Iklan Tutup X
Tampilkan postingan dengan label Lifestyle. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lifestyle. Tampilkan semua postingan

Selasa, 16 Juni 2026

Komunitas Mini 4 WD Sekadau Kembali Aktif, Raymon Juara Event Trial Open STB Up 2026

Komunitas Mini 4 WD Sekadau kembali aktif menggelar event trial Open STB Up 2026. Raymon keluar sebagai juara dalam lomba yang diikuti 38 racer dari Sekadau dan Sanggau.
Komunitas Mini 4 WD Sekadau kembali aktif menggelar event trial Open STB Up 2026. Raymon keluar sebagai juara dalam lomba yang diikuti 38 racer dari Sekadau dan Sanggau.

SEKADAU - Komunitas Mini 4 WD Sekadau kembali aktif dengan menggelar event balap pada Minggu, 14 Juni 2026, di The Best Pool & Café Sekadau. 

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 13.00 hingga 22.00 WIB tersebut menjadi ajang uji coba atau trial menuju Turnamen Open STB Up yang dijadwalkan berlangsung pada 25 Juli mendatang.

Salah satu penggerak komunitas, Rizal, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan sebelum pelaksanaan turnamen terbuka bulan depan. 

Selain itu, event juga menjadi momentum untuk kembali mempererat silaturahmi para penghobi Mini 4 WD di Sekadau dan sekitarnya.

Menurut Rizal, komunitas saat ini juga rutin menggelar race mingguan setiap Kamis dan Jumat malam di kediaman Sapriadi atau Ndos di Jalan Abadi.

"Kawan-kawan penghobi silahkan datang untuk kumpul dan bernostalgia," ujar Rizal.

Sebanyak 38 peserta dari Sekadau dan Sanggau ambil bagian dalam perlombaan tersebut. Persaingan berlangsung hingga babak final untuk menentukan para pemenang.

Posisi juara ketiga diraih oleh racer asal Sanggau, Vigilius Andri (VG), setelah berhasil finis di depan Rama (Lebah) dari Sanggau dan MGC Huda dari Sekadau.

Sementara itu, partai final mempertemukan Raymon dari Sekadau dengan Azzam, racer cilik dari Mega Coffee. 

Duel yang menjadi puncak acara tersebut berlangsung ketat dengan adu strategi dan kemampuan mekanik. Raymon akhirnya keluar sebagai pemenang dan berhak menempati podium pertama.

Catatan waktu tercepat selama perlombaan atau Best Time Overall berhasil dibukukan oleh Febry (Aul Febb).

Anggota komunitas lainnya, Rozi, berharap kebangkitan komunitas Mini 4 WD di Sekadau dapat terus berlanjut.

"Kita harapkan komunitas tetap solid dan berkembang dengan baik, semoga Open Race Juli nanti lebih meriah," katanya.

Rizal menambahkan, kelas yang rutin dipertandingkan di Sekadau saat ini meliputi kelas STB Up yang digunakan untuk event menengah serta STB Go yang menjadi regulasi lokal untuk perlombaan mingguan maupun challenge race.

Melalui kegiatan ini, komunitas Mini 4 WD Sekadau berharap dapat menjaga antusiasme para penghobi sekaligus menyukseskan pelaksanaan Open STB Up pada Juli mendatang.

Oleh: Rizal

Sabtu, 13 Juni 2026

Lisa Mariana Ngaku Sudah 6 Kali Operasi Plastik, Alasannya Bikin Kaget: Cuma Mau Cantik

Lisa Mariana mengungkap telah menjalani enam kali operasi plastik demi menunjang penampilan. Ia juga membahas alasan dan biaya operasi hidung yang mencapai puluhan juta rupiah. (Foto ilustrasi)
Lisa Mariana mengungkap telah menjalani enam kali operasi plastik demi menunjang penampilan. Ia juga membahas alasan dan biaya operasi hidung yang mencapai puluhan juta rupiah. (Foto ilustrasi)

JAKARTA - Nama Lisa Mariana kembali menjadi perhatian publik setelah secara terbuka mengungkap pengalaman pribadinya menjalani operasi plastik. 

Dalam sebuah wawancara di program televisi Pagi-pagi Ambyar yang tayang di Trans TV, selebgram tersebut mengaku telah menjalani enam kali prosedur operasi plastik untuk menunjang penampilannya.

Pengakuan itu disampaikan Lisa dengan santai saat ditanya mengenai jumlah operasi plastik yang pernah Lisa lakukan. Tanpa ragu, Lisa menyebut angka enam sebagai total prosedur yang telah dijalaninya hingga saat ini.

Keterbukaan Lisa Mariana mengenai perubahan penampilannya menjadi sorotan karena tidak banyak figur publik yang secara gamblang membahas tindakan estetika yang mereka lakukan. 

Di tengah meningkatnya tren perawatan kecantikan modern, operasi plastik kini menjadi salah satu pilihan yang diambil sebagian orang untuk mencapai penampilan yang diinginkan.

Dalam kesempatan yang sama, Lisa menjelaskan bahwa keputusannya menjalani operasi plastik bukan karena alasan kesehatan. 

Lisa mengaku tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan rasa percaya diri dan mempercantik penampilan.

"Memang mau cantik saja gue," ujar Lisa saat menjawab pertanyaan pembawa acara.

Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa Lisa tidak berusaha menutupi alasan di balik keputusannya. Lisa memilih berbicara secara jujur mengenai pilihannya melakukan berbagai prosedur kecantikan.

Salah satu operasi yang diungkap Lisa adalah operasi hidung. Menurutnya, prosedur tersebut membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Lisa mengaku harus mengeluarkan dana hingga puluhan juta rupiah untuk menjalani operasi tersebut.

Biaya operasi plastik memang dapat bervariasi tergantung jenis tindakan, tingkat kesulitan prosedur, hingga fasilitas yang digunakan. 

Karena itu, pengakuan Lisa mengenai biaya operasi hidung turut menarik perhatian publik.

Belakangan, isu mengenai operasi plastik semakin sering diperbincangkan di media sosial. Banyak figur publik yang mulai lebih terbuka mengenai berbagai prosedur kecantikan yang mereka jalani. 

Kondisi ini membuat diskusi tentang standar kecantikan, perawatan diri, dan pilihan personal menjadi semakin luas di tengah masyarakat.

Bagi Lisa Mariana, operasi plastik merupakan keputusan pribadi yang diambil untuk mendukung penampilan sesuai keinginannya. 

Melalui pengakuannya di televisi nasional, Lisa menunjukkan sikap terbuka terhadap perjalanan transformasi dirinya, termasuk berbagai prosedur yang telah dijalani selama ini.

Hingga kini, pernyataan Lisa mengenai enam kali operasi plastik tersebut masih menjadi perhatian publik dan ramai diperbincangkan di berbagai platform media sosial.

Sabtu, 16 Mei 2026

Indonesia-Prancis perkuat kerja sama pada sastra dan literasi

Jakarta - Kementerian Kebudayaan RI bersama Kedutaan Besar Prancis untuk Indonesia berkomitmen memperkuat kerja sama kebudayaan, khususnya di bidang sastra dan literasi.

Staf Khusus Menteri Kebudayaan Bidang Diplomasi Budaya dan Hubungan Internasional, Anissa Rengganis, dalam pernyataan resmi yang dikonfirmasi dari Jakarta, Sabtu menyampaikan bahwa kolaborasi ini akan mempertemukan dua program besar dari masing-masing negara.

“Kita akan ‘mengawinkan’ dua program besar, yaitu program Choix Goncourt Indonésie dari Pemerintah Prancis dengan program Read Indonesia serta Manajemen Talenta Nasional Bidang Sastra dari Pemerintah Indonesia. Kehadiran delegasi Prancis di MIWF tahun ini merupakan langkah awal yang krusial dari implementasi kerja sama tersebut,” ujar Anissa.

Hal tersebut ia sampaikan dalam gelaran yang merupakan hasil kolaborasi Kementerian Kebudayaan RI bersama Kedutaan Besar Prancis untuk Indonesia lewat gelaran "Connection Night" yang digelar di Makassar.

Anissa menambahkan bahwa Connection Night bukan sekadar perayaan, melainkan ruang awal untuk membangun kolaborasi nyata antara dua ekosistem kebudayaan.

“Kami berharap kegiatan ini dapat melahirkan kolaborasi yang konkret, mulai dari pertukaran budaya, penerjemahan buku, residensi penulis, hingga kerja sama festival di masa mendatang,” tambahnya.

Indonesia–Prancis berkomitmen memperkuat kerja sama kebudayaan melalui tiga agenda strategis ke depan, di antaranya partisipasi Indonesia dalam Le Festival du Livre de Paris 2027 dengan menghadirkan delegasi penulis dan penerbit Indonesia, keterlibatan Prancis dalam Indonesia International Book Fair 2026 dan 2027, serta pengembangan skema subsidi penerjemahan bagi penerbit Prancis dan penerbit internasional lainnya guna mendukung penerjemahan dan penerbitan karya sastra Indonesia ke berbagai bahasa dunia.

Upaya ini diharapkan dapat memperluas akses karya sastra Indonesia di tingkat global sekaligus memperkuat hubungan kebudayaan antara Indonesia dan Prancis secara berkelanjutan.

Connection Night Makassar International Writers Festival 2026 menjadi bukti bahwa diplomasi budaya dapat berjalan seiring dengan diplomasi politik melalui sastra, seni, dan jejaring antar manusia sebagai jembatannya.

Melalui kolaborasi ini, Kementerian Kebudayaan menegaskan komitmennya untuk memperkuat diplomasi budaya Indonesia sekaligus memperluas akses karya sastra Indonesia di tingkat global serta mempererat hubungan kebudayaan Indonesia dan Prancis secara berkelanjutan.

Pewarta : Sinta Ambarwati/ANTARA

IMI sebut car meet Toyota bisa dorong UMKM otomotif

Jakarta - Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Motor Indonesia (IMI) Moreno Soeprapto menilai kegiatan komunitas seperti Toyota GR Car Meet 2026 dapat membantu mendorong pertumbuhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sektor otomotif.

Menurut Moreno, kegiatan otomotif berbasis komunitas tidak hanya menjadi ajang berkumpul pecinta kendaraan, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi pelaku modifikasi, pemasok komponen, hingga industri pendukung otomotif.

“Melalui event ini saya harapkan dapat mendukung industri otomotif, modifikator, supplier level UMKM yang juga dapat tumbuh dan berkembang bersama menggerakkan roda perekonomian di bidang otomotif,” ujar Moreno dalam acara Toyota GR Car Meet 2026 di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu.

Ia mengatakan perkembangan industri modifikasi dan aftermarket membutuhkan dukungan melalui kegiatan komunitas yang rutin digelar agar ekosistem otomotif nasional terus berkembang.

Selain itu, Moreno juga mengapresiasi kiprah Toyota Gazoo Racing Indonesia yang dinilai konsisten mengikuti berbagai ajang balap nasional maupun internasional.

“Selain itu juga saya mengapresiasi Toyota Gazoo Racing Indonesia yang secara konsisten berpartisipasi pada ajang balap nasional maupun internasional mewakili Indonesia,” katanya.

Diketahui, Toyota GR Car Meet 2026 menghadirkan lebih dari 400 mobil Toyota dengan berbagai konsep modifikasi seperti balap, stance, off-road, campervan, hingga Japanese Domestic Market (JDM).

Acara tersebut juga melibatkan komunitas Toyota, modifikator, kurator otomotif, serta pelaku industri purnajual dan hiburan otomotif.

Moreno berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut sebagai ruang kolaborasi antara komunitas, pelaku industri modifikasi, dan produsen kendaraan.

“Saya harap event seperti ini dapat terus berlanjut karena pertemuan ini menjadi rumah bagi modifikasi, kurator, dan teman-teman komunitas,” ujarnya.

Pewarta : Adimas Raditya Fahky P/ANTARA

Virus penjaga kehidupan, terapi fag di tengah resistensi antibiotik

Jakarta - Bagi sebagian orang, antibiotik sering dianggap "obat sakti". Begitu demam atau batuk tak kunjung reda, mereka langsung mencari resep lama, membeli tanpa konsultasi, atau menyimpan stok untuk "jaga-jaga".

Survei WHO dan Kementerian Kesehatan menunjukkan praktik seperti ini masih marak di Indonesia: antibiotik sering dikonsumsi tanpa resep, tidak sesuai dosis, atau dihentikan sebelum waktunya.

Hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 menunjukkan bahwa dari 22,1 persen masyarakat yang menggunakan antibiotik oral dalam 1 tahun terakhir, 41 persen di antaranya memperoleh antibiotik tanpa resep.

Kebiasaan ini ternyata punya konsekuensi besar. Bakteri yang terbiasa "dihajar"  dengan antibiotik secara sembarangan menjadi kebal.

Di bangsal rumah sakit, akibatnya tampak nyata. Seorang pasien datang dengan luka yang sulit sembuh. Antibiotik diberikan, kultur bakteri diperiksa. Lalu muncul kabar yang membuat dokter, keluarga, dan pasien sama-sama cemas: bakteri itu resisten. Obat yang selama puluhan tahun menjadi tameng kedokteran modern tidak lagi bekerja sekuat dulu.

Krisis itu bernama resistensi antimikroba atau AMR (antimicrobial resistance), yaitu keadaan ketika bakteri, virus, jamur, atau parasit tidak lagi mempan terhadap obat antimikroba.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan AMR bakteri menyebabkan 1,27 juta kematian global pada 2019 dan berkontribusi pada 4,95 juta kematian. Di Indonesia, diperkirakan terdapat 133.800 kematian yang berasosiasi dengan AMR pada 2019 sehingga menempatkan Indonesia pada posisi ke-78 dengan angka kematian tertinggi (terstandar usia) terkait AMR dari 204 negara.

Kementerian Kesehatan RI bersama WHO telah meluncurkan Strategi Nasional Pengendalian Resistensi Antimikroba Sektor Kesehatan 2025-2029. Arah besarnya jelas. Deteksi harus diperkuat, antibiotik harus digunakan secara bijak, dan edukasi publik harus diperluas. Pendekatan One Health harus menghubungkan kesehatan manusia, hewan, pangan, dan lingkungan.

Pemburu bakteri sunyi

Di tengah dinamika itu, terapi bakteriofag, atau terapi fag, kembali memasuki percakapan ilmiah. Fag adalah virus yang secara alami menginfeksi bakteri. Ia bukan virus yang dirancang untuk menyerang sel manusia. Ia mencari bakteri tertentu, menempel di permukaannya, memasukkan materi genetik, memperbanyak diri, lalu memecahkan bakteri dari dalam.

Dalam terapi, fag yang paling diharapkan ialah fag litik, yaitu fag yang langsung menghancurkan bakteri. Sedangkan virus fag jenis temperate harus digunakan dengan lebih hati-hati, karena ia bisa bersembunyi dan menempel di dalam DNA bakteri sebagai profag.

Perbedaan ini penting. Terapi klinis membutuhkan fag yang aman, stabil, terkarakterisasi, dan tidak membawa gen toksin atau gen resistensi antibiotik.

Terapi fag bekerja seperti anak kunci. Ia tidak menghancurkan semua pintu. Ia hanya membuka sasaran yang cocok. Inilah perbedaannya dengan antibiotik spektrum luas. Antibiotik dapat membunuh banyak bakteri sekaligus, termasuk sebagian mikroba baik.

Fag lebih selektif. Karena itu, ia menarik bagi masa depan terapi infeksi yang lebih presisi, terutama pada infeksi bakteri resisten, infeksi kronis, infeksi luka, infeksi alat implan, infeksi saluran kemih berulang, dan infeksi yang melibatkan biofilm (lapisan pelindung bakteri).

Presisi, bukan mukjizat

Namun, terapi fag bukan obat ajaib. Ia bukan pengganti total antibiotik. Ia lebih tepat dibaca sebagai teknologi tambahan dalam gudang kedokteran modern. Banyak pendekatan justru menggabungkan fag dengan antibiotik. Tujuannya bukan hanya membunuh bakteri dari dua arah.

Dalam beberapa konteks, resistensi bakteri terhadap fag dapat membuat bakteri kehilangan kebugaran atau kembali lebih peka terhadap antibiotik. Meski begitu, efek ini tidak selalu terjadi. Setiap kombinasi fag, bakteri, antibiotik, dosis, dan pasien perlu diuji dengan hati-hati.

Ada tiga pilar penting agar terapi fag tidak berhenti sebagai kisah heroik sesaat. Pertama, fag harus sampai ke lokasi bakteri dalam jumlah memadai. Ini berkaitan dengan farmakokinetik (cara terapi masuk, menyebar, bertahan, dan dibersihkan tubuh).

Kedua, fag harus benar-benar cocok dengan bakteri sasaran. Ini berkaitan dengan farmakodinamik (cara terapi bekerja pada target). Ketiga, terapi harus mengantisipasi evolusi resistensi bakteri terhadap fag. Bakteri dapat berubah. Karena itu, terapi presisi juga harus adaptif.

Alur terapi fag modern dimulai dari diagnosis. Bakteri penyebab infeksi harus diidentifikasi. Setelah itu, laboratorium menguji apakah bakteri tersebut peka terhadap fag tertentu. Proses ini dapat melibatkan phage susceptibility testing (uji kepekaan bakteri terhadap fag), host-range testing (uji cakupan sasaran bakteri), sekuensing genom fag, pemeriksaan gen toksin, pemeriksaan gen resistensi antibiotik, dan penilaian stabilitas fag. Produk fag juga perlu diproduksi dengan standar mutu yang aman.

Di sinilah terapi fag berubah dari cerita mikrobiologi menjadi kerja ekosistem. Dokter tidak cukup bekerja sendiri. Mikrobiolog, farmasis, ahli genomik, ahli imunologi, bioinformatikawan, regulator, industri, dan rumah sakit harus berada dalam satu rantai. Di Indonesia, rantai ini dapat dimulai dari rumah sakit pendidikan dan laboratorium rujukan daerah. Setiap isolat bakteri resisten dari pasien tidak hanya menjadi laporan laboratorium. Ia juga dapat menjadi bahan belajar nasional untuk membangun biobank bakteri, bank fag, dan peta resistensi lokal.

Menimbang fag

Peta dunia menunjukkan satu hal penting. Terapi fag tidak bergerak dengan cara yang sama di setiap negara. Ada yang menempuh jalur riset klinis, ada yang memakai akses khusus, ada yang bertahan dengan tradisi lama, dan ada yang mulai menyusun bahasa regulasi baru.

Untuk Indonesia, pertanyaan terpenting bukan kapan terapi fag menjadi tren. Pertanyaan yang lebih mendasar ialah siapa yang akan menjaga mutunya. Terapi fag membutuhkan laboratorium mikrobiologi yang kuat. Ia membutuhkan surveilans AMR yang rapi. Ia membutuhkan tata kelola biobank. Ia memerlukan BPOM, Kemenkes, BRIN, universitas, rumah sakit, industri farmasi, dokter, farmasis, dokter hewan, ahli pangan, ahli lingkungan, dan komunitas pasien.

Konteks Indonesia sangat konkret. Luka diabetes yang lama tidak sembuh dapat menjadi pintu infeksi berat. Infeksi pascaoperasi dapat memperpanjang rawat inap. Infeksi saluran kemih berulang dapat mengganggu produktivitas dan kualitas hidup. Pangan ayam atau ikan dapat menjadi ruang penting untuk pengendalian bakteri. Air limbah rumah sakit dapat menjadi cermin ekologi resistensi. Kultur bakteri di rumah sakit daerah dapat menjadi pintu pertama menuju terapi yang lebih tepat, karena dokter tidak lagi menebak musuh, melainkan membaca identitasnya.

Penulis belum dapat mengonfirmasi adanya regulasi Indonesia yang secara spesifik mengatur terapi fag klinis manusia dari sumber resmi. Kebijakan Indonesia yang sudah terverifikasi adalah pengendalian AMR melalui strategi nasional, regulasi penggunaan antimikroba, penguatan deteksi, Program Pengendalian Resistensi Antimikroba, edukasi publik, dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan. Ini dapat menjadi fondasi awal sebelum Indonesia berbicara lebih jauh tentang terapi fag klinis.

Aplikasi fag di pangan dan lingkungan tidak boleh disamakan langsung dengan terapi klinis manusia. Untuk pasien, fag harus melewati identifikasi bakteri, uji kepekaan, karakterisasi genom, penilaian keamanan, dan produksi bermutu. Di pangan, pertanian, perikanan, dan lingkungan, fag dapat dikaji untuk mengendalikan bakteri berbahaya. Namun, standar, tujuan, dan risiko tiap bidang berbeda.

Etika sebelum euforia

Harapan terhadap terapi fag harus berjalan bersama pagar etik. Fag harus dipastikan tidak membawa gen virulensi, gen toksin, atau gen resistensi antibiotik. Produk harus bersih dari kontaminasi berbahaya, dosis harus dikaji, rute pemberian harus jelas. Respons imun pasien harus dipantau, resistensi bakteri terhadap fag harus diantisipasi, terapi personal harus memakai informed consent (persetujuan sadar pasien) yang kuat.

Indonesia tidak perlu memulai dari euforia. Indonesia perlu memulai dari peta jalan yang rapi. Pertama, perkuat laboratorium mikrobiologi klinik dan surveilans AMR. Kedua, bangun bank isolat bakteri resisten dari rumah sakit pendidikan dan jejaring rumah sakit daerah.

Ketiga, kembangkan bank fag nasional dengan standar biosafety. Keempat, susun pedoman riset praklinis, uji klinis, compassionate use, farmakovigilans, dan produksi bermutu. Kelima, libatkan masyarakat agar paham bahwa teknologi baru tidak boleh menjadi alasan memakai antibiotik sembarangan.

Ilmu perilaku berperan besar. Resistensi antibiotik tidak hanya lahir dari mutasi bakteri. Ia juga lahir dari kebiasaan manusia. Membeli antibiotik tanpa resep, menghentikan obat sebelum waktunya, menyimpan sisa obat, memakai antibiotik untuk flu, dan menggunakan antibiotik berlebihan pada peternakan adalah perilaku yang memberi ruang bagi bakteri untuk berevolusi.

WHO menegaskan bahwa penyalahgunaan dan penggunaan berlebihan antimikroba pada manusia, hewan, dan tanaman merupakan pendorong utama munculnya patogen resisten.

Pesan praktisnya sederhana. Jangan membeli antibiotik tanpa resep. Jangan memaksa dokter memberi antibiotik ketika infeksi kemungkinan disebabkan virus. Rawat luka diabetes sejak awal. Perkuat cuci tangan. Jaga pangan keluarga. Pastikan sanitasi rumah baik. Gunakan antibiotik pada hewan secara bertanggung jawab. Dukung rumah sakit yang melakukan kultur bakteri sebelum terapi pada kasus yang sesuai. Masa depan terapi fag dimulai dari perilaku kecil yang dilakukan hari ini.

Fag mengajarkan pelajaran filosofis yang lembut. Penyelamat tidak selalu datang sebagai kekuatan besar yang menyapu semua hal. Kadang ia hadir sebagai makhluk mikroskopik yang bekerja tepat sasaran. Ia tidak menggantikan kebijaksanaan klinis. Ia menuntut kebijaksanaan itu menjadi lebih presisi.

Indonesia tidak hanya membutuhkan obat baru. Indonesia membutuhkan ekosistem baru. Ekosistem yang mempertemukan laboratorium, rumah sakit, regulator, kampus, industri, peternakan, pangan, lingkungan, dan masyarakat.

Di sana, terapi fag bukan sekadar teknologi masa depan. Ia menjadi cara baru membaca kehidupan: bahwa melawan bakteri tidak cukup dengan kekuatan, tetapi juga dengan ketepatan, kesabaran, dan kerendahan hati di hadapan evolusi.

*) Dito Anurogo, alumnus PhD dari IPCTRM TMU Taiwan, WWPO Peace Ambassador untuk Indonesia, dokter riset, dosen, dan peneliti.

Oleh dr Dito Anurogo MSc PhD *)/ANTARA

Jumat, 15 Mei 2026

Modal Rp400 Ribu, Pemuda Sampit Buka Jasa Foto Convex Mirror Selfie

Tren convex mirror selfie dimanfaatkan pemuda di Sampit menjadi usaha kreatif jasa foto dengan tarif Rp5 ribu per sesi dan mendapat respons positif masyarakat.
Tren convex mirror selfie dimanfaatkan pemuda di Sampit menjadi usaha kreatif jasa foto dengan tarif Rp5 ribu per sesi dan mendapat respons positif masyarakat.

SAMPIT - Seorang pemuda bernama Jakaria memanfaatkan tren convex mirror selfie yang viral di media sosial dengan membuka jasa foto kreatif di Kota Sampit, Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. Usaha tersebut mulai dijalankan beberapa hari terakhir di sejumlah titik keramaian masyarakat.

Jakaria menawarkan jasa foto menggunakan cermin cembung atau convex mirror dengan tarif Rp5 ribu per sesi. Dalam waktu sekitar tiga menit, pengunjung bisa berfoto menggunakan kamera maupun smartphone pribadi.

“Terinspirasi dari media sosial. Saya mencoba hal-hal yang viral dan belum ada di Sampit,” kata Jakaria di Sampit, Kamis.

Ia memilih lokasi yang ramai dikunjungi warga, seperti Taman Kota Sampit saat Car Free Day, kawasan wisata Terowongan Nur Mentaya pada sore hingga malam hari, hingga area kegiatan masyarakat lainnya.

Menurutnya, konsep foto dengan efek cermin cembung menarik perhatian terutama kalangan muda karena menghasilkan tampilan unik dan estetik yang cocok untuk unggahan media sosial.

Jakaria mengatakan antusiasme masyarakat cukup tinggi sejak jasa tersebut diperkenalkan. Pengunjung ramai datang terutama saat akhir pekan dan malam hari ketika lokasi wisata dipadati warga.

“Alhamdulillah respons masyarakat cukup positif, cukup ramai yang menggunakan jasa ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, usaha tersebut masih dijalankan sebagai pekerjaan sampingan. Saat ini dirinya tetap bekerja di salah satu pusat perbelanjaan di Sampit dan memanfaatkan waktu di luar jam kerja untuk menjalankan usaha kreatif tersebut.

Sistem kerja bergilir atau shift membuatnya tetap bisa membagi waktu antara pekerjaan utama dan usaha foto convex mirror.

Untuk memulai usaha itu, Jakaria mengaku tidak membutuhkan modal besar. Ia mengeluarkan biaya sekitar Rp400 ribu lebih untuk membeli cermin cembung secara daring seharga sekitar Rp200 ribu, sementara perlengkapan lain seperti pilox, stiker, dan tiang penyangga dibeli di Sampit.

Fenomena tersebut menunjukkan tren media sosial juga dapat dimanfaatkan menjadi peluang usaha kreatif yang produktif, khususnya bagi anak muda yang jeli melihat peluang di tengah perkembangan konten digital.

Rabu, 06 Mei 2026

Minuman berkafein bukan solusi bagi tubuh yang lelah

Jakarta - Praktisi Kesehatan Masyarakat lulusan Universitas Indonesia Ngabila Salama menyampaikan bahwa minuman berkafein seperti kopi secara berlebihan bukan solusi untuk mengatasi tubuh yang sedang kelelahan.

“Kafein bukan menghilangkan kelelahan, melainkan menunda rasa lelah,” kata Ngabila saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Rabu.

Ngabila mengatakan bahwa kopi memang dapat membantu meningkatkan kewaspadaan dan konsentrasi sementara karena merangsang sistem saraf pusat.

Namun, kata dia, kafein bukan menghilangkan kelelahan dan jika dikonsumsi berlebihan terutama sore atau malam hari, dapat menyebabkan jantung berdebar, cemas, gangguan lambung, dan kualitas tidur menurun.

Kopi lebih baik dikonsumsi dalam takaran secukupnya sambil diimbangi dengan istirahat yang cukup dan hidrasi yang baik, sebab saat lelah, tubuh justru tetap membutuhkan energi dan nutrisi.

Menurutnya, bila individu merasa lelah sampai tidak nafsu makan, hal yang dapat dilakukan adalah memilih makanan porsi kecil tetapi bergizi dan mudah dikonsumsi, misalnya buah, telur, sup, yogurt, kacang-kacangan, atau makanan tinggi protein dan serat.

"Hindari terlalu banyak makanan tinggi gula karena dapat membuat energi cepat turun kembali. Jangan lupa cukup minum air putih karena dehidrasi juga dapat memperberat rasa lelah," ucap dia.

Ngabila juga menyarankan untuk rajin berolahraga ringan secara teratur sehingga tubuh tetap bugar, berstamina dan sehat.

Dia menyampaikan tubuh yang terlalu lelah sering memberi tanda yang dianggap sepele, seperti mudah mengantuk di siang hari, sulit fokus, mudah lupa, emosi lebih sensitif atau mudah marah, sakit kepala, pegal berkepanjangan, mata terasa berat, hingga sering sakit atau daya tahan tubuh menurun.

Bila dibiarkan terus-menerus, kelelahan kronis dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan fisik maupun mental. Salah satu penyebab dari seluruh tanda tersebut adalah kurangnya waktu tidur yang berkualitas.

Oleh : Hreeloita Dharma Shanti/ANTARA

Kemenpar raih penghargaan belanja UMK terbesar di Inabuyer Award 2026

Jakarta - Kementerian Pariwisata meraih penghargaan sebagai kementerian/lembaga dengan belanja produk Usaha Mikro dan Kecil (UMK) terbesar pada Tahun Anggaran 2025, dengan realisasi belanja dalam negeri mencapai 80 persen dalam ajang Inabuyer Award 2026. 

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengalokasikan anggaran belanja kementerian guna memberdayakan produk-produk karya anak bangsa, khususnya di sektor pariwisata," kata Sekretaris Kementerian Pariwisata Bayu Aji dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Menteri UMKM Helvi Moraza kepada Sekretaris Kementerian Pariwisata RI Bayu Aji di Kantor Kementerian UMKM, Jakarta, Senin (5/5).

Bayu mengatakan capaian ini merupakan hasil konsistensi Kementerian Pariwisata dalam menjalankan arahan Presiden terkait Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN), serta memperkuat ekosistem UMK serta mendorong keberlanjutan usaha lokal melalui optimalisasi pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Melalui Inabuyer Award 2026, Kementerian Pariwisata pun kembali menegaskan posisinya sebagai instansi yang tidak hanya berfokus pada promosi destinasi, tetapi juga aktif memperkuat struktur ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan pengusaha UMK di seluruh Indonesia.

Dia membeberkan bahwa alokasi 80 persen belanja kementerian untuk produk lokal diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi langsung bagi pengusaha UMK, terutama yang bergerak di sektor pariwisata.

Wakil Menteri UMKM Helvi Moraza memberikan apresiasi atas langkah konkret Kementerian Pariwisata dalam memperkuat peran UMK.

Helvi berharap capaian ini dapat menjadi inspirasi bagi kementerian dan lembaga lainnya untuk terus meningkatkan serapan belanja produk UMK, sehingga mampu mempercepat perputaran ekonomi domestik.

Oleh : Hreeloita Dharma Shanti/ANTARA

Menkomdigi tekankan urgensi bangun kesadaran digital sejak dini

Jakarta - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menekankan bagi generasi muda untuk dapat membangun kesadaran digital sejak dini agar ke depannya dapat memanfaatkan teknologi secara bijak, aman, dan bertanggung jawab.

Pesan itu disampaikannya dalam dialog yang berlangsung bersama siswa di Madrasah Tsanawiyah Hidayatul Athfal Rebila, Lombok, setelah mendengar cerita para siswa tentang kebiasaan digital dengan rata-rata menghabiskan waktu lebih dari tiga jam per hari di ruang digital.

“Yang paling kuat adalah kesadaran diri, bukan sekadar pengawasan. Begitu kamu paham sesuatu merugikan masa depanmu, kamu sendiri yang harus berhenti. Itu kekuatan sesungguhnya,” kata Meutya dalam keterangan yang diterima dan dikonfirmasi, Rabu.

Meutya Hafid mengingatkan bahwa penggunaan teknologi apapun yang berlebihan dapat berpotensi menimbulkan kecanduan yang berdampak pada prestasi belajar, hubungan dengan orang tua, serta kesehatan mental siswa.

Maka dari itu, penting untuk membentuk kesadaran sejak dini sehingga kebiasaan digital yang baik dapat tercipta dan menjadikan ruang digital Indonesia sebagai ruang produktif, aman, dan nyaman.

Lebih lanjut, Meutya menjelaskan untuk mendukung terciptanya ruang digital aman bagi anak pemerintah menghadirkan kebijakan yang kini dikenal sebagai PP Tunas atau Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak.

Lewat aturan itu pemerintah menyiapkan pembatasan akses anak terhadap platform-platform digital yang berisiko tinggi hingga usia tertentu. Kebijakan tersebut menurut Meutya didasarkan pada banyak kajian ilmiah baik dari para pakar kesehatan jiwa, pendidikan, hingga medis.

Selain itu, aturan pembatasan akses ke platform digital di Indonesia juga mengacu pada negara-negara lain yang sebelumnya mengambil kebijakan serupa.

“Ini adalah langkah perlindungan yang tegas agar anak-anak Indonesia tumbuh lebih siap dan mampu bersaing di era digital,” kata Meutya.

Dialog ini memperkuat komitmen Kementerian Komunikasi dan Digital bahwa literasi digital harus dibangun melalui kesadaran dan pemahaman langsung anak. Langkah ini diharapkan dapat membentuk generasi muda Indonesia siap menjadi pemimpin era digital yang cerdas dan tangguh.

Pewarta : Livia Kristianti/ANTARA

Pencegahan terbaik virus hanta dengan pengendalian tikus

Jakarta - Epidemiolog dari Griffith University Australia Dicky Budiman mengatakan pencegahan kontaminasi virus hanta dari kotoran tikus ke manusia bisa dilakukan dengan pencegahan utama pengendalian hama tikus di lingkungan tempat tinggal terutama saat musim hujan dan banjir.

“Jadi pengendalian tikus itu menjadi core strategi ya, tutup akses tikus ke rumah atau gudang, simpan makanan dalam wadah tertutup, dan juga bersihkan lingkungan yang lembab,” kata Dicky dalam percakapan daring dnegan ANTARA, Rabu.

Dicky mengatakan pada saat hujan dan banjir risiko terjangkit penyakit dari kotoran tikus juga meningkat, selain virus hanta dengan penularan terbatas juga adanya risiko leptospirosis dari urin tikus yang ada di permukaan.

Ia menjelaskan meski sama-sama berasal dari kotoran tikus, perbedaan leptospirosis dan virus hanta terletak pada dampak penularan di organ tubuh manusia, di mana virus hanta menyerang paru-paru dan menyebabkan kematian cepat, sementara leptospirosis menyerang ginjal dan hati

“Jadi gunakan sepatu bot misalnya kalau banjir, juga hindari kontak dengan air kotor apalagi kalau ada luka. Yang juga perlu diperhatikan kalau ada orang yang bertugas atau melakukan bersih-bersih gudang atau ruang tertutup ini harus pakai masker dan cuci tangan rutin,” katanya.

Ia mengatakan saat menyapu area yang kering dan kotor juga perlu jadi perhatian karena debu atau aerosol bisa terhirup manusia. Ia mengatakan sebaiknya menggunakan desinfektan terlebih dahulu sebelum dibersihkan, dan menggunakan masker saat membersihkan debu di ruangan tertutup.

Meskipun jarang, penularan virus hanta pada saat banjir dan hujan tetap mungkin terjadi sehingga kewaspadaan menjadi kunci utama mencegah penyakit.

Deteksi dini menjadi sangat krusial dengan pencegahan terbaik yaitu pengendalian tikus, kebersihan lingkungan dan kebersihan diri terutama saat musim hujan ataupun banjir.

Pewarta : Fitra Ashari/ANTARA

Ketahui penularan utama virus hanta dari tikus ke manusia

Jakarta - Epidemiolog dari Griffith University Australia Dicky Budiman menjelaskan virus hanta bisa menular melalui inhalasi aerosol dari debu urin tikus yang mengering atau air liur tikus yang sakit virus andes yang dapat menyebabkan penyakit sindrom paru.

“Hanta virus pulmonary syndrom ini adalah penyakit zoonosis dari keluarga virus hantavirus. Cara penularan utamanya itu inhalasi aerosol, jadi terhirup dari debu urin yang mengering, feses tikus ataupun air liur tikus yang sakit itu,” kata Dicky dalam percakapan daring dengan ANTARA, Rabu.

Ahli kesehatan masyarakat dan lingkungan ini menjelaskan virus hanta bisa menular pada orang yang kontak dengan urin atau kotoran tikus di permukaan. Namun penyebaran ini tidak terjadi langsung begitu saja, perlu ada strain tertentu seperti virus andes yang bisa secara terbatas menular pada manusia ketika terjadi kontak silang.

Pada orang yang sudah terkontaminasi virus hanta, ada fase klinis awal yang menyertai seperti demam, nyeri, otot lemas, hingga pada fase kritis adanya kerusakan pembuluh darah paru dan kebocoran cairan sehingga menyebabkan edema dan gagal napas akut.

“Biasanya kematian bisa sampai 40 persen dengan mekanisme utama adanya vascular leakage syndrome, sehingga paru terisi cairan dan ini terjadi hipoksia berat,” kata Dicky.

Dicky mengatakan perburukan kondisi menuju fase berat bisa terjadi dalam hitungan hari sehingga penanganan dan deteksi dini diperlukan. Faktor ketahanan hidup jika terjangkit virus hanta adalah diagnosis yang tepat dan cepat untuk menghindari fase paru berat dan kematian karena keterlambatan diagnosis.

Sampai saat ini tidak ada terapi antivirus yang spesifik untuk penyakit ini, namun terapi suportif bisa dilakukan seperti memenuhi kebutuhan oksigen dengan ventilator dan manajemen cairan yang ketat. Ia juga mengatakan potensi virus ini untuk menjadi pandemi global sangat kecil karena penularan utama bukan antar manusia.

Ia juga mengingatkan untuk menjaga kebersihan diri khususnya di lingkungan yang tinggi risiko seperti lingkungan kapal laut, atau di ruangan tertutup dengan ventilasi terbatas.

Pewarta : Fitra Ashari/ANTARA

Selasa, 05 Mei 2026

Kutim Beralih Ke Bus Listrik Pelajar, Tantangan Infrastruktur Jadi Sorotan

Pemkab Kutai Timur uji coba bus listrik sekolah di Sangatta untuk kurangi emisi, kemacetan, dan biaya transportasi pelajar.
Pemkab Kutai Timur uji coba bus listrik sekolah di Sangatta untuk kurangi emisi, kemacetan, dan biaya transportasi pelajar.

Kutim, Kaltim - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur mulai menguji penggunaan bus listrik sebagai angkutan pelajar di wilayah Sangatta. Langkah ini menjadi bagian dari strategi daerah dalam mendorong transportasi ramah lingkungan sekaligus menjawab kebutuhan mobilitas siswa.

Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman menyampaikan bahwa kehadiran bus listrik tidak hanya berorientasi pada pengurangan emisi karbon, tetapi juga meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pelajar dalam perjalanan ke sekolah.

Menurut Ardiansyah Sulaiman, program ini dirancang untuk mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan pribadi yang selama ini menjadi salah satu penyumbang kemacetan, terutama pada jam sibuk pagi dan siang hari.

Selain aspek lingkungan, keberadaan bus listrik juga diharapkan mampu meringankan beban ekonomi keluarga. Orang tua tidak lagi harus mengeluarkan biaya tambahan untuk antar-jemput anak setiap hari.

Uji coba tahap awal menghadirkan satu unit bus dengan kapasitas sekitar 30 penumpang. Meski jumlahnya masih terbatas, pemerintah daerah berencana menambah armada secara bertahap, dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal daerah.

Antusiasme terlihat dari siswa, orang tua, dan pihak sekolah yang menyambut positif kehadiran moda transportasi baru ini.

Penggunaan bus listrik saat ini difokuskan untuk kawasan perkotaan seperti Sangatta. Ardiansyah Sulaiman menilai kondisi geografis Kutai Timur yang berbukit dan tersebar menjadi tantangan tersendiri dalam pemerataan layanan.

Untuk wilayah dengan akses yang lebih sulit, pemerintah mempertimbangkan penggunaan bus berbahan bakar minyak sebagai solusi sementara agar seluruh pelajar tetap mendapatkan layanan transportasi yang layak.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Timur Mulyono menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari implementasi program unggulan daerah.

Mulyono menyebut Dinas Pendidikan berperan sebagai penyedia manfaat program, sementara operasional teknis dijalankan oleh Dinas Perhubungan. Perencanaan program ini telah dimulai sejak 2024 dan baru dapat direalisasikan pada tahun ini.

Pada tahap awal, bus listrik akan melayani pelajar SMA Negeri 2 Sangatta Utara yang selama ini belum terjangkau angkutan umum.

Rute perjalanan dimulai dari kawasan Hotel Pinang menuju sekolah. Pemerintah daerah akan melakukan evaluasi berkala untuk memastikan efektivitas layanan tanpa mengganggu aktivitas belajar siswa.

FAQ

1. Apa tujuan utama bus listrik di Kutai Timur?
Mengurangi emisi karbon, kemacetan, serta meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pelajar.

2. Berapa jumlah bus yang tersedia saat ini?
Saat ini baru tersedia satu unit untuk tahap uji coba.

3. Siapa yang mengelola program ini?
Program dikelola oleh Dinas Pendidikan dan Dinas Perhubungan Kutai Timur.

4. Apakah semua wilayah akan menggunakan bus listrik?
Tidak, penggunaan bus listrik difokuskan di wilayah perkotaan, sementara daerah lain menggunakan bus berbahan bakar minyak.

5. Siapa yang menjadi prioritas pengguna bus ini?
Pelajar, khususnya yang belum terlayani angkutan umum seperti di SMA Negeri 2 Sangatta Utara.

Jumat, 01 Mei 2026

Potensi penyebab mobil listrik bisa mati saat lintasi rel KA

Jakarta - Mobil listrik (electric vehicle/EV) yang mati mendadak saat melintasi rel kereta api bukan tanpa sebab, pakar otomotif Institut Teknologi Bandung, Agus Purwadi, mengungkapkan bahwa gangguan pada sistem kelistrikan dan proteksi menjadi faktor utama yang membedakan EV dari mobil konvensional berbahan bakar minyak (ICE).

“Berbeda dengan mobil ICE yang mati karena masalah pasokan bahan bakar atau pengapian, EV biasanya mati karena kegagalan pada sistem manajemen energi atau sirkit proteksi,” kata Agus saat dihubungi dari Jakarta, Kamis.

Agus mengungkap salah satu penyebab paling umum adalah kegagalan baterai 12 volt (auxiliary battery) atau disebut aki pada mobil ICE.

Meski EV memiliki baterai utama bertegangan tinggi, komponen penting seperti sistem pintar komputer, sensor, dan kelistrikan dasar bergantung pada baterai kecil tersebut.

“Ini adalah penyebab paling umum. Meskipun memiliki baterai traksi bertegangan tinggi (HV), sistem komputer, lampu, dan sensor EV dijalankan oleh baterai 12V biasa. Jika baterai 12V drop atau mati, main relay tidak bisa menutup, sehingga daya dari baterai besar tidak bisa mengalir ke motor penggerak. Mobil akan mati total meskipun persentase baterai utama masih 80 persen,” ujar Agus.

Main relay atau relay utama adalah komponen saklar listrik yang menghubungkan atau memutus aliran listrik dari baterai utama (tegangan tinggi) ke sistem kendaraan.

Selain itu, sistem manajemen baterai (Battery Management System/BMS) juga berperan penting. Jika terjadi panas berlebih pada inverter atau baterai, lanjut Agus, sistem akan secara otomatis memutus aliran daya untuk mencegah kerusakan.

“Jika inverter atau baterai mengalami overheating akibat kegagalan pompa pendingin atau cuaca ekstrem, sistem BMS akan memutus aliran daya secara mendadak untuk mencegah kebakaran atau kerusakan permanen,” katanya.

Faktor lain yang tak kalah krusial adalah sistem pengaman tegangan tinggi. Agus menjelaskan bahwa EV dilengkapi mekanisme High Voltage Interlock Loop (HVIL) yang akan langsung mematikan sistem jika terdeteksi gangguan.

“Jika sensor mendeteksi adanya kebocoran arus ke sasis atau adanya soket kabel tegangan tinggi yang longgar akibat guncangan di rel kereta yang tidak rata, sistem akan langsung melakukan emergency shut-off dalam hitungan milidetik,” imbuhnya.

Meski jarang, gangguan elektromagnetik di area rel juga berpotensi memengaruhi sistem kendaraan.

Medan elektromagnetik kuat dapat mengganggu komunikasi data internal kendaraan dan memicu sistem proteksi untuk mematikan operasi.

“Meskipun jarang dan teknologinya sudah semakin terproteksi, area perlintasan kereta api memiliki medan elektromagnetik yang kuat dari kabel transmisi atas pada KRL dan rel jalur balik. Pada unit dengan proteksi shielding yang kurang sempurna, EMI ekstrem berpotensi mengganggu komunikasi data pada Controller Area Network kendaraan, yang menyebabkan komputer salah membaca data dan mematikan sistem sebagai bentuk proteksi,” jelas Agus.

Meski tetap ada, Agus mengungkap gangguan elektromagnetik ini cukup kecil kemungkinannya untuk terjadi.

Hal senada diungkapkan pakar otomotif lain yang juga dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu. Menurutnya, mobil listrik memiliki ketahanan tinggi terhadap gangguan elektromagnetik, sehingga kecil kemungkinan mobil listrik mati mendadak ketika melintasi jalur kereta api.

“Secara teknis, EV memiliki potensi yang sangat rendah untuk mati mesin secara mendadak saat melintasi rel kereta api karena medan elektromagnetik,” ujarnya ketika dihubungi ANTARA dari Jakarta, Rabu (29/4).

Ia menjelaskan, mobil listrik modern telah dirancang dengan pelindung interferensi elektromagnetik dan wajib lolos serangkaian uji kompatibilitas sebelum dipasarkan.

Pewarta : Pamela Sakina/ANTARA

Senin, 27 April 2026

Jejak Lima Perempuan Pelopor Perubahan di Kalimantan Timur yang Jarang Disorot

Jejak lima perempuan pelopor Kalimantan Timur yang berperan dalam pendidikan, politik, dan pertahanan kembali diungkap dalam kajian sejarah lokal. (Foto edit AI)
Jejak lima perempuan pelopor Kalimantan Timur yang berperan dalam pendidikan, politik, dan pertahanan kembali diungkap dalam kajian sejarah lokal. (Foto edit AI)

SAMARINDA - Perjalanan sejarah Kalimantan Timur tidak hanya ditopang oleh tokoh laki-laki, tetapi juga oleh deretan perempuan yang berani melangkah melampaui batas zamannya. 

Sejarawan publik Kalimantan Timur, Muhammad Sarip, mengungkap rekam jejak lima tokoh perempuan yang dinilai memiliki kontribusi nyata dalam membangun fondasi pendidikan, pemerintahan, hingga pertahanan di wilayah tersebut.

Pengungkapan ini menjadi pengingat bahwa kiprah perempuan di Kalimantan Timur telah berlangsung sejak masa kolonial hingga periode awal kemerdekaan Indonesia. Peran mereka tidak hanya simbolik, melainkan langsung berdampak pada perubahan sosial dan kesadaran berbangsa.

Pendidikan Perempuan Dimulai dari Meisje School Tahun 1928

Jejak lima perempuan pelopor Kalimantan Timur yang berperan dalam pendidikan, politik, dan pertahanan kembali diungkap dalam kajian sejarah lokal. (Foto edit AI)

Nama Aminah Syukur menjadi salah satu pionir pendidikan perempuan di Kalimantan Timur. Bersama pasangan hidupnya, Aminah Syukur mendirikan Meisje School pada tahun 1928.

Sekolah tersebut menjadi ruang penting bagi perempuan pribumi untuk memperoleh pendidikan formal di tengah keterbatasan akses pendidikan pada masa kolonial. 

Kehadiran lembaga pendidikan ini turut membuka peluang bagi perempuan untuk keluar dari ketertinggalan pendidikan.

Langkah Aminah Syukur dinilai sebagai tonggak awal lahirnya kesadaran bahwa pendidikan merupakan kunci peningkatan kualitas hidup perempuan.

Salbiah Kobarkan Nasionalisme Pemuda Kalimantan Tahun 1948

Pada masa pergerakan kemerdekaan, Salbiah tampil sebagai figur perempuan yang berperan dalam organisasi kepemudaan. Salbiah tercatat sebagai pengurus Rukun Pemuda Indonesia.

Pada tahun 1948, Salbiah ikut mengobarkan semangat nasionalisme dalam Kongres Gabungan Pemuda Indonesia Seluruh Kalimantan yang berlangsung di Barabai. 

Keterlibatan Salbiah mencerminkan peran perempuan dalam mendorong semangat persatuan dan perjuangan bangsa.

Momentum tersebut menjadi bukti bahwa perempuan juga berada di garis depan dalam memperkuat kesadaran nasional di Kalimantan.

Djumantan Hasyim Catat Sejarah sebagai Legislator Perempuan Pertama

Memasuki dekade 1950-an, Djumantan Hasyim mencatatkan sejarah sebagai legislator perempuan pertama di DPRD Kalimantan Timur.

Selain menjadi pelopor keterlibatan perempuan di dunia politik, Djumantan Hasyim dikenal memiliki kepemimpinan yang tegas. 

Dalam situasi konflik akibat dualisme kepemimpinan daerah, Djumantan Hasyim mengambil peran penting dalam mendorong penyelesaian konflik secara efektif.

Kiprah tersebut memperlihatkan bahwa perempuan memiliki kapasitas kepemimpinan yang kuat dalam sistem pemerintahan daerah.

Dorinawati Samalo Hibahkan Rumah untuk Cikal Bakal Universitas

Kontribusi besar juga datang dari Nyonya Lo Beng Long, yang dikenal dengan nama Dorinawati Samalo. 

Pada tahun 1962, Dorinawati Samalo secara sukarela menghibahkan kediaman pribadi.

Bangunan tersebut kemudian menjadi lokasi awal berdirinya Universitas Mulawarman, yang kini menjadi salah satu perguruan tinggi utama di Kalimantan Timur.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa dukungan terhadap pendidikan tinggi juga datang dari masyarakat sipil, termasuk perempuan dari latar belakang etnis Tionghoa.

Fatimah Moeis Perkuat Pertahanan dalam Masa Dwikora

Jejak Lima Perempuan Pelopor Perubahan di Kalimantan Timur yang Jarang Disorot
Jejak lima perempuan pelopor Kalimantan Timur yang berperan dalam pendidikan, politik, dan pertahanan kembali diungkap dalam kajian sejarah lokal. (Foto edit AI)

Tokoh kelima, Fatimah Moeis, dikenal sebagai organisator yang dipercaya memimpin Korps Sukarelawati Kalimantan Timur pada tahun 1963.

Sebelum memegang jabatan tersebut, Fatimah Moeis mengikuti pelatihan militer sebagai persiapan menghadapi ancaman konfrontasi Dwikora. 

Peran Fatimah Moeis menegaskan bahwa perempuan turut ambil bagian dalam sektor pertahanan negara.

Keterlibatan tersebut memperluas pemahaman bahwa kontribusi perempuan tidak terbatas pada ranah domestik, melainkan juga strategis dalam menjaga kedaulatan.

Kisah Lima Tokoh Perempuan Diabadikan dalam Buku Sejarah

Rekam jejak lima perempuan tersebut terdokumentasi dalam buku karya Muhammad Sarip bersama Alisya Anastasya berjudul Perempuan di Kalimantan Timur: Sejarah yang Terlupakan, Mitos Kartini, dan Realitas Gender.

Buku tersebut menjadi referensi penting untuk memahami sejarah lokal dari perspektif perempuan, sekaligus memperkaya literatur sejarah di Kalimantan Timur.

Dokumentasi ini diharapkan mampu mengangkat kembali peran perempuan yang selama ini kurang mendapat sorotan dalam narasi sejarah arus utama.

FAQ

Siapa saja lima tokoh perempuan berpengaruh di Kalimantan Timur?
Lima tokoh tersebut adalah Aminah Syukur, Salbiah, Djumantan Hasyim, Dorinawati Samalo, dan Fatimah Moeis.

Apa kontribusi Aminah Syukur dalam sejarah Kalimantan Timur?
Aminah Syukur mendirikan Meisje School pada tahun 1928 sebagai sekolah khusus bagi perempuan pribumi.

Apa peran Salbiah dalam perjuangan nasional?
Salbiah berperan dalam organisasi kepemudaan dan ikut menyuarakan nasionalisme dalam Kongres Pemuda Kalimantan tahun 1948.

Mengapa Dorinawati Samalo dianggap berjasa bagi pendidikan tinggi?
Dorinawati Samalo menghibahkan rumah pribadi yang menjadi cikal bakal berdirinya Universitas Mulawarman.

Apa peran Fatimah Moeis dalam bidang pertahanan?
Fatimah Moeis memimpin Korps Sukarelawati Kalimantan Timur pada masa konfrontasi Dwikora tahun 1963.

Selasa, 21 April 2026

Pakar nilai Wikimedia perlu daftar PSE demi jamin kepastian hukum

Jakarta - Pakar keamanan siber dari Vaksincom, Alfons Tanujaya menilai penting bagi Wikimedia Foundation untuk segera mendaftar sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) agar memiliki kepastian hukum dalam beroperasi di Indonesia.

Menurutnya, keberadaan aturan PSE memberikan landasan hukum yang jelas bagi platform digital, termasuk dalam hal perlindungan data pengguna dan mekanisme penanganan masalah.

“PSE secara hukum harus terdaftar secara resmi dan ini secara tidak langsung juga menjadi perlindungan hukum bagi masyarakat Indonesia. Ada perwakilan yang bisa dihubungi jika ada masalah, dan follow up yang perlu dilakukan dengan PSE yang bersangkutan,” kata Alfons kepada ANTARA di Jakarta, Senin.

Sebagaimana diketahui, Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) mengultimatum Wikimedia Foundation untuk segera menyelesaikan proses pendaftaran sebagai PSE lingkup privat di Indonesia sesuai ketentuan yang berlaku.

Kemenkomdigi memberikan tenggat waktu selama tujuh hari kerja sejak 15 April 2026 bagi Wikimedia untuk segera mendaftar PSE.

Apabila tenggat waktu tidak terpenuhi, maka akses ke semua platform milik Wikimedia, termasuk ekosistem ensiklopedia online Wikipedia Indonesia dan Wikimedia Commons akan diblokir.

Maka dari itu, Alfons mendorong Wikimedia Foundation untuk mematuhi aturan PSE demi memberikan kejelasan hukum serta menjamin keamanan data bagi pengguna di Indonesia.

Terkait risiko yang muncul apabila Wikimedia tidak terdaftar, Alfons mengatakan nantinya pemerintah akan kesulitan berkomunikasi dengan pihak platform ketika terjadi persoalan, baik terkait konten maupun aspek lainnya.

“Kalau ada masalah dengan konten PSE tersebut, pemerintah jadi tidak bisa mendapatkan pihak yang bisa diajak komunikasi untuk menyelesaikan masalah di PSE tersebut,” jelasnya.

Dalam hal ini, regulasi PSE bisa mendorong platform global untuk lebih bertanggung jawab terhadap konten, perlindungan data, serta penegakan hukum di Indonesia.

“Jika PSE terdaftar, artinya mereka patuh dengan aturan hukum yang berlaku di setiap negara. Kalau mereka tidak mendaftarkan diri artinya mereka tidak patuh hukum. Hal ini akan berdampak positif bagi ketaatan terhadap peraturan dan perlindungan terhadap masyarakat dari konten yang tidak benar atau berbahaya,” tutur Alfons.

Lebih lanjut, Alfons mengapresiasi sikap tegas pemerintah dalam memberikan ultimatum kepada Wikimedia Foundation. Sebab, menurutnya penegakan hukum harus dilakukan secara adil tanpa pandang bulu.

“Kalau melihat perjalanannya, pemerintah sudah sangat sabar dan memberikan waktu yang panjang dan mau berkomunikasi dan memberikan kesempatan kepada PSE. Kalau masih membandel, memang harus ditindak sesuai ketentuan. Kalau tidak nanti hal ini akan menjadi preseden buruk dan diikuti oleh PSE lain,” ujarnya.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kemenkomdigi Alexander Sabar menegaskan bahwa pemerintah tidak akan ragu mengambil tindakan tegas apabila kewajiban tersebut tidak dipenuhi.

“Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital menegaskan komitmen dalam menegakkan tata kelola ruang digital yang tertib dan adil bagi seluruh penyelenggara sistem elektronik,” kata Alex di Jakarta Pusat, Rabu lalu (15/4).

Jika dalam tujuh hari kerja Wikimedia tidak juga mendaftar PSE sesuai ketentuan yang berlaku di Indonesia, maka Kemenkomdigi akan memblokir layanan Wikimedia.

Langkah ultimatum diberikan setelah pemerintah sebelumnya memberikan perpanjangan waktu atas permintaan Wikimedia sejak 2025. Pemberitahuan awal telah disampaikan sejak 14 November 2025 agar Wikimedia segera mendaftarkan diri sebagai PSE lingkup privat.

Sebagai bentuk penegakan aturan, pemerintah kembali memberikan perpanjangan waktu terakhir selama tujuh hari.

Ketentuan pendaftaran PSE merupakan kewajiban bagi seluruh platform digital, baik lokal maupun asing, yang beroperasi di Indonesia guna memastikan legalitas, perlindungan data pengguna, serta tata kelola ruang digital.

Pendaftaran PSE menjadi syarat multak bagi seluruh penyelenggara sistem elektronik (media sosial, e-commerce, fintech, search engine) yang beroperasi di Indonesia.

Dalam Permenkominfo Nomor 5 Tahun 2020 disebutkan bahwa PSE yang tidak mendaftar dapat dikenakan sanksi administratif, mulai dari teguran tertulis hingga pemutusan akses atau pemblokiran layanan.

Pendaftaran PSE sendiri tidak dipungut biaya dan berlaku setara bagi seluruh platform, baik yang bersifat komersial maupun nirlaba.

Oleh : Bayu Saputra/ANTARA

Sabtu, 18 April 2026

KNKT ungkap dua faktor maraknya kecelakaan dari kendaraan niaga

Jakarta - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengungkap penyebab terjadinya kecelakaan yang melibatkan kendaraan niaga di Indonesia masih banyak terjadi karena faktor manusia dan juga lalainya perawatan yang dilakukan untuk kendaraan operasional yang mereka gunakan.

Hal ini perlu adanya ketegasan yang jelas dari pihak perusahaan dan juga produsen kendaraan-kendaraan niaga di Indonesia untuk memberikan edukasi terkait pentingnya perawatan kendaraan secara berkala.

“Berdasarkan hasil investigasi KNKT, human factor masih menjadi penyebab utama kecelakaan. Selain itu, kondisi kendaraan dan sistem operasional juga berpengaruh,” kata Senior Investigator Ahmad Wildan melalui keterangan resminya, di Jakarta, Jumat.

Sementara itu, Training Division Head HMSI, Pieter Andre menjelaskan bahwa pengemudi memiliki tanggung jawab yang cukup besar, sehingga pihaknya memberikan kegiatan edukasi terkait keselamatan berkendara bagi driver kendaraan niaga.

“Pelatihan yang berkelanjutan akan meningkatkan kompetensi, kesadaran keselamatan, serta efisiensi berkendara. Selain itu, manajemen perawatan kendaraan yang baik memastikan kendaraan selalu laik jalan dan fitur keselamatan bekerja optimal,” ucap Pieter Andre.

Keterlibatan dan juga kolaborasi antara pihak seperti ATPM, regulator dan operator, menjadi kunci sukses agar terjadinya penurunan angka kecelakaan yang diakibatkan oleh kendaraan niaga di Indonesia.

Direktur Pengembangan Bisnis dan Organisasi PO Primajasa, Bayu Permana juga menjelaskan bahwa perekrutan pengemudi tidak bisa dipilih secara sembarang. Perlu adanya seleksi yang ketat untuk mengurangi kejadian yang serupa di kemudian hari.

“Kami juga meningkatkan standar perawatan sesuai standar ATPM, mulai dari prosedur bengkel, fasilitas, hingga peningkatan kompetensi mekanik dan penyediaan inspector kendaraan,” kata dia.

Pewarta : Chairul Rohman/ANTARA

Rabu, 15 April 2026

Anak Kecanduan Gawai? Dokter IDAI Ungkap Cara Efektif Hentikan Dalam 1 Bulan

Dokter anak menyebut kecanduan gawai pada anak bisa dihentikan dalam 2–4 minggu dengan konsistensi orang tua dan pengalihan aktivitas yang tepat.
Dokter anak menyebut kecanduan gawai pada anak bisa dihentikan dalam 2–4 minggu dengan konsistensi orang tua dan pengalihan aktivitas yang tepat.

JAKARTA — Kecanduan gawai pada anak kini menjadi perhatian banyak orang tua. Namun kabar baiknya, kebiasaan tersebut sebenarnya bisa dihentikan dalam waktu relatif singkat, asalkan orang tua konsisten dan mampu mengalihkan perhatian anak ke aktivitas lain yang menarik.

Dokter Anak dan Ahli Tumbuh Kembang Pediatri Sosial Dr. dr. Bernie Endyarni Medise, Sp.A (K), MPH menjelaskan bahwa proses menghentikan kecanduan gawai pada anak umumnya membutuhkan waktu sekitar dua minggu hingga satu bulan.

“Sebenarnya untuk menghentikan, berdasarkan pengalaman pasien-pasien, biasanya membutuhkan 1–2 minggu kalau kita hentikan sama sekali, walau itu mungkin akan membuat anak sedikit cranky atau rewel,” ujar Bernie saat ditemui di Jakarta, Selasa.

Reaksi Awal Anak Saat Gadget Dihentikan Itu Wajar

Menurut Bernie, reaksi seperti anak menjadi rewel, mudah marah, atau terlihat gelisah saat gawai dihentikan merupakan hal yang wajar. Kondisi ini terjadi karena otak anak sudah terbiasa dengan stimulasi cepat dari layar.

Aktivitas bermain gawai memicu pelepasan dopamin di otak, yaitu zat kimia yang memberi rasa senang. Hal inilah yang membuat anak ingin terus mengulang aktivitas tersebut.

“Ini yang akhirnya anak akan berusaha lagi untuk mendapatkan hal itu. Lagi dan lagi akhirnya akan terjadi kecanduan atau ketergantungan juga adiksi terhadap kegiatan tersebut,” jelas dokter yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Hubungan Masyarakat dan Kesejahteraan Anggota Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).

Kunci Utama: Alihkan Ke Aktivitas Yang Menarik

Menghentikan penggunaan gawai saja tidak cukup. Orang tua perlu mengganti kebiasaan tersebut dengan kegiatan lain yang lebih menarik bagi anak.

Beberapa aktivitas yang bisa menjadi alternatif antara lain:

  • Bermain permainan tradisional

  • Aktivitas fisik seperti bersepeda atau berlari

  • Menggambar atau mewarnai

  • Bermain bersama teman sebaya

  • Membantu aktivitas ringan di rumah

“Orang tua harus mengalihkan. Orang tua juga harus mengajak melakukan sesuatu yang cukup menarik juga bagi anak, sehingga anak tertarik untuk melakukannya,” ujarnya.

Menurut pengalaman klinis, setelah melewati masa awal tanpa gawai, anak biasanya mulai terbiasa dan tidak lagi mencari perangkat tersebut.

“Alihkan dengan permainan yang lain, atau kegiatan lain yang tentunya cukup menyenangkan bagi anak. Berdasarkan pengalaman, cukup sekitar dua minggu, paling lama satu bulan. Sebenarnya anak tidak akan mencari gawai lagi kalau tidak diberikan,” tambah Bernie.

Orang Tua Harus Jadi Contoh Penggunaan Gawai

Selain membatasi penggunaan gawai pada anak, orang tua juga memiliki peran penting sebagai panutan.

Jika orang tua masih sering bermain ponsel di depan anak, maka anak cenderung akan kembali meminta gawai.

“Sebisa mungkin pada saat itu orang tua jangan bermain gawai juga di depan anak, yang tentunya anak akan tertarik lagi untuk meminta gawainya kembali,” tegas Bernie.

Perilaku orang tua menjadi faktor penting dalam membentuk kebiasaan digital anak sejak dini.

Mengapa Kecanduan Gawai Perlu Segera Diatasi

Penggunaan gawai berlebihan pada anak dapat berdampak pada berbagai aspek perkembangan, seperti:

  • Gangguan konsentrasi

  • Keterlambatan bicara

  • Kurangnya aktivitas fisik

  • Gangguan pola tidur

  • Berkurangnya interaksi sosial

Karena itu, pengawasan dan pembatasan penggunaan gawai sejak dini sangat dianjurkan oleh tenaga kesehatan anak.

Tips Praktis Mengurangi Ketergantungan Gadget Pada Anak

Berikut beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan orang tua:

  1. Tetapkan jadwal penggunaan gawai harian

  2. Buat zona bebas gadget di rumah

  3. Perbanyak aktivitas fisik anak

  4. Libatkan anak dalam kegiatan keluarga

  5. Konsisten menerapkan aturan

  6. Batasi penggunaan gadget sebelum tidur

Dengan langkah yang konsisten, anak bisa beradaptasi dengan kebiasaan baru tanpa ketergantungan pada layar.

FAQ

Berapa lama waktu menghentikan kecanduan gawai pada anak?

Berdasarkan pengalaman dokter anak, umumnya membutuhkan waktu sekitar 1–2 minggu, dan paling lama hingga satu bulan, tergantung konsistensi orang tua.

Kenapa anak menjadi rewel saat gadget dihentikan?

Karena otak anak sudah terbiasa dengan stimulasi dopamin dari gawai. Saat dihentikan, anak mengalami proses adaptasi yang membuatnya mudah marah atau gelisah.

Apa cara terbaik mengalihkan anak dari gadget?

Orang tua bisa mengajak anak bermain permainan tradisional, aktivitas fisik, menggambar, atau kegiatan kreatif lainnya yang membuat anak merasa senang.

Apakah orang tua harus ikut membatasi penggunaan gadget?

Ya. Orang tua perlu menjadi contoh karena anak cenderung meniru kebiasaan orang dewasa di sekitarnya.

Apakah anak bisa benar-benar lepas dari kecanduan gadget?

Bisa. Dengan konsistensi dan pengalihan aktivitas yang tepat, anak biasanya tidak lagi mencari gadget setelah melewati masa adaptasi awal.

Selasa, 14 April 2026

Menpar minta pengelola destinasi jaga standar amenitas dan fasilitas

Jakarta - Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana meminta pengelola destinasi wisata untuk menjaga standar amenitas dan fasilitas umum yang disediakan di area sekitar lokasi wisata.

"Kementerian Pariwisata mendorong pemerintah daerah dan pengelola destinasi wisata agar menjaga standar amenitas dan kenyamanan fasilitas destinasi wisata," kata Widiyanti kepada ANTARA di Jakarta, Selasa.

Widiyanti menekankan bahwa amenitas dan fasilitas umum harus dijaga dalam keadaan bersih demi kenyamanan wisatawan. Begitu pula pelayanan kepada wisatawan, yang harus prima atau optimal.

Kedua hal itu perlu dijaga dalam rangka menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman dan menyenangkan bagi wisatawan.

Dia juga mendorong usaha pariwisata untuk berizin resmi dan mengikuti standar usaha yang sudah ada pada Peraturan Menteri Pariwisata Nomor 6 tahun 2025 tentang Standar Kegiatan Usaha, Tata Cara Pelaksanaan Pengawasan, dan Sanksi Administratif pada Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Sektor Pariwisata.

Pemerintah daerah juga diminta untuk mematuhinya dan melakukan pengawasan secara efektif terhadap usaha-usaha pariwisata di bawah tanggung jawabnya mereka sehingga tercipta kenyamanan dan keamanan juga pelayanan prima bagi wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara.

Pemerintah juga mendorong pengelola destinasi wisata senantiasa melaksanakan standar operasional, standar keamanan terutama pada wahana dengan risiko tinggi, mitigasi destinasi, dan pengelolaan yang berkelanjutan, serta memberikan informasi kepada wisatawan secara langsung maupun melalui media sosial untuk memudahkan wisatawan.

Dalam memastikan kenyamanan wisatawan, pengawasan terhadap standar amenitas dan fasilitas dilakukan secara sistematis melalui beberapa pendekatan utama, yakni penerapan standar CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability) yang mencakup pemantauan kebersihan fasilitas umum seperti toilet, area makan, dan tempat ibadah, serta penguatan aspek kesehatan dan keselamatan melalui kesiapan petugas dan fasilitas darurat.

Pengawasan intensif dilakukan di destinasi prioritas dengan tingkat kunjungan tinggi, seperti kawasan Bandung Raya, Bogor Raya, dan Pangandaran di Jawa Barat, yang dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan pengelola destinasi guna menjaga kualitas layanan.

Evaluasi berbasis umpan balik wisatawan dilakukan melalui pemanfaatan ulasan digital dan survei kepuasan sebagai dasar peningkatan kualitas amenitas, disertai dengan tindak lanjut yang responsif terhadap keluhan wisatawan di lapangan.

Oleh : Hreeloita Dharma Shanti/ANTARA

Senin, 13 April 2026

Wamenekraf yakini teater musikal siap jangkau pasar lebih luas

Jakarta - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar meyakini dengan perkembangan teater musikal nasional yang semakin berkualitas bisa menjangkau pasar yang lebih luas dan berpeluang menembus pasar global.​​​​​​

Irene mengapresiasi pertunjukan Chicago The Musical versi Bahasa Indonesia yang dipersembahkan ArtSwara Production yang dinilai menjadi tonggak baru dalam perkembangan teater musikal nasional.

“Teater musikal Indonesia memiliki kualitas yang sangat kuat dan talenta-talenta yang ada di panggung Chicago The Musical sudah siap untuk diorbitkan ke luar negeri. Ini bukan pertama kali saya menonton teater musikal, maka kita perlu memperluas jangkauan biar dunia melihat bahwa Indonesia punya karya seni pertunjukan yang terus membanggakan,” kata Irene dalam keterangan yang dikonfirmasi, Senin.

Pertunjukan Chicago The Musical versi Bahasa Indonesia merupakan kolaborasi antara ADPRO. dan Jakarta Art House, menjadi pilihan hiburan berkualitas selama 5 hari untuk 8 kali show pada 8 hingga 12 April 2026.

Chicago The Musical diyakini bisa membuka peluang lebih luas bagi talenta ekonomi kreatif Indonesia untuk menembus panggung global. Keberanian dan kehebatan para pejuang teater musikal mampu mengadaptasi karya internasional dengan sentuhan lokal seperti memberi koreografi pada adegan cuplikan tarian nusantara.

“Setiap lagu yang dinyanyikan, gerakan tarian dengan penghayatan, serta dialog yang penuh perasaan menjadi pertunjukan paling meriah untuk Chicago The Musical. Tantangannya ialah bagaimana membuat lebih banyak orang, termasuk mereka yang di luar Indonesia, bisa menonton dan bangga terhadap teater musikal di Indonesia,” katanya.

Produser eksekutif Fadli Hafizan mengatakan Chicago The Musical menjadi pertunjukan Broadway yang ikonik yang paling banyak diadaptasi di berbagai negara. Produksi Chicago The Musical versi Indonesia ini melibatkan lebih dari 150 pekerja kreatif, yang terdiri atas sekitar 20 pemain termasuk 5 penyanyi dan 130 kru di belakang layar.

Selama hampir tiga bulan, para talenta teater musikal menjalani proses latihan dan persiapan secara intensif sehingga menunjukkan begitu besar ekosistem ekonomi kreatif untuk satu produksi teater musikal. Ia juga mengatakan kehadiran penonton sangat berarti bagi semua pekerja seni pertunjukan di Indonesia demi menjaga keberlangsungan dan ekosistemnya.

“Di Indonesia, hal paling penting yang ingin kami sampaikan yaitu terkait pesan isu hukum dan fenomena ‘no viral, no justice’ yang terasa dekat dengan realitas negara ini. Sudah jelas bahwa kami juga mempersiapkan element of surprise mulai dari kostum, artistik, serta dialog yang dekat dengan penonton Indonesia,” jelas Fadli.

Aldafi Adnan sebagai sutradara mengatakan pertunjukan The Chicago Musical menjadi sejarah baru pertama kali dibawakan di Indonesia untuk menyampaikan cerita yang dekat ke hati para penonton.

Kisah Roxie Hart (Putri Indam Kamila) dan Velma Kelly (Galabby) dalam Chicago The Musical bukan sekadar cerita kriminal atau hiburan satir. Adaptasi kisahnya menjadi cerminan Indonesia hari ini yang mana setiap cerita bisa dibentuk dari persepsi, popularitas, dan publikasi media sehingga penonton diajak tertawa dan terhibur atas pesona glamor, drama, dan skandal yang ditampilkan.

Pewarta : Fitra Ashari/ANTARA

Jumat, 10 April 2026

APJATEL gagas OVC untuk menyehatkan penggelaran jaringan fiber optik

APJATEL gagas OVC untuk menyehatkan penggelaran jaringan fiber optik
APJATEL gagas OVC untuk menyehatkan penggelaran jaringan fiber optik. (Sumber ANTARA)

Jakarta - Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL) menggagas pembentukan Operating Vehicle Company (OVC) sebagai solusi untuk menyehatkan penggelaran jaringan fiber optik di Indonesia, yang saat ini dinilai memakan biaya tinggi.

OVC digagas sebagai entitas netral yang fungsinya mengelola infrastruktur telekomunikasi pasif secara bersama dan membangun kolaborasi antara pelaku industri dan pemerintah untuk menyelaraskan pekerjaan.

"Infrastruktur telekomunikasi merupakan tulang punggung ekonomi digital dan layanan publik modern. Oleh karena itu, diperlukan sinergi yang kuat antara pemerintah dan industri untuk memastikan pengelolaannya tidak hanya efisien tapi juga berorientasi pada kepentingan publik," kata Ketua Umum APJATEL Jerry Mangasas Swandy dalam acara diskusi yang berlangsung di Jakarta Selatan, Kamis.

OVC mengusung prinsip pengelolaan infrastruktur digital dengan akses terbuka. Artinya, jaringan fisik yang dibangun dapat dimanfaatkan oleh lebih dari satu penyelenggara layanan telekomunikasi.

Dengan cara ini, harapannya biaya investasi jaringan fiber optik bisa ditekan. Efisiensi biaya yang diharapkan dapat dicapai industri dengan cara ini sekitar 40 persen sampai 60 persen.

Selain itu, kehadiran OVC diharapkan dapat mendorong percepatan perluasan jaringan.

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menyambut baik gagasan yang diajukan oleh APJATEL.

Direktur Akselerasi Infrastruktur Digital Kemkomdigi Mulyadi menyampaikan bahwa pemerintah siap berkolaborasi untuk mewujudkan gagasan pembentukan OVC di Indonesia.

Guna mewujudkan gagasan itu, kolaborasi dapat dilakukan untuk merumuskan standar teknis pedoman infrastructure sharing, mendorong implementasi sistem akses terbuka, dan merumuskan kualifikasi kontraktor maupun instalator penggelaran fiber optik supaya jaringan fiber optik lebih tertib dan tidak mengganggu estetika kota.

"OVC harus memiliki prinsip open access, nondiskriminatif, serta menciptakan persaingan usaha yang sehat," kata kata Mulyadi.

"OVC tidak boleh menjadi bentuk baru dari monopoli terselubung dalam penggelaran infrastruktur telekomunikasi di daerah yang dapat menghambat penggelaran infrastruktur fiber optik," ia menambahkan.

Yang terpenting, menurut Mulyadi, OVC harus dapat membuat penggelaran jaringan fiber optik semakin transparan bagi semua pelaku industri.

Pewarta : Livia Kristianti/ANTARA