Berita BorneoTribun: Kapolres Landak hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Kapolres Landak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kapolres Landak. Tampilkan semua postingan

Selasa, 10 Maret 2026

Jelang Idul Fitri 1447 H, Polres Landak Matangkan Pengamanan Lewat Rakor Sektoral

Polres Landak menggelar rakor lintas sektoral untuk mempersiapkan pengamanan Idul Fitri 1447 H melalui Operasi Ketupat Kapuas 2026 guna menjaga keamanan dan kelancaran mudik.
Polres Landak menggelar rakor lintas sektoral untuk mempersiapkan pengamanan Idul Fitri 1447 H melalui Operasi Ketupat Kapuas 2026 guna menjaga keamanan dan kelancaran mudik.

Kapolres Landak Pimpin Rakor Lintas Sektoral, Landak Siap Sambut Idul Fitri 1447 H

Ngabang, Kalbar – Suasana serius namun penuh semangat terlihat di Aula BKPM Polres Landak pada Senin (9/3/2026). Berbagai unsur pemerintah, aparat keamanan, hingga stakeholder berkumpul dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral untuk mempersiapkan pengamanan Idul Fitri 1447 H di Kabupaten Landak.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, SH, S.I.K bersama pejabat utama dan para Kapolsek jajaran Polres Landak. Turut hadir perwakilan pemerintah daerah yang diwakili Staf Ahli Bupati Landak Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Alessius Asnanda serta Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Landak Ezra Geovani.

Selain unsur pemerintah daerah, kegiatan ini juga dihadiri perwakilan TNI, instansi terkait, serta stakeholder penting seperti PT Jasa Raharja, PLN, dan pengelola SPBU di wilayah Kabupaten Landak. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan sinergi lintas sektor dalam menjaga keamanan selama perayaan Idul Fitri 1447 H.

Dalam arahannya, Kapolres Landak menegaskan bahwa pengamanan Lebaran tahun ini akan dilaksanakan melalui Operasi Ketupat Kapuas 2026 yang berlangsung pada 13 hingga 25 Maret 2026. Operasi ini menjadi bagian dari strategi Polres Landak untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif selama periode mudik dan libur Lebaran.

AKBP Devi Ariantari juga menyoroti sejumlah potensi kerawanan yang perlu menjadi perhatian bersama. Salah satunya adalah kondisi infrastruktur jalan yang masih ditemukan berlubang di beberapa titik, sehingga berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

Para Kapolsek diminta segera melakukan pendataan lokasi rawan kecelakaan. Langkah antisipasi seperti pemasangan tanda atau lingkaran pada jalan berlubang akan dilakukan guna meminimalisir risiko kecelakaan selama arus mudik.

Selain itu, Kapolres juga mengungkapkan bahwa berdasarkan data tahun 2025 terjadi peningkatan angka kriminalitas, terutama dengan sasaran rumah kosong saat musim mudik. Peningkatan kecelakaan lalu lintas juga tercatat akibat kondisi jalan dan padatnya arus kendaraan pengangkut CPO menuju Pelabuhan Kijing.

Untuk mendukung kelancaran arus mudik, Polres Landak akan mendirikan Pos Pengamanan di dua wilayah strategis, yaitu wilayah hukum Polsek Mempawah Hulu dan Polsek Mandor. Keberadaan pos tersebut diharapkan dapat memperkuat pengawasan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Landak untuk menjadi polisi bagi diri sendiri. Dengan kewaspadaan bersama, kita dapat menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujar Kapolres.

Dalam rapat tersebut, sejumlah instansi juga menyampaikan kesiapan masing-masing. Dinas Perhubungan Kabupaten Landak memastikan akan menempatkan personel di beberapa pos pelayanan terpadu selama arus mudik dan balik Lebaran.

Kodim 1210/Landak juga menyatakan kesiapan membantu pengamanan dengan menurunkan personel di sejumlah titik strategis. Dukungan ini diharapkan dapat memperkuat pengamanan wilayah selama pelaksanaan Operasi Ketupat Kapuas 2026.

Sementara itu, Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Landak menyampaikan bahwa hasil inspeksi mendadak pada 5 Maret 2026 menunjukkan stok bahan pokok masih dalam kondisi aman. Dalam waktu dekat, pemerintah juga akan menggelar operasi pasar serta menyalurkan tambahan 500 tabung LPG 3 kilogram untuk masyarakat.

Di sektor kesehatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Landak menegaskan kesiapan tenaga medis yang akan ditempatkan di pos pelayanan kesehatan. Seluruh fasilitas UGD dan IGD di puskesmas juga akan siaga selama 24 jam sepanjang periode Idul Fitri.

Dinas PUPR Kabupaten Landak juga mulai melakukan penanganan jalan rusak di sejumlah ruas penting seperti jalur Ngabang–Serimbu dan Pinyuh–Sebadu. Selain itu, pemasangan rambu serta pagar pengaman dilakukan pada titik jalan berlubang guna meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Landak turut menyatakan kesiapsiagaan dengan menyiagakan petugas selama 24 jam untuk mengantisipasi potensi kebakaran, banjir, tanah longsor, maupun angin puting beliung.

Dari sektor energi, PLN Ngabang memastikan pasokan listrik tetap stabil selama periode Lebaran. Dukungan gardu berjalan, dua unit genset, serta layanan pengaduan melalui call center PLN 123 disiapkan untuk menjaga kelancaran pelayanan.

Sementara itu, pengelola SPBU di Kabupaten Landak memastikan pasokan bahan bakar minyak dalam kondisi aman. Distribusi BBM dipastikan tetap lancar karena pasokan berasal dari berbagai wilayah, termasuk kawasan Timur Tengah, Singapura, dan Afrika.

Melalui koordinasi lintas sektor ini, seluruh pihak berharap pelaksanaan Idul Fitri 1447 H di Kabupaten Landak dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh khidmat. Sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan suasana Lebaran yang nyaman bagi warga maupun para pemudik. (Tino)

Kamis, 26 Februari 2026

Pria di Ngabang Tak Berkutik Saat Sabu Diamankan Polres Landak, Sabu dan Timbangan Digital Disita

Satresnarkoba Polres Landak amankan pria terduga pemilik sabu di Ngabang. Barang bukti sabu, timbangan digital, dan handphone disita, proses hukum berlanjut.
Satresnarkoba Polres Landak amankan pria terduga pemilik sabu di Ngabang. Barang bukti sabu, timbangan digital, dan handphone disita, proses hukum berlanjut.

NGABANG -- Satuan Reserse Narkoba Polres Landak kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukum Kabupaten Landak. Pada Rabu, 25 Februari 2026 sekitar pukul 12.00 WIB, seorang pria berinisial H diamankan di Dusun Raiy, Desa Raja, Kecamatan Ngabang, karena diduga menyimpan narkotika jenis sabu.

Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas penyalahgunaan narkoba di lingkungan mereka. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim Satresnarkoba segera melakukan penyelidikan intensif guna memastikan kebenaran laporan.

Setelah mengantongi cukup bukti awal, petugas bergerak cepat menuju sebuah rumah milik warga berinisial MDA di Dusun Raiy. Di lokasi itulah, pria berinisial H berhasil diamankan tanpa perlawanan berarti.

Barang Bukti Sabu, Timbangan Digital, dan Handphone

Saat penggeledahan dilakukan, petugas menemukan satu kantong plastik warna hitam yang di dalamnya terdapat satu plastik klip berisi kristal diduga sabu. Selain itu, turut diamankan satu unit handphone merek Realme warna hitam lengkap dengan kartu SIM serta satu unit timbangan digital bertuliskan Camry.

Barang bukti tersebut menguatkan dugaan bahwa terduga tidak hanya sebagai pengguna, tetapi juga diduga terlibat dalam aktivitas peredaran. Namun demikian, kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan peran dan jaringan yang mungkin terlibat.

Selanjutnya, terduga pelaku beserta seluruh barang bukti dibawa ke Mapolres Landak untuk menjalani proses penyelidikan dan penyidikan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kapolres Landak Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba

Kapolres Landak Devi Ariantari melalui Kasat Resnarkoba IPTU Yulianus Van Chanel TK, S.I.P menegaskan bahwa pengungkapan ini tidak terlepas dari peran aktif masyarakat.

Ia menyampaikan apresiasi atas keberanian warga dalam melaporkan dugaan peredaran narkotika di lingkungan mereka. Menurutnya, sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi kunci utama dalam memutus mata rantai peredaran gelap narkotika.

Pihaknya juga memastikan akan terus meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap segala bentuk penyalahgunaan narkotika di wilayah Kabupaten Landak.

“Narkoba adalah musuh bersama. Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika,” tegasnya.

Warga Ngabang Merasa Lebih Tenang

Salah satu warga sekitar yang enggan disebutkan namanya mengaku lega atas pengungkapan tersebut. Ia berharap tindakan cepat aparat kepolisian dapat memberikan efek jera sekaligus menjaga keamanan lingkungan.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa peredaran narkoba bisa menyasar siapa saja dan di mana saja. Karena itu, peran masyarakat dalam memberikan informasi sangat penting demi menciptakan lingkungan yang bersih dari narkotika.

FAQ Seputar Pengungkapan Kasus Sabu di Ngabang

1. Kapan penangkapan dilakukan?
Penangkapan dilakukan pada Rabu, 25 Februari 2026 sekitar pukul 12.00 WIB.

2. Di mana lokasi penangkapan?
Di Dusun Raiy, Desa Raja, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak.

3. Apa saja barang bukti yang diamankan?
Diduga sabu dalam plastik klip, satu unit handphone Realme, dan satu unit timbangan digital Camry.

4. Apakah pelaku sudah ditahan?
Terduga telah diamankan di Mapolres Landak untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

5. Bagaimana peran masyarakat dalam kasus ini?
Kasus ini terungkap berkat informasi dari masyarakat yang melaporkan aktivitas mencurigakan.

Penulis: Tino