Iklan Tutup X
Tampilkan postingan dengan label Kloter Haji. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kloter Haji. Tampilkan semua postingan

Kamis, 11 Juni 2026

Debarkasi Banjarmasin Pulangkan 1.793 Jamaah Haji, Kloter Terakhir Tiba 1 Juli

Sebanyak 1.793 jamaah haji Debarkasi Banjarmasin dari lima kloter telah tiba di Tanah Air. Pemulangan berlangsung hingga 1 Juli 2026 dengan kondisi jamaah umumnya sehat.
Sebanyak 1.793 jamaah haji Debarkasi Banjarmasin dari lima kloter telah tiba di Tanah Air. Pemulangan berlangsung hingga 1 Juli 2026 dengan kondisi jamaah umumnya sehat.

BANJARBARU – Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Banjarmasin menyebut sebanyak 1.793 jamaah haji yang tergabung dalam lima kelompok terbang (kloter) telah kembali ke Tanah Air hingga 10 Juni 2026. Pemulangan jamaah berlangsung melalui Bandara Internasional Syamsuddin Noor Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Ketua PPIH Debarkasi Banjarmasin Eddy Khairani mengatakan proses pemulangan jamaah berjalan lancar dan seluruh jamaah yang telah tiba dalam kondisi kesehatan cukup baik.

"Hingga kemarin (10/6/2026) jamaah haji Debarkasi Banjarmasin sudah lima kloter yang dipulangkan ke Tanah Air," kata Eddy di Banjarbaru, Kamis (11/6).

Menurutnya, sebagian besar jamaah hanya mengalami keluhan ringan seperti flu dan batuk setelah menjalani rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.

Pemulangan jamaah haji Debarkasi Banjarmasin dimulai sejak 4 Juni 2026 dan dijadwalkan berlangsung hingga 1 Juli 2026. Kloter terakhir yang akan tiba adalah Kloter 19.

"Kloter terakhir adalah Kloter 19 yang dijadwalkan pulang ke Tanah Air pada 1 Juli 2026," ujarnya.

Debarkasi Banjarmasin melayani kepulangan jamaah haji dari Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Pada musim haji 1447 Hijriah/2026, terdapat 19 kloter yang diberangkatkan, terdiri atas 14 kloter dari Kalimantan Selatan dan lima kloter dari Kalimantan Tengah.

Total jamaah yang tergabung dalam 19 kloter tersebut mencapai 6.804 orang.

Eddy juga menyampaikan hingga saat ini tercatat tujuh jamaah haji Debarkasi Banjarmasin meninggal dunia di Tanah Suci.

"Sampai saat ini terdata ada tujuh haji Debarkasi Banjarmasin yang wafat di Tanah Suci," katanya.

Ia berharap seluruh jamaah yang telah menunaikan ibadah haji dapat mempertahankan nilai-nilai yang diperoleh selama berada di Tanah Suci.

"Semoga seluruh jamaah menjadi haji dan hajjah yang mabrur serta membawa keberkahan bagi keluarga, masyarakat, daerah, dan bangsa," ujar Eddy.

PPIH Debarkasi Banjarmasin masih melanjutkan proses pemulangan jamaah haji hingga seluruh 19 kloter tiba di daerah masing-masing. Panitia berkomitmen memastikan proses kepulangan berlangsung aman, tertib, dan nyaman sampai kloter terakhir mendarat pada 1 Juli 2026.

Sabtu, 02 Mei 2026

Haji 2026: Eddy Khairani Pastikan Layanan Lansia Berjalan Optimal

Layanan haji lansia di Embarkasi Banjarmasin jadi prioritas. Eddy Khairani memastikan proses berjalan optimal dari asrama hingga boarding pesawat.
Layanan haji lansia di Embarkasi Banjarmasin jadi prioritas. Eddy Khairani memastikan proses berjalan optimal dari asrama hingga boarding pesawat.

BANJARMASIN – Pelayanan bagi jamaah calon haji (JCH) kategori lansia, uzur, dan disabilitas menjadi perhatian utama pada musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi di Embarkasi Banjarmasin. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kalimantan Selatan, Dr H Eddy Khairani, memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.

Pemantauan dilakukan langsung oleh Eddy Khairani di Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin, Kota Banjarbaru. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian layanan, mulai dari kedatangan jamaah di asrama hingga proses keberangkatan di bandara, berjalan optimal.

Eddy Khairani menegaskan bahwa sistem pelayanan untuk jamaah prioritas telah dirancang secara menyeluruh. Pengaturan waktu keberangkatan, alur naik bus, hingga proses boarding pesawat disusun agar lebih tertib dan memberikan kenyamanan.

Pendampingan intensif juga diberikan oleh petugas layanan khusus di setiap kelompok terbang (kloter). Kehadiran petugas dinilai krusial dalam membantu jamaah yang membutuhkan perhatian ekstra, terutama dari sisi fisik maupun psikologis.

Menurut Eddy Khairani, kerja tim layanan khusus menunjukkan dedikasi tinggi. Petugas tetap menjalankan tugas meski harus menghadapi keterbatasan waktu istirahat demi memastikan jamaah prioritas mendapat pendampingan maksimal.

Selain aspek teknis, pendekatan humanis menjadi kunci dalam pelayanan. Eddy Khairani mengingatkan seluruh petugas untuk mengedepankan empati, mengingat kondisi jamaah lansia dan disabilitas membutuhkan perhatian lebih dari sekadar prosedur administratif.

Evaluasi langsung dari jamaah juga menjadi tolok ukur kualitas layanan. Sejumlah jamaah menyampaikan kenyamanan selama proses keberangkatan, yang menjadi indikator positif bagi penyelenggara.

Koordinasi lintas sektor turut menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran operasional. Sinergi antara petugas layanan khusus, transportasi, dan kesehatan terus diperkuat agar pelayanan semakin optimal.

Pada musim haji 2026, Embarkasi Banjarmasin dijadwalkan memberangkatkan 19 kloter jamaah calon haji dari Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, dengan total 6.822 orang.

FAQ

1. Apa fokus utama layanan haji di Embarkasi Banjarmasin 2026?
Fokus utama adalah pelayanan bagi jamaah lansia, uzur, dan disabilitas agar lebih nyaman dan aman.

2. Siapa yang memantau langsung layanan tersebut?
Dr H Eddy Khairani turun langsung ke lapangan untuk memastikan kualitas pelayanan.

3. Bagaimana sistem pelayanan untuk jamaah prioritas?
Diatur mulai dari jadwal keberangkatan, naik bus, hingga boarding pesawat secara tertib dan terstruktur.

4. Berapa jumlah jamaah yang diberangkatkan tahun ini?
Sebanyak 6.822 jamaah dalam 19 kloter dari Kalsel dan Kalteng.

5. Apa peran petugas layanan khusus?
Memberikan pendampingan penuh sejak di asrama hingga naik pesawat, terutama bagi jamaah prioritas.

Kamis, 23 April 2026

1.577 Jemaah Haji Kalteng Siap Berangkat, Ini Jadwal Lengkap Kloter

Kemenhaj Kalteng umumkan jadwal keberangkatan 1.577 jemaah haji 2026 melalui Embarkasi Banjarmasin mulai 29 April secara bertahap hingga 21 Mei. (Gambar ilustrasi)
Kemenhaj Kalteng umumkan jadwal keberangkatan 1.577 jemaah haji 2026 melalui Embarkasi Banjarmasin mulai 29 April secara bertahap hingga 21 Mei. (Gambar ilustrasi)

Palangka Raya - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umroh Kalimantan Tengah, Hasan Basri, menyampaikan bahwa keberangkatan jemaah haji reguler asal Kalimantan Tengah akan dimulai pada 29 April 2026 menuju Tanah Suci melalui Embarkasi Banjarmasin (BDJ), Kalimantan Selatan.

Menurut Hasan Basri, pemberangkatan dilakukan secara bertahap dalam beberapa kelompok terbang (kloter) dengan total ribuan jemaah dari berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Tengah.

Kloter Awal Berangkat 29 April

Kloter BDJ 4 menjadi rombongan pertama dengan total 360 orang. Rinciannya terdiri dari:

  • Kapuas: 233 jemaah

  • Murung Raya: 70 jemaah

  • Katingan: 49 jemaah

  • Barito Timur: 2 jemaah

  • Petugas kloter: 4 orang

  • Petugas Haji Daerah (PHD): 2 orang

Keberangkatan Berlanjut Hingga Awal Mei

Selanjutnya, Kloter BDJ 5 diberangkatkan pada 30 April dengan total 360 jemaah yang berasal dari Palangka Raya, Kotawaringin Barat, serta petugas haji dan pembimbing ibadah.

Pada 2 Mei, Kloter BDJ 6 kembali diberangkatkan dengan 360 jemaah dari Kotawaringin Timur, Seruyan, Kapuas, Lamandau, dan Pulang Pisau.

Kemudian Kloter BDJ 7 menyusul pada 3 Mei dengan 360 jemaah dari Barito Utara, Palangka Raya, Barito Timur, Sukamara, hingga Gunung Mas.

Sementara itu, Kloter BDJ 8 pada 4 Mei membawa 125 jemaah dari Barito Selatan, Kapuas, Barito Timur, dan Palangka Raya.

Pemberangkatan Terakhir 21 Mei

Rangkaian keberangkatan ditutup pada 21 Mei melalui Kloter BDJ 19 yang terdiri dari jemaah dengan jumlah terbatas dari Kotawaringin Timur, Sukamara, Pulang Pisau, dan Murung Raya.

Total 1.577 Jemaah Haji Kalteng

Hasan Basri menjelaskan, total keseluruhan jemaah haji asal Kalimantan Tengah tahun ini mencapai 1.577 orang, termasuk petugas haji dari 14 kabupaten/kota.

Ia juga menyoroti bahwa Kabupaten Gunung Mas menjadi daerah dengan jumlah jemaah paling sedikit, yakni hanya 15 orang.

Embarkasi Transit dan Imbauan Petugas

Hasan menegaskan bahwa pelepasan jemaah haji tidak dilakukan di Asrama Haji Al Mabrur Palangka Raya karena statusnya hanya sebagai embarkasi transit, bukan embarkasi penuh.

Ia turut mengimbau seluruh jemaah agar mengikuti arahan petugas selama proses keberangkatan hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci agar berjalan lancar, tertib, dan aman.

Cegah Penyakit Menular, Asrama Haji Banjarbaru Jalani Fogging Massal

Asrama Haji Banjarbaru menjalani fogging massal untuk mencegah DBD jelang kedatangan jamaah haji kloter pertama Embarkasi Banjarmasin tahun 2026.
Asrama Haji Banjarbaru menjalani fogging massal untuk mencegah DBD jelang kedatangan jamaah haji kloter pertama Embarkasi Banjarmasin tahun 2026.

Banjarbaru, Kalsel - Menjelang kedatangan jamaah calon haji gelombang pertama, pengelola Embarkasi Banjarmasin meningkatkan langkah pencegahan penyakit di lingkungan asrama haji Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Langkah utama yang dilakukan adalah penyemprotan pengasapan atau fogging secara menyeluruh untuk menekan potensi penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang ditularkan nyamuk.

Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banjarmasin, Eddy Khairani, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari strategi pengamanan kesehatan jamaah sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.

Pengasapan dilakukan di berbagai area penting, mulai dari kamar jamaah, aula, ruang makan, ruang tunggu, hingga area luar bangunan yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.

Menurut Eddy, kebersihan dan keamanan lingkungan menjadi faktor penting dalam menjaga kondisi fisik jamaah selama berada di embarkasi. Ia menegaskan bahwa upaya ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan teknis yang telah disusun menjelang kedatangan kloter pertama yang dijadwalkan masuk asrama.

Selain fogging, pihak PPIH juga menggandeng Balai Karantina Kesehatan untuk memastikan standar sanitasi lingkungan terpenuhi. Pemeriksaan kualitas air bersih dilakukan secara berkala, disertai pengecekan kebersihan fasilitas umum yang akan digunakan jamaah.

Langkah lain yang disiapkan adalah penguatan layanan kesehatan di area embarkasi. Tenaga medis telah disiagakan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan awal, serta menangani kondisi darurat apabila ditemukan jamaah yang memerlukan perawatan lebih lanjut.

Petugas juga diminta aktif memberikan edukasi kepada jamaah terkait pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Edukasi ini diharapkan dapat membantu mencegah munculnya penyakit berbasis lingkungan selama masa tunggu keberangkatan.

PPIH menargetkan seluruh proses keberangkatan berjalan lancar dengan kondisi jamaah yang tetap sehat sejak berada di asrama hingga berangkat menuju Arab Saudi.

Pada musim haji 2026, Embarkasi Banjarmasin dijadwalkan melayani 19 kelompok terbang (kloter). Rinciannya terdiri dari 14 kloter asal Kalimantan Selatan dan lima kloter dari Kalimantan Tengah, dengan total jamaah mencapai 6.822 orang.

Dengan jumlah jamaah yang cukup besar, kesiapan fasilitas dan lingkungan menjadi salah satu faktor kunci dalam mendukung kelancaran pelaksanaan ibadah haji tahun ini.

Kamis, 16 April 2026

Sebanyak 717 Calon Haji Banjarmasin Siap Berangkat Ke Makkah Tahun 2026

Pemkot Banjarmasin resmi memberangkatkan 717 calon haji tahun 2026. Jamaah dilepas di Masjid Jami Sungai Jingah dan terbagi dalam enam kloter dari Embarkasi Banjarmasin.
Pemkot Banjarmasin resmi memberangkatkan 717 calon haji tahun 2026. Jamaah dilepas di Masjid Jami Sungai Jingah dan terbagi dalam enam kloter dari Embarkasi Banjarmasin.

BANJARMASIN — Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), resmi memberangkatkan sebanyak 717 jamaah calon haji untuk menunaikan ibadah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi ke Tanah Suci Makkah dan Madinah, Arab Saudi.

Prosesi pelepasan jamaah berlangsung khidmat di Masjid Jami Sungai Jingah, Banjarmasin, Kamis, yang dihadiri unsur pemerintah daerah serta keluarga jamaah.

Wali Kota Banjarmasin HM Yamin diwakili Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Dolly Syahbana, didampingi Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Banjarmasin H. Ahmad Sya'rani, secara resmi melepas keberangkatan jamaah calon haji tersebut.

Pesan Pemerintah Untuk Jamaah Haji

Dalam sambutannya, Dolly Syahbana menyampaikan ucapan selamat kepada para jamaah yang mendapatkan kesempatan berharga untuk menunaikan rukun Islam kelima pada tahun ini.

Ia mengingatkan bahwa ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang membutuhkan kesabaran dan kekuatan mental.

"Kami mengucapkan selamat kepada seluruh jamaah yang telah mendapatkan giliran menunaikan ibadah haji tahun 2026 ini," ujar Dolly.

Kegiatan pelepasan jamaah juga dirangkai dengan pelaksanaan salat hajat, yang diikuti jamaah dan masyarakat sekitar.

Dalam kesempatan tersebut, Dolly mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendoakan agar jamaah diberikan kesehatan, kekuatan, kemudahan, serta kelancaran selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Ia juga berpesan agar jamaah senantiasa menjaga niat, memperkuat kesabaran, serta menjunjung tinggi kebersamaan selama menjalankan ibadah.

"Jagalah hati tetap bersih, saling membantu, dan tunjukkan bahwa jamaah haji dari Kota Banjarmasin berakhlak baik, tertib, serta saling menguatkan," pesannya.

717 Jamaah Dibagi Dalam Enam Kloter

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Banjarmasin, H. Ahmad Sya'rani, menjelaskan bahwa 717 jamaah calon haji Kota Banjarmasin dibagi menjadi enam kelompok terbang (kloter) yang akan diberangkatkan melalui Embarkasi Banjarmasin.

Ia menjelaskan bahwa jadwal keberangkatan dimulai dari kloter pertama hingga kloter terakhir secara bertahap.

Menurutnya, kloter pertama (01) dijadwalkan masuk Asrama Haji Banjarbaru pada 23 April 2026, dan akan diberangkatkan menuju Tanah Suci pada 24 April 2026.

Sedangkan kloter terakhir (19) dijadwalkan berangkat pada 21 Mei 2026.

Kuota Haji Kalsel 2026 Capai 5.187 Orang

Selain itu, Ahmad Sya'rani juga mengungkapkan bahwa kuota haji Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2026 mencapai 5.187 orang.

Jumlah tersebut terbagi dalam 14 kelompok terbang (kloter) yang akan diberangkatkan secara bertahap menuju Arab Saudi.

Ia berharap seluruh jamaah dapat menjaga kesehatan dan mempersiapkan diri dengan baik sebelum keberangkatan.

Harapan Untuk Jamaah Haji

Momentum pelepasan jamaah haji menjadi momen haru bagi keluarga dan masyarakat yang hadir. Banyak di antara mereka yang ikut mendoakan agar jamaah dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat.

Pemerintah Kota Banjarmasin juga menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah haji, mulai dari proses administrasi hingga keberangkatan.

Dengan persiapan yang matang dan dukungan berbagai pihak, diharapkan jamaah haji asal Banjarmasin dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk serta menjadi teladan dalam menjaga kebersamaan dan ketertiban selama di Tanah Suci.

FAQ

Berapa jumlah calon haji Banjarmasin tahun 2026?
Sebanyak 717 jamaah calon haji dari Kota Banjarmasin akan berangkat pada musim haji tahun 2026.

Berapa jumlah kloter jamaah haji Banjarmasin?
Jamaah calon haji Banjarmasin dibagi dalam enam kloter melalui Embarkasi Banjarmasin.

Kapan kloter pertama berangkat?
Kloter pertama dijadwalkan masuk asrama pada 23 April 2026 dan berangkat pada 24 April 2026.

Berapa total kuota haji Kalimantan Selatan tahun 2026?
Kuota haji Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2026 sebanyak 5.187 orang yang terbagi dalam 14 kloter.

Di mana pelepasan jamaah dilakukan?
Pelepasan jamaah dilakukan di Masjid Jami Sungai Jingah, Banjarmasin.

Kamis, 02 April 2026

6.746 Jamaah Haji Berangkat Dari Embarkasi Banjarmasin, Jadwal Haji 2026 Banjarmasin Dimulai 24 April Hingga 21 Mei

Keberangkatan Haji 2026 dari Embarkasi Banjarmasin dibagi 19 kloter. Simak jadwal lengkap dan jumlah jamaah dari Kalsel dan Kalteng.
Keberangkatan Haji 2026 dari Embarkasi Banjarmasin dibagi 19 kloter. Simak jadwal lengkap dan jumlah jamaah dari Kalsel dan Kalteng.

Banjarmasin – Kabar terbaru buat calon jamaah haji di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Pemerintah memastikan seluruh persiapan keberangkatan ibadah haji tahun 2026 sudah hampir rampung.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kalimantan Selatan, Eddy Khairani, menyampaikan bahwa keberangkatan jamaah haji tahun 1447 Hijriah atau 2026 Masehi melalui Embarkasi Banjarmasin akan dibagi dalam 19 kelompok terbang (kloter).

“Embarkasi Banjarmasin melayani dua provinsi, yaitu Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah,” ujar Eddy di Banjarmasin, Rabu.

Ribuan Jamaah Siap Berangkat

Total jamaah calon haji yang akan diberangkatkan mencapai 6.746 orang. Rinciannya:

  • Kalimantan Selatan: 5.187 jamaah (14 kloter)

  • Kalimantan Tengah: 1.559 jamaah (5 kloter)

Jumlah ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat untuk menunaikan rukun Islam kelima setelah sempat mengalami pembatasan beberapa tahun terakhir.

Jadwal Keberangkatan Haji 2026

Untuk jadwal, kloter pertama dijadwalkan mulai masuk Asrama Haji di Banjarbaru pada 23 April 2026 dan akan diberangkatkan ke Tanah Suci pada 24 April 2026.

Sementara itu, kloter terakhir atau kloter 19 dijadwalkan berangkat pada 21 Mei 2026.

Artinya, proses pemberangkatan jamaah akan berlangsung hampir satu bulan penuh.

Persiapan Sudah Masuk Tahap Akhir

Eddy memastikan seluruh tahapan persiapan berjalan lancar dan kini memasuki tahap final.

“Alhamdulillah seluruh proses dapat berjalan dengan baik. Kami berkomitmen menjaga kelancaran operasional, baik saat pemberangkatan maupun pemulangan jamaah nantinya,” jelasnya.

Berbagai aspek penting telah dipersiapkan, mulai dari:

  • Kesiapan administrasi dan dokumen

  • Akomodasi dan transportasi

  • Layanan kesehatan dan pendukung lainnya

Manasik Jadi Bekal Penting Jamaah

Dari sisi jamaah, seluruh calon haji telah mengikuti manasik haji sebanyak empat kali di kabupaten/kota masing-masing.

Kegiatan ini menjadi bekal penting agar jamaah memahami tata cara ibadah haji secara benar, mulai dari rukun hingga wajib haji.

Manasik tersebut telah selesai dilaksanakan pada Februari 2026.

Asrama Haji Kini Lebih Modern

Kesiapan fasilitas juga menjadi perhatian serius. Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin kini memiliki dua gedung utama dengan fasilitas setara hotel.

Pembangunan gedung baru yang telah rampung membuat kapasitas asrama meningkat signifikan.

Saat ini, total daya tampung mencapai sekitar 750 orang atau setara dua kloter.

Selain gedung baru, beberapa bangunan lama juga masih difungsikan untuk menunjang pelayanan jamaah.

Harapan Kelancaran Ibadah Haji

Pemerintah berharap seluruh rangkaian ibadah haji tahun ini dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti.

“Kami mohon doa dan dukungan masyarakat agar penyelenggaraan ibadah haji berjalan sukses,” tutup Eddy.

FAQ

1. Berapa jumlah kloter haji Embarkasi Banjarmasin 2026?
Sebanyak 19 kloter.

2. Kapan jadwal keberangkatan pertama haji 2026?
Mulai 24 April 2026.

3. Berapa total jamaah haji dari Kalsel dan Kalteng?
Sebanyak 6.746 jamaah.

4. Kapan kloter terakhir berangkat?
Pada 21 Mei 2026.

5. Berapa kapasitas Asrama Haji Banjarmasin?
Sekitar 750 orang atau dua kloter.