Iklan Tutup X
Tampilkan postingan dengan label Pemerintah Kabupaten Kubu Raya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pemerintah Kabupaten Kubu Raya. Tampilkan semua postingan

Senin, 27 April 2026

Wagub Kalbar Buka Perayaan Naik Dango ke- 41, Balalak Dilaksanakan Juni 2026, Kabupaten Landak Jadi Tuan Rumah Naik Dango Tahun 2027

Foto : Pembukaan Perayaan Naik Dango ke-41di Desa Linga,Kecamatan Ambawang, Kabupaten Kubu Raya

KUBU RAYA - Acara naik dango di tiga kabupaten, yakni Kabupaten Mempawah, Landak dan Kubu Raya Tahun 2026 saat ini sedang di gelar. Naik Dango ke -41 tersebut berlangsung di Rumah Adat Betang, Desa Linga, Kecamatan Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, 25 April - 28 April.

Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan saat menghadiri sekaligus membuka perayaan puncak Naik Dango ke-41 mengapresiasi pelaksanaan Naik Dango ke-41 yang dinilainya berlangsung meriah dan menjadi simbol kebersamaan antardaerah.

“Saya ingin mengucapkan selamat. Ini adalah acara Naik Dango yang paling meriah. Dilakukan oleh Pemkab Kubu Raya, Mempawah dan Landak menjadi satu. Ini sangat menarik,” ujarnya saat membuka perayaan Naik Dango, Senin 27 April 2026.

Ia menegaskan bahwa kegiatan budaya seperti Naik Dango sangat penting untuk terus dilestarikan di tengah perkembangan zaman yang semakin pesat. Menurutnya, masyarakat tidak boleh melupakan budaya maupun adat istiadat leluhur.

“Budaya harus terus kita lestarikan agar tidak tertelan zaman, masyarakat jangan melupakan budayanya, masyarakat jangan melupakan adatnya,” katanya.

Krisantus juga mengimbau seluruh masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban selama rangkaian acara berlangsung, mengingat tingginya antusiasme masyarakat yang diperkirakan memadati lokasi kegiatan.

Balala di Tiga Kabupaten Dilaksanakan Bulan Juni 

Balala"k merupakan Ritual adat Dayak Kanayant sesudah masa panen, dan akan memulai kembali aktivitas bahuma/berladang, dengan tujuan untuk membersihkan situasi alam semesta,agar aktivitas pertanian mendapatkan hasil yang maksimal. Hal tersebut juga untuk memohon kepada Jubata (Tuhan Yesus) agar terhindar dari musibah dan wabah penyakit.

Dari hasil Bahump (Kesepakatan Musyawarah Adat) yang di laksanakan Minggu, 26 April 2026 di Rumah Adat Desa Lingga, Kecamatan Ambawang, Kabupaten Kubu Raya yang di hadiri oleh Ketua Dewan Adat Dayak Kabupaten Landak, Heri Saman, Ketua DAD Kabupaten Mempawah, Adrianus, Ketua DAD Kubu Raya, Markus Nalian dan seluruh Ketua DAD Kecamatan dari tiga Kabupaten.

 Pelaksanaan Ritual Adat Balala'k atau Pantang Nagari di Kabupaten Landak, Mempawah dan Kubu Raya akan dilaksanakan mulai Jumat, 5 Juni 2026 pukul 18.00 WIB tutup saka dan Sabtu, 6 Juni 2026 pukul 18.00 WIB buka saka. 

Perlu diketahui, Pelaksanaan Ritual Balala/Pantang Nagari merupakan ritual adat Dayak sub suku Kanayatn sesudah masa panen, selanjutnya akan  memulai kembali kegiatan bahuma atau berladang. 

Hal tersebut bertujuan untuk membersihkan situasi alam semesta agar aktivitas pertanian mendapatkan hasil yang maksimal. Pelaksanaan ritual di wilayah masyarakat adat Dayak disesuaikan dengan situasi dan kondisi masyarakat dan tata cara di Binua masing-masing.

Kabupaten Landak Jadi Tuan Rumah Naik Dango ke-42 tahun 2027

Kabupaten Landak kembali menjadi tuan rumah naik dango yang ke-42 tahun 2027 mendatang, setelah melalui pola putaran naik dango 1:1:1. Sebelumnya pada tahun 2023, kabupaten landak juga pernah menjadi tuan rumah gelaran naik dango yang ke -38. Pada saat itu kegiatan yang di laksanakan berjalan aman dan lancar sampai penutupan. 

Upacara adat Naik Dango adalah ritual adat yang dilaksanakan oleh suku Dayak di Kalimantan Barat, Naik Dango erat kaitannya dengan ritual doa yang digelar oleh suku Dayak kepada Sang pencipta yang disebut sebagai Jubata (Tuhan Yesus), yang memberikan berkah melimpah melalui hasil panen padi yang menjadi lambang kemakmuran.

Suku Dayak percaya bahwa dengan memanjatkan rasa syukur dan doa ketika Naik Dango, maka akan membuat hasil panen semakin melimpah di musim yang akan datang. Selain itu acara doa ini juga dipercaya untuk menangkal bencana sekaligus gangguan hama di sawah.


(RED)

Sabtu, 28 Februari 2026

Pemkab Kubu Raya Benahi Kantor Kecamatan Demi Pelayanan Publik Lebih Nyaman

Sujiwo Fokus Tata Kantor Kecamatan untuk Wujudkan Pelayanan Profesional
Pemkab Kubu Raya membenahi kantor kecamatan secara menyeluruh untuk meningkatkan pelayanan publik yang nyaman, tertib, dan profesional. Program ditargetkan rampung tahun depan.

Sujiwo Fokus Tata Kantor Kecamatan untuk Wujudkan Pelayanan Profesional

KUBU RAYA -- Pemerintah Pemerintah Kabupaten Kubu Raya mulai membenahi kantor kecamatan secara menyeluruh di wilayah Kubu Raya, Kalimantan Barat, sebagai langkah nyata meningkatkan kualitas pelayanan publik. Program ini ditegaskan langsung oleh Bupati Sujiwo di Sungai Raya, Sabtu, dengan fokus menciptakan lingkungan kantor yang bersih, nyaman, dan representatif bagi masyarakat.

Menurut Sujiwo, kantor camat adalah wajah pelayanan pemerintah daerah. Karena itu, kondisi fisik kantor harus mencerminkan wibawa, marwah, serta profesionalisme aparatur. Lingkungan kerja yang tertata rapi diyakini mampu mendorong kinerja pegawai sekaligus memberikan rasa nyaman bagi warga yang datang mengurus administrasi.

Pembenahan dilakukan secara menyeluruh, baik di bagian dalam maupun luar kantor. Penataan interior diarahkan untuk mendukung efektivitas pelayanan, sementara area luar dipercantik agar terlihat lebih tertib dan enak dipandang. Pemerintah daerah bahkan telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp200 juta untuk pembangunan pagar serta Rp100 juta untuk penataan taman di Kantor Camat Sungai Raya.

Tidak hanya itu, program ini juga mencakup normalisasi parit guna mencegah genangan air, penebaran benih ikan di saluran air, hingga pemasangan lampu hias untuk memperindah kawasan kantor. Upaya tersebut diharapkan mampu menciptakan suasana yang lebih asri dan ramah bagi masyarakat.

Pembenahan kantor kecamatan tidak hanya terpusat di Sungai Raya. Sejumlah kecamatan seperti Sungai Kakap, Sungai Ambawang, Rasau Jaya, Batu Ampar, Teluk Pakedai, Terentang, hingga Kuala Mandor B juga telah memulai proses penataan. Targetnya, seluruh kantor kecamatan di sembilan wilayah rampung pada tahun depan.

Bupati Sujiwo turut mendorong para camat agar berinovasi dan berkreasi dalam menata lingkungan kantor melalui semangat gotong royong bersama unsur forkopimcam dan masyarakat. Ia menekankan pentingnya kolaborasi, sehingga peningkatan kualitas pelayanan publik tidak semata bergantung pada anggaran pemerintah.

Sementara itu, Camat Sungai Raya M Ikhsan Sukendra menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah daerah. Ia optimistis pembenahan ini akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan yang lebih cepat, tertib, dan profesional.

Melalui program ini, Pemkab Kubu Raya berharap kantor kecamatan benar-benar menjadi pusat pelayanan publik yang modern, nyaman, dan mampu memenuhi harapan masyarakat. Dengan lingkungan yang tertata baik, pelayanan pun diharapkan semakin optimal dan humanis.

FAQ

1. Apa tujuan pembenahan kantor kecamatan di Kubu Raya?
Untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik agar lebih nyaman, tertib, dan profesional bagi masyarakat.

2. Berapa anggaran yang dialokasikan?
Untuk Kantor Camat Sungai Raya, Rp200 juta untuk pembangunan pagar dan Rp100 juta untuk penataan taman.

3. Kecamatan mana saja yang ikut dibenahi?
Selain Sungai Raya, penataan dilakukan di Sungai Kakap, Sungai Ambawang, Rasau Jaya, Batu Ampar, Teluk Pakedai, Terentang, dan Kuala Mandor B.

4. Kapan target penyelesaian program ini?
Seluruh pembenahan ditargetkan rampung pada tahun depan.

Sumber: ANTARA/Rendra Oxtora