Berita BorneoTribun: Pendidikan Tamtama hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan Tamtama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan Tamtama. Tampilkan semua postingan

Minggu, 29 Maret 2026

314 Prajurit Siswa TNI AD Resmi Ikuti Pendidikan Tamtama Di Rindam XXII Tambun Bungai

Sebanyak 314 prajurit siswa TNI AD resmi mengikuti pendidikan tamtama 2026 di Rindam XXII Tambun Bungai Banjarbaru untuk membentuk prajurit tangguh dan profesional.
Sebanyak 314 prajurit siswa TNI AD resmi mengikuti pendidikan tamtama 2026 di Rindam XXII Tambun Bungai Banjarbaru untuk membentuk prajurit tangguh dan profesional.

Banjarbaru – Sebanyak 314 prajurit siswa resmi memulai pendidikan pertama Tamtama Infanteri TNI Angkatan Darat (AD) Gelombang I Tahun 2026 di Rindam XXII/Tambun Bungai, Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Pendidikan ini menjadi tahap awal bagi para calon prajurit untuk ditempa dalam “kawah candradimuka”, sebuah proses pembentukan karakter, mental, dan fisik sebelum resmi menjadi bagian dari TNI AD.

Komandan Rindam XXII/Tambun Bungai, Ali Akhwan, menegaskan bahwa seluruh prajurit siswa yang mengikuti pendidikan ini telah melewati proses seleksi ketat.

“Sebanyak 314 prajurit siswa ini sebelumnya telah dinyatakan lulus seleksi ketat dan kini mulai menjalani pendidikan sebagai langkah awal menjadi prajurit TNI AD,” ujarnya saat membuka pendidikan, Sabtu.

Menurutnya, pendidikan tamtama ini tidak hanya berfokus pada kemampuan militer semata, tetapi juga bertujuan membentuk karakter prajurit yang tangguh, profesional, serta memiliki kedekatan dengan rakyat.

Ia juga menekankan bahwa masa pendidikan merupakan proses penting dalam membangun identitas sebagai prajurit sejati.

Dalam amanat yang disampaikan dari Pangdam XXII/Tambun Bungai, Zainul Arifin, para siswa diminta untuk memanfaatkan waktu pendidikan dengan maksimal.

Mereka diharapkan serius dalam belajar dan berlatih guna menguasai ilmu dasar kemiliteran, khususnya di bidang infanteri.

“Apa yang diperoleh selama pendidikan akan menjadi bekal utama saat menjalankan tugas di satuan nanti,” tegasnya.

Selain itu, semangat pantang menyerah juga menjadi pesan penting yang ditekankan kepada seluruh prajurit siswa. Mengingat kesempatan menjadi anggota TNI merupakan kehormatan besar, baik bagi diri sendiri maupun keluarga.

Dengan dimulainya pendidikan ini, diharapkan para prajurit siswa mampu berkembang menjadi garda terdepan pertahanan negara yang disiplin, profesional, dan siap menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan.

FAQ

1. Apa itu pendidikan tamtama TNI AD?
Pendidikan tamtama TNI AD adalah pelatihan dasar militer untuk membentuk prajurit dari segi fisik, mental, dan disiplin sebelum ditempatkan di satuan.

2. Di mana pendidikan ini dilaksanakan?
Di Rindam XXII/Tambun Bungai, Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

3. Berapa jumlah peserta pendidikan tahun 2026?
Sebanyak 314 prajurit siswa Gelombang I.

4. Apa tujuan utama pendidikan ini?
Membentuk prajurit infanteri yang tangguh, profesional, dan dicintai rakyat.

5. Siapa yang membuka pendidikan ini?
Komandan Rindam XXII/TB Brigjen TNI Ali Akhwan.

Minggu, 15 Maret 2026

545 Pemuda Kalimantan Barat Ikuti Seleksi Tamtama TNI AD 2026 Meski Ramadhan

Sebanyak 545 pemuda Kalimantan Barat mengikuti seleksi Cata PK TNI AD 2026 di Singkawang. Proses rekrutmen tetap berjalan meski berlangsung di bulan Ramadhan.
Sebanyak 545 pemuda Kalimantan Barat mengikuti seleksi Cata PK TNI AD 2026 di Singkawang. Proses rekrutmen tetap berjalan meski berlangsung di bulan Ramadhan.

545 Pemuda Kalimantan Barat Ikuti Seleksi Tamtama TNI AD 2026 Meski Ramadhan

PONTIANAK -- Sebanyak 545 pemuda dari berbagai daerah di Kalimantan Barat mengikuti Sidang Pemilihan Tingkat Pusat dalam proses penerimaan Calon Tamtama Prajurit Karier (Cata PK) TNI Angkatan Darat Gelombang I Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan tersebut digelar oleh Sub Panitia Pusat (Sub Panpus) Kodam XII/Tanjungpura di Kota Singkawang, Minggu. Meski berlangsung di tengah suasana bulan suci Ramadhan, proses seleksi tetap berjalan lancar dan penuh semangat dari para peserta.

Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito menyampaikan bahwa sidang ini merupakan tahap penting dalam menentukan calon prajurit TNI Angkatan Darat yang akan melanjutkan ke tahap pendidikan militer.

Menurutnya, proses seleksi harus dilakukan secara cermat agar dapat menghasilkan prajurit yang berkualitas dan siap menjalankan tugas negara.

“Melalui Sidang Tingkat Sub Panpus ini diharapkan dapat dihasilkan keputusan yang tepat dalam memilih calon prajurit Tamtama guna memenuhi kebutuhan organisasi, khususnya pada satuan teritorial pembangunan tahap IV,” ujar Pangdam.

Seleksi Ketat Untuk Menyaring Putra Terbaik Daerah

Mayjen TNI Novi Rubadi menjelaskan bahwa pelaksanaan seleksi tahun ini memiliki tantangan tersendiri karena bertepatan dengan bulan Ramadhan. Meski demikian, seluruh rangkaian kegiatan tetap dapat berjalan optimal berkat koordinasi yang baik antara panitia dan berbagai pihak terkait.

Ia menegaskan bahwa sidang pemilihan ini merupakan tahap penentu dalam menyaring putra-putra terbaik dari Kalimantan Barat yang nantinya akan dipersiapkan menjadi prajurit garda terdepan TNI Angkatan Darat.

Sebelum mencapai tahap sidang tingkat pusat, para peserta telah melewati berbagai tahapan seleksi di tingkat daerah yang cukup ketat.

Proses tersebut meliputi:

  • Pemeriksaan administrasi

  • Tes kesehatan

  • Uji kesamaptaan jasmani

Tahapan tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa setiap peserta memenuhi standar yang ditetapkan oleh TNI Angkatan Darat.

Peserta Lulus Akan Ikuti Pendidikan Pertama Tamtama

Bagi peserta yang dinyatakan lulus dalam sidang pemilihan ini, mereka akan melanjutkan ke tahap berikutnya yaitu Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata).

Program pendidikan ini bertujuan membentuk calon prajurit yang memiliki kemampuan militer dasar, disiplin tinggi, serta mental tangguh dalam menjalankan tugas pertahanan negara.

Dalam pendidikan tersebut, para calon prajurit akan mendapatkan berbagai pelatihan penting seperti:

  • pelatihan fisik dan ketahanan tubuh

  • pembentukan karakter dan kedisiplinan

  • dasar-dasar kemiliteran

  • penanaman nilai loyalitas kepada bangsa dan negara

Melalui proses pendidikan tersebut diharapkan lahir prajurit yang profesional, tangguh, dan siap ditempatkan di berbagai satuan TNI AD di seluruh Indonesia.

Pengawasan Ketat Demi Seleksi Transparan

Untuk menjaga objektivitas dan transparansi, kegiatan sidang pemilihan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat utama Kodam XII/Tanjungpura serta tim pengawas dari Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad).

Kehadiran tim pengawas bertujuan memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan sesuai aturan dan bebas dari praktik yang tidak sesuai ketentuan.

Dengan sistem seleksi yang transparan dan profesional, diharapkan rekrutmen ini benar-benar mampu menghasilkan prajurit yang memiliki integritas, kemampuan, dan dedikasi tinggi untuk menjaga kedaulatan negara.

Bagi para peserta, mengikuti seleksi ini bukan sekadar mengejar pekerjaan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mengabdikan diri kepada bangsa dan negara melalui TNI Angkatan Darat.

Semangat para pemuda yang tetap mengikuti seleksi di tengah bulan Ramadhan menjadi bukti bahwa minat generasi muda untuk menjadi prajurit TNI masih sangat tinggi.