Iklan Tutup X
Tampilkan postingan dengan label Kroasia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kroasia. Tampilkan semua postingan

Kamis, 18 Juni 2026

Davor Suker Sebut Luka Modric Berpeluang Kembali ke Real Madrid Usai Tinggalkan AC Milan

Luka Modric disebut berpeluang kembali ke Real Madrid setelah semusim bersama AC Milan. Davor Suker yakin sang legenda Kroasia akan kembali usai Piala Dunia.
Luka Modric disebut berpeluang kembali ke Real Madrid setelah semusim bersama AC Milan. Davor Suker yakin sang legenda Kroasia akan kembali usai Piala Dunia.

JAKARTA - Legenda Kroasia Davor Suker mengungkapkan keyakinannya bahwa Luka Modric akan kembali ke Real Madrid pada musim panas ini. Pernyataan itu disampaikan Suker setelah Modric menjalani satu musim bersama AC Milan.

Modric meninggalkan Real Madrid pada akhir musim 2024-2025 setelah mengakhiri kebersamaan selama 13 tahun di Santiago Bernabeu. Selama periode tersebut, gelandang berusia 40 tahun itu mempersembahkan 28 trofi utama, termasuk empat gelar LaLiga dan enam trofi Liga Champions.

Secara keseluruhan, Modric mencatatkan 597 penampilan bersama Los Blancos. Ia juga menyumbang 88 assist, hanya kalah dari Toni Kroos dan Karim Benzema dalam daftar pemain dengan assist terbanyak selama periode tersebut.

Setelah hengkang dari Madrid, Modric bergabung dengan AC Milan pada Juli tahun lalu dengan kontrak satu musim serta opsi perpanjangan setahun. Namun, kegagalan Rossoneri lolos ke Liga Champions memicu perombakan besar di klub, termasuk berakhirnya masa kerja pelatih Massimiliano Allegri.

Sejumlah laporan menyebut kapten Kroasia itu berpotensi pensiun setelah Piala Dunia. Meski demikian, Suker meyakini Modric masih akan memiliki hubungan dengan Real Madrid, baik sebagai pemain maupun dalam peran lain.

"Sekarang Anda akan bertanya apakah dia akan tetap di Milan atau kembali ke Madrid. Saya pikir sesuatu akan terjadi dengan Real Madrid," kata Suker kepada Radio Marca, seperti dikutip Football Italia.

"Dia pasti akan kembali, tetapi saya tidak tahu bagaimana caranya. Mari menunggu hingga Piala Dunia berakhir dan melihat apa yang terjadi."

Suker enggan mengungkap lebih jauh terkait kemungkinan tersebut.

"Saya tidak bisa mengatakan lebih banyak. Biarkan sedikit menjadi misteri, saya tidak bisa mengungkap semuanya," ujarnya.

Kembalinya Modric ke Real Madrid masih sebatas prediksi dari Suker. Masa depan peraih Ballon d'Or 2018 itu diperkirakan akan menjadi lebih jelas setelah Piala Dunia berakhir.

Rabu, 17 Juni 2026

Inggris vs Kroasia: Delapan Tahun Setelah Semifinal 2018, Kisah Itu Berlanjut

Inggris menghadapi Kroasia pada laga pembuka Grup L Piala Dunia 2026 di Arlington, Texas. Duel dua tim unggulan ini menjadi penentu awal persaingan menuju fase gugur.
Inggris menghadapi Kroasia pada laga pembuka Grup L Piala Dunia 2026 di Arlington, Texas. Duel dua tim unggulan ini menjadi penentu awal persaingan menuju fase gugur.

Inggris vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Ujian Perdana The Three Lions dalam Perburuan Gelar Juara

JAKARTA - Timnas Inggris akan memulai perjalanan mereka di Grup L Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Kroasia di AT&T Stadium, Arlington, Texas, Amerika Serikat, Kamis (18/6) pukul 03.00 WIB. 

Pertandingan ini menjadi salah satu laga pembuka yang paling menarik perhatian karena mempertemukan dua negara yang memiliki sejarah panjang di ajang sepak bola dunia.

Laga Inggris vs Kroasia tidak hanya menjadi perebutan tiga poin pertama di Grup L, tetapi juga menjadi tolok ukur kekuatan kedua tim dalam upaya melangkah ke fase gugur Piala Dunia 2026. 

Dengan format baru yang memberi peluang lebih besar bagi tim untuk lolos, hasil pertandingan pertama tetap memiliki pengaruh besar terhadap posisi klasemen.

Inggris Datang dengan Ambisi Besar

Timnas Inggris memasuki turnamen sebagai salah satu kandidat kuat juara. Generasi pemain yang dimiliki saat ini dianggap sebagai salah satu yang terbaik dalam beberapa tahun terakhir, dengan kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda yang tampil konsisten di level klub maupun internasional.

Kehadiran Thomas Tuchel sebagai pelatih juga menjadi sorotan tersendiri. Piala Dunia 2026 menjadi pengalaman pertama pelatih asal Jerman tersebut memimpin Inggris di turnamen sepak bola terbesar dunia.

Tuchel menyebut Piala Dunia sebagai puncak karier kepelatihannya. Pernyataan tersebut menunjukkan besarnya target yang dibebankan kepada sang pelatih untuk membawa The Three Lions meraih prestasi maksimal.

Dalam laga melawan Kroasia, Inggris diperkirakan tetap mengandalkan sejumlah pemain utama seperti Harry Kane, Jude Bellingham, Declan Rice, hingga John Stones. Kehadiran pemain-pemain tersebut membuat Inggris memiliki kualitas yang merata di setiap lini.

Kroasia Tetap Berbahaya Berkat Pengalaman

Meski tidak terlalu diunggulkan dibanding Inggris, Kroasia tetap menjadi lawan yang tidak bisa diremehkan. 

Dalam beberapa edisi turnamen besar terakhir, Kroasia berkali-kali membuktikan diri sebagai tim yang mampu melangkah jauh dan tampil kompetitif menghadapi negara-negara elite.

Pengalaman masih menjadi kekuatan utama Kroasia. Nama-nama seperti Luka Modric dan Mateo Kovacic diprediksi kembali menjadi pusat permainan tim.

Kemampuan kedua gelandang tersebut dalam mengontrol tempo pertandingan dapat menjadi faktor penting dalam menghadapi agresivitas permainan Inggris. 

Pengalaman mereka di level internasional juga memberi ketenangan bagi skuad Kroasia saat menghadapi tekanan pertandingan besar.

Bayang-Bayang Semifinal Piala Dunia 2018

Pertemuan Inggris dan Kroasia selalu mengingatkan publik pada semifinal Piala Dunia 2018. Saat itu, Inggris harus mengubur impian tampil di final setelah kalah 1-2 dari Kroasia melalui babak perpanjangan waktu.

Kekalahan tersebut menjadi salah satu momen yang paling membekas bagi pendukung Inggris. Karena itu, duel di Arlington kali ini memiliki nilai emosional tersendiri meski berlangsung pada fase grup.

Bagi Inggris, pertandingan ini menjadi kesempatan untuk menunjukkan perkembangan tim sekaligus membuktikan bahwa mereka mampu mengatasi lawan yang pernah menggagalkan langkah menuju final Piala Dunia.

Masalah Cedera Menghantui Inggris

Menjelang laga perdana, Inggris mendapat kabar kurang baik setelah Tino Livramento dipastikan absen dari Piala Dunia 2026 akibat cedera otot betis saat menjalani latihan.

Sebagai langkah antisipasi, Thomas Tuchel memanggil Trevoh Chalobah untuk memperkuat kedalaman skuad. 

Namun, pemain Chelsea tersebut belum dapat dimainkan dalam pertandingan pembuka melawan Kroasia.

Absennya Livramento memang mengurangi opsi di sektor pertahanan, tetapi Inggris masih memiliki sejumlah pemain berpengalaman yang siap mengisi lini belakang.

Persaingan Ketat di Grup L

Selain Inggris dan Kroasia, Grup L juga dihuni Ghana dan Panama. Keempat tim masih memiliki peluang yang sama untuk lolos ke babak berikutnya.

Dengan sistem kompetisi Piala Dunia 2026 yang meloloskan dua tim teratas setiap grup serta delapan peringkat ketiga terbaik, setiap poin menjadi sangat berharga. 

Kemenangan pada laga pertama akan memberikan keuntungan besar sekaligus meningkatkan kepercayaan diri menghadapi pertandingan berikutnya.

Setelah menghadapi Kroasia, Inggris dijadwalkan bertemu Ghana pada 23 Juni dan Panama pada 27 Juni. Sementara itu, Kroasia akan melawan Panama dan Ghana pada tanggal yang sama.

Prediksi Jalannya Pertandingan

Di atas kertas, Inggris memiliki kedalaman skuad yang lebih baik dan kualitas individu yang sangat mumpuni. 

Namun, Kroasia dikenal sebagai tim yang disiplin, sabar, dan mampu tampil efektif dalam pertandingan penting.

Duel lini tengah diperkirakan menjadi kunci pertandingan. Inggris mengandalkan energi dan kreativitas Jude Bellingham serta Declan Rice, sementara Kroasia bertumpu pada pengalaman Luka Modric dan Mateo Kovacic.

Jika mampu mengendalikan tempo permainan sejak awal, Inggris berpeluang meraih hasil positif. 

Namun, Kroasia memiliki pengalaman panjang dalam menghadapi tekanan dan sering kali mampu memanfaatkan kesalahan kecil lawan.

Karena itu, pertandingan Inggris vs Kroasia layak disebut sebagai salah satu laga paling menarik pada fase awal Piala Dunia 2026. 

Hasil pertandingan ini dapat menjadi penentu arah persaingan Grup L sekaligus memberikan gambaran kekuatan kedua tim dalam perburuan tiket menuju babak gugur.