Bupati Alexander Wilyo Pastikan Pembangunan Ketapang Berlanjut Meski Anggaran Efisien
![]() |
| Pemkab Ketapang menuntaskan program prioritas 2025 dan melanjutkan pembangunan 2026 dengan fokus pada infrastruktur, kesehatan, pendidikan, serta peningkatan pelayanan masyarakat. |
Berdasarkan data Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), sejumlah proyek strategis berhasil direalisasikan selama 2025 sebagai bagian dari upaya memperkuat konektivitas wilayah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Di sektor infrastruktur, rekonstruksi dan peningkatan Jalan Sungai Kepuluk–Batu Tajam telah selesai sehingga memperlancar mobilitas warga serta distribusi barang, terutama di wilayah pedalaman.
Peningkatan Jalan Sei Awan Kiri–Tanjungpura juga rampung dan kini menjadi jalur penghubung penting antarwilayah. Selain itu, akses transportasi masyarakat semakin baik setelah selesainya peningkatan Jalan Sedawak–Sukaraja.
Pemerintah daerah turut melanjutkan pembangunan Jembatan Periangan untuk memperkuat konektivitas. Sementara pembangunan Gedung Olahraga (GOR) indoor masih berlangsung dan ditargetkan selesai pada 2027 sebagai sarana pembinaan olahraga dan generasi muda.
Di bidang pendidikan, Pemkab Ketapang menyalurkan bantuan seragam dan alat tulis gratis kepada 6.000 siswa SD serta 2.500 siswa SMP. Program Kartu Ketapang Pintar juga telah diterima oleh 4.111 siswa SD dan SMP di seluruh kecamatan.
Selain pendidikan, pemerintah daerah menjalankan berbagai program di sektor UMKM, jaminan kesehatan melalui BPJS, dan kegiatan sosial lainnya.
Memasuki 2026, pembangunan difokuskan pada sejumlah program lanjutan. Peningkatan Jalan Pelang–Sungai Kepuluk terus dikerjakan untuk memperlancar akses antarwilayah, sementara pembangunan jembatan rangka baja di Riam Perjuangan juga dilanjutkan.
Perbaikan ruas Jalan Sungai Kepuluk–Batu Tajam kembali menjadi perhatian guna meningkatkan akses transportasi, khususnya bagi masyarakat di wilayah pedalaman.
Di sektor kesehatan, pemerintah membangun Puskesmas di Kecamatan Tumbang Titi dan Kendawangan agar pelayanan kesehatan semakin mudah dijangkau masyarakat.
Sementara itu, program bantuan seragam, buku, dan perlengkapan sekolah gratis tetap berlanjut. Pemerintah daerah juga meneruskan pemberian beasiswa bagi pelajar berprestasi maupun kurang mampu sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Bupati Ketapang Alexander Wilyo mengatakan seluruh program yang telah direalisasikan maupun yang sedang berjalan merupakan komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan pembangunan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
"Di tengah efisiensi anggaran dari pusat, ikhtiar tidak boleh berhenti. Peningkatan infrastruktur, layanan kesehatan, dan pendidikan menjadi prioritas untuk mendorong kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat," ujar Alexander Wilyo, Rabu (1/4/2026).
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan, memperkuat semangat gotong royong, serta berpartisipasi dalam pembangunan daerah.
"Dengan kebersamaan dan semangat positif, kita bisa memajukan Ketapang ke arah yang lebih baik," pungkasnya.
Pemerintah Kabupaten Ketapang akan melanjutkan pembangunan sepanjang 2026 dengan penajaman prioritas pada peningkatan infrastruktur, layanan kesehatan, dan pendidikan. Langkah tersebut diharapkan memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan dasar bagi masyarakat.

