Berita BorneoTribun: Jalan Rusak Kalbar hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Jalan Rusak Kalbar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jalan Rusak Kalbar. Tampilkan semua postingan

Rabu, 15 Oktober 2025

Kondisi Jalan Darit - Meranti Rusak Parah, Warga Berharap Segera Diperbaiki

Kondisi Jalan Darit -Meranti Rusak Parah, Warga Berharap Segera Diperbaiki
Kondisi Jalan Darit -Meranti Rusak Parah, Warga Berharap Segera Diperbaiki. (Borneoribun/Tino)
Landak (Borneotribun.com) - Warga di dua kecamatan yakni Kecamatan Meranti dan Kecamatan Menyuke Kabupaten Landak mengeluhkan kondisi jalan Raya Darit Kecamatan Menyuke menuju jalan Raya Meranti Kecamatan Meranti yang begitu memprihatinkan. Jalan itu bak kubangan Babi, berlumpur, berlubang dan rusak parah terlihat tidak ada pemeliharaan dari pemerintah. Selasa, (14/10/2025).

Rusaknya jalan tersebut sangat  mengganggu akses transportasi para pengendara. Bahkan para pengendara yang melewati jalan tersebut terpaksa harus berhati-hati serta menurunkan kecepatan kendaraannya demi menghindari terjadinya kecelakaan.

Bernadus (45), salah satu tokoh masyarakat dan pengendara aktif yang melewati jalan tersebut menyatakan, sudah hampir 2 tahun jalan tersebut rusak dan berlubang dan belum ada sentuhan dari Pemerintah Daerah. Terkadang biasanya antrian panjang juga kerap terjadi gegara rusaknya jalan dan sesama pengendara saling tolong menolong.

"Kondisi ini jelas menyulitkan kami pengendara, apalagi seperti kami ini beraktivitas hampir setiap hari melewati jalan yang rusak itu. soalnya kalau mau lewat harus pelan-pelan, jalan licin, ada lubang, apalagi kalau hujan itu jadi genangan air dan tambah becek" ucap Bernadus, Selasa (14/10/2025).

Ia juga memaparkan, kondisi Jalan Darit -Meranti yang rusak parah tersebut sudah berlangsung lama dan tidak ada sama sekali pemeliharaan dari Pemkab Landak, padahal Jalan Darit - Meranti merupakan akses utama warga di dua Kecamatan untuk menuju wilayah Kabupaten Kota.

Menurutnya, setiap hari, jalan tersebut selalu ramai dilintasi pengendara baik roda dua maupun roda empat. Dirinya berharap, semoga jalan kewenangan Pemerintah Daerah Kabupaten Landak tersebut dapat segera dibenahi.

"Ya ! semoga saja cepet dibenahi, apalagi itukan jalan utama kalau mau ke kabupaten kota, setiap hari banyak orang yang lewat juga," ujar Bernadus.

Senada dengan Bernadus, Rani (28) yang juga seorang pengendara yang sering melintas di Jalan Darit - Meranti mengatakan, dirinya seorang perempuan kerap merasa takut karena rusaknya Jalan Darit -Meranti, ia berharap semoga jalan yang rusak, Berlumpur dan berlubang tersebut dapat segera dibenahi.

"Kadang saya harus ekstra hati hati kalau pergi kerja di Kecamatan Meranti dari rumah saya di Kecamatan Menyuke, kalau jatuh pastinya habis penuh lumpur, apalagi dari Desa Kayuara ini sampe ke Meranti benar benar nggak nyaman untuk di lalui semoga saja cepat dibetulkan, " tutur Rani.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPRPERA) Kabupaten Landak, Kaliamantan Barat Jamelius, melalui Plt Kepala Bidang Bina Marga (Kabid BM) Yulius Efendi mengatakan, terkait informasi Jalan Darit - Meranti yang rusak parah dan berlubang, saat di konfirmasi pihaknya mengatakan untuk tahun 2025 ini jalan tersebut belum prioritas untuk perbaikan maupun pemeliharaan.

"Saat ini untuk jalan Darit-Meranti belum ada anggaran perbaikannya pak, yang ada hanya rehabilitasi lantai jembatan (jembatan rangka baja) di ruas jalan Darit-Meranti," ungkapnya.

Penulis: Tino

Rabu, 13 Agustus 2025

Pemprov Kalbar Fokus Benahi Jalan Rusak Berat, Siapkan Anggaran Rp475 Miliar di 2025

PONTIANAK - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) di bawah kepemimpinan Gubernur Ria Norsan menargetkan perbaikan besar-besaran jalan rusak berat di seluruh wilayah provinsi pada tahun anggaran 2025. Sebanyak Rp475 miliar disiapkan untuk memperbaiki ruas-ruas jalan provinsi yang kondisinya memprihatinkan, dengan harapan menambah persentase jalan mantap sekitar 4 persen.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalbar, Iskandar Zulkarnaen, mengatakan alokasi anggaran ini akan difokuskan pada kabupaten dan kota yang memiliki jalan rusak berat. “Tahun 2025, hampir seluruh kabupaten dan kota yang memiliki jalan rusak berat akan mendapat alokasi anggaran penanganan,” ujarnya di Pontianak, Sabtu (9/8/2025).

Pemprov Kalbar Fokus Benahi Jalan Rusak Berat, Siapkan Anggaran Rp475 Miliar di 2025
Gubernur Kalbar Ria Norsan meninjau kondisi jalan rusak berat yang akan diperbaiki pada 2025 dengan anggaran Rp475 miliar.

Ia menegaskan, perbaikan jalan menjadi prioritas mengingat keluhan masyarakat yang sudah lama mengemuka. Meski begitu, Iskandar mengingatkan bahwa perubahan dari jalan rusak berat menjadi jalan mantap tidak bisa terjadi secara instan karena keterbatasan anggaran daerah. “Target kami, alokasi anggaran tahun 2025 ini bisa meningkatkan kondisi jalan mantap provinsi sekitar 4 persen,” tambahnya.

Beberapa proyek prioritas akan dikebut di Kabupaten Ketapang (ruas Ketapang–Pesaguan dan Pesaguan–Kendawangan), Kabupaten Melawi (ruas Kota Baru–Sokan), Kabupaten Sintang (ruas Simpang Semubuk serta Simpang Medang–Nanga Mau–Tebidah–Bunyau), Kabupaten Kayong Utara (ruas Teluk Batang–Sukadana), serta wilayah lain seperti Sekadau, Sanggau, Kapuas Hulu, dan Kota Singkawang. Iskandar juga merespons kritik publik terkait kondisi jalan di Kalbar dengan mengajak semua pihak menyampaikan informasi secara proporsional dan berbasis data.

Pemerintah berharap proyek ini tak hanya memperbaiki konektivitas antarwilayah, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. “Setiap rupiah anggaran dipikirkan dengan matang. Kami bekerja keras agar pembangunan ini benar-benar memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” pungkas Iskandar. Dengan dimulainya perbaikan pada 2025, masyarakat diharapkan segera merasakan hasil nyata dari program ini.

Reporter: Heri Yakop