami Risikonya

Baterai lithium-ion adalah inovasi besar yang membuat kehidupan modern menjadi lebih praktis. Namun di balik efisiensi dan kapasitas energinya yang tinggi, baterai ini mengandung risiko serius jika mengalami kerusakan atau salah penggunaan.

Faktor seperti thermal runaway, korsleting, overcharging, panas ekstrem, dan cacat produksi menjadi alasan utama mengapa baterai lithium-ion mudah terbakar.

Dengan penggunaan yang benar, perangkat tetap aman. Tapi jika digunakan sembarangan, risikonya bisa fatal.