Iklan Tutup X
Tampilkan postingan dengan label Kecelakaan Sekadau. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kecelakaan Sekadau. Tampilkan semua postingan

Senin, 18 Mei 2026

Awalnya Ban Kempes, Akhirnya Kecelakaan Serius di Jalan Sekadau–Sintang

Kecelakaan motor dan dump truk di Jalan Sekadau–Sintang, Sekadau Hilir, menyebabkan pengendara luka serius dan dilarikan ke RSUD Sekadau.
Kecelakaan motor dan dump truk di Jalan Sekadau–Sintang, Sekadau Hilir, menyebabkan pengendara luka serius dan dilarikan ke RSUD Sekadau. (Foto ilustrasi)

SEKADAU - Di jalur utama Sekadau–Sintang, sebuah kecelakaan lalu lintas kembali menegaskan betapa kecilnya ruang kesalahan di jalan yang dilalui kendaraan berat dan kendaraan roda dua secara bersamaan. 

Insiden yang terjadi di Dusun Entada, Desa Bokak Sebumbun, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, Senin pagi (18/5/2026) sekitar pukul 08.00 WIB itu melibatkan sepeda motor dan sebuah dump truk, dan berujung pada luka serius yang dialami satu pengendara.

Peristiwa bermula dari kondisi yang sebenarnya cukup umum di jalan lintas antarwilayah: sepeda motor Yamaha Vega Force yang dikendarai S (51) mengalami ban belakang kempes saat melaju dari arah Sekadau menuju Sintang. 

Dalam situasi seperti ini, laju kendaraan biasanya melambat dan pengendara cenderung mencari tempat aman untuk berhenti.

Namun di titik inilah situasi berubah menjadi krusial. Pengendara motor diduga berhenti mendadak di lajur kiri jalan dengan asumsi terdapat bengkel tambal ban di sekitar lokasi. 

Keputusan itu diambil tanpa memastikan kondisi arus lalu lintas dari belakang, yang pada saat bersamaan sedang dilalui kendaraan lain.

Dari arah yang sama, sebuah dump truk Mitsubishi yang dikemudikan L (37) sudah berada cukup dekat. 

Upaya pengereman dan manuver menghindar ke sisi kiri tidak cukup untuk mencegah benturan. Jarak yang terlalu sempit membuat tabrakan tidak terhindarkan.

Benturan tersebut berdampak serius bagi pengendara motor. Kaki kiri korban terlindas ban belakang truk, menyebabkan patah tulang dan luka terbuka. 

Korban segera dievakuasi ke RSUD Sekadau untuk mendapatkan penanganan medis, sementara pengemudi truk dilaporkan selamat tanpa luka.

Awalnya Ban Kempes, Akhirnya Kecelakaan Serius di Jalan Sekadau–Sintang
Kecelakaan motor dan dump truk di Jalan Sekadau–Sintang, Sekadau Hilir, menyebabkan pengendara luka serius dan dilarikan ke RSUD Sekadau.

Kasi Humas Polres Sekadau AKP Triyono menjelaskan bahwa petugas kepolisian langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penanganan awal. 

Ia juga menekankan bahwa faktor kehati-hatian menjadi sorotan utama dalam insiden ini.

“Keselamatan berlalu lintas harus menjadi perhatian utama, termasuk memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan sebelum digunakan,” ujarnya.

Kecelakaan ini kembali menyoroti risiko tinggi di ruas jalan lintas Sekadau–Sintang yang kerap dilalui kendaraan pribadi dan angkutan barang dalam waktu bersamaan. 

Kombinasi kecepatan, jarak pandang, dan keputusan spontan di jalan sering kali menjadi faktor yang menentukan apakah sebuah perjalanan berakhir aman atau sebaliknya.

Peristiwa di Bokak Sebumbun ini menjadi pengingat bahwa di jalan raya, keputusan dalam hitungan detik dapat membawa konsekuensi besar. 

Polisi mengimbau pengendara untuk tidak berhenti mendadak di badan jalan serta memastikan kondisi sekitar benar-benar aman sebelum mengambil tindakan.

Sementara itu, korban masih menjalani perawatan intensif di RSUD Sekadau. Peristiwa ini kini dalam penanganan lebih lanjut oleh pihak kepolisian guna memastikan seluruh kronologi dan faktor penyebab kecelakaan dapat diungkap secara menyeluruh.

Kamis, 07 Mei 2026

Motor Honda Blade Yang Sempat Dikira Hilang Usai Tabrakan Ditemukan Di Semak Nanga Taman

Honda Blade yang sempat dikira hilang usai kecelakaan di Nanga Taman, Sekadau, akhirnya ditemukan polisi di semak-semak dekat lokasi tabrakan.
Honda Blade yang sempat dikira hilang usai kecelakaan di Nanga Taman, Sekadau, akhirnya ditemukan polisi di semak-semak dekat lokasi tabrakan.

SEKADAU – Sebuah sepeda motor Honda Blade yang sempat diduga hilang setelah kecelakaan lalu lintas di Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, akhirnya ditemukan aparat kepolisian di semak-semak pinggir jalan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa malam, 5 Mei 2026 sekitar pukul 23.00 WIB di ruas jalan dekat SMAN 1 Nanga Taman.

Kasi Humas Polres Sekadau AKP Triyono menjelaskan, kecelakaan bermula saat sepeda motor Yamaha Mio yang dikendarai F melaju dari arah Rawak dan menabrak bagian belakang Honda Blade yang dikendarai S.

Benturan di jalan lurus tersebut membuat kedua pengendara terjatuh. Pengendara Honda Blade bahkan sempat kehilangan kesadaran beberapa saat setelah insiden terjadi.

“Pengendara hanya mengalami luka ringan berupa lecet di tangan dan kaki,” ujar AKP Triyono, Kamis (7/5/2026).

Setelah kondisi membaik, kedua pengendara mencoba memeriksa situasi di lokasi kejadian. Namun Honda Blade yang sebelumnya terlibat kecelakaan sudah tidak terlihat di sekitar jalan.

Kondisi malam hari dengan penerangan minim membuat kendaraan tersebut sempat diduga hilang. Kedua pengendara sempat melakukan pencarian mandiri, tetapi hasilnya nihil.

Keesokan harinya, pengendara Honda Blade bersama keluarga mendatangi Polsek Nanga Taman untuk melaporkan kejadian tersebut. Polisi kemudian memanggil pengendara Yamaha Mio dan melakukan pengecekan ulang ke lokasi kecelakaan.

Menurut AKP Triyono, kedua pengendara diketahui berasal dari Desa Lubuk Tajau, Kecamatan Nanga Taman, meski berbeda kampung.

Dalam proses pencarian bersama, polisi akhirnya menemukan Honda Blade sekitar 50 meter dari titik tabrakan. Motor tersebut berada di semak-semak pinggir jalan sehingga sulit terlihat dari badan jalan.

Saat ditemukan, kondisi motor mengalami sejumlah kerusakan seperti knalpot patah dan pedal bengkok. Posisi transmisi kendaraan juga masih berada di gigi empat.

Polisi menduga benturan dari belakang membuat motor tetap melaju tanpa kendali hingga keluar jalur dan masuk ke area semak dekat rumah warga.

Kasus tersebut akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan oleh kedua pihak tanpa proses hukum lanjutan.

AKP Triyono juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara pada malam hari, terutama di jalan dengan penerangan terbatas.

“Jaga jarak aman dan kurangi kecepatan untuk menghindari kecelakaan lalu lintas,” kata AKP Triyono.

FAQ

Bagaimana kronologi kecelakaan di Nanga Taman?

Kecelakaan terjadi ketika Yamaha Mio menabrak bagian belakang Honda Blade di jalan dekat SMAN 1 Nanga Taman pada malam hari.

Mengapa Honda Blade sempat dikira hilang?

Motor tidak terlihat setelah kecelakaan karena masuk ke semak-semak sekitar 50 meter dari lokasi tabrakan.

Di mana motor ditemukan?

Honda Blade ditemukan polisi di semak pinggir jalan dekat rumah warga, tidak jauh dari lokasi kecelakaan.

Apakah ada korban serius dalam kecelakaan tersebut?

Tidak ada korban serius. Kedua pengendara hanya mengalami luka ringan pada tangan dan kaki.

Bagaimana penyelesaian kasus kecelakaan ini?

Kedua pengendara sepakat menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.

Jumat, 24 April 2026

Dalam Sehari Dua Laka Terjadi Di Sekadau, Polisi Tekankan Disiplin Berlalu Lintas

Dua kecelakaan terjadi dalam sehari di Sekadau. Polisi menyoroti pentingnya disiplin berlalu lintas dan kewaspadaan pengendara untuk mencegah kecelakaan di jalan raya.
Dua kecelakaan terjadi dalam sehari di Sekadau. Polisi menyoroti pentingnya disiplin berlalu lintas dan kewaspadaan pengendara untuk mencegah kecelakaan di jalan raya.

SEKADAU — Dua peristiwa kecelakaan lalu lintas yang terjadi dalam satu hari di Kabupaten Sekadau menjadi perhatian aparat kepolisian. Insiden tersebut dinilai sebagai sinyal penting agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan saat berkendara di jalan raya.

Kecelakaan pertama terjadi di ruas Jalan Sekadau–Sanggau, Rabu (22/4/2026), yang melibatkan tiga kendaraan angkutan barang dalam satu rangkaian kecelakaan beruntun. Insiden ini terjadi pada jalur antarwilayah yang dikenal memiliki arus kendaraan cukup padat, terutama kendaraan logistik.

Masih pada hari yang sama, kecelakaan lain terjadi di Jalan Merdeka Timur, Kecamatan Sekadau Hilir. Peristiwa tersebut melibatkan dua sepeda motor dan menyebabkan tiga orang mengalami luka-luka.

Kepala Kepolisian Resor Sekadau, AKBP Andhika Wiratama, melalui Kepala Seksi Humas AKP Triyono, menyampaikan bahwa meningkatnya mobilitas masyarakat harus diikuti dengan kesadaran keselamatan yang lebih tinggi.

Menurutnya, risiko kecelakaan tidak hanya dipengaruhi oleh kelalaian pengendara, tetapi juga berkaitan erat dengan kondisi kendaraan serta kesiapan pengendara menghadapi situasi lalu lintas.

“Kesadaran dan disiplin berlalu lintas sangat menentukan keselamatan di jalan. Pengendara perlu memastikan kendaraan dalam kondisi layak sebelum digunakan,” ujar AKP Triyono dalam keterangan tertulis, Kamis (23/4/2026).

Polisi menilai pemeriksaan kendaraan sebelum berkendara masih sering diabaikan oleh sebagian pengendara. Padahal, kondisi kendaraan yang tidak optimal dapat memperbesar risiko kecelakaan.

Beberapa komponen yang perlu diperhatikan antara lain:

  • Lampu utama kendaraan

  • Sistem pengereman

  • Kelengkapan surat kendaraan

  • Penggunaan helm standar

  • Kondisi ban kendaraan

Selain itu, faktor kelelahan dan rasa kantuk saat berkendara juga menjadi penyebab yang kerap memicu kecelakaan di jalan raya.

Sejumlah ruas jalan di wilayah Sekadau disebut memiliki tingkat kerawanan kecelakaan yang relatif tinggi, terutama pada jalur dalam kota maupun jalur penghubung antarwilayah.

Lokasi seperti Jalan Merdeka Timur yang memiliki aktivitas kendaraan cukup padat, serta jalur Sekadau–Sanggau yang sering dilalui kendaraan berat, menjadi area yang memerlukan kewaspadaan lebih dari pengendara.

Situasi berisiko biasanya terjadi pada beberapa kondisi berikut:

  • Saat mendahului kendaraan lain

  • Ketika melintasi persimpangan

  • Saat berkendara pada malam hari

  • Ketika arus lalu lintas meningkat

Kepolisian mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan aspek keselamatan, terutama dalam kondisi tubuh yang tidak prima.

Pengendara diimbau untuk:

  • Tidak memaksakan diri berkendara saat lelah

  • Menjaga kecepatan sesuai kondisi jalan

  • Mematuhi rambu lalu lintas

  • Selalu menggunakan perlengkapan keselamatan

Polisi menegaskan bahwa tindakan sederhana seperti memeriksa lampu kendaraan dan mengenakan helm dapat berperan besar dalam mencegah kecelakaan.

“Hal-hal kecil sering dianggap sepele, padahal sangat menentukan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” ujar AKP Triyono.

FAQ

1. Berapa jumlah kecelakaan yang terjadi di Sekadau dalam satu hari?

Terdapat dua kecelakaan lalu lintas yang terjadi dalam satu hari di wilayah Kabupaten Sekadau.

2. Di mana saja lokasi kecelakaan tersebut terjadi?

Kecelakaan terjadi di Jalan Sekadau–Sanggau dan Jalan Merdeka Timur di Kecamatan Sekadau Hilir.

3. Apa penyebab utama kecelakaan menurut polisi?

Selain kelalaian pengendara, faktor lain meliputi kondisi kendaraan yang kurang layak, kelelahan, serta kurangnya perhatian terhadap situasi lalu lintas.

4. Siapa yang menyampaikan imbauan keselamatan?

Imbauan disampaikan oleh AKP Triyono atas arahan Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama.

5. Apa imbauan utama dari kepolisian kepada masyarakat?

Masyarakat diminta memastikan kendaraan layak jalan, mematuhi rambu lalu lintas, serta tidak berkendara dalam kondisi lelah atau mengantuk.

Kamis, 23 April 2026

Lampu Motor Mati Diduga Picu Tabrakan Dua Kendaraan Di Jalan Merdeka Timur Sekadau

Usai laka truk beruntun, dua motor bertabrakan di Jalan Merdeka Timur Sekadau. Polisi ungkap kronologi, korban luka dirawat di RSUD Sekadau.
Usai laka truk beruntun, dua motor bertabrakan di Jalan Merdeka Timur Sekadau. Polisi ungkap kronologi, korban luka dirawat di RSUD Sekadau.

SEKADAU, KALBAR — Rangkaian kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, pada hari yang sama setelah insiden beruntun yang melibatkan truk angkutan barang di ruas Sekadau–Sanggau. Kali ini, dua sepeda motor terlibat tabrakan di kawasan dalam kota.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Merdeka Timur, tepatnya di depan Mita Mart, Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir, Rabu (22/4/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.

Kepolisian menyebut kecelakaan melibatkan sepeda motor Yamaha King yang dikendarai M (19) dan Honda Revo yang dikendarai J (21) dengan penumpang R (17).

Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Kasi Humas AKP Triyono menjelaskan, insiden bermula saat Yamaha King melaju dari arah Sekadau menuju Sintang. Saat mencoba mendahului kendaraan di depannya, dari arah berlawanan datang Honda Revo.

Lampu Motor Mati Diduga Picu Tabrakan Dua Kendaraan Di Jalan Merdeka Timur Sekadau
Usai laka truk beruntun, dua motor bertabrakan di Jalan Merdeka Timur Sekadau. Polisi ungkap kronologi, korban luka dirawat di RSUD Sekadau.

“Jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat. Selain itu, sepeda motor Honda Revo diketahui lampu utamanya tidak berfungsi optimal sehingga visibilitas terbatas,” kata AKP Triyono, Kamis (23/4/2026).

Benturan tak terhindarkan ketika kedua kendaraan berada pada posisi berhadapan di jalur yang sama.

Akibat kecelakaan tersebut, pengendara Yamaha King mengalami patah tulang pada paha kaki kanan.
Sementara pengendara Honda Revo mengalami luka robek dan patah pada jari kaki kanan, sedangkan penumpangnya juga mengalami luka robek di bagian jari kaki.

Seluruh korban telah dievakuasi ke RSUD Sekadau untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Unit Gakkum Satlantas Polres Sekadau segera turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan.

AKP Triyono menegaskan bahwa Jalan Merdeka Timur merupakan salah satu titik dengan intensitas lalu lintas tinggi di kawasan perkotaan Sekadau.

Lampu Motor Mati Diduga Picu Tabrakan Dua Kendaraan Di Jalan Merdeka Timur Sekadau
Usai laka truk beruntun, dua motor bertabrakan di Jalan Merdeka Timur Sekadau. Polisi ungkap kronologi, korban luka dirawat di RSUD Sekadau.

“Pengendara diimbau untuk selalu berhati-hati, memastikan kondisi kendaraan layak jalan, terutama lampu utama, serta melengkapi surat-surat dan helm standar,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama untuk mencegah kejadian serupa.

FAQ

1. Di mana lokasi kecelakaan terjadi?
Kecelakaan terjadi di Jalan Merdeka Timur, depan Mita Mart, Desa Sungai Ringin, Sekadau Hilir.

2. Kapan kejadian berlangsung?
Insiden terjadi pada Rabu malam, 22 April 2026 sekitar pukul 19.30 WIB.

3. Berapa kendaraan yang terlibat?
Dua sepeda motor, yakni Yamaha King dan Honda Revo.

4. Apa penyebab kecelakaan?
Diduga karena jarak terlalu dekat saat mendahului serta lampu motor Honda Revo yang tidak berfungsi optimal.

5. Bagaimana kondisi korban?
Tiga korban mengalami luka, termasuk satu pengendara yang mengalami patah tulang paha kaki.

6. Apakah korban sudah mendapat perawatan?
Ya, seluruh korban telah dibawa ke RSUD Sekadau.

Jumat, 15 Agustus 2025

Satlantas dan Damkar Sekadau Sigap Bersihkan Tumpahan Solar di Jalan Merdeka Timur

SEKADAU - Satlantas Polres Sekadau bersama Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Sekadau bergerak cepat membersihkan tumpahan solar di Jalan Merdeka Timur, dekat BTN AMS, Desa Mungguk, Kecamatan Sekadau Hilir, Jumat (15/8/2025) pagi. Tindakan ini dilakukan usai menerima laporan warga bahwa seorang pengendara motor terjatuh akibat tergelincir di lokasi tersebut.

Informasi awal disampaikan oleh warga bernama Feronika kepada Humas Polres Sekadau. Ia menceritakan bahwa keponakannya terjatuh saat melintas di jalan yang licin oleh tumpahan solar. Laporan itu kemudian diteruskan ke Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Sekadau. Sekitar pukul 10.55 WIB, Kanit Kamsel Aipda Yuni Iswandi bersama personel piket Lantas langsung menuju lokasi untuk mengecek kondisi. Dari hasil pengecekan, tumpahan solar membentang sepanjang kurang lebih 50 meter dan mulai mengering.

Satlantas dan Damkar Sekadau Sigap Bersihkan Tumpahan Solar di Jalan Merdeka Timur
Satlantas dan Damkar Sekadau Sigap Bersihkan Tumpahan Solar di Jalan Merdeka Timur.

"Begitu menerima informasi, kami langsung menuju lokasi tumpahan solar. Jika dibiarkan, kami khawatir akan menimbulkan korban lainnya," ujar Aipda Yuni. Sebelum menuju lokasi, pihak Satlantas berkoordinasi dengan Damkar Sekadau untuk membantu proses pembersihan. Petugas gabungan menaburkan sabun deterjen untuk menyerap dan menetralkan solar, lalu membilasnya dengan air menggunakan mobil pemadam. Selama proses pembersihan, petugas Satlantas mengatur arus lalu lintas agar kendaraan tetap bisa melintas dengan aman dari kedua arah.

Pembersihan selesai sekitar pukul 11.35 WIB. Kapolres Sekadau AKBP Donny Molino Manoppo melalui Kasat Lantas IPTU Sudarsono mengapresiasi sinergi cepat antara Satlantas, Damkar, dan masyarakat. "Kami berterima kasih kepada warga yang segera memberikan informasi. Respons cepat seperti ini penting untuk mencegah kecelakaan," ujarnya. IPTU Sudarsono juga mengingatkan para sopir truk pengangkut bahan bakar agar memeriksa kendaraan secara rutin untuk menghindari kebocoran. "Tumpahan bahan bakar di jalan sangat berbahaya. Mohon lakukan pemeriksaan rutin demi keselamatan bersama," tegasnya.

Aksi cepat gabungan Satlantas dan Damkar ini berhasil meminimalkan potensi kecelakaan lanjutan di lokasi tersebut. Warga yang melintas kini bisa berkendara lebih aman tanpa khawatir tergelincir. Ke depan, pihak kepolisian berkomitmen terus menjalin koordinasi dengan masyarakat untuk mempercepat penanganan setiap insiden di jalan raya.