Iklan Tutup X
Tampilkan postingan dengan label Kawasaki. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kawasaki. Tampilkan semua postingan

Rabu, 17 Juni 2026

Kawasaki dan Yamaha Perkenalkan Model Terbaru di Jakarta Fair 2026

PRJ 2026 menjadi lokasi peluncuran empat kendaraan roda dua terbaru dari Kawasaki dan Yamaha, mulai dari Brusky 125, KLX150 XPL, Teryx H2 hingga MX King 150 Prima Pramac Livery.
PRJ 2026 menjadi lokasi peluncuran empat kendaraan roda dua terbaru dari Kawasaki dan Yamaha, mulai dari Brusky 125, KLX150 XPL, Teryx H2 hingga MX King 150 Prima Pramac Livery.

PRJ 2026 Jadi Panggung Peluncuran Empat Motor Baru Kawasaki dan Yamaha

JAKARTA — Kawasaki dan Yamaha memanfaatkan ajang Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2026 yang berlangsung pada 11 Juni hingga 12 Juli 2026 di Jakarta untuk memperkenalkan sejumlah kendaraan terbaru kepada publik. Total ada empat model yang menjadi sorotan, mulai dari skuter matik, motor dual purpose, kendaraan off-road, hingga motor bebek sport edisi khusus.

PRJ yang digelar dalam rangka menyambut HUT ke-499 Kota Jakarta kembali menjadi salah satu pameran yang banyak menarik pengunjung, termasuk pada sektor otomotif roda dua.

Kawasaki dan Yamaha Perkenalkan Model Terbaru di Jakarta Fair 2026
PRJ 2026 menjadi lokasi peluncuran empat kendaraan roda dua terbaru dari Kawasaki dan Yamaha, mulai dari Brusky 125, KLX150 XPL, Teryx H2 hingga MX King 150 Prima Pramac Livery.

PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) menghadirkan tiga produk baru dalam pameran tersebut. Salah satunya adalah Kawasaki Modenas Brusky 125 yang masuk ke segmen skuter matik 125 cc.

Motor ini dibekali mesin satu silinder 124,8 cc SOHC berpendingin udara dengan sistem injeksi elektronik. Tenaga yang dihasilkan mencapai sekitar 9,3 dk pada 7.500 rpm dan torsi 10 Nm pada 6.000 rpm yang disalurkan melalui transmisi CVT.

Selain menawarkan kapasitas bagasi 14 liter dan tangki bahan bakar 5,1 liter, Brusky 125 juga dibekali fitur seperti lampu LED, panel instrumen kombinasi analog-digital, port USB, lampu hazard, serta starter elektrik dan kick starter.

Model kedua yang diperkenalkan Kawasaki adalah KLX150 XPL. Motor ini dirancang sebagai kendaraan dual purpose yang dapat digunakan di jalan aspal maupun jalur nonaspal.

KLX150 XPL mengandalkan mesin satu silinder 144 cc dengan tenaga sekitar 11,5 dk dan torsi 11,3 Nm. Untuk mendukung kemampuan jelajahnya, motor ini menggunakan suspensi depan upside down (USD), suspensi belakang Uni Trak yang dapat disetel, serta velg jari-jari berukuran 21 inci di depan dan 18 inci di belakang.

Kawasaki juga melengkapinya dengan lampu LED, panel instrumen digital, hand guard, skid plate pelindung mesin, dan grafis baru yang menonjolkan karakter petualang.

Produk ketiga yang dibawa Kawasaki ke PRJ 2026 adalah Teryx H2. Berbeda dari dua model sebelumnya, kendaraan ini merupakan side-by-side (SxS) berperforma tinggi untuk kebutuhan rekreasi off-road.

Teryx H2 menggunakan mesin empat silinder segaris 999 cc berpendingin cairan dengan teknologi supercharger yang menghasilkan tenaga lebih dari 250 hp. Kendaraan ini dipadukan dengan sistem penggerak empat roda (4WD) dan transmisi CVT.

Untuk menunjang kemampuan melintasi berbagai medan, Teryx H2 dibekali suspensi independen, ground clearance tinggi, mode berkendara yang dapat dipilih, power steering elektrik, panel instrumen digital, serta konfigurasi empat tempat duduk lengkap dengan sabuk pengaman dan rangka pelindung.

Sementara itu, Yamaha Indonesia memperkenalkan MX King 150 Prima Pramac Livery. Motor ini menjadi edisi khusus yang terinspirasi dari warna dan identitas tim Prima Pramac Yamaha MotoGP.

MX King 150 Prima Pramac Livery diperkenalkan di Jakarta Fair Kemayoran 2026 dan diproduksi terbatas sebanyak 2.000 unit untuk pasar Indonesia.

Secara teknis, motor ini tetap menggunakan mesin satu silinder 150 cc berpendingin cairan dengan tenaga 11,3 kW pada 8.500 rpm dan torsi 13,8 Nm pada 7.000 rpm yang disalurkan melalui transmisi manual lima percepatan.

Fitur yang disematkan antara lain lampu depan LED tiga elemen, panel instrumen digital, lampu hazard, suspensi belakang monoshock, rem cakram depan-belakang, serta ban tubeless dengan pelek 17 inci.

Perbedaan utama dibandingkan model reguler terletak pada penggunaan grafis khusus bergaya balap yang mengadopsi identitas tim Prima Pramac Yamaha MotoGP.

Kehadiran empat model tersebut menambah daya tarik sektor otomotif di PRJ 2026. Pameran tahunan ini kembali dimanfaatkan produsen kendaraan roda dua untuk memperkenalkan produk baru sekaligus menjangkau calon konsumen dalam jumlah besar.

Jumat, 11 April 2025

Kawasaki Perkenalkan Robotic Horse Corleo: Si Kuda Besi Penjelajah Gunung

Kawasaki Perkenalkan Robotic Horse Corleo Si Kuda Besi Penjelajah Gunung
Kawasaki Perkenalkan Robotic Horse Corleo: Si Kuda Besi Penjelajah Gunung.

JAKARTA - Kawasaki, perusahaan teknologi asal Jepang, baru saja memperkenalkan inovasi terbarunya yang cukup unik dan futuristik, yaitu robokuda bernama Corleo. Robot berkaki empat ini dipamerkan dalam ajang Osaka-Kansai Expo 2025 dan langsung menarik perhatian banyak orang karena kemampuannya yang luar biasa, terutama untuk medan off-road seperti pegunungan.

Corleo: Gabungan Teknologi dan Kekuatan Alam

Corleo bukanlah kendaraan biasa. Kawasaki menyebutnya sebagai "mobilitas pribadi masa depan" dan “off-roader revolusioner” karena mampu berjalan, berlari, bahkan melompat di medan sulit seperti gunung bersalju. Uniknya lagi, robot ini tidak memakai roda, melainkan memiliki empat kaki robotik yang menyerupai kaki kuda.

Kaki-kaki tersebut dilengkapi dengan semacam “kuku” berbahan karet khusus yang mampu menyerap guncangan dan memberikan cengkeraman yang kuat di permukaan licin. Desain ini membuat Corleo bisa bergerak stabil dan lincah di medan yang tidak bisa dijangkau kendaraan konvensional.

Ditenagai AI dan Hidrogen

Salah satu keunggulan Corleo adalah penggunaan mesin hidrogen 150 cc yang ramah lingkungan. Tidak hanya itu, Corleo juga dibekali dengan kecerdasan buatan (AI) yang sangat canggih. AI ini mampu menganalisis posisi robot secara real-time dan menjaga keseimbangan selama bergerak.

Corleo juga bisa merespons gerakan tubuh pengendaranya. Jadi, cara mengemudikannya cukup dengan menggeser berat badan ke arah yang diinginkan, mirip seperti menunggang kuda sungguhan. Sistem kontrol ini dibantu dengan pijakan kaki dan setang untuk mengarahkan gerakannya.

Panel Informasi Futuristik

Robot ini dilengkapi dengan panel instrumen digital yang menampilkan berbagai data penting, seperti level hidrogen, navigasi, pusat gravitasi, dan informasi teknis lainnya. Semua fitur ini dirancang agar pengendara tetap nyaman dan aman, bahkan saat menjelajah alam liar.

Kapan Bisa Dicoba?

Sayangnya, Corleo masih berstatus sebagai konsep. Menurut informasi dari kanal YouTube resmi Kawasaki, robot kuda ini baru dirancang untuk tahun 2050. Artinya, kita masih harus bersabar untuk bisa benar-benar "menunggangi" Corleo di dunia nyata.

Namun, Kawasaki sudah merilis video demo yang memperlihatkan kemampuan Corleo. Video tersebut tampaknya dibuat dengan bantuan teknologi AI untuk memberikan gambaran nyata seperti apa robot ini bekerja saat beraksi di medan ekstrem.

Dengan peluncuran konsep Corleo, Kawasaki kembali menunjukkan kemampuannya dalam menciptakan inovasi canggih yang futuristik. Meski masih dalam tahap pengembangan, robokuda ini membuka peluang baru dalam dunia transportasi pribadi, khususnya untuk petualang dan pecinta alam.

Jadi, apakah kamu siap untuk menjelajah pegunungan dengan si kuda besi ini di masa depan?