Berita BorneoTribun: Kaltara hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Kaltara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kaltara. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 28 Maret 2026

Penerimaan Pajak Kaltara 2026 Melebihi Target Awal, PBBKB Masih Dominan

Realisasi pajak Kaltara 2026 triwulan I tembus 16 persen, melampaui target 15 persen. PBBKB jadi penyumbang terbesar pendapatan daerah. (Foto ilustrasi)
Realisasi pajak Kaltara 2026 triwulan I tembus 16 persen, melampaui target 15 persen. PBBKB jadi penyumbang terbesar pendapatan daerah. (Foto ilustrasi)

Tanjung Selor, Kaltara -- Kabar positif datang dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara). Hingga menjelang akhir Maret 2026, realisasi penerimaan pajak dan retribusi daerah di triwulan pertama sudah melampaui target yang ditetapkan.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kaltara, Tomy Labo, mengungkapkan bahwa target awal sebesar 15 persen dari total target tahunan kini sudah terlampaui.

“Walaupun bulan Maret 2026 masih beberapa hari tutupnya, target pajak dan retribusi daerah triwulan pertama sebesar 15 persen dari target murni Rp1,026 triliun, kini sudah realisasi 16 persen lebih,” ujarnya di Tanjung Selor, Bulungan.

Artinya, realisasi penerimaan sudah melampaui ekspektasi awal, menunjukkan tren positif dalam pengelolaan pendapatan daerah.

PBBKB Jadi Penyumbang Terbesar

Dari seluruh jenis pajak daerah, Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) masih menjadi kontributor utama penerimaan.

Selain itu, beberapa sektor lain yang juga menyumbang cukup besar antara lain:

  • Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB)

  • Pajak Kendaraan Bermotor (PKB)

  • Pajak Rokok

Tomy menyebutkan bahwa total terdapat tujuh jenis pajak daerah di Kaltara, yaitu:

  • PBBKB

  • BBNKB

  • PKB

  • Pajak Rokok

  • Pajak Alat Berat

  • Pajak Air Permukaan

  • Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB)

“Masih dominan pajak bahan bakar kendaraan bermotor atau PBBKB,” jelasnya.

Target Pajak 2026 Naik Tipis

Untuk tahun 2026, Pemerintah Provinsi Kaltara menetapkan target penerimaan pajak dan retribusi sebesar Rp1,026 triliun.

Angka ini mengalami kenaikan sekitar Rp45 miliar dibandingkan tahun sebelumnya.

Kenaikan tersebut didorong oleh potensi sektor-sektor strategis, seperti:

  • Proyek pembangunan daerah

  • Proyek strategis nasional

  • Aktivitas pertambangan

  • Pajak alat berat

Optimalisasi sektor ini diharapkan bisa menjaga tren pertumbuhan pendapatan daerah sepanjang tahun.

Layanan Pajak Sudah Kembali Normal

Setelah libur dan cuti bersama Lebaran, pelayanan pajak kendaraan bermotor kini sudah kembali normal.

Seluruh Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Bapenda di kabupaten/kota telah membuka layanan sejak Rabu (25/3).

Kepala UPTD Bapenda Wilayah Malinau, Aan Hartono, memastikan bahwa pelayanan berjalan seperti biasa tanpa sistem kerja fleksibel.

“Kami tidak WFA. Jadi UPTD Bapenda Wilayah Malinau sudah membuka layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor dan layanan lainnya sejak Rabu,” jelasnya.

Imbauan ke Masyarakat: Jangan Telat Bayar Pajak

Bapenda Kaltara juga mengingatkan masyarakat agar tidak menunda pembayaran pajak kendaraan bermotor.

Pasalnya, keterlambatan akan dikenakan denda sebesar 1 persen setiap bulan.

Dengan pelayanan yang sudah kembali normal, masyarakat diharapkan bisa segera memenuhi kewajiban pajaknya demi mendukung pembangunan daerah.

FAQ

1. Berapa realisasi pajak Kaltara triwulan I 2026?

Realisasi sudah mencapai lebih dari 16 persen, melampaui target awal 15 persen.

2. Berapa target pajak Kaltara tahun 2026?

Targetnya sebesar Rp1,026 triliun.

3. Apa penyumbang terbesar pajak daerah Kaltara?

Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) menjadi penyumbang utama.

4. Kapan layanan pajak kembali normal setelah Lebaran?

Layanan sudah kembali normal sejak 25 Maret 2026.

5. Berapa denda keterlambatan pajak kendaraan?

Denda sebesar 1 persen per bulan dari jumlah pajak.

Kronologi Pria Tewas Ditusuk Di Tarakan, Pelaku IW Ditangkap Polisi

Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan Berujung Maut Di Tarakan. Korban tewas akibat tusukan badik, pelaku IW kini diamankan dan menjalani pemeriksaan.
Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan Berujung Maut Di Tarakan. Korban tewas akibat tusukan badik, pelaku IW kini diamankan dan menjalani pemeriksaan.

Tarakan, Kaltara – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tarakan bersama Polsek Tarakan Barat berhasil mengamankan seorang terduga pelaku penganiayaan berinisial IW, yang diduga menyebabkan hilangnya nyawa seorang pria berinisial A (41).

Peristiwa tragis tersebut terjadi di Jalan Murai, RT 10, Kelurahan Karang Rejo, tepat di depan SDN 018, pada Jumat malam (27/3) sekitar pukul 18.37 Wita.

Kasat Reskrim Reginald Yuniawan Sujono menjelaskan, kejadian bermula saat warga sekitar mendengar suara keributan dan adu mulut dari luar rumah.

“Tak lama kemudian, saksi melihat terduga pelaku memegang senjata tajam jenis badik, sementara korban sudah dalam kondisi tersungkur bersama sepeda motornya,” ujarnya, Sabtu.

Kronologi Kejadian

Dari keterangan saksi, situasi sempat memanas sebelum akhirnya berujung pada aksi kekerasan. Bahkan, terdapat dua orang yang terlihat melarikan diri dari lokasi kejadian setelah insiden tersebut terjadi.

Warga yang mengetahui kejadian itu langsung berupaya memberikan pertolongan dengan membawa korban ke Puskesmas Karang Rejo menggunakan sepeda motor.

Namun nahas, korban yang diketahui merupakan karyawan swasta itu meninggal dunia dalam perjalanan menuju fasilitas kesehatan.

Hasil Visum: Luka Tusuk Fatal

Berdasarkan hasil visum luar yang dilakukan di RSUD dr. Jusuf SK, ditemukan luka terbuka di bagian perut kanan korban.

Luka tersebut memiliki kedalaman sekitar 13 cm dan panjang 2 cm.

“Diduga kuat luka tersebut akibat tusukan senjata tajam yang mengenai organ dalam, sehingga menyebabkan korban kekurangan oksigen hingga meninggal dunia,” jelas Reginald.

Polisi Amankan Pelaku dan Barang Bukti

Mendapat laporan, tim gabungan dari unit Pamapta, Reskrim, dan Intel Polres Tarakan langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Selain itu, petugas juga mengamankan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian sebagai bagian dari proses penyelidikan.

Tak butuh waktu lama, polisi berhasil menangkap terduga pelaku IW beserta barang bukti berupa satu bilah badik lengkap dengan sarungnya.

“Saat ini pelaku sudah diamankan di Mako Polres Tarakan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” katanya.

Ancaman Hukum

IW diduga melanggar Pasal 466 ayat (3) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, terkait penganiayaan yang mengakibatkan kematian.

Pihak kepolisian juga tengah melengkapi administrasi penyidikan, melakukan pra-rekonstruksi, serta berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Imbauan Kepolisian

Polres Tarakan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Kami mengajak masyarakat untuk menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada kepolisian, serta berterima kasih atas kerja sama warga yang telah membantu memberikan informasi,” tutup Reginald.

FAQ

1. Di mana lokasi kejadian?
Di Jalan Murai, RT 10, Kelurahan Karang Rejo, Tarakan Barat.

2. Kapan peristiwa terjadi?
Jumat, 27 Maret sekitar pukul 18.37 Wita.

3. Apa penyebab korban meninggal?
Akibat luka tusukan senjata tajam yang mengenai organ dalam.

4. Apakah pelaku sudah ditangkap?
Ya, pelaku berinisial IW sudah diamankan polisi.

5. Apa pasal yang dikenakan?
Pasal 466 ayat (3) KUHP tentang penganiayaan yang menyebabkan kematian.

Bantuan Beras dan Minyak Untuk 323 Ribu KPM Di Kaltim Kaltara

Bulog menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak untuk 323 ribu KPM di Kaltim Kaltara guna menjaga daya beli dan stabilitas harga pangan.
Bulog menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak untuk 323 ribu KPM di Kaltim Kaltara guna menjaga daya beli dan stabilitas harga pangan.

SAMARINDA -- Penyaluran bantuan pangan kembali digencarkan oleh Perum Bulog melalui Kantor Wilayah Kalimantan Timur–Kalimantan Utara (Kaltim-Kaltara). Program ini menyasar sebanyak 323.824 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di wilayah tersebut.

Kepala Kanwil Bulog Kaltim-Kaltara, Musazdin Said, menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan berupa kebutuhan pokok penting.

“Bantuan pangan berupa beras dan minyak menyasar 323.824 KPM,” ujarnya saat dikonfirmasi di Penajam Paser Utara, Jumat.

Fokus Jaga Daya Beli Masyarakat

Program ini bukan sekadar distribusi bantuan biasa. Menurut Musazdin, langkah ini menjadi bagian penting untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus menekan gejolak harga pangan di pasaran.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan jika ditemukan ketidaksesuaian data penerima. “Warga bisa menyampaikan jika ada ketidaksesuaian data agar bantuan benar-benar diterima oleh yang berhak,” tambahnya.

Data Berbasis DTKS Dan Peran Kelurahan

Penyaluran bantuan ini mengacu pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) nasional. Proses verifikasi turut melibatkan kelurahan melalui Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos).

Kolaborasi lintas sektor ini dinilai efektif untuk memastikan distribusi berjalan tepat sasaran dan transparan. Kelurahan juga menjadi titik penting dalam proses penyaluran karena lebih dekat dengan masyarakat.

Distribusi Dilakukan Setelah Lebaran

Untuk periode Februari hingga Maret 2026, setiap KPM akan menerima:

  • 20 kilogram beras

  • 4 liter minyak goreng

Penyaluran bantuan ini dijadwalkan berlangsung setelah perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Bagian Dari Program Nasional

Program bantuan pangan ini merupakan mandat dari Badan Pangan Nasional yang menargetkan sekitar 33 juta KPM di seluruh Indonesia.

Melalui penugasan ini, Bulog berperan dalam menyalurkan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.

Dampak Yang Diharapkan

Selain membantu masyarakat berpenghasilan rendah, program ini juga diharapkan mampu:

  • Menjaga stabilitas harga beras dan minyak goreng

  • Mengurangi tekanan inflasi pangan

  • Meningkatkan kesejahteraan masyarakat

Dengan distribusi yang semakin tepat sasaran, bantuan ini diharapkan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan.

FAQ (Pertanyaan Umum)

1. Siapa saja yang menerima bantuan ini?
Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdaftar dalam DTKS nasional.

2. Apa saja bantuan yang diberikan?
Setiap KPM menerima 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng.

3. Kapan bantuan disalurkan?
Setelah Idul Fitri 1447 Hijriah untuk periode Februari–Maret 2026.

4. Bagaimana jika data penerima tidak sesuai?
Warga bisa melapor melalui kelurahan atau Puskesos setempat.

5. Apa tujuan utama program ini?
Menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas harga pangan nasional.

Kamis, 12 Maret 2026

Pertamina Patra Niaga Siaga Ramadan Idul Fitri

Pertamina membentuk Satgas Ramadan Idul Fitri 2026 untuk memastikan pasokan energi Ramadan tetap aman di Kalimantan serta mendukung kelancaran arus mudik dan aktivitas masyarakat. (Gambar ilustrasi)
Pertamina membentuk Satgas Ramadan Idul Fitri 2026 untuk memastikan pasokan energi Ramadan tetap aman di Kalimantan serta mendukung kelancaran arus mudik dan aktivitas masyarakat. (Gambar ilustrasi)

TANJUNG SELOR – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memastikan kesiapan pasokan energi selama Ramadan dan Idul Fitri 2026 dengan membentuk Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri 2026 yang mulai bertugas sejak Senin (9/3). Langkah ini dilakukan untuk menjaga kelancaran distribusi BBM dan LPG selama periode peningkatan mobilitas masyarakat.

Pembentukan Satgas Ramadan Idul Fitri Pertamina ini bertujuan mendukung kelancaran ibadah, perjalanan mudik, serta aktivitas ekonomi masyarakat di berbagai wilayah Kalimantan selama bulan Ramadan hingga perayaan Idul Fitri.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Isfahani, mengatakan pihaknya telah melakukan pemetaan terhadap potensi peningkatan kebutuhan energi selama periode tersebut.

“Kami telah memetakan potensi peningkatan kebutuhan energi. Seluruh aspek operasional, mulai dari stok hingga distribusi telah kami siapkan agar masyarakat dapat menjalani Ramadhan dan merayakan Idul Fitri dengan tenang dan nyaman,” ujar Isfahani dalam keterangan tertulis yang diterima di Tanjung Selor, Rabu.

Berdasarkan proyeksi perusahaan, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 14–15 Maret 2026 serta 18–19 Maret 2026. Sementara itu, arus balik diprediksi berlangsung pada 24–25 Maret 2026 dan 28–29 Maret 2026.

Pengalaman dari pelaksanaan Satgas pada tahun sebelumnya menunjukkan bahwa konsumsi gasoline dan LPG biasanya meningkat selama Ramadan dan Idul Fitri. Sebaliknya, konsumsi gasoil dan kerosene cenderung mengalami penyesuaian.

Proyeksi tersebut menjadi dasar bagi Pertamina untuk memperkuat strategi suplai energi agar distribusi di seluruh wilayah Kalimantan tetap aman dan terkendali selama masa libur panjang tersebut.

Dari sisi infrastruktur, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menyiagakan berbagai fasilitas pendukung distribusi energi. Di antaranya 16 Terminal BBM, tiga Terminal LPG, 11 Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU), 786 SPBU, serta 558 unit Pertashop.

Selain itu, terdapat pula 527 agen LPG, 52 Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE), dan 13 agen minyak tanah yang siap melayani kebutuhan masyarakat.

Distribusi energi juga diperkuat dengan dukungan armada logistik yang terdiri dari 762 unit mobil tangki serta 99 unit skidtank guna menjangkau daerah-daerah yang sulit diakses.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, menambahkan pihaknya juga menyiapkan berbagai layanan tambahan di jalur potensial seperti jalur tol, jalur wisata, dan jalur lintas utama.

“Kami menyiapkan 90 SPBU Siaga 24 Jam, 326 Agen LPG Siaga, layanan BBM dan Kiosk Pertamina Siaga, Motorist/PDS BBM serta mobil tangki standby,” kata Edi.

Selain itu, Pertamina juga menghadirkan empat unit Serambi MyPertamina yang dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai tempat beristirahat selama perjalanan mudik.

Menurut Edi, fasilitas tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat selama periode Ramadan dan Idul Fitri.

Sabtu, 13 Agustus 2022

Pemprov Kaltara Membagikan 5.000 Bendera Merah Putih

Pemprov Kaltara Membagikan 5.000 Bendera Merah Putih
Gubernur Kalimantan Utara, Zainal Arifin Paliwang saat kegiatan membagikan 5.000 bendara Merah Putih kepada warga Tanjung Selor, Bulungan, Kaltara, Sabtu (13/8/2022). DKISP Provinsi Kaltara.
BorneoTribun Tarakan, Kaltara - Gubernur Kalimantan Utara Zainal Arifin Paliwang bersama sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat membagikan 5.000 bendera merah putih kepada warga Tanjung Selor, Bulungan.

“Hari ini kita akan membagikan 5.000 bendera merah putih kepada masyarakat. Ini untuk meningkatkan rasa nasionalisme dan kecintaan kita pada NKRI,” kata Zainal.

Kegiatan Kesbangpol Kaltara ini merupakan bagian dari rangkaian program nasional pengibaran 10 juta bendera merah putih di Indonesia.

Dijelaskannya, Gerakan Pengibaran 10 Juta Bendera Merah Putih terkait rangkaian memeriahkan HUT ke-77 Kemerdekaan Indonesia.

Gerakan pengibaran 10 juta bendera telah dicanangkan oleh pemerintah pusat dalam rangka NKRI.

Gubernur mengajak seluruh warga untuk ikut serta memasang bendera dan spanduk di sekitar rumah.

“Unsur-unsur masyarakat harus dilibatkan dalam menjaga kerukunan di Kaltara. Mari rayakan HUT RI ke-77 dengan melakukan kegiatan positif. Ayo cepat pulih, bangkit lebih kuat,” kata Zainal.

Acara dimulai pukul 06.30 WITA di Monumen Cinta Damai, Jalan Katamso, Tanjung Selor Bulungan hingga pukul 09.14 WITA.

Selain Gubernur, Suriansyah, Sekda Kaltara, Bambang Ketua Pimpinan Tingkat Ikatan Alumni, Dt. Iqra Ramadhan, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Setda Kaltara, Bustan, Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Pollymaart Sijabat, Asisten Administrasi Umum, Ferdy Tanduklangi, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Kaltara.

Serta unsur Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, unsur masyarakat, tokoh pemuda, tokoh adat, ormas dan asosiasi, masyarakat se-Kalimantan Utara.

Gerakan Pengibaran 10 Juta Bendera Merah Putih bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dan meningkatkan rasa nasionalisme masyarakat Kalimantan Utara menjelang Perayaan HUT RI ke-77.

Penyebarluasan 10 juta bendera tersebut dilakukan secara simbolis kepada perwakilan lembaga/instansi, ormas, asosiasi, forum, tokoh agama, tokoh masyarakat se-Kalimantan Utara yang nantinya akan mereka bagikan kepada masyarakat lain.

(SA/ANT)

Kamis, 17 Februari 2022

Kapolda Kaltara Kunjungi Gubernur Kaltara, Guna Bahas Keamanan Daerah

BorneoTribun Kaltara – Kapolda Kaltara Irjen. Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si., menyambangi kantor Gubernur Kaltara semenjak dilantik menjadi Kapolda Kaltara pada akhir Januari lalu, Rabu (16/2/2022).

Gubernur Kaltara Brigjen. Pol. (Purn.) Drs. Zainal Arifin Paliwang, S.H., M.Hum., dalam rangka Kapolda Bersilahturahmi."Pak Kapolda bersilaturahmi, kulo nuwun, untuk bertugas di Kaltara, jadi beliau bersilaturahmi," jelas Gubernur Kaltara tersebut.

Mantan Jenderal bintang satu itu mengungkapkan bahwa keamanan menjadi kunci penting untuk kelancaran kegiatan investasi.

"Dan kami juga membahas keamanan di Kaltara, beliau siap membantu keamanan di Kaltara, tentu kita ingin Kaltara aman dan nyaman agar investasi di Kaltara bisa lancar, Khususnya proyek PSN, karena tahun ini kegiatan di KIPI sudah dimulai. jelas Mantan Wakapolda Kaltara itu.

Dilain sisi, Kapolda Kaltara mengatakan, pihaknya siap untuk membantu Pemerintahan Provisi Kaltara dalam menjaga keamanan daerah.

"Saya bersilaturahmi ke Kepala Daerah dan saya sebagai Kapolda siap mengamankan situasi dan kondisi di Kaltara," jelas orang nomor satu di Polda Kaltara tersebut.