Iklan Tutup X
Tampilkan postingan dengan label Paulus Subarno. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Paulus Subarno. Tampilkan semua postingan

Jumat, 05 Juni 2026

Petani Sawit Dinilai Kehilangan Kepastian Harga, DPRD Sekadau Soroti Mekanisme TBS

DPRD Sekadau menyoroti keterlambatan penetapan harga TBS kelapa sawit yang dinilai merugikan petani dan meminta pemerintah segera memperbaiki mekanismenya. (Ilustrasi)
DPRD Sekadau menyoroti keterlambatan penetapan harga TBS kelapa sawit yang dinilai merugikan petani dan meminta pemerintah segera memperbaiki mekanismenya. (Ilustrasi)

SEKADAU - Anggota DPRD Kabupaten Sekadau dari Partai Hanura, Paulus Subarno, menyoroti mekanisme penetapan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit yang dinilai terlambat dan berpotensi merugikan petani. Sorotan tersebut disampaikan terkait penetapan harga yang baru diumumkan setelah transaksi jual beli berlangsung selama tujuh hari.

Menurut Paulus Subarno, kondisi tersebut membuat petani tidak memiliki kepastian harga saat menjual hasil panennya. Akibatnya, banyak petani yang telah melakukan transaksi tanpa mengetahui harga acuan resmi yang berlaku.

Ia menegaskan bahwa penetapan harga seharusnya dilakukan sebelum proses jual beli berlangsung. Dengan demikian, petani dapat mengetahui harga yang berlaku dan memiliki dasar yang jelas dalam melakukan transaksi.

“Seharusnya penetapan harga dilakukan sebelum transaksi penjualan terjadi sehingga petani mengetahui harga yang berlaku. Namun yang terjadi saat ini, harga baru ditetapkan setelah tujuh hari berjalan. Banyak petani yang sudah terlanjur menjual hasil panennya dan baru mengetahui harga acuan setelah transaksi dilakukan,” ujarnya.

Paulus menilai tujuan penetapan harga TBS sebagai instrumen perlindungan bagi petani menjadi kurang efektif apabila pengumumannya dilakukan setelah transaksi berlangsung. Menurutnya, sebagian besar petani tidak memiliki keleluasaan untuk menunda penjualan hasil panen karena kebutuhan ekonomi maupun biaya operasional kebun yang harus segera dipenuhi.

Ia mengatakan keterlambatan tersebut berpotensi menimbulkan kerugian, terutama bagi petani yang menjual hasil panen dengan harga lebih rendah dibanding harga yang kemudian ditetapkan pemerintah.

“Keterlambatan penetapan harga sangat berpotensi merugikan petani, terutama bagi mereka yang menjual hasil panen di bawah harga yang kemudian ditetapkan pemerintah,” katanya.

Karena itu, legislator Partai Hanura tersebut meminta pemerintah bersama instansi terkait segera melakukan evaluasi terhadap mekanisme penetapan harga TBS. Ia berharap harga dapat diumumkan lebih cepat sehingga dapat dijadikan acuan sebelum transaksi berlangsung.

Selain evaluasi mekanisme, Paulus juga mendorong penguatan sistem informasi harga yang lebih transparan dan mudah diakses oleh petani. Menurutnya, akses informasi yang cepat akan membantu petani memperoleh kepastian harga sebelum menjual hasil panennya.

“Perlu ada perbaikan mekanisme agar petani mendapatkan informasi harga secara cepat, transparan, dan dapat dijadikan pedoman sebelum menjual hasil panen. Dengan demikian, perlindungan dan kesejahteraan petani sawit dapat lebih terjamin,” tutupnya.

Pernyataan tersebut menjadi perhatian karena harga TBS merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi pendapatan petani sawit. Evaluasi terhadap mekanisme penetapan harga diharapkan dapat meningkatkan perlindungan serta memberikan kepastian yang lebih baik bagi petani dalam menjalankan usaha perkebunannya.

Penulis: Novi Dominika

Rabu, 03 Juni 2026

Gangguan Distribusi Air PDAM Sirin Meragun Bikin Warga Resah, DPRD Minta Evaluasi

Distribusi air PDAM Sirin Meragun di Kabupaten Sekadau macet hampir sepekan. DPRD menyoroti kualitas pipa, sementara warga harus mengeluarkan biaya tambahan untuk air bersih.
Distribusi air PDAM Sirin Meragun di Kabupaten Sekadau macet hampir sepekan. DPRD menyoroti kualitas pipa, sementara warga harus mengeluarkan biaya tambahan untuk air bersih.

SEKADAU – Distribusi air bersih PDAM Sirin Meragun di Kabupaten Sekadau mengalami gangguan hampir sepekan, sejak Jumat (29/5/2026) hingga Rabu (3/6/2026). Kondisi ini memicu keluhan pelanggan dan mendapat sorotan dari anggota DPRD Kabupaten Sekadau, Paulus Subarno.

Gangguan distribusi air tersebut berdampak pada masyarakat yang selama ini bergantung pada layanan PDAM sebagai sumber utama kebutuhan air bersih. Tidak mengalirnya pasokan air membuat banyak warga kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Sebagian pelanggan bahkan harus mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli air galon maupun air mineral demi kebutuhan konsumsi rumah tangga.

Menanggapi persoalan tersebut, Paulus Subarno mempertanyakan kualitas pelayanan yang diberikan PDAM Sirin Meragun. Menurutnya, akses terhadap air bersih merupakan hak dasar masyarakat yang seharusnya mendapat perhatian serius.

"Saya meragukan kualitas pipa dari awal proyek pembuatan PDAM Kabupaten Sekadau oleh PT. Batur," tegas Paulus.

Keluhan serupa juga disampaikan warga Sekadau, Santus. Ia mengaku keluarganya terpaksa memanfaatkan air sumur bor selama distribusi PDAM terhenti.

Menurutnya, air sumur yang digunakan memiliki bau tanah yang cukup kuat sehingga tidak layak dipakai untuk memasak maupun mencuci bahan makanan.

"Kami harus keluar ongkos lebih besar untuk beli air galon, untuk minum beli air mineral. Air sumur cuma untuk mencuci dan mandi, itupun baunya seperti bau lumpur," ujar Santus.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, terhentinya distribusi air bersih kali ini disebabkan adanya pekerjaan perbaikan pipa transmisi utama berdiameter 400 milimeter di Dusun Meragun, Desa Meragun, Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau.

Gangguan akibat kerusakan pipa bukan kali pertama terjadi. Dalam beberapa tahun terakhir, PDAM Sirin Meragun diketahui beberapa kali menghentikan sementara distribusi air kepada pelanggan karena masalah serupa.

Kondisi ini mendorong munculnya tuntutan agar pengelola PDAM melakukan evaluasi menyeluruh terhadap infrastruktur jaringan distribusi air guna meminimalkan gangguan layanan yang berulang dan memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi.

Penulis: Wulan

Minggu, 12 November 2023

Paulus Subarno Hadiri Pelantikan WKRI Stasi Sulbet

Foto : Ketua Ikatan Sarjana Katolik Indonesia (ISKA) Kabupaten Sekadau, Paulus Subarno.
SEKADAU – Ketua Ikatan Sarjana Katolik Indonesia (ISKA) Kabupaten Sekadau, Paulus Subarno menghadiri Pelantikan WKRI Stasi Sulang Betung sekaligus menyalurkan Bantuan Madah Bakti kepada 12 Stasi yang ada di Paroki Hati Kudus Yesus Rawak, bertempat di Gereja Maria Bunda Allah Stasi Sulang Betung, Sabtu (11/11/2023).

Ketua WKRI Stasi Sulang Betung, Teresia Elvi mengatakan, bahwa dirinya sangat senang dan bersyukur bisa dipercaya dan dilantik menjadi Ketua WKRI Stasi Sulang Betung.

"Terimakasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya kedepannya saya berharap kita semua bisa melakukan kegiatan Gereja dengan baik, seperti membuat kelompok paduan suara di gereja untuk kegiatan dihari raya dan melakukan kegiatan bakti sosial dimasyarakat, " kata Elvi.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) WKRI Stasi Hati Kudus Yesus Rawak, Marlina Rinova mengatakan, Saat ini WKRI di Stasi Rawak semakin berkembang dan juga semakin bertambah anggotanya dan ibu-ibu yang masih muda juga sudah banyak bergabung.

"Saya berterimakasih kepada ISKA yang sudah memberikan bantuan terhadap Stasi-stasi disini dan saya berharap para umat terutama ibu-ibu WKRI bisa lebih aktif terutama beribadah pada hari minggu, membantu pemimpin umat, membantu merangkai bunga serta membantu persiapan ibadat," tuturnya.

Kepala Pastor Paroki HKY Rawak, Pastor Aga Saputra, CP, mengatakan, ibu-ibu WKRI yang baru saja dilantik ini harus bisa berkomunikasi dengan baik dan saling berkonsultasi.

"Jangan gunakan alat komunikasi itu untuk hal yang tidak baik, gunakan alat komunikasi untuk berkomunikasi terkait bagaimana WKRI bisa berkembang baik kedepannya dan para suami juga harus mendukung para istrinya dalam setiap kegiatan WKRI," ucap Pastor Aga.

Dalam kesempatan itu juga, Ketua ISKA Kabupaten Sekadau, Paulus Subarno mengatakan, ISKA Kabupaten Sekadau mengucapkan selamat atas pelantikan ibu-ibu WKRI pada hari ini.

"Selamat atas pelantikannya dan semoga ibu-ibu ini bisa bekerjasama dengan baik dalam gereja karena ibu-ibu ini merupakan ranting dalam keluarga," kata Paulus Subarno yang juga anggota DPRD Kabupaten Sekadau Fraksi Hanura.

Legislator Partai Hanura ini juga mengatakan, ISKA Kabupaten Sekadau akan memberikan bantuan berupa buku Madah Bakti kepada 12 Stasi yang organisasi WKRInya aktif. 

"Selain itu, ada juga bantuan lain yang akan disalurkan kepada Paroki Hati Kudus Yesus Rawak berupa buku Doa, tempat lilin dan Salib sebagai bentuk dukungan ISKA dalam kegiatan ibadah," Tutupnya.


Rabu, 09 Juni 2021

HUT ISKA ke-63, DPC ISKA Sekadau Gelar Ramah Tamah di Rumah Betang Youth Center

Ketua DPC ISKA Kabupaten Sekadau, Drs. Paulus Subarno, M.Si
Ketua DPC ISKA Kabupaten Sekadau, Drs. Paulus Subarno, M.Si.

BorneoTribun Sekadau, Kalbar -- DPC ISKA Kabupaten Sekadau mengadakan beberapa kegiatan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Ikatan Sarjana Katolik (ISKA) yang ke-63, dengan mengusung tema "Merawat Komitmen Kebangsaan".

Ketua DPC ISKA Kabupaten Sekadau, Drs. Paulus Subarno, M.Si menyampaikan, dalam rangka memperingati HUT ISKA yang ke-63, pengurus cabang ISKA Sekadau melaksanakan beberapa kegiatan.

"Salahsatunya, Kegiatan seminar Virtual (Webinar) yang bekerjasama dengan Institut Teknologi Kaling Kumang, itu sudah dilaksanakan. Kemudian besok ada kegiatan misa syukur dan ramah tamah sekaligus perayaan HUT ISKA," terangnya kepada Wartawan BorneoTribun, Rabu sore (9/6).

Dia menuturkan, kegiatan Misa syukur dilaksanakan di Gereja Katolik St. Petrus dan Paulus Sekadau, besok kamis, (10/6/2021) pada pukul 17.00 WIB. 

Selepas itu, dilanjutkan kegiatan Ramah tamah yang digelar di Rumah Betang Youth Center sekaligus merayakan Hari Ulang Tahun ISKA.

"Kita undang organisasi lainnya untuk hadir dalam kegiatan Ramah tamah sekaligus merayakan hari ulang tahun ISKA yang digelar di Rumah Betang Youth Center selepas Misa syukur di Gereja Katolik St. Petrus dan Paulus Sekadau, pada pukul 5 sore," ujarnya.

Lebih lanjut, Paulus Subarno juga mengatakan, kegiatan ramah tamah dan perayaan HUT ISKA yang ke 63 tetap diterapkan sesuai protokol kesehatan.

Reporter: Yakop

Rabu, 02 Juni 2021

Akun WhatsApp Palsu Gunakan Foto Profil Keluarga Salah Seorang Anggota DPRD Sekadau

Akun WhatsApp Palsu Gunakan Foto Profil Keluarga Salah Seorang Anggota DPRD Sekadau
Screenshot Akun WhatsApp palsu.

BorneoTribun Sekadau, Kalbar - Paulus Subarno, Anggota DPRD Kabupaten Sekadau Dari Fraksi Hanura, Melaporkan Akun WhatsApp Yang Menggunakan Nama Sekaligus Foto Keluarga Miliknya. Rabu (2/6

Kepada Wartawan Paulus Subarno, mengatakan bahwa ada yang melaporkan kepadanya sebuah akun WhatsApp mengatasnamakan dirinya, 
tak hanya itu akun tersebut juga menggunakan Foto Profil keluarga Paulus Subarno,

"Sudah kita laporkan ke pihak berwajib, kita berharap, kasus ini segera terungkap sehingga tidak ada korban penipuan," kata Paulus Subarno 

Dirinya juga menghimbau kepada masyarakat, apabila ada telfon atau pesan mengatasnamakan Paulus Subarno, untuk meminta,

"apapun bentuknya, jangan hiraukan," tegasnya

Meski belum ada laporan terkait yang telah jadi korban, dari nomor WhatsApp atas nama dirinya,  Paulus Subarno berharap Kasus ini segera terungkap.

(YK/IS)

Senin, 12 Oktober 2020

5 Kasus Baru Positif Covid-19, Paulus Subarno Minta Warga Taati Prokes 3M

 

5 Kasus Baru Positif Covid-19, Paulus Subarno Minta Warga Taati Prokes 3M
Anggota DPRD Kabupaten Sekadau fraksi partai Hanura Paulus Subarno. (Foto: BT/A)


BorneoTribun | Sekadau, Kalbar - Anggota DPRD Kabupaten Sekadau fraksi partai Hanura Paulus Subarno meminta kepada masyarakat untuk mentaati protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah pasca adanya 5 kasus konfirmasi positif Covid-19 di Sekadau.


"Saya minta kepada masyarakat untuk mentaati protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Yaitu jika keluar rumah menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak dengan menghindari kerumunan," ujar Ngah Barno sapaan akrabnya saat dihubungi wartawan Senin, (12/10/2020) sore.


Lebih lanjut ia meminta agar selalu menjaga kesehatan dengan mengkonsumsi makam yang bergizi.


"Jangan lupa jaga kesehatan, makanlah makanan yang bergizi, dan untuk yang positif jaga kesehatan jangan lupa berobat, semoga lekas sembuh," tutupnya. (YK/A).