Berita BorneoTribun: Ketahanan Sosial hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Ketahanan Sosial. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ketahanan Sosial. Tampilkan semua postingan

Kamis, 19 Maret 2026

PLN UID Kalselteng Dorong Desa Kiram Jadi Desa Tangguh Bencana

PLN UID Kalselteng jalankan program Destana di Desa Kiram untuk meningkatkan kesiapsiagaan warga menghadapi bencana banjir bersama BPBD.
PLN UID Kalselteng jalankan program Destana di Desa Kiram untuk meningkatkan kesiapsiagaan warga menghadapi bencana banjir bersama BPBD.

BANJAR — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UID Kalselteng) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung keselamatan masyarakat. Kali ini, PLN menggandeng BPBD untuk meningkatkan kesiapsiagaan warga melalui program Desa Tangguh Bencana (Destana) di Desa Kiram.

Program ini hadir sebagai respons atas potensi bencana banjir yang kerap terjadi di wilayah tersebut. Lewat pendekatan berbasis masyarakat, PLN ingin memastikan warga tidak hanya siap secara fisik, tetapi juga memiliki pemahaman dan mental yang kuat saat menghadapi situasi darurat.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar, Drs Wasis Nugraha, menegaskan bahwa program ini menjadi langkah penting dalam membangun kesiapsiagaan masyarakat desa.

“Kami ingin masyarakat tidak hanya siap secara fisik, tetapi juga punya pengetahuan dan kesiapan mental. Ini langkah nyata untuk melatih kesiapsiagaan bersama,” ujarnya di Martapura, Kamis.

Program Destana sendiri diawali dengan perencanaan yang melibatkan masyarakat setempat. Selanjutnya, dilakukan penyusunan standar operasional prosedur (SOP) kebencanaan yang komprehensif, termasuk pembuatan peta jalur evakuasi sebagai panduan saat kondisi darurat.

Kasubbid Kesiapsiagaan BPBD Provinsi Kalimantan Selatan, Ariansyah, menilai kolaborasi lintas sektor seperti ini sangat krusial dalam mitigasi bencana.

“Bencana bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja. Kolaborasi seperti yang dilakukan PLN UID Kalselteng ini jadi contoh nyata bagaimana semua pihak bisa berkontribusi,” katanya.

Salah satu langkah strategis dalam program ini adalah pembentukan Kelompok Tangguh Bencana yang beranggotakan warga Desa Kiram. Mereka mendapatkan pelatihan mulai dari dasar-dasar kebencanaan hingga simulasi penanganan situasi darurat.

Nggak cuma itu, PLN bersama BPBD juga memberikan berbagai dukungan sarana dan prasarana. Mulai dari perahu karet, tenda darurat, alat komunikasi, hingga perlengkapan keselamatan lainnya disalurkan untuk mendukung kesiapsiagaan warga.

Manajer Komunikasi dan TJSL PLN UID Kalselteng, Ahmad Humaidi, menyebut program ini sebagai bukti nyata kehadiran PLN di tengah masyarakat.

“PLN hadir bukan hanya soal listrik, tapi juga memperkuat ketahanan sosial dan lingkungan masyarakat,” jelasnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sebagai langkah preventif dalam mengurangi risiko bencana.

Sementara itu, General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, menegaskan bahwa program Destana merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dalam menciptakan masyarakat yang tangguh dan siap menghadapi bencana.

“Lewat program ini, kami ingin masyarakat tidak hanya menikmati listrik yang andal, tetapi juga siap menghadapi berbagai potensi bencana,” katanya.

Dengan hadirnya program Destana di Desa Kiram, PLN berharap manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang. Selain itu, program ini juga diharapkan mampu membentuk budaya sadar bencana di tengah masyarakat.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan PLN dalam mendukung pembangunan yang aman, tangguh, dan berorientasi pada keselamatan warga.

Jumat, 13 Maret 2026

Jelang Idulfitri, HUKATAN KSBSI Bengkayang Bagikan Sembako

HUKATAN KSBSI Bengkayang menyalurkan sembako kepada warga kurang mampu dan lansia menjelang Idulfitri. Aksi sosial ini bertujuan memperkuat solidaritas dan stabilitas sosial masyarakat.
HUKATAN KSBSI Bengkayang menyalurkan sembako kepada warga kurang mampu dan lansia menjelang Idulfitri. Aksi sosial ini bertujuan memperkuat solidaritas dan stabilitas sosial masyarakat.

BENGKAYANG – Organisasi buruh Federasi Serikat Buruh Kehutanan, Perkebunan, dan Pertanian (F HUKATAN) di bawah naungan Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) melalui Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Bengkayang menyalurkan bantuan sembako kepada warga kurang mampu menjelang Hari Raya Idulfitri.

Kegiatan bakti sosial tersebut dilaksanakan pada Jumat (13/03) dengan menyasar warga kurang mampu serta lansia di sejumlah wilayah di Kabupaten Bengkayang.

Ketua DPC F HUKATAN Bengkayang, Reza Satriadi, memimpin langsung proses penyaluran bantuan. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen organisasi buruh dalam membantu masyarakat menghadapi tekanan ekonomi, terutama menjelang hari besar keagamaan ketika harga kebutuhan pokok kerap mengalami kenaikan.

Menurut Reza, aksi sosial ini bukan sekadar agenda rutin organisasi, tetapi juga langkah nyata dalam memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Memperkuat Ketahanan Sosial Masyarakat

HUKATAN KSBSI Bengkayang menyalurkan sembako kepada warga kurang mampu dan lansia menjelang Idulfitri. Aksi sosial ini bertujuan memperkuat solidaritas dan stabilitas sosial masyarakat.
HUKATAN KSBSI Bengkayang menyalurkan sembako kepada warga kurang mampu dan lansia menjelang Idulfitri. Aksi sosial ini bertujuan memperkuat solidaritas dan stabilitas sosial masyarakat.

Reza menjelaskan bahwa kehadiran serikat buruh di tengah masyarakat tidak hanya berfokus pada isu ketenagakerjaan, tetapi juga berperan dalam menjaga harmoni sosial.

Ia menilai terpenuhinya kebutuhan dasar masyarakat dapat membantu meredam potensi gesekan sosial akibat tekanan ekonomi.

“Kami ingin memastikan bahwa kehadiran kami membawa dampak positif bagi stabilitas lokal. Saat beban ekonomi warga diringankan, maka kondusivitas wilayah akan terjaga. Ini adalah tanggung jawab kita bersama untuk menjaga Bengkayang tetap aman dan terkendali,” ujar Reza.

Dalam proses penyaluran bantuan, pengurus DPC F HUKATAN Bengkayang menerapkan metode door-to-door. Cara ini dipilih untuk memastikan bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan sekaligus menghindari kerumunan.

Strategi tersebut juga dinilai lebih efektif dalam menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan.

Warga Apresiasi Kepedulian Serikat Buruh

HUKATAN KSBSI Bengkayang menyalurkan sembako kepada warga kurang mampu dan lansia menjelang Idulfitri. Aksi sosial ini bertujuan memperkuat solidaritas dan stabilitas sosial masyarakat.
HUKATAN KSBSI Bengkayang menyalurkan sembako kepada warga kurang mampu dan lansia menjelang Idulfitri. Aksi sosial ini bertujuan memperkuat solidaritas dan stabilitas sosial masyarakat.

Aksi sosial yang dilakukan organisasi buruh ini mendapat respons positif dari warga penerima bantuan. Bagi sebagian masyarakat, paket sembako tersebut menjadi bantuan penting untuk meringankan kebutuhan sehari-hari.

Selain membantu secara langsung, kegiatan ini juga dinilai memperkuat rasa kebersamaan dan solidaritas antarwarga di Kabupaten Bengkayang.

Reza berharap kegiatan serupa dapat menjadi inspirasi bagi berbagai elemen masyarakat, organisasi, maupun dunia usaha untuk turut berkontribusi menjaga stabilitas sosial dan ketahanan pangan di daerah.

“Jika kebutuhan pokok masyarakat terjaga dan komunikasi sosial berjalan baik, maka stabilitas daerah akan semakin kuat. Semoga kegiatan ini menjadi berkah bagi organisasi dan seluruh masyarakat Bengkayang,” pungkasnya.

Penulis: Fran Asok