Kebakaran SDN 1 Lamunti, Wakil Bupati Kapuas Prioritaskan Penanganan Cepat
![]() |
| Pemkab Kapuas gerak cepat tangani SDN 1 Lamunti yang terbakar, pastikan siswa tetap bisa belajar meski dalam kondisi darurat. |
Kapuas, Kalteng - Pemerintah Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, bergerak cepat merespons musibah kebakaran yang menghanguskan bangunan SDN 1 Lamunti di Kecamatan Mantangai pada Rabu (1/4) sore.
Wakil Bupati Kapuas, Dodo, menegaskan bahwa penanganan darurat menjadi prioritas utama agar proses belajar mengajar tetap berjalan meskipun dalam kondisi terbatas.
“Kita ingin memastikan anak-anak tetap bisa belajar meskipun dalam kondisi darurat. Penanganan cepat akan menjadi prioritas,” ujar Dodo saat meninjau lokasi, Kamis.
Langsung Turun Ke Lokasi
Peninjauan dilakukan langsung oleh Wakil Bupati bersama jajaran sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap musibah yang terjadi.
Dalam kunjungan tersebut, Dodo didampingi oleh:
Kepala Dinas Pendidikan Kapuas, Suwarno Muriyat
Kepala DLHK Kapuas, dr Tonun Irawaty Panjaitan
Mereka melihat langsung kondisi bangunan sekolah yang rusak parah akibat kebakaran.
Bangunan Rusak Parah, Aktivitas Belajar Terdampak
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 16.00 WIB itu menghanguskan sebagian besar bangunan sekolah.
Api melalap:
Atap sekolah
Sejumlah ruang kelas
Sehingga hanya menyisakan bagian depan bangunan.
Kondisi ini tentu berdampak besar terhadap aktivitas belajar para siswa.
Upaya Pemulihan Segera Dilakukan
Pemerintah daerah memastikan langkah cepat telah disiapkan, termasuk koordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk pendataan kerusakan.
“Kami sampaikan keprihatinan atas musibah ini. Saat ini kami sudah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk pendataan dan langkah tindak lanjut,” kata Dodo.
Pemkab Kapuas juga berkomitmen untuk segera melakukan pemulihan agar kegiatan belajar bisa kembali normal secepatnya.
Warga Sempat Padamkan Api Secara Swadaya
Kebakaran sempat membuat panik warga sekitar. Mereka bahu-membahu memadamkan api dengan peralatan seadanya sebelum akhirnya api berhasil dikendalikan.
Beruntung, api tidak sempat merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Fokus: Pendidikan Tidak Boleh Terhenti
Dalam situasi darurat seperti ini, pemerintah menegaskan bahwa pendidikan tetap harus berjalan.
Langkah yang kemungkinan akan dilakukan:
Penyediaan ruang belajar sementara
Relokasi sementara siswa
Percepatan pembangunan kembali
Hal ini penting agar para siswa tidak kehilangan hak belajar mereka.
FAQ
1. Kapan kebakaran SDN 1 Lamunti terjadi?
Kebakaran terjadi pada Rabu, 1 April sekitar pukul 16.00 WIB.
2. Apa penyebab kebakaran?
Penyebab kebakaran masih dalam proses penelusuran pihak terkait.
3. Apa dampak kebakaran terhadap sekolah?
Sebagian besar bangunan sekolah terbakar, termasuk ruang kelas dan atap.
4. Apa langkah Pemkab Kapuas?
Melakukan penanganan darurat, pendataan kerusakan, dan menyiapkan pemulihan.
5. Apakah siswa tetap bisa belajar?
Ya, pemerintah akan menyiapkan solusi darurat agar kegiatan belajar tetap berjalan.
